cover
Contact Name
Meri
Contact Email
merimeriani1@gmail.com
Phone
+62813122928444
Journal Mail Official
lppm_jupemas@universitas-bth.ac.id
Editorial Address
jalan cilolohan no 36 Tasikmalaya Jawa Barat
Location
Kab. tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas)
ISSN : -     EISSN : 27220486     DOI : http://dx.doi.org/10.36465/jupemas.v4i1
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUPEMAS) with E-ISSN : 2722-0486 is a journal managed by LPPM UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA. Publish articles on community service activities in the fields of : Keperawatan (Nursing) Analis Kesehatan/Teknologi Labotarorium Medik (Medical Laboratory Technology) Farmasi (Pharmacy) Administrasi Rumah Sakit (Hospital Administration) Kedokteran (Medicine) Radiologi (Radiology) Kesehatan Lingkungan Inovasi Bidang Kesehatan (Healthy Inovation) Kebidanan (Bostetrics) Nutrisi dan Pangan (Nutrition and Food) Epidemiologi (Epidemiology) Rekam Medis (Medical Records) Biomedik (Biomedicine) Kesehatan dan Keselamatan Kerja (Occupational and Safety) Ekonomi Kesehatan (Health Economics) Administrasi dan Kebijakan Kesehatan (Health Administration and Policy) Hukum Kesehatan (Health Law) Teknologi Informasi Kesehatan (Health Information Technology) Promosi Kesehatan (Health promotion) Fisioterapi (Physiotherapy) Bidang Kesehatan Lainya.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2024)" : 10 Documents clear
SOCIALIZATION OF THE DANGERS AND EFFECTS OF DRUG AND PSYCHOTROPIC USE FOR THE PROGRESS OF THE NATION (STOP DRUGS) dianti, Mely Purna; Prodyanatasari, Arshy; Sumaningrum, Ningsih Dewi; Agustina, Novia; Putri, Mardiana Prasyani; Dewi, Yoanita Indra Kumala
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v5i2.1350

Abstract

The service team carried out a community service program because the juvenile drug problem was already very worrying. The community really hopes that schools can prevent the harm and spread of drugs. However, there are several problems faced by the partner school, SMPN 1 Kras, including: the teacher council lacks the capacity and understanding of drug problems and dangers; lack of training and media socialization and education about the dangers of drugs; and lack of media development and socialization and education facilities about the dangers of drugs in partner schools. Departing from these problems, the service team provides solutions through community service activities, namely: a) Providing education to adolescents about: Dangers of Drugs and How to Avoid Drugs through training and seminars on the dangers of drugs, b) Improving the ability of adolescents to develop media used for socialization of the dangers of drugs. This service activity will be carried out for three days through training and socialization methods or methods. The results of the activity are known that there is an increase in understanding of various types of drugs, the impact on adolescents, and how to prevent them, Increasing the ability of adolescents, BK teachers, and homeroom teachers in making socialization and education media on the dangers of drugs using or utilizing social media, Building synergy of cooperation between partners and the service team of the BK study program of SMPN 1 KRAS in preventing the dangers of drugs for students at SMPN 1 KRAS in particular and the revitalization of the existence and role of PIK R in SMPN 1 KRAS to educate teenagers about the dangers of drugs.Keywords: NAPZA; Socialization; Adolescent.
Pembuatan Susu Jelly MooMilly untuk Meningkatkan Nilai Jual Susu dan Upata Pemenuhan Gizi Anak Bebas Stunting Prodyanatasari, Arshy; Purnadianti, Mely; Cahyadinata, Indra
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v5i2.1353

Abstract

Susu sapi segar adalah sumber bahan pangan dengan kandungan gizi tinggi. Di Desa Blimbing terdapat peternak sapi perah, akan tetapi produk susu sapi belum dilakukan pengolahan secara optimal dan hanya disetorkan ke BUMDES dan dijual dengan harga yang relatif rendah. Untuk jangkauan pasar konsumen susu sapi masih skala lokal Desa Blimbing saja. Hal ini dipengaruhi minta beli masyarakat terhadap susu sapi segar masih kurang dikarenakan terdapat aroma dan rasa amis pada susu. Berdasarkan hal di atas, maka dilakukan upaya untuk meningkatkan nilai jual susu dan jumlah konsumen melalui pengolahan susu sapi segar menjadi susu Jelly Moomilly aneka rasa. Pembuatan susu Jelly Moomilly menggunakan bahan-bahan yang berkualitas dan mudah diperoleh. Pada kegiatan PkM ini dilakukan edukasi tentang manfaat, pengolahan, dan penyimpanan susu segar yang baik serta unjuk kerja membuat susu Jelly MooMilly. Pada akhir kegiatan PkM, produk susu Jelly MooMilly yang telah dibuat dibagikan kepada peserta. Respon peserta terhadap susu Jelly Moomilly adalah sangat menyukai rasa, aroma, dan warnanya yang menarik. Peserta anak-anak pun juga sangat menyukai susu Jelly MooMilly yang telah dibuat. Susu Jelly MooMilly dapat menjadi alternatif minuman untuk mencukupi kebutuhan nutrisi anak dan mencegah stunting. Susu Jelly MooMilly ini juga bisa dijadikan sebagai alternatif usaha untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan UMKM Desa.
Sosialisasi dan Edukasi Remaja Sadar Gizi dan Sehat Bebas Dari Anemia Untuk Meningkatkan Sistem Imun Pada Mahasiswa STIKes Bhakti Husada Bengkulu Dewi, Devi Cynthia; Riyanto, Agus; Novitasari, Deltari; Rozy, Veby Fransisca; Novega, Miki Kurnia Fitrizah; Shinta, Shinta; Horison, Nunu; Podesta, Ardiana; Marlena, Feni; Ningsih, Siska Ayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v5i2.1368

Abstract

Masa remaja (adolescence) merupakan masa transisi atau peralihan dari masa anak-anak menuju dewasa yang ditandai adanya perubahan fisik, psikis dan psikososial (Dieny, 2021). Menurut World Health Organisation (WHO) batasan kelompok usia remaja adalah usia 12-24 tahun sedangkan menurut Depkes RI, batasan kelompok usia remaja adalah usia 10-19 tahun dan belum menikah (Kemenkes, 2021). Masa Remaja merupakan masa dimana organ reproduksi mulai berfungsi. Tujuan dari pengabdian ini adalah Untuk menjelaskan dan mengedukasi tentang Remaja Sadar Gizi  dan Sehat Bebas Dari Anemia Untuk Meningkatkan sistem Imun Di STIKes Bkati Husada Bengkulu. Metode yang digunakan yaitu berupa Penyebaran leaflet Tentang tentang Sosialisasi dan Edukasi Tentang Remaja Sadar Gizi  dan Sehat Bebas dari Anemia Untuk Meningkatkan sistem Imun Di STIKes Bkati Husada Bengkulu sebanyak 92 orang mahasiswa, dan instrument pengabdian berupa pembagian kuesioner dan diukur dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal peserta. Sasaran pengabdian kepada masyarakat ini adalah mahasiswa STIKes Bhakti Husada Bengkulu. Hasil data frekuensi menunjukkan sebelum penyuluhan didapatkan hasil dalam kategori baik sebesar 88,46% sebanyak 78 responden, kategori sedang sebesar 11,54% sebanyak 12 responden dan kategori kurang sebesar 3,85% sebanyak 2 responden. disimpulkan hasil pre-test dihasilkan sebesar 88,46% berkategori baik dengan kategori kurang sebanyak 1 responden dan kategori sedang sebanyak 12 responden. Hasil post-test dihasilkan sebesar 98,2 % dengan kategori baik sebanyak 91 responden. Dan adanya pengaruh yang signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan sebesar 0,02. Penyuluhan dan pelatihan ini diharapkan dapat memberikan informasi dan Peningkatan pemenuhan kebutuhan gizi pada Mahasiswa, serta edukasi terhadap  remaja terutama mahasiswa akan pentingnya Gizi  dan Sehat Bebas dari Anemia untuk Meningkatkan Sistem Imun.
PELAKSANAAN SENAM NIFAS SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PEMULIHAN KESEHATAN IBU POSTPARTUM DI R. MELATI II A RSUD DR. SOEKARDJO TASIKMALAYA Sambas, Etty Komariah; Nurliawati, Enok
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v5i2.1373

Abstract

Postpartum merupakan periode setelah melahirkan dimana ibu mengalami adaptasi terhadap perubahan berbagai sistem tubuhnya.  Masalah kesehatan dapat dialami oleh ibu postpartum apabila terdapat gangguan adaptasi fisiologis ini. Salah satu upaya untuk mencegah masalah kesehatan tersebut yaitu melalui senam nifas. Senam nifas merupakan serangkaian gerakan atau latihan fisik yang ditujukan untuk mengembalikan kekuatan otot dinding perut, otot punggung, otot  vagina dan perineum  serta   mempercepat involusi uterus. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan keterampilan senam nifas dan mengidentifikasi masalah kesehatan setelah melakukan senam nifas.  Metode kegiatan ini berupa demonstrasi senam nifas  yang didukung oleh media leaflet dan video. Sasaran adalah ibu-ibu yang baru melahirkan baik secara spontan maupun seksio sesaria yang dirawat di R. Melati IIA RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya. Kegiatan dilaksanakan selama 4 bulan dari bulan Februari – Mei 2024. Evaluasi dilaksanakan setelah demonstrasi untuk menilai keterampilan senam nifas dan status kesehatan.  Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terdapat 80 orang ibu postpartum dengan usia minimal 19 tahu maksimal 34 tahun, sebagian besar multipara, dan merupakan postpartum hari ke-1-2. Setelah demonstrasi senam nifas, seluruh peserta (100%) dapat redemonstrasi senam nifas, 81%  merasakan nyeri ringan pada pinggang, 41% merasakan kontraksi uterus,dengan kekuatan sedang, 65% tinggi fundus uterus 1-2 jari bawah pusat,66% mampu miring kiri-kanan secara mandiri, 53 % mampu duduk secara mandiri, 50% mampu berjalan dengan dibantu  dan50% mampu berjalan secara mandiri. Simpulan kegiatan ini yaitu pelaksanaan senam  nifas dapat meningkatkan kemampuan ibu postpartum  dalam melaksanakan senam nifas dan menurunkan masalah kesehatan yang terjadi pada masa postpartum.  Kata Kunci: Postpartum, Senam Nifas
PENYULUHAN DAN EDUKASI PENCEGAHAN STUNTING DI DUSUN CICADAS DAN JAMPANGMANGGUNG DESA MALABAR KECAMATAN WANAREJA Rahmawati, Rahmawati; Fitriani, Windi; Malinda, Dini; Anita, Nita; Afifah, Fitri Nur; Febriyanti, Winda; Puspitasari, Mela
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v5i2.1374

Abstract

Stunting, caused by nutritional deficiencies and inhibited infant growth, is a serious issue impacting the health and development of children. The objective of this initiative is to provide counseling and education to the community in Cicadas and Jampangmanggung Hamlets, Malabar Village, Wanareja District, on stunting prevention. The method employed in this activity involves counseling sessions for 34 respondents with varying educational backgrounds (elementary, junior high, high school, undergraduate). Additionally, informative leaflets were distributed to the community, and they were asked to fill out a questionnaire comprising 10 questions related to stunting. The community showed great enthusiasm for this initiative, leading to a paired T-Test analysis yielding a p-value of (0.000), indicating a significant difference in average values before and after the counseling sessions. This demonstrates that the counseling and educational efforts regarding stunting prevention have enhanced the community's understanding of stunting prevention and have the potential to reduce stunting rates
“ANGKRINGAN BACA” UPAYA MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA UNTUK MENDUKUNG GERAKAN LITERASI SEKOLAH Prodyanatasari, Arshy; Marsida, Refki; Maharani, Anita; Kharisma, Dahniar Widya; Primanda, Lea Tarissha
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v5i2.1381

Abstract

Gerakan Literasi Sekolah (GLS) lahir dari penetapan Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015. GLS bertujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan minat baca serta kebiasaan membaca sepanjang hayat. Kesadaran pentingnya mmebaca sedari dini perlu ditanamkan dan ditumbuhkan pada siswa. Untuk mensukseskan GLS, sekolah berkolaborasi dengan Kampus Mengajar 7 dalam Program Angkringan Baca. Program Angkringan Baca dilakukan dengan merevitalisasi perpustakaan menjadi lebih nyaman dan menarik bagi siswa untuk berkunjung dan membaca buku. Program angkringan baca ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang termuat pada Rencana Aksi Kolaborasi (RAK) Kampus Mengajar 7. Sasaran kegiatan angkringan baca adalah semua siswa kelas I sampai VI SDN Bujel 3 Kota Kediri. Angkringan baca dilaksanakan mulai bulan Februari hingga Juni 2024, dengan tahapan mulai dari observasi lingkungan sekolah dan perpustakaan, perencanaan, revitalisasi perpustakaan, dan pelaksanaan angkringan baca. Pada pelaksanaan angkringan baca, diperoleh hasil bahwa jumlah kunjungan siswa ke perpustakaan terjadi peningkatan setiap bulannya. Peningkatan kunjungan siswa ke perpustakaan dapat meningkatkan minat siswa untuk membaca. Peningkatan minat baca siswa dapat berdampak positif terhadap kemampuan literasinya. Kemampuan literasi yang baik akan meningkatkan kemampuan dan daya berpikir kritis siswa serta mensukseskan Gerakan Literasi Sekolah (GLS).
UPDATE KNOWLEDGE: PERAN GENDER DAN MASA KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA PERAWAT DI RAWAT INAP RUMAH SAKIT Rejeki, Mirah; Rizky, Wahyu; Putri, Sely Aprianda Syah; Oktavia, Fania; Oktaviani, Afifah Nurwidad; Valentina, Amara; Putri, Tika Kusuma; Ayu, Ajeng Karisma; Ferianti, Amalia Diah
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v5i2.1387

Abstract

Quantitative workload can be expressed as the amount of work required to fulfil a patient's medical needs. High-quality workload represents a high level of responsibility in patient care. Nurses' workload is the most important predictor of mental health, stress, job dissatisfaction, fatigue, and the presence of burnout. This service activity aims to provide and increase student knowledge about the Effect of Gender and Years of Service on Work Motivation of Nurses in Hospital Inpatients to Students of the Hospital Administration Study Program, Undergraduate Program, Faculty of Health Sciences, Kusuma Husada University, Surakarta by using a pre-experiment design with a research design of one group pretest and post-test design with a total of 35 students and the activity time in May 2024. This service uses quantitative research with multiple linear regression. There is an increase in the knowledge of participants before and after the provision of material marked by the pre-test and post test which shows that the level of knowledge before being given the material is 69% but after being given the material has increased to 89%. There is a significant difference between students' knowledge about gender roles and tenure on nurses' work motivation in hospital inpatient care.Keywords: Workload, Gender, Work motivation, Nurses, Hospitalisation
PEMBENTUKAN KADER KESEHATAN DI KELUARGA UNTUK MELINDUNGI LINGKUNGAN DENGAN CARA EDUKASI DAGUSIBU OBAT DI KELUARGA Handayani, Eka Wuri; Rahayu, Titi Pudji; Ainni, Ayu Nissa; Khoiriah, Siti; Riantika, Sabrina
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v5i2.1404

Abstract

Masyarakat Desa Gunungsari masih memiliki pengetahuan yang minim mengenai cara pengelolaan obat. Cara pengelolaan obat yang tidak tepat dapat berdapampak buruk terhadap kesehatan konsumen dan lingkungan. Kader kesehatan di keluarga merupakan perpanjangan tangan dari pelayanan kesehatan dalam pengelolaan obat di rumah tangga, dimana kader merupakan bagian dari masyarakat dan keberadaannya sangat memungkinkan untuk menjangkau dan lebih dekat dengan masyarakat. Pembentukan kader kesehatan di keluarga dilakukan melalui edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) menggunakan metode FGD (Focus Group Disscusion). Tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu membentuk kader kesehatan di keluarga untuk mencapai terapi yang rasional, aman, berkhasiat, dan berdampak baik terhadap lingkungan. Kegiatan pengabdian dilakukan sebanyak dua kali pertemuan terhadap 25 kader PKK Desa Gunungsari. Kegiatan ini dilakukan dalam empat tahap yaitu observasi, persiapan, edukasi (metode FGD), dan evaluasi. Teknik analisis dilakukan menggunakan uji statistik non parametrik friedman test.  Berdasarkan hasil evaluasi terhadap nilai pretest I, postest I, pretest II, dan postest II diketahui nilai pengetahuan yang diperoleh secara berturut-turut yaitu 83,05±9,8117; 85,88±9,9016; 88,23±7,4035; dan 90,59±7,2059. Hasil uji friedman 0,000 (p < 0,05) menunjukkan terdapat perbedaan secara statistik masing-masing nilai evaluasi yang diperoleh. Peningkatan nilai evaluasi tersebut menunjukkan bahwa kader PKK Desa Gunungsari memiliki pengetahuan yang baik mengenai pengelolaan obat dengan benar. Kader kesehatan yang terbentuk diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan obat dengan benar.Kata Kunci: Kader kesehatan di keluarga; DAGUSIBU obat; dan FGD (Focus Group Disscusion).
Pelayanan Pengaduan Masyarakat Peduli Lingkungan Pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya Sigai, Juniardo Silcher Runting; David, Tommy Ekadino; Bagir, Muhammad; Julianto, Eko; Handayani, Risma Utami; 'ani, Sam; Ichsan, Mochammad; Qamaruzzaman, Muhammad Haris
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v5i2.1414

Abstract

Palangka Raya City, as the center of government and economic growth in Central Kalimantan, faces serious challenges in waste management. The increasing amount of waste generated by community and industrial activities demands attention and concrete action to maintain cleanliness and environmental sustainability. This community service activity aims to raise public awareness about the importance of proper waste management and to provide facilities for reporting and handling waste. The activities include socialization and counseling about the types of waste, the negative impacts of waste on health and the environment, as well as effective reporting procedures. By providing easily accessible reporting facilities, such as hotlines and mobile applications, it is hoped that the community can play an active role in reporting waste issues they encounter. The expected outcomes of this activity are increased public awareness, an increase in the number of waste reports, and more effective waste management, which in turn will contribute to a cleaner and healthier environment in Palangka Raya City. This community service activity is implemented as part of the Field Work Practice (PKL) of the Integrated School of Management Informatics & Computer (STMIK). This activity is expected to create a culture of shared responsibility in environmental management and support the sustainability efforts initiated by the local government.
Edukasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Anorganik menjadi Produk Ramah Lingkungan Ecobrick di Desa Jayamukti, Cikarang Pusat Jati, Erwika Dhora; Nurhidayanti, Nisa; Suwazan, Dhonny; Halomoan, Nico; Rezeki, Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v5i2.1435

Abstract

Kesadaran tentang pengelolaan sampah rumah tangga di Indonesia menjadi salah satu persoalan mendesak dan memerlukan perhatian lebih. Khususnya di daerah padat penduduk, sampah rumah tangga perlu dikelola lebih bijaksana untuk meminimalisir pencemaran lingkungan yang sebagian besar berasal dari sampah rumah tangga. Edukasi tentang pengelolaan sampah anorganik rumah tangga dilakukan di Desa Jayamukti, Cikarang Pusat, yang merupakan daerah padat penduduk. Pengabdian yang dilakukan bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah anorganik rumah tangga melalui pembuatan ecobrick, produk ramah lingkungan yang dapat mengurangi dampak negatif sampah plastik. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi sosialisasi mengenai dampak sampah anorganik, simulasi sederhana pembuatan ecobrick, dan sesi saran dan tanggapan terhadap edukasi yang telah disampaikan. Terdapat hal-hal positif yang dicatat dalam pelaksanaan pengabdian ini, antara lain peningkatan kesadaran lingkungan warga terkait pengolahan sampah menjadi produk ekonomis dan ketrampilan baru untuk warga RW 007 di Desa Jayamukti Kecamatan Cikarang Pusat.

Page 1 of 1 | Total Record : 10