cover
Contact Name
Bambang Kholiq Mutaqin
Contact Email
kholiq@unpad.ac.id
Phone
+6285318398908
Journal Mail Official
kholiq@unpad.ac.id
Editorial Address
PSDKU Universitas Padjadjaran Pangandaran. Dsn. Sukamanah Ds. Cintaratu Kec. Parigi, Pangandaran 46393 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Farmers: Journal of Community Services
ISSN : -     EISSN : 27236994     DOI : https://doi.org/10.24198/fjcs
Farmers: Journal of Community Services is a journal managed by PSDKU Pangandaran Universitas Padjadjaran and published in the open journal system (OJS) at August and January. This journal is intended to publish the result of community service activities in the Agriculture, Animal Husbandry, Fisheries, and Agricultural Product Tecnology which include concepts, models, and implementation as an effort increase development.
Articles 173 Documents
Penerapan Fodder Hidroponik sebagai Pakan Stimulan pada Kambing Muda di Peternak Kambing Etawa Trajumas Septian, Mohamad Haris
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 1 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i1.67817

Abstract

Kematian yang tinggi pada kambing usia muda dapat diakibatkan oleh saluran pencernaan yang belum sempurna dan manajemen pemberian pakan yang tidak sesuai dengan kebutuhan ternak. Tujuan pengabdian adalah untuk menanggulangi keterbatasan kesediaan pakan dan tingginya kematian kambing muda masa peralihan di Kelompok Peternak Ettawa Trajumas. Metode Pengabdian yang dilakukan adalah penyuluhan dengan pendekatan survey dan observasi lapangan, sosialisasi, dan pelatihan. Berdasarkan hasil survey dan observasi diketahui bahwa hanya sebesar 14,28%  dari 14 anggota kelompok yang telah mengetahui mengenai budidaya tanaman pakan dengan metode Fodder hidroponik. Sebanyak 7,14% dari anggota kelompok yang telah mempunyai pengalaman menanam dengan metode fodder hidroponik. Hasil dari pengabdian adalah terbentuknya sistem hidroponik fodder otomatis serta dihasilkannya fodder sorgum yang memiliki kandungan protein kasar sebesar 19,05% dengan tinggi tanaman hingga 22 cm pada umur panen 14 hari. Penanaman sorgum dengan metode sorgum hidroponik mampu menghasilkan pakan kualitas tinggi yang berpotensi sebagai pakan stimulan. Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah membuat formulasi ransum khusus untuk ruminansia masa peralihan berbasis fodder sorgum, melakukan pengujian ransum berbasis fodder sorgum secara komprehensif hingga didapatkan formulasi yang terbukti efektif dan efisien sebagai pakan khusus kambing muda.
Peningkatan Pengetahuan Ibu Rumah Tangga di Desa Parigi Kabupaten Pangandaran Melalui Pelatihan Yogurt Susu Kambing Yuniarti, Endah; Anggraeni, Gina; Rahma, Yusri Lutfia; Putra, Diega Yanuar; Maulild, Deden Yusman
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 1 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i1.69511

Abstract

Pemberdayaan ibu rumah tangga merupakan salah satu upaya penting dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga dan masyarakat. Kabupaten Pangandaran merupakan salah satu wilayah pesisir yang memiliki peternakan kambing perah yang cukup potensial, namun pemanfaatannya belum optimal sehingga nilai tambah yang dihasilkan masih rendah. Kegiatan pelatihan pengolahan yogurt susu kambing dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk yang lebih tahan simpan, bergizi, serta memiliki peluang usaha. Metode kegiatan meliputi penyuluhan mengenai manfaat susu kambing dan konsep pangan fungsional, diikuti dengan praktik langsung pembuatan yogurt susu kambing. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang terlihat dari perbandingan nilai sebelum dan sesudah pelatihan. Peserta memahami prinsip dasar fermentasi, teknik pengolahan, serta pentingnya sanitasi dalam produksi pangan. Selain itu, seluruh peserta mampu menghasilkan yogurt dengan kualitas yang baik. Hasil pelatihan dengan praktik langsung mampu meningkatkan pemahaman ibu rumah tangga dalam mengolah pangan lokal serta penguatan keterampilan peserta mengenai ketahanan pangan melalui diversifikasi produk serta peluang usaha rumah tangga.
Peningkatan Ketahanan Pangan Perkotaan melalui Pelatihan Budikdamber dengan Sistem Filter Tenggelam pada Program “Buruan SAE” Kota Bandung Suryadi, Ibnu Bangkit Bioshina; Yustiati, Ayi; Sugandhy, Rioaldi; Khaerunissa, Nadia; Sukahati, Dewi Widuri; Diani, Ahmad Fikry
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 1 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i1.68479

Abstract

Ketahanan pangan perkotaan menghadapi berbagai tantangan, terutama pada kawasan dengan keterbatasan lahan dan kepadatan penduduk yang tinggi. Pemerintah Kota Bandung mengembangkan program Buruan SAE (Sehat, Alami, Ekonomis) untuk mendorong kemandirian pangan melalui urban farming. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memproduksi pangan ikan dan sayuran skala rumah tangga melalui teknik Budikdamber (Budidaya Ikan dalam Ember) yang dikombinasikan dengan filter tenggelam untuk meningkatkan kualitas air dan kelangsungan hidup ikan. Program dilaksanakan pada dua kelompok Buruan SAE dengan melibatkan masyarakat sekitar. Metode pelaksanaan mencakup penyampaian materi, praktik perakitan, dan pendampingan monitoring. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai akuakultur perkotaan, kemampuan merakit Budikdamber secara mandiri, serta mendorong pemanfaatan teknologi sederhana untuk meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga.
Upaya Pencegahan Stunting Melalui Pembentukan Masyarakat Sadar Gizi dan Mandiri Finansial Thirafi, Luthfi; Akbarsyah, Nora; Fauzan, Farisadri
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 1 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i1.67031

Abstract

Sukajaya Village, Pangandaran Regency, is still facing stunting. Various efforts have been made by the integrated health post, but many non-health factors also influence it, such as economic problems and residents who are trapped in pay-later debt. This condition continued until 2023 when 6 children were classified as stunted. This shows the need for other efforts outside of health materials to overcome this problem. The team surveyed the children of housewives in Sukajaya Village to measure their nutritional knowledge and the level of financial literacy of the local community. The results showed that knowledge of nutritional intake was quite good, but the level of financial literacy was still quite low. Based on these facts, the team designed a socialization activity for children's nutrition and basic financial literacy as well as the provision of complementary food assistance for children's nutritional intake which was carried out in Bulakgebang Hamlet. The activity was attended by around 35 mothers who were members of the integrated health post in Bulakgebang Hamlet. Participants now understand the importance of children's nutritional intake and the importance of having priorities in financial management.
Evaluasi Manajemen Kesehatan dan Kesejahteraan Hewan pada Peternakan Domba, Sapi Perah, Sapi Potong, dan Burung Puyuh di Wilayah Jatinangor, Jawa Barat, Indonesia Widyastuti, Rini; Alhuur, Ken Ratu Gaharizah; Suharmanto, Dwi
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 1 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i1.69115

Abstract

Kesejahteraan hewan merupakan komponen fundamental dalam sistem produksi ternak berkelanjutan karena berpengaruh signifikan terhadap kesehatan dan produktivitas ternak serta berperan dalam menurunkan risiko penyakit zoonosis. Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk menilai penerapan manajemen kesehatan dan kesejahteraan hewan pada berbagai sistem usaha peternakan di wilayah Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, yang meliputi peternakan domba, sapi perah, sapi potong, dan burung puyuh. Evaluasi difokuskan pada tingkat pengetahuan peternak, praktik manajemen kesehatan, kepatuhan terhadap prinsip Five Freedoms, serta identifikasi kendala operasional dan strategi perbaikan di tingkat peternakan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya variasi yang cukup besar dalam penerapan manajemen kesehatan dan kesejahteraan hewan antar peternakan. Secara umum, meskipun kesadaran peternak terhadap pentingnya kesejahteraan hewan telah terbentuk, penerapannya masih belum konsisten dan sistematis. Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan edukasi peternak, penerapan protokol biosekuriti dan vaksinasi yang terstandar, pemantauan kesehatan secara berkala, serta penguatan kolaborasi dengan instansi terkait guna mewujudkan sistem peternakan yang tangguh, berorientasi pada kesejahteraan hewan, dan berkelanjutan di masa mendatang.
Upaya Pencegahan Penyakit Ayam Kampung Untuk Meningkatkan Produksi di Kelompok PKH Desa Podosoko Candimulyo Magelang Rasminati, Nur; Utomo, Setyo; Sudrajat, Ajat
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 1 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i1.67876

Abstract

The purpose of community service is to increase the income of PKH members of Podosoko Village, Candimulyo, Magelang through the prevention of free-range chicken diseases. The activity starts from May to November 2025. The implementation method is through the technique of raising awareness of the mindset of traditional livestock to business-oriented breeding, disease prevention in free-range chickens, intensive cage making training (demonstration plot), making local microbial starters (MOL) from rice, selection of good chicken seeds, understanding of traditional medicines, assistance in chicken brood and disease prevention with regular vaccination and assistance. This activity is in collaboration with the Magelang Regency Government. The results of the activities achieved were that 60% of participants actively participated in the FGD, 85% understood the importance of doing free-range chicken business, 70% of participants considered the activities to be in accordance with their needs. Chickens fed MOL lay eggs (40%), participants were able to make MOL and were ready to practice it 25%, active in maintenance in the demonstration plot there were 4 people (40%). Participants were very enthusiastic (practicing) the production triangle by 60% by realizing the need to prevent chicken disease (75%) and feeding locally made with fermentation technology (80%) and felt able to be a native chicken entrepreneur with a business orientation through an intensive cage system (85%). It was concluded that this activity was very beneficial for the PKH group, improving knowledge and skills in raising free-range chickens. To ensure the sustainability of this activity, it is coordinated with the Magelang Regency Livestock and Fisheries Office
Diseminasi dan Pendampingan Pembangunan Peternakan Terintegrasi untuk Peningkatan Kesejahteraan Peternak dalam Upaya Pencegahan Stunting di Desa Cijulang, Kabupaten Pangandaran Ismiraj, Muhammad Rifqi; Mutaqin, Bambang Kholiq; Yuniarti, Endah; Wulansari, Asri
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 1 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i1.68052

Abstract

Stunting remains a chronic public health problem in Indonesia. Recent data indicate that 27.6 % of Indonesian children under five experience stunting, far above the World Health Organization (WHO) target, reflecting unequal access to health services, clean water, sanitation and feeding practices. This community‑service program aims to improve farmer welfare and reduce stunting in Cijulang village by integrating intensive sheep farming with family nutrition gardens and organic waste management. A community‑based approach involved designing an integrated farming system, training farmers and health cadres, establishing communal sheep pens and nutrition gardens, and monitoring child growth. Baseline surveys showed that 60 % of farming families consumed animal protein only twice per week. After training and implementation, communal pens housing 30 sheep were constructed and 100 m² of gardens planted. Farmers learned silage and compost making, with post‑training knowledge rising by 40 %. Households increased animal‑protein consumption to at least four times per week, and child height‑for‑age z‑scores improved by 0.3 within six months. Integrating sheep farming, nutrition gardens and waste recycling offers a practical model for enhancing household food security, income and child nutrition.
Pelatihan Penerapan Sinkronisasi Estrus dan Inseminasi Buatan untuk Peningkatan Produktivitas Budidaya Domba di Desa Pamulihan Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang Solihati, Nurcholidah; Rasad, Siti Darodjah; Setiawan, Rangga; Widyastuti, Rini; Sari, Aprilianna P.Z.N.L.; Toha, Toha; Winangun, Kikin
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 1 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i1.69538

Abstract

Sinkronisasi estrus dan inseminasi buatan (IB) merupakan bioteknologi reproduksi yang dapat membantu manajemen reproduksi di suatu kawasan peternakan dimana peternak dapat mengatur waktu perkawinan yang dapat disesuaikan dengan permintaan pasar. Desa pamulihan Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang, memiliki beberapa peternak domba Garut yang memiliki usaha secara komersil dengan jangkauan pemasaran yang cukup luas. Tujuan kegiatan ini yaitu memberikan pengetahuan kepada peternak domba tentang sinkronisasi estrus dan IB untuk dapat diaplikasikan pada sistem pemeliharaan domba yang mereka miliki. Metode yang dilakukan meliputi penyuluhan, diskusi dan tanya jawab, pelatihan dan demonstrasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peternak terhadap materi pelatihan terkait sinkronisasi estrus dan IB yang diketahui dari hasil pre-test dan post-tes, yaitu sebesar 53%. Hasil ini menunjukkan bahwa metode yang dilakukan berupa penyuluhan dan pelatihan cukup efektif memberikan pengetahuan kepada peternak domba di Desa Pamulihan. Disimpulkan bahwa peserta pelatihan mampu menerima ilmu dan keterampilan yang telah diberikan, peserta juga tertarik untuk dapat mengaplikasikan hasil pelatihan terhadap domba yang mereka miliki, namun untuk pelaksanaan secara mandiri masih memerlukan pembinaan dan pendampingan
Peningkatan Pemahaman Keselamatan Kerja Nelayan Penangkap Ikan Melalui Pelatihan Berbasis Simulasi di Kabupaten Pangandaran Putra, Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi; Andhikawati, Aulia; Kurniawan, Kurniawan
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 1 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i1.68784

Abstract

Aktifitas operasi penangkapan ikan merupakan salah satu pekerjaan yang memiliki tingkat resiko yang sangat tinggi. Aspek keselamatan kerja di atas kapal sangat perlu diperhatikan oleh nelayan saat melakukan operasi penangkapan ikan. Permasalahan yang sering ditemukan adalah kondisi nelayan yang masih belum mengindahkan aspek K3 seperti yang ditemukan di Kabupaten Pangandaran. Kelalaian tidak memerhatikan aspek K3 saat operasi penangkapan ikan dapat mengakibatkan terluka hingga hilangnya nyawa. Oleh karena itu, perlu dilakukan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman nelayan terhadap berbagai jenis alat keselamatan kerja beserta fungsinya, dan juga penerapannya sebagai penanggulangan kejadian kecelakaan kerja dalam menunjang aspek keselamatan yang sesuai dengan panduan FAO tentang CCRF. Kegiatan ini dilakukan pada 2 tempat di Kabupaten Pangandaran dengan aktifitas perikanan tangkap yang tinggi. Metode pengabdian diawali dengan melakukan survei terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan melakukan simulasi. Berdasarkan hasil survei pada umumnya nelayan belum membawa alat kesalamatan ke atas kapal. Selain itu, hasil pre & post-test menunjukkan bahwa responden di 2 lokasi tersebut memiliki peningkatan pemahaman mengenai K3. Selain itu, simulasi penggunaan life jacket juga prosedur meninggalkan kapal yang dilakukan pada setiap akhir sesi untuk memberikan pemahaman pengelolaan kondisi darurat yang lebih baik.
Teknik Budidaya Pakan Alami untuk Mendukung Budidaya Perikanan dan Ketahanan Pangan di Desa Sukamenak, Kecamatan Darmaraja Herawati, Heti; Zahidah, Zahidah; Arief, Candra Wirawan
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 1 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i1.67182

Abstract

Desa Sukamenak di Kecamatan Darmaraja , Kabupaten Sumedang, merupakan salah satu desa yang terdampak oleh pembangunan Waduk Jatigede. Masyarakat yang berada di wilayah des a ini diharuskan untuk mengubah mata pencaharian dari sektor pertanian ke sektor perikanan akibat perubahan landscape di wilayah sekitar akibat penggenangan waduk. Perubahan rona lingkungan ini berdampak tidak hanya pada kondisi sosial dan budaya masyarakat sekitar, tetapi juga mempengaruhi aktivitas ekonomi di wilayah terdampak. Budidaya perikanan air tawar merupakan salah satu kegiatan yang bisa dilakukan oleh masyarakat di Desa Darmaraja untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal sekaligus membangun perekonomian wilayah. Namun, terdapat beberapa kendala dalam pengoperasian kegiatan ini, salah satunya adalah dari ketersediaan pakan. Pakan komersil untuk kegiatan budidaya ikan tergolong mahal dan beberapa dapat mencemarilingkungan waduk dan sekitarnya karena dapat menghasilkan residu pakan. Sebagai alternatif, pakan alami baik yang berasal dari hewan maupun tumbuhan dapat menjadi solusi dari permasalahan ini. Oleh karena itu, penyuluhan mengenai budidaya pakan alami ini penting untuk dilakukan demi mendukung terwujudnya ketahanan pangan di wilayah Desa Sukamenak. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan oleh Departemen Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran.