cover
Contact Name
Bambang Kholiq Mutaqin
Contact Email
kholiq@unpad.ac.id
Phone
+6285318398908
Journal Mail Official
kholiq@unpad.ac.id
Editorial Address
PSDKU Universitas Padjadjaran Pangandaran. Dsn. Sukamanah Ds. Cintaratu Kec. Parigi, Pangandaran 46393 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Farmers: Journal of Community Services
ISSN : -     EISSN : 27236994     DOI : https://doi.org/10.24198/fjcs
Farmers: Journal of Community Services is a journal managed by PSDKU Pangandaran Universitas Padjadjaran and published in the open journal system (OJS) at August and January. This journal is intended to publish the result of community service activities in the Agriculture, Animal Husbandry, Fisheries, and Agricultural Product Tecnology which include concepts, models, and implementation as an effort increase development.
Articles 196 Documents
Rumah Garam Daur Ulang Atasi Impor Garam dan Solusi Banjir Rob di Pantura, Jawa Barat nurdjaman, Susanna -; Radjawane, Ivonne M; Taofiqurohman, Ankiq -; Khoirunnisa, Qonitah; Hudzaifah, Hudzaifah; Wulandari, Suci; Septian, Adhi; Umaro, Dimaz Akbar
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 1 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i1.67550

Abstract

Wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat masih menghadapi dua permasalahan utama, yaitu ketergantungan pada impor garam akibat produksi lokal yang terbatas serta ancaman banjir rob yang merusak infrastruktur dan mengganggu mata pencaharian. Untuk menjawab hal tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini memperkenalkan Recycle Salt House, fasilitas produksi garam yang dibangun dari botol plastik bekas sebagai solusi berbiaya rendah dan ramah lingkungan. Desain bertingkat memungkinkan rumah garam tetap berfungsi saat banjir rob sekaligus mendukung pengelolaan limbah plastik. Melalui kegiatan sosialisasi, persiapan, pelatihan, dan pendampingan, program ini berhasil membangun rumah garam di Desa Bungko Lor, Kabupaten Cirebon, yang telah menghasilkan garam pada uji coba awal. Keterlibatan KUD Mina Jaka Bhakti dan pemuda pesisir menunjukkan potensi program ini dalam meningkatkan produksi garam lokal, memberdayakan masyarakat, serta mendukung keberlanjutan lingkungan di wilayah pesisir.
Capacity Building for Animal Science Students in Judging Aspects of Garut Sheep Contests Nurmeidiansyah, An An; Heriyadi, Denie; Alhuur, Ken Ratu gharizah
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 1 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i1.69436

Abstract

Livestock evaluation is an inseparable component of the selection process. Students enrolled in study programs related to animal science must have a good command of the key aspects that serve as important criteria in livestock judging. This issue becomes particularly relevant, given the fact that many students often still experience confusion when they are directly involved applied practice as livestock evaluators or judges. This factual condition indicates they need for capacity-building programs that are not only educational, but also practical and applicable in the operational practice. One simple and effective method of information delivery is through socialization activities, followed by discussions and applied practice. This Community Service Activity (PKM) was conducted at the Faculty of Animal Science, Universitas Padjadjaran, targeting students who participated in the Indonesian Animal Science Student Scientific Meeting (TIMPI) on September 3, 2023. Based on the results of the pretest and posttest, it was revealed that prior to the delivery of the material (socialization), some participants already possessed knowledge and understanding of sheep judging; however, the majority of participants lacked knowledge and understanding regarding the distinctive characteristics of Garut sheep and sheep age estimation. Overall, this activity successfully improved participants knowledge and understanding of the aspects used as criteria in livestock evaluation, particularly those related to judging, the distinctive characteristics of Garut sheep, and sheep age estimation. Nevertheless, despite the observed improvement in knowledge and understanding, continuous mentoring is still required to prepare students to become the next generation of judges in livestock contests within their respective regions.
Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan melalui Optimalisasi Lahan Pekarangan dengan Pemeliharaan Ayam Sentul di Dusun Margajaya, Desa Margacinta, Kabupaten Pangandaran Pramudawardhani, Ken Chandra; Yogaswara, Auratu Syadiah; Alghifari, Ibnu; Safitri, Ananda Angel; Mutaqin, Bambang Kholiq; Rahmawati, Ade
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 1 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i1.68036

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan di Dusun Margajaya, Desa Margacinta, Kabupaten Pangandaran, dengan tujuan meningkatkan konsumsi protein hewani dan mencegah stunting pada keluarga yang memiliki balita terindikasi kurang gizi. Program ini dilatarbelakangi oleh rendahnya frekuensi konsumsi protein hewani serta belum optimalnya pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya ternak. Kegiatan dilakukan melalui metode partisipatif yang meliputi observasi, wawancara, serta pendampingan langsung terhadap dua keluarga dengan balita terindikasi stunting. Setiap keluarga menerima enam ekor ayam Sentul (lima betina dan satu jantan), disertai dengan bantuan renovasi kandang, penyediaan kandang baru, serta pelatihan manajemen pemeliharaan ayam. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa keluarga sasaran diharapkan memanfaatkan telur ayam hasil pemeliharaan untuk konsumsi keluarga, yang menandakan peningkatan keberagaman pangan dan kemandirian gizi rumah tangga. Program ini juga meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemeliharaan ayam lokal sebagai sumber protein hewani berkelanjutan. Kegiatan ini mendukung strategi nasional percepatan penurunan stunting dan memperkuat ketahanan pangan pedesaan berbasis sumber daya lokal.
Evaluasi Manajemen Kesehatan Dan Kesejahteraan Hewan Pada Peternakan Domba Di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Indonesia Prabaskara, Nengah; Saputra, Diah Fitri; Widyastuti, Rini; Syahfitri, Dea Amara; Sihombing, Parulian Tua; Puradireja, Rino Hadiwijaya
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 2 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i2.71362

Abstract

Kesehatan dan produktivitas yang diternakkan sangat dipengaruhi oleh kesejahteraan hewan. Studi ini menilai implementasi Lima Kebebasan pada tiga peternakan domba milik rakyat di Jatinangor, Sumedang: PDP Swargi Jaya, Karika Farm, dan PDP Farm Jaya. Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung dengan menggunakan daftar periksa 14 subindikator dan wawancara semi-terstruktur. Pemberian skor menggunakan skala ordinal 1–3 (maksimum 42), memenuhi kategori Baik (≥80%), Cukup (60–79%), dan Kurang (<60%). PDP Swargi Jaya mendapatkan nilai tertinggi (35/42; 83,3%; Baik), sedangkan Karika Farm dan PDP Farm Jaya masing-masing 31/42 (73,8%; Cukup). Kelemahan utama terletak pada prinsip Bebas dari Lapar dan Haus, khususnya terkait ketersediaan pakan serta air minum. Semua peternakan belum mengimplementasikan vaksinasi yang teratur dan pengelolaan rasa sakit dalam prosedur yang bersifat invasif. Pendidikan yang berbasis sains serta pengawasan kesejahteraan hewan secara berkelanjutan sangat diperlukan.
Diversification of Chicken Meat-Based Products Through Training on Chicken Floss Production with Banana Blossom Fiber Addition for Strengthening Food Security in Cintaratu Village, Pangandaran Regency Wulansari, Asri; Mutaqin, Bambang Kholiq; Febrianto, Firman; Yuniarti, Endah; Apriani, Rika
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 2 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i2.71912

Abstract

Food security in communities can be strengthened through the utilization of local food resources into innovative products with nutritional and economic value. This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of PKK members in Cintaratu Village regarding the processing of chicken floss with added banana blossom fiber. The activity was conducted on July 16, 2026, at Universitas Padjadjaran Pangandaran Campus, Cintaratu Village, Pangandaran Regency, involving 39 participants from five hamlets. The methods included initial surveys and discussions, educational sessions, flyer distribution, product-making demonstrations, and evaluation through pre-test and post-test assessments. Data were analyzed descriptively and quantitatively to determine changes in participants’ knowledge. The evaluation results showed increased knowledge regarding chicken floss processing (71.48%), the utilization of banana blossom as an additional ingredient (104.05%), local food diversification based on banana blossom (78.26%), and the purpose of floss processing related to shelf life, nutritional value, and product market value (48.17%). Participants responded positively and considered the product potential as a supplementary food for integrated health posts (PMT Posyandu) and a household business opportunity. This activity contributed to improving local food utilization and supporting food security in Cintaratu Village. Further assistance in product development, packaging improvement, and marketing strategies is needed to ensure sustainable development as a community-based product.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Organik melalui Budidaya Maggot sebagai Bahan Pakan Ikan Alternatif di Desa Bojongsoang Pratiwy, Fittrie Meyllianawaty; Andriani, Yuli; Herman, Roffi Grandiosa
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 2 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i2.72015

Abstract

AbstractCommunity-based organic waste management can be developed through Black Soldier Fly (BSF) maggot cultivation while producing biomass with potential use as an alternative fish feed ingredient. This program aimed to improve community knowledge and skills in organic waste management through seminars and hands-on practice in constructing maggot cultivation units. The activity was conducted in Bojongsoang Village, Bandung Regency, involving 20 seminar participants and 13 workshop participants. Evaluation employed a one-group pre-test–post-test design, skill observation, a Likert-scale questionnaire, and four-week installation monitoring. Knowledge scores increased from 10.20±3.61 to 19.15±2.87 and differed significantly based on the Wilcoxon signed-rank test (p<0.001). Workshop participants achieved a mean skill score of 73.08%, while the overall participant response reached 3.89 on a five-point scale.. These findings indicate that combining education with hands-on practice can strengthen community capacity for organic waste management and support maggot biomass production as an alternative fish feed ingredient. Keywords: alternative fish feed; Black Soldier Fly; community empowerment; maggot cultivation; organic wasteAbstrakPengelolaan sampah organik berbasis masyarakat dapat dikembangkan melalui budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) sekaligus menghasilkan biomassa yang berpotensi digunakan sebagai bahan pakan ikan alternatif. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah organik melalui seminar dan praktik pembuatan instalasi maggot. Kegiatan dilaksanakan di Desa Bojongsoang, Kabupaten Bandung, dan melibatkan 20 peserta seminar serta 13 peserta workshop. Evaluasi dilakukan menggunakan desain satu kelompok pre-test–post-test, observasi keterampilan, kuesioner skala Likert, dan monitoring instalasi selama empat minggu. Skor pengetahuan meningkat dari 10,20±3,61 menjadi 19,15±2,87 dan berbeda signifikan berdasarkan uji Wilcoxon (p<0,001). Capaian keterampilan peserta workshop mencapai 73,08%, sedangkan respons peserta memperoleh rerata 3,89 dari skala lima. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kombinasi edukasi dan praktik langsung berpotensi meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola sampah organik dan menghasilkan biomassa maggot sebagai bahan pakan ikan alternatif.Kata kunci: budidaya maggot; pakan ikan; pemberdayaan masyarakat; sampah organik; Black Soldier Fly
Pemanfaatan Limbah Ternak Sapi Perah Terintegrasi untuk Produksi Biogas dan Pupuk Organik di Kelompok Tani Mulyo Langgeng Desa Manggihan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang Pratama, Anugrah Robby
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 2 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i2.72168

Abstract

Desa Manggihan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang memiliki potensi peternakan sapi perah dan usaha mikro yang cukup besar, tetapi pemanfaatan limbah ternak dan penerapan teknologi digital dalam kegiatan usaha masyarakat masih belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan limbah ternak sapi melalui teknologi biogas dan pengolahan slurry menjadi pupuk organik cair (POC), serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai digitalisasi usaha mikro. Kegiatan dilaksanakan melalui KKN Tematik IDBU 43 Universitas Diponegoro pada 30 Juni sampai dengan 14 Agustus 2026 dengan tahapan survei, identifikasi kebutuhan, penyusunan konsep pelatihan, sosialisasi, pelatihan dan demonstrasi, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Sasaran kegiatan meliputi Kelompok Tani Mulyo Langgeng, Karang Taruna Dusun dan Desa Manggihan, perangkat desa, serta pelaku UMKM. Kegiatan menghasilkan satu unit digester biogas dan dua perangkat fermentasi POC berkapasitas 220 dan 60 liter. Produksi POC mencapai 280 liter yang dimanfaatkan untuk mendukung keberlanjutan program di tingkat desa. Sosialisasi biogas dan POC diikuti oleh 26 dari 39 peserta yang diundang dengan tingkat kehadiran sebesar 66,7%. Selain itu, dilakukan edukasi digitalisasi usaha melalui pemanfaatan QRIS, WhatsApp Business, media sosial, dan Google Maps. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program mampu memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada masyarakat dalam pemanfaatan limbah ternak secara terpadu serta meningkatkan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung kegiatan usaha. Program ini menunjukkan potensi penerapan konsep ekonomi sirkular melalui integrasi peternakan, pertanian, dan pengembangan usaha masyarakat secara berkelanjutan.Kata kunci: biogas; digitalisasi UMKM; pemberdayaan masyarakat; pupuk organik cair; slurry.
Strengthening Household Financial Management Capacity among Fishermen's and Farmers' Wives in Penganjang Village, Indramayu Regency Dewi, Gessan Kurnia; Lisnarini, Naurah; Fahrudin, Atef
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 2 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i2.71862

Abstract

Indramayu Regency has the highest poverty rate in West Java Province, with 11.02% of its population living below the poverty line (Regional Development Planning Agency of West Java Province, 2026). One of the key challenges identified in Penganjang Village is the low level of household financial literacy among fishermen’s and farmers’ wives, as reflected in inadequate financial planning, limited saving practices, and dependence on high-risk borrowing. This community-based education program aimed to strengthen household financial management capacity through financial literacy outreach. The program employed a participatory outreach approach consisting of observations, interviews, educational sessions, interactive discussions, and practical exercises on household cash flow and budgeting using booklets and worksheets. Program effectiveness was evaluated through pre-test and post-test assessments. The findings indicated an improvement in participants’ understanding of income and expenditure management, financial record-keeping, and the importance of household financial planning. The program contributed to strengthening the capacity of fishermen’s and farmers’ wives as household financial managers, thereby enhancing household economic resilience and supporting community empowerment-based poverty alleviation efforts.
Praktik Higiene Daging dalam Penyembelihan Hewan Qurban Di Mesjid Al Qoyyum Tanjungsari Sumedang Wulandari, Eka; Kusuma, Trianing Tyas
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 2 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i2.71863

Abstract

Kegiatan pemotongan hewan kurban merupakan kegiatan rutin yang melibatkan Masyarakat Indonesia sehingga penerapan hygiene menjadi factor yang sangat penting untuk menjamin mutu daging yang dihasilkan. Tetapi praktek penyembelihan di Tingkat masjid biasanya mengalami kendala seperti keterbatan pemahaman mengenai hygiene dan sanitasi yang belum optimal. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman panitia kurban dalam penyembelihan hewan kurban dan mengevaluasi praktek hygiene daging selama proses penyembelihan hewan kurban di Mesjid Al Qoyyum, Tanjungsari, Sumedang. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahapan, yaitu pematerian mengenai higiene dan sanitasi penyembelihan hewan qurban, pendampingan selama proses penyembelihan, serta evaluasi melalui observasi menggunakan lembar checklist yang mencakup  indikator higiene, mulai dari pemeriksaan ante-mortem dan post-mortem, sanitasi lokasi, higiene personal, penanganan karkas, pengemasan, hingga pendistribusian daging. Berdasarkan hasil kegiatan PKM memperlihatkan adanya peningkatan pemahaman mengenai penerapan hygiene serta mampu menerapkan Sebagian besat indicator hygiene selama proses penyembelihan. Pendampingan secara langsung memberikan kesempatan untuk memperbaiki praktik yang belum sesuai, terutama terkait penggunaan alat pelindung diri, pemisahan area bersih dan area kotor, serta pencegahan kontaminasi silang. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran dan keterampilan panitia dalam menerapkan prinsip higiene sehingga mendukung penyediaan daging qurban yang memenuhi prinsip Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).
Penyuluhan dan Pelatihan Pengolahan Sampah Dapur Organik di Desa Jelegong Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung HIDAYATI, YULI ASTUTI; Harlia, Ellin; Marlina, Eulis Tanti; Badruzzaman, Deden Zamzam; Maulana, Yasin Pradana
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 2 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i2.72008

Abstract

Desa Jelegong merupakan salah satu desa yang berada di wilayah administratif Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Wilayah Administrasi terbagi ke dalam 4 dusun, 19 RW, dan 73 RT. Desa ini termasuk dalam kawasan pedesaan yang memiliki potensi sumber daya alam dan sosial yang cukup berkembang. Desa ini memiliki iklim yang relatif sejuk dan mendukung aktivitas pertanian serta pemukiman masyarakat. Salahsatu Lembaga yang ada di desa Jelegong adalah  Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), merupakan organisasi kemasyarakatan yang berfokus pada pemberdayaan keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat. Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program yang mencakup aspek kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan. Kelompok PKK ini terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara dan POKJA-PKJA, serta anggotanya merupakan ibu-ibu kader sebagai penggerak PKK. Berdasarkan tujuan PKK untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dari aspek lingkungan, Salahsatu kondisi lingkungan yang perlu diperhatikan adalah menumpuknya timbulan sampah yang berasal dari dapur rumahtangga masyarakat desa Jelegong. Kegiatan PkM ini bertujuan memberikan pengetahuan dan ketrampilan dalam mengolah limbah dapur organik diolah menggunakan metode pengomposan menjadi kompos dan dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik