cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
jurnalalzayn@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
jurnalalzayn@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum
ISSN : 30262925     EISSN : 30262917     DOI : https://doi.org/10.61104/alz.v1i2
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum dengan e-ISSN 3026-2917 p-ISSN 3026-2925 Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal akses terbuka peer-reviewed dan mengikuti kebijakan single-blind review. Artikel ilmiah pada Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum merupakan hasil penelitian orisinal, ide konseptual, dan kajian terkini dalam ruang lingkup Ilmu Sosial & Hukum, yakni; Ilmu Sosial, Ilmu Ekonomi, Pendidikan, Manajemen, Filsafat, Hukum, Politik, dan penelitian yang relevan. Artikel ilmiah pada Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum dapat ditulis perorangan maupun ditulis secara tim dengan maksimal 5 (lima) orang penulis pada satu artikel ilmiah yang akan dipublikasikan, baik berafiliasi pada lembaga di lingkungan yang sama, maupun kolaborasi dari beberapa lembaga. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum adalah jurnal akses terbuka dan akses gratis, penulis dapat mendaftar di website dan tidak dipungut biaya apapun dari proses pendaftaran. Para penulis dari universitas atau yang diteliti dapat mengutip referensi dari jurnal ini dan memberikan manfaat bagi organisasi terkait. Jurnal ini memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan mendetail dari akademisi dan praktisi terkait dengan masalah ilmu sosial & Hukum. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yakni pada bulan Juni dan bulan Desember oleh Yayasan Pendidikan Dzurriyatul Quran. setiap artikel yang diterima akan direview oleh editor jurnal dan reviewer yang berkompeten di bidang masing-masing. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum akan menerbitkan artikel terpilih di bawah Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License
Articles 3,118 Documents
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Pengalaman Pelanggan terhadap Kepuasan Pelanggan Warung Ko-Vaitnam Ida Ayu Laksmi Dewi; Ni Luh Wayan Sayang Telagawathi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6034

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan terhadap kepuasan pelanggan di Warung Ko-Vaitnam Singaraja. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan subjek pelanggan yang pernah melakukan pembelian minimal satu kali. Data yang digunakan berupa data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner kepada 130 responden menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan secara simultan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan. Secara parsial, kedua variabel tersebut juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik kualitas pelayanan dan pengalaman yang dirasakan pelanggan, maka semakin tinggi tingkat kepuasan mereka. Oleh karena itu, Warung Ko-Vaitnam disarankan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, terutama pada aspek ketepatan, kecepatan, dan ketanggapan karyawan. Pengalaman pelanggan juga perlu diperhatikan melalui suasana yang nyaman, pelayanan ramah, dan interaksi yang menyenangkan. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kepuasan pelanggan di tengah persaingan usaha kuliner.
Analisis Perencanan Kebijakan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Dari Aspek Desentralisasi Fiskal Di Kota Mojokerto Daffa Mauludie Al Daufir; Intan Nia Putri; Emmanuel Jessica Priskila; Nabila Naswa Zahra Rhohima; Yunita Eka Dia Safitri; Cahaya Fatihah; Revienda Anita Fitrie; Melda Fadiyah Hidayat
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6036

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perencanaan kebijakan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) dari aspek desentralisasi fiskal di Kota Mojokerto. Kajian ini didorong oleh penurunan transfer pemerintah pusat sebesar 25,55 persen dalam tiga tahun terakhir akibat pemotongan Dana Desa untuk pembiayaan KKMP, yang menciptakan ketegangan antara kebijakan nasional dan prinsip kemandirian fiskal daerah. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan kerangka Siklus Perencanaan Komprehensif Larz (1995) melalui tujuh tahapan analisis. Data diperoleh dari wawancara mendalam, observasi lapangan, studi literatur, dan dokumentasi terhadap informan dari Dinas Koperasi, kepala kelurahan, pengurus KKMP, dan pelaku UMKM di Kota Mojokerto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh tahapan perencanaan telah terpenuhi secara prosedural, namun terdapat tiga kesenjangan substansial pada implementasi, yaitu keterbatasan kapasitas operasional, sistem kepengurusan sukarela yang tidak berkelanjutan, dan ketidakstabilan rantai distribusi barang dari Bulog. Dari perspektif Second Generation Fiscal Federalism, mekanisme pembiayaan KKMP yang memangkas transfer daerah secara sepihak bertentangan dengan prinsip hard budget constraint dan kemandirian fiskal daerah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa substansi perencanaan berbasis kapasitas fiskal daerah masih perlu diperkuat agar program berjalan efektif dan selaras dengan prinsip desentralisasi fiskal
Penerapan Sanksi Pidana Terhadap Pelaku Pengrusakan Benda-Benda Cagar Budaya di Wilayah Hukum Polresta Bengkulu Fery Ilham Afriansyah; Dwikari Nuristiningsih; Addy Candra
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6039

Abstract

Cagar budaya merupakan entitas fisik dan non-fisik yang menduduki posisi fundamental dalam merekonstruksi peradaban, membentuk identitas nasional, dan memelihara memori kolektif suatu bangsa. Pelanggaran terhadap larangan fundamental ini membawa konsekuensi yuridis yang sangat berat dan tanpa kompromi. Pasal 105 mengatur secara definitif bahwa setiap entitas yang dengan sengaja merusak Cagar Budaya akan dijerat dengan sanksi pidana kumulatif. Penerapan sanksi pidana terhadap pelaku pengrusakan benda-benda cagar budaya merupakan isu yang semakin mendesak di era globalisasi, di mana peningkatan kesadaran akan pentingnya pelestarian warisan budaya menghadapi tantangan signifikan. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian Social-legal atau penelitian hukum empiris. Pendekatan yang diginakan adalah pendekatan sosiologi hukum yang merupakan pendekatan mengkaji hukum dalam konteks sosial. Hasil Penelitian mengungkapkan bahwa Penerapan sanksi pidana terhadap pelaku pengrusakan benda-benda cagar budaya di wilayah hukum Polresta Bengkulu merupakan pilar utama dalam menjaga kedaulatan budaya nasional. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 mengatur secara rinci berbagai bentuk tindak pidana yang berkaitan dengan cagar budaya. Berdasarkan Pasal 105 UU No. 11 Tahun 2010. Meskipun UU No. 11 Tahun 2010 telah memberikan instrumen hukum yang sangat kuat dengan ancaman penjara hingga 15 tahun dan denda, realitas penegakan hukum di lapangan masih menunjukkan berbagai celah yang perlu diperbaiki.
Perlindungan Konsumen Terhadap Perubahan Tempat Konser Secara Sepihak: (Studi Kasus Pada Acara Forever Young Day6 in Jakarta 2025) Solihin, Bella Justicia; Rusmawati, Dianne Eka; Nurhasanah, Siti; Nurlaili, Elly; Ramadhan, Harsa Wahyu
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6040

Abstract

Perkembangan industri hiburan global, khususnya fenomena Korean Wave (Hallyu), mendorong peningkatan penyelenggaraan konser internasional di Indonesia. Salah satu kasus yang disoroti adalah konser DAY6 WORLD TOUR [FOREVER YOUNG] in Jakarta 2025 oleh promotor Mecimapro. Konser yang semula dijadwalkan di Jakarta International Stadium (JIS) berkapasitas 82.000 penonton dipindahkan secara sepihak ke Stadion Madya Gelora Bung Karno yang hanya berkapasitas sekitar 9.000 penonton, tanpa adanya opsi pengembalian dana (refund) bagi konsumen. Penelitian ini mengkaji tanggung jawab hukum promotor dan upaya perlindungan konsumen atas pemindahan lokasi secara sepihak tersebut. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Bahan hukum primer meliputi KUHPerdata dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK), didukung oleh bahan sekunder berupa literatur dan dokumentasi digital terkait. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promotor, sebagai pelaku usaha, bertanggung jawab atas wanprestasi, karena perubahan tempat konser merupakan pengubahan substansial terhadap prestasi yang dijanjikan. Tanggung jawab ini mewajibkan promotor memberikan kompensasi atau pengembalian dana. Klausula baku yang membatasi pengembalian dana hanya pada pembatalan konser secara penuh dinyatakan batal demi hukum. Perlindungan konsumen dapat diupayakan secara preventif melalui transparansi informasi, pembatasan klausula baku, dan pengawasan negara; serta secara represif melalui mekanisme penyelesaian sengketa non-litigasi, litigasi, gugatan perwakilan kelompok (class action), dan penegakan ketentuan UUPK untuk menjamin hak-hak konsumen.
Optimalisasi Kampung Wisata Kue Sejahtera Sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Di Kota Surabaya Amalia, Eka Nurul; Nabilah, Salwa Apsyarini; Wahyudin, Karina Putri; Ramadhani, Lailatul Maeda; Romadhona, Herdiani; Rahaju, Tjitjik; Ardiansyah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6043

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam mendukung perekonomian lokal, namun masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan modal, kapasitas manajerial yang rendah, dan pemanfaatan digital yang lemah. Studi ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi Kampung Wisata Kue Sejahtera sebagai upaya pemberdayaan ekonomi kreatif di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kampung Wisata Kue Sejahtera telah berhasil meningkatkan pendapatan masyarakat, meningkatkan produktivitas, dan memperluas kesempatan kerja, terutama di sektor pemerintah, swasta, dan akademisi melalui pelatihan, pendampingan, dan dukungan pemasaran digital. Selain itu, kawasan ini telah bertransformasi menjadi pusat ekonomi produktif dan destinasi wisata edukatif. Namun, beberapa tantangan yang dihadapi adalah inovasi dan ketergantungan pada dukungan eksternal. Kesimpulannya, penguatan kemandirian masyarakat, peningkatan kapasitas digital, dan pengembangan infrastruktur diperlukan untuk memastikan pembangunan ekonomi kreatif yang berkelanjutan. ABSTRAK Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian lokal, namun masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan modal, rendahnya kemampuan manajerial, dan pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi Kampung Wisata Kue Sejahtera sebagai upaya pemberdayaan ekonomi kreatif di Kota Surabaya. Metode yang digunakan adalah melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kampung Wisata Kue Sejahtera mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, produktivitas, serta membuka lapangan pekerjaan, khususnya bagi ibu rumah tangga. Pemberdayaan proses didukung oleh kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan akademisi melalui pelatihan, pendampingan, serta dukungan pemasaran digital. Selain itu, kawasan ini juga mengalami transformasi menjadi pusat ekonomi produktif sekaligus destinasi wisata edukatif. Namun, masih terdapat kendala seperti rendahnya pemerataan literasi digital, kurangnya inovasi produk, dan ketergantungan pada pihak eksternal. Jadi masih diperlukan pemberdayaan kemandirian masyarakat, peningkatan kapasitas digital, seta infrastruktur pembangunan untuk mendukung keberlanjutan ekonomi kreatif.
Pengaruh Komunikasi dari Mulut ke Mulut Elektronik, Iklan, Kustomisasi, dan Interaksi terhadap Niat Pembelian Produk Skincare Sabrina Nur Afifah; Purwanto
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6046

Abstract

Perkembangan social commerce mendorong perubahan perilaku pembelian Generasi Z dalam membeli produk skincare melalui TikTok Shop. Paparan komunikasi dari mulut ke mulut elektronik, iklan digital, kustomisasi konten, serta interaksi antara penjual dan konsumen berperan dalam membentuk persepsi dan kepercayaan konsumen sebelum melakukan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi dari mulut ke mulut elektronik, iklan, kustomisasi, dan interaksi terhadap niat pembelian produk skincare pada Generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian, dengan iklan sebagai variabel yang paling dominan dalam meningkatkan ketertarikan konsumen. Penelitian ini menyarankan agar pelaku usaha produk skincare mengoptimalkan strategi pemasaran digital yang terintegrasi, memperkuat pengelolaan ulasan pelanggan, meningkatkan kreativitas iklan, serta membangun interaksi yang responsif dan konsisten. Secara akademis, penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kajian pemasaran digital pada konteks social commerce di kalangan Generasi Z.
Efektivitas Program Desa Tangguh Bencana dalam Kesiapsiagaan Masyarakat Terhadap Bencana Banjir di Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo Aliyah, Zati Himmatil; Mujahidin
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6047

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas Program Desa Tangguh Bencana (Destana) dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana banjir di Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo. Kecamatan Tanggulangin merupakan wilayah dengan intensitas banjir tertinggi di Kabupaten Sidoarjo, dengan 18 desa berisiko tinggi dan kejadian banjir berulang setiap tahun yang berdampak pada ribuan kepala keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengambilan sampel purposive dan snowball, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Efektivitas diukur menggunakan lima indikator menurut Sutrisno (2010): pemahaman program, ketepatan sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan, dan perubahan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Destana cukup efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat melalui sosialisasi sistematis, simulasi praktis, dan koordinasi berbasis komunitas. Capaian utama meliputi peningkatan pengetahuan kebencanaan, perubahan sikap masyarakat, mekanisme evakuasi yang lebih terorganisir, koordinasi antarwarga yang lebih solid, serta perubahan perilaku nyata seperti pemeliharaan lingkungan aktif dan persiapan tas siaga bencana. Namun, masih terdapat keterbatasan pada sistem peringatan dini, keterlibatan kelompok rentan, cakupan wilayah, dan belum adanya formalisasi regulasi desa tentang pengurangan risiko bencana. Penelitian merekomendasikan formalisasi peraturan desa, perluasan cakupan program, penguatan teknologi peringatan dini, dan sinergi antara pemberdayaan masyarakat dengan penanganan infrastruktur fisik.
Implementasi Metode Full Costing untuk Menghitung Harga Pokok Produksi Kerajinan Bokor Perak Jero Sekar di Desa Kamasan I Gusti Ayu Dewi Cantika Cahyani; Ni Wayan Yulianita Dewi; Ni Luh Asri Savitri
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode full costing dalam menghitung harga pokok produksi pada industri kerajinan bokor perak Jero Sekar di Desa Kamasan sebagai acuan dalam penentuan harga jual. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian, dalam memperhitungkan harga pokok produksinya Jero Sekar belum memasukkan biaya overhead pabrik tetap maupun variabel. Hasil perhitungan harga pokok produksi dengan metode full costing diperoleh hasil yang lebih tinggi dibandingkan dari metode perhitungan Jero Sekar, karena biaya yang dikeluarkan pada saat produksi dihitung secara rinci dalam metode full costing. Sedangkan perhitungan harga pokok produksi menurut Jero Sekar belum merinci secara jelas biaya produksi yang dikeluarkan. Dimana dalam perhitungannya didapatkan selisih harga pokok produksi antara perhitungan Jero Sekar dan metode full costing sebesar Rp. 76.245, dan perhitungan harga jual mendapatkan selisih sebesar Rp. 80.000. Penelitian ini menyarakan agar Jero Sekar menggunakan metode full costing untuk perhitungan harga pokok produksinya dan perhitungan harga jualnya dengan metode berdasarkan kaidah akuntansi.
Penyimpangan Sosial di Era Digital: Tinjauan Kriminologi Kontemporer Terhadap Kasus Grup Chat Mahasiswa Universitas Indonesia Ni Made Ita Dwi Jayani; Erna Dewi; Fristia Berdian Tamza
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6049

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi telah mengubah pola interaksi sosial masyarakat, termasuk di lingkungan perguruan tinggi. Kehadiran media sosial, aplikasi percakapan, dan berbagai platform digital memberikan kemudahan dalam aktivitas akademik maupun non-akademik. Namun, di sisi lain, kemajuan teknologi juga memunculkan berbagai bentuk penyimpangan sosial di ruang digital, salah satunya kasus grup chat mahasiswa Universitas Indonesia yang berisi percakapan bernuansa pelecehan seksual dan komentar tidak pantas terhadap civitas akademika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk penyimpangan sosial, faktor penyebab terjadinya perilaku tersebut, serta meninjau kasus tersebut melalui perspektif kriminologi kontemporer. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi kepustakaan. Data diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, artikel, dan pemberitaan media yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk penyimpangan sosial dalam kasus ini meliputi pelecehan verbal digital, objektifikasi terhadap perempuan, serta budaya kelompok yang permisif terhadap perilaku tidak etis. Faktor penyebabnya antara lain rendahnya pemahaman etika digital, lemahnya kontrol diri, pengaruh lingkungan  kelompok,  dan  minimnya  pengawasan  di  ruang  digital.  Dalam perspektif kriminologi kontemporer, kasus ini dapat dijelaskan melalui Social Learning Theory, Differential Association Theory, dan Routine Activity Theory. Kasus tersebut juga berdampak pada menurunnya rasa aman, terganggunya hubungan sosial di lingkungan kampus, serta citra institusi pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan pendidikan etika digital, pengawasan, serta penegakan aturan untuk mencegah terulangnya kasus serupa.
Implementasi Pembelajaran Sastra Anak di Sekolah Dasar dalam Meningkatkan Minat Baca Amailla Salsa Fadillah; Annisa Putri Adelia; Lusfina Febriana; Lutfiah Nahari Surbakti; Suci Ramadhani Nasution; Dewi Sartika Panggabean; Lestari Larosa
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6051

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran sastra anak dalam meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif untuk memahami secara mendalam proses pembelajaran yang terjadi di kelas. Subjek penelitian meliputi guru dan siswa sekolah dasar, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sastra anak seperti cerita, dongeng, dan puisi mampu meningkatkan minat baca siswa melalui suasana pembelajaran yang lebih menyenangkan dan interaktif. Peran guru sebagai fasilitator dan motivator sangat berpengaruh dalam keberhasilan implementasi pembelajaran, terutama melalui strategi seperti membaca nyaring (read aloud), dramatisasi, dan penggunaan media pembelajaran. Selain itu, keterlibatan emosional siswa terhadap isi cerita turut memperkuat minat mereka dalam membaca. Meskipun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan pada ruang lingkup penelitian yang terbatas dan penggunaan pendekatan kualitatif. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan dengan cakupan yang lebih luas dan pendekatan yang lebih beragam.