cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
jerkin.org@gmail.com
Phone
+6281267157303
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan
ISSN : 29619890     EISSN : 29619890     DOI : https://doi.org/10.31004/jerkin.v1i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is a journal on Faculty of Education. Jurnal JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is under the auspices of the Faculty of Education, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. The journal is registered with E-ISSN: 2961-9890. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is published four times a year in September, December, March and June. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan receives 50 articles per issue. The journal publishes articles in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 2,799 Documents
Studi Perbandingan Kualitas Kalimat dan Pilihan Kata dalam Presentasi Mata Kuliah Teori dan Praktik Mahasiswa Tata Busana UNIMED: Penelitian Chintia Realita Simanjutak; Elma Nababan; Faradila Arifah; Nova Natalia Siahaan; Dita Aulia Syafitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.2894

Abstract

Penelitian ini merupakan analisis kualitatif deskriptif yang mengkaji secara mendalam tentang kualitas kalimat dan pilihan kata mahasiswa Tata Busana Universitas Negeri Medan (UNIMED) dalam presentasi akademik. Metode yang digunakan adalah studi literatur mendalam (in-depth literature study) dengan menjadikan artikel penelitian oleh Zai dkk. (2025) sebagai sumber data utama. Analisis difokuskan untuk menguraikan temuan-temuan kunci dari penelitian tersebut, seperti pengaruh istilah asing, dominasi bahasa tidak baku, dan rendahnya kesadaran berbahasa. Hasil analisis menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi mahasiswa adalah kesulitan menyeimbangkan penggunaan istilah teknis bidang mode dengan kaidah Bahasa Indonesia yang baku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa temuan Zai dkk. menegaskan adanya kebutuhan mendesak untuk strategi pembelajaran bahasa yang terintegrasi dalam kurikulum vokasional guna meningkatkan profesionalisme komunikasi mahasiswa.
Pembumian Nilai-Nilai Pancasila dalam Semangat Kompetisi Edukatif Melaui Lomba pidato dan Cerdas Cermat: Pengabdian Dede Sopiandy; Slamet Hariyadi; Sri Hariati; Amisbah Ramly; Eko Bambang Murdiansyah; Arni; Anastasia; Mudassir; Tanti Irnanda; Nurwinda; Hajar Aswar
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3033

Abstract

Gebyar PPKn "Pembumian Nilai-Nilai Pancasila dalam Semangat Kompetisi Edukatif Melalui Lomba Pidato dan Cerdas Cermat" bertujuan untuk mengkaji efektivitas lomba pidato dan cerdas cermat sebagai media pembumian nilai-nilai Pancasila dalam kalangan pelajar serta menumbuhkan semangat kompetisi edukatif yang positif. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian meliputi siswa peserta lomba, guru pembimbing, dan panitia pelaksana kegiatan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis data yang mendalam dan sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lomba pidato dan cerdas cermat efektif dalam meningkatkan pemahaman, internalisasi, dan pengamalan nilai-nilai Pancasila secara menyeluruh dan aplikatif di lingkungan peserta. Selain menumbuhkan jiwa kompetitif yang sehat, kegiatan tersebut juga mengembangkan keterampilan kognitif dan soft skill seperti kemampuan berbicara di depan umum, kerjasama tim, serta berpikir kritis. Temuan ini menegaskan pentingnya pembumian nilai Pancasila melalui metode yang inovatif dan interaktif guna menghadapi tantangan era globalisasi yang membawa arus informasi dan budaya asing. Adapun sasaran penelitian ini adalah peningkatan kesadaran dan internalisasi nilai-nilai Pancasila melalui kompetisi edukatif lomba pidato dan cerdas cermat antar SMA/SMK/MA dan Sederajat.
Penanganan dan Pencegahan Perilaku Perundungan di Lingkungan Sekolah Dasar untuk Mewujudkan Sekolah Ramah Anak : Penelitian Kartono; Safrianty, Nany; Ricka Tesi Muskania; Dyoty Auliya Vilda Ghasya; Bayu Prasodjo; Hairida; Jumiarti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3079

Abstract

Perilaku perundungan (bullying) merupakan salah satu permasalahan serius yang kerap terjadi di lingkungan sekolah, termasuk pada jenjang Sekolah Dasar. Fenomena ini tidak hanya berdampak pada kesehatan mental dan emosional peserta didik, tetapi juga dapat menghambat proses pembelajaran serta perkembangan sosial anak secara menyeluruh. Sekolah Ramah Anak merupakan inisiatif yang digagas oleh Kementerian PPPA bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang bertujuan menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak selama berada di lingkungan sekolah. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan materi penanganan dan pencegahan perilaku perundungan di lingkungan sekolah dasar untuk mewujudkan sekolah ramah anak. Metode yang digunakan meliputi tiga tahap, yaitu tahap persiapan meliputi koordinasi internal antara tim PkM dengan guru-guru sekolah dasar di Kota Pontianak yang akan terlibat, meliputi tanggal pelaksanaan, lokasi pelaksanaan dan sebagainya; persiapan materi oleh tim PkM, pembuatan modul dan hand out oleh tim PkM dan lain sebagainya, tahap pelaksanaan yaitu workshop penanganan dan pencegahan perilaku perundungan di lingkungan sekolah dasar untuk mewujudkan sekolah ramah anak. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan meminta peserta kegiatan untuk mengisi kuesioner melalui pemindaian QR code. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan peserta terhadap penanganan dan pencegahan perundungan di sekolah dasar.
Pendidikan Berbasis Iman Kristen Sebagai Fondasi Ketahanan Moral Generasi Muda : Pengabdian Juliana Loess; Yosua Padama; Soni Laiju Malana; Yacob P. Pisdon; Daud WJ Tafuli
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.2753

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan fokus “Pendidikan Berbasis Iman Kristen sebagaI Fondasi Ketahanan Moral Generasi Muda” telah berhasil dilaksanakan secara efektif di SMA Finantil Aimutin, Dili, Timor Leste, dengan 50 siswa/I sebagai peserta. Program ini bertujuan untuk memperkuat karakter moral siswa ditengah tantangan modern. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi selama lima sesi utama. Observasi awal menunjukan bahwa againian besar peserta memiliki pemahaman yang bervariasi atau terbatas mengenai hubungan iman Kristen dan nilai moral. Namun, melalui sesi interaktif yang mencakup diskusi mendalam, studi kasus dan simulasi, terjadi peningkatan pemahaman yang substansial. Kegiatan ini secara efektif meningkatkan kesadaran peserta terhadap tantangan moral, membekali mereka dengan strategi praktis untuk menolak pengaruh negatif, dan menumbuhkan internalisasi nilai-nilai Kristen seperti integritas, tanggung jawab dan empati. Sesi terakhir menguatkan komitmen pribadi, mengubah peserta menjadi agen perubahan moral positif di lingkungan mereka.
Pelatihan Produksi dan Legalitas Produk Herbal sebagai Upaya Pengembangan Sentra Herbal Desa Nunsaen, Kabupaten Kupang: Pengabdian Muhajirin Dean; Audrey Gracelia Riwu; Nurul Fatmawati Pua Upa
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.2776

Abstract

Desa Nunsaen di Kabupaten Kupang memiliki potensi unggulan dalam pengembangan produk herbal berbasis jahe, kunyit, dan temulawak. Namun, masyarakat setempat masih dominan bergantung pada pertanian tradisional dengan nilai tambah rendah, keterbatasan sarana produksi, ketiadaan legalitas, serta kurangnya pemanfaatan media digital untuk pemasaran, sehingga produk lokal belum memiliki daya saing yang kuat. Program pengabdian ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan produksi, memperkuat pengelolaan usaha, memfasilitasi legalitas produk, serta mendorong pemasaran digital sebagai strategi pemberdayaan berbasis potensi lokal. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi lapangan, pelatihan, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan intensif, dan pembentukan 20 kelompok usaha. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan, ditandai dengan lahirnya produk unggulan Kopi Jahe Nunsaen dan Jahe Merah Instan Nunsaen yang memiliki mutu terstandarisasi, kapasitas produksi lebih dari 200 kg per bulan, serta desain kemasan higienis dan menarik. Produk-produk tersebut juga telah memperoleh izin edar PIRT/BPOM dan mulai dipasarkan melalui platform digital, yang memperluas jangkauan hingga tingkat nasional. Program ini berkontribusi dalam peningkatan keterampilan, pendapatan, dan peluang kewirausahaan masyarakat sekaligus melahirkan model pemberdayaan holistik melalui integrasi produksi, kemasan, legalitas, dan digitalisasi. Kebaruan program ini terletak pada pendekatan komprehensif yang berbeda dari kegiatan serupa yang umumnya hanya fokus pada pelatihan teknis produksi. Dengan demikian, program ini dapat dijadikan prototipe pemberdayaan desa berkelanjutan yang selaras dengan pencapaian SDG 8 dan SDG 12.
Penggunaan Bahasa Baku dan Non Baku dalam Proses Perkuliahan Kelas A Tata Busana STAMBUK 2024: Penelitian Cesilia Agelina Tondang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.2895

Abstract

Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan resmi memiliki dua bentuk utama, yaitu bahasa baku dan non-baku, yang digunakan dalam ranah akademis maupun sosial. Penelitian kecil ini dilakukan pada mahasiswa Kelas A Program Studi Pendidikan Tata Busana Stambuk 2024 untuk mengidentifikasi pandangan mereka terkait penggunaan kedua bentuk bahasa tersebut dalam perkuliahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memandang bahasa baku penting untuk mencerminkan profesionalisme, sopan santun, serta menjaga kejelasan komunikasi akademik, khususnya dalam interaksi dengan dosen. Sementara itu, bahasa non-baku dipandang bermanfaat untuk membangun suasana yang lebih santai, akrab, dan mempererat hubungan antarmahasiswa. Beberapa mahasiswa juga menekankan pentingnya keseimbangan penggunaan bahasa baku dan non-baku sesuai konteks dan lawan bicara. Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa menyadari fungsi pragmatis dan sosial dari kedua bentuk bahasa tersebut. Penggunaan bahasa baku dan non-baku secara tepat diharapkan dapat meningkatkan kualitas komunikasi akademik sekaligus melestarikan kekayaan bahasa Indonesia.
Pencegahan Chikungunya Melalui Ovitrap di Desa Kedungudi, Kecamatan Trawas : Penelitian Puspitasari, Stevani; Novi Dian Ariani; Nuzul Qur’aniati; R. Azizah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.2900

Abstract

Abstrak Pada awal tahun 2025, Kecamatan Trawas tercatat memiliki satu kasus chikungunya yang dilaporkan, berdasarkan data surveilans dari Puskesmas Trawas di Desa Kedungudi. Namun, penilaian masyarakat mengungkapkan jumlah kejadian yang lebih banyak daripada yang tercatat dalam statistik resmi, terutama karena terbatasnya pengetahuan publik mengenai akses kesehatan. Kondisi ini menegaskan pentingnya pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan dan pelatihan dalam pembuatan ovitrap sebagai strategi proaktif untuk pencegahan chikungunya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di RW 2 Desa Kedungudi dan melibatkan 17 peserta. Tingkat pengetahuan peserta dievaluasi melalui ujian sebelum dan setelah kegiatan. Intervensi yang dilakukan meliputi pemberian edukasi kesehatan terkait pencegahan chikungunya, pelatihan praktis dalam pembuatan ovitrap, serta distribusi ovitrap yang dipasang di area-area penting dalam rumah, seperti di bawah tempat tidur atau di kamar mandi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, dengan 11 individu (64,7%) memperoleh skor baik pada ujian awal, dibandingkan dengan seluruh peserta (100%) yang memperoleh skor baik pada ujian pasca-kegiatan. Penggunaan ovitrap juga bertujuan untuk memantau jumlah nyamuk Aedes aegypti di wilayah endemis. Inisiatif ini diharapkan dapat dilaksanakan setiap tahun sebagai pendekatan berkelanjutan untuk mencegah chikungunya di Desa Kedungudi. AbstractIn early 2025, Trawas Subdistrict was recorded as having 1 reported case of chikungunya, based on surveillance data from the Trawas Community Health Center, particularly in Kedungudi Village. Nevertheless, community assessments revealed a greater number of incidents than the official statistics, mainly because of limited public knowledge regarding healthcare access. This scenario highlights the importance of community empowerment via education and training in ovitrap building as a proactive strategy against chikungunya. This community service event took place in RW 2 of Kedungudi Village and involved 17 participants. Knowledge levels were assessed through evaluations conducted before and after the tests. The intervention involved providing health education on preventing chikungunya, offering practical training in constructing ovitraps, and distributing ovitraps to be positioned in key indoor areas like under beds or in bathrooms. The evaluation findings indicated a rise in participants’ knowledge, with 11 individuals (64.7%) achieving scores in the good category on the pre-test, compared to all 17 individuals (100%) on the post-test. The use of ovitraps was also intended to track Aedes aegypti mosquito numbers in endemic regions. This initiative is anticipated to be executed each year as a sustainable approach to avert chikungunya in Kedungudi Village.
Developing Edpuzzle Application as Learning Media in Listening Descriptive Text: Penelitian Nurfarah; Neni Afrida Sari Harahap; Halimahtu Saddiah; Nazwa Inaya Sani T.; Sandra Sridevi Hutapea
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.2977

Abstract

This study aimed to develop Edpuzzle application as learning media in listening descriptive text. The research applied a Research and Development (R&D) design, adapting Borg and Gall’s model into six simplified stages. The data were obtained from two main sources, fifteen eighth-grade students at SMP Islam Al Ulum Terpadu Medan and one expert in English education who served as a validator. Data collection techniques included needs analysis to identify students’ needs, wants, lacks, and familiarity with the Edpuzzle Application, and an expert validation process to evaluate the product’s linguistic, process, layout, product, and content. The instruments of data collection consisted of a structured needs analysis questionnaire for students and a validation sheet for the expert. The techniques of data analysis combined quantitative and qualitative methods: students’ questionnaire responses were analyzed using percentage formulas, while expert judgments were scored on a Likert scale and described qualitatively. The findings were obtained through six steps: (1) gathering data and information from literature, previous research, and online descriptive texts; (2) conducting needs analysis which showed students’ priority on short, interactive, and culturally relevant videos; (3) designing the first draft by converting the descriptive text into video with embedded interactive questions; (4) validating the product by an expert; (5) revising the product; and (6) producing the final Edpuzzle video. Consequently, the final product is valid and suitable for classroom use, earning a score of 8.5 out of 10, which places it in the “Very Good” category.
Analisis Tingkat Penguasaan Kata Baku Bahasa Indonesia Oleh Mahasiswa Administrasi Perkantoran Stambuk 2024 Universitas Negeri Medan: Penelitian Guruh Real Agave Nababan; Sry Rejeki Lumbantoruan; Nurlita Safrani; Andika Rifky Maulan; Ibnu Sina
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.2978

Abstract

Indonesian plays a crucial role, both as a national identity and as the official language of the country. One fundamental aspect of its proper use lies in mastering and applying standard vocabulary. In practice, many students are still inconsistent in using standard words, both in writing and in academic communication, thus affecting the quality of their scientific language. This study aims to analyze the level of mastery of standard Indonesian vocabulary among Office Administration students, class of 2024, at Medan State University. This study used a quantitative descriptive approach with a questionnaire consisting of 20 multiple-choice questions distributed via Google Forms. The study sample consisted of 30 randomly selected students. Data were analyzed through item validity tests, instrument reliability using Cronbach's Alpha, and analysis of percentage word mastery. The study findings indicate that students' mastery of standard vocabulary is at a moderate level with an average score of 67,7%. These results indicate a gap between the expected mastery of standard vocabulary and students' actual competencies. Therefore, more innovative and contextual language learning strategies are needed to help students improve their academic and practical language skills.
Peran Kepemimpinan Efektif dalam Meningkatkan Kualitas Organisasi Bem Fakultas Ekonomi : Penelitian Alifah Salsa Khairan; Rona Dame Sianturi; Sapna Olivia Nababan; Rotua Sahat P Simanullang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.2979

Abstract

This study aims to analyze the role of effective leadership in building a solid work team and driving organizational development. Through a literature review, this research finds that effective leadership plays a key role in determining organizational success. Effective leaders not only act as decision-makers but also as motivators, directors, and inspirations for team members. Strong leadership can create a positive work environment, improve performance, and build a solid work team. This study also emphasizes the importance of leadership, where leaders serve as role models, mentors, and drivers who build trust, communication, and teamwork. The results of this study can serve as a reference for organizational and educational leaders to improve leadership quality and organizational development.