cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 3,430 Documents
Tantangan Globalisasi Dalam Perspektif Kebudayaan Islam Sari, Mitra; Miranda, Miranda; Manda, Manda; Ramadon, Muhammad; Noviani, Dwi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5860

Abstract

The widespread development of technology has had an impact on society in the era of globalization on Islamic cultural values, especially referring to morals, behavior, culture, and community habits. This study aims to describe the influence of globalization so that society does not cultivate these negative influences and continues to maintain Islamic cultural values ​​in the era of globalization. The influence of globalization has had a very large impact on Islamic culture, both positive and negative impacts. The positive impact provides ease in exchanging information, broadening horizons, and being an effective means of spreading Islamic values ​​in society. However, the negative impact of globalization also presents its own challenges, such as the emergence of a consumptive lifestyle, behavior that imitates Western nations, the decline of morals and ethics in the current generation, resulting in a decline and shift in Islamic values ​​​​in society, especially among teenagers who are more interested in foreign cultures than their own culture. This study shows that globalization can bring progress in science and technology, but also threatens the morals and values ​​​​of Islamic culture. Therefore, this study emphasizes the need for character formation such as instilling an attitude of nationalism, strengthening faith and morals from an early age. Thus, it is hoped that society can utilize technological advances in this era of globalization without losing its Islamic identity and values.
Analisis Kualitas Pelayanan Bank Jateng Dalam Layanan Pembayaran UKT Universitas Tidar Nisa, Indah Khoerotun; Rahayu, Yuli Puji; Laia, Jessica Dione; Ardhia P, Metta; Yuliani, Dwi; Nugraha, Joko Tri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas pelayanan Bank Jateng dalam penyelenggaraan layanan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) di Universitas Tidar melalui lima dimensi SERVQUAL, yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Layanan pembayaran UKT memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran administrasi akademik, sehingga mutu pelayanan bank mitra menjadi faktor penting bagi kepuasan dan kepercayaan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei, melibatkan 96 responden yang dipilih dari berbagai fakultas. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang memuat 11 indikator terkait kualitas layanan. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh dimensi kualitas layanan berada pada kategori tinggi. Pada dimensi tangible, mahasiswa memberikan penilaian positif terhadap fasilitas fisik, infrastruktur pembayaran digital, serta penampilan dan kerapian petugas yang dinilai profesional dan mendukung kenyamanan transaksi. Pada dimensi reliability, mahasiswa menilai bahwa proses pembayaran berjalan konsisten, akurat, dan minim kendala teknis. Dimensi responsiveness juga memperoleh skor tinggi, yang mencerminkan ketanggapan petugas dalam memberikan informasi serta solusi atas permasalahan yang dihadapi mahasiswa. Pada dimensi assurance, mahasiswa merasa yakin terhadap keamanan transaksi, kejelasan prosedur, dan kompetensi petugas dalam memberikan penjelasan. Sementara itu, dimensi empathy menunjukkan apresiasi tertinggi, ditandai dengan sikap ramah, perhatian, dan perlakuan adil dari petugas kepada seluruh mahasiswa. Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan bahwa kualitas layanan Bank Jateng telah memenuhi bahkan melampaui ekspektasi mahasiswa, serta berkontribusi positif terhadap kepuasan dan kepercayaan mereka dalam melakukan pembayaran UKT.
Pengaruh Budaya Organisasi dan Komitmen terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Medan I Batubara, Juanri Lepinde; Syafrizal, Syafrizal; Nasution, Ismail; Rahmarisa , Faty
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5863

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh Budaya Organisasi dan Komitmen terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Medan I baik secara parsial maupun simultan. Penelitian Ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Budaya Organisasi dan Komitmen terhadap Kinerja Pegawai di Kantor tersebut. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh Pegawai yang berjumlah 38 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total sampling yaitu mengambil seluruh populasi di Kantor tersebut.. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, studi kepustakaan dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah secara parsial variabel Budaya Organisasi berpengaruh Positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai dengan nilai thitung > ttabel, (3,753 > 1,686, ), variabel Komitmen berpengaruh Positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai dengan nilai thitung > ttabel, (3,561 > 1,686). Secara Simultan variabel Budaya Organisasi dan Komitmen berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Medan I dengan nilai Fhitung > Ftabel, (12,7721 > 3,26 ). Nilai R2 (RSquare) sebesar 0.532, yang berarti bahwa variabel Budaya Organisasi dan Komitmen berpengaruh Positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Medan I sebesar 53,20%, dan sisanya sebesar 46,80% lagi, dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti.
Pengaruh Disiplin kerja dan Komitmen terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Medan II Syafrizal, Andi; Syafrizal, Syafrizal; Julkarnain, Julkarnain
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5864

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh Disiplin kerja dan Komitmen terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Medan II baik secara parsial maupun simultan. Penelitian Ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Disiplin kerja dan Komitmen terhadap Kinerja Pegawai di Kantor tersebut. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh Pegawai yang berjumlah 36 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total sampling yaitu mengambil seluruh populasi di Kantor tersebut.. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, studi kepustakaan dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah secara parsial variabel Disiplin kerja berpengaruh Positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai dengan nilai thitung > ttabel, (3,622 > 1,688, ), variabel Komitmen berpengaruh Positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai dengan nilai thitung > ttabel, (2,834 > 1,688). Secara Simultan variabel Disiplin kerja dan Komitmen berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Medan II dengan nilai Fhitung > Ftabel, (10,872 > 3,28 ). Nilai R2 (RSquare) sebesar 0.513, yang berarti bahwa variabel Disiplin kerja dan Komitmen berpengaruh Positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Medan II sebesar 51,30%, dan sisanya sebesar 48,70% lagi, dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti.
Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Melalui Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi Bagi Guru di SDN Karang Mekar 1 Banjarmasin Rini, Tika Puspita Widya; Rachman, Ali; Harsono, Arta Mulya Budi; Ferdiyansyah, Aldy; Hidayat, Ari; Arsyad, M. Ziyan Takhqiqi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5865

Abstract

Developing a project to strengthen the Pancasila student profile is an effective strategy for teachers to improve the quality of learning through innovative activities relevant to the challenges and demands of modern developments. However, the implementation of the project at SDN Karang Mekar 1 Banjarmasin, a partner school, still faces limitations, such as limited teacher knowledge and skills in developing innovative and economically valuable projects. This community service activity aims to improve teacher professionalism in implementing the project to strengthen the Pancasila student profile through aromatherapy candle-making training at SDN Karang Mekar 1 Banjarmasin. The activity was implemented through five stages of community service: outreach, training, technology application, mentoring and evaluation, and program sustainability. The aromatherapy candle-making training has demonstrated significant results. This activity successfully improved teachers' understanding of project-based learning, as evidenced by improved post-test scores compared to pre-test scores. Furthermore, teachers' active listening, note-taking, practice, and discussion during the training were also positive. These results indicate that the training has been effective in improving teachers' competency in implementing the Pancasila student profile project, which is expected to improve the quality of learning at the school.
Optimalisasi Pencapaian Kompetensi Peresepan melalui Integrasi Gamifikasi dalam Learning Management System (LMS) dan Pemanfaatan e-Portfolio pada Tahap Pendidikan Klinis: Analisis Konseptual dan Tinjauan Naratif Jeem, Yaltafit; Wijaya, Diani Puspa; Rizkawati, Muflihah; Miladiyah , Isnatin; Rahmawati, Riana; Desrini, Sufi; Khoiriyah, Umatul; Khadafianto, Fuad; Cahyaningrum , Yeny Dyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5866

Abstract

Latar Belakang: Kompetensi peresepan merupakan pilar fundamental dalam pendidikan kedokteran di Indonesia, namun insiden kesalahan peresepan yang berdampak pada kesalahan pengobatan (medication errors) masih sangat tinggi, terutama di kalangan dokter muda. Kesalahan ini sering kali dikaitkan dengan pendidikan farmakologi klinis yang tidak adekuat, beban kognitif yang tinggi, dan kurangnya kesiapan dalam lingkungan klinis nyata. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengonseptualisasikan bagaimana model pembelajaran yang mengintegrasikan Pembelajaran Berbasis Kasus (Case-Based Learning/CBL) yang diperkaya gamifikasi dalam Learning Management System (LMS) dan Portofolio Elektronik (e-Portfolio) dapat mengoptimalkan pencapaian kompetensi peresepan pada tahap pendidikan klinis. Metode: Studi ini menggunakan pendekatan analisis konseptual dan tinjauan naratif. Studi ini mensintesis literatur mengenai kesalahan peresepan, mekanika gamifikasi, dan teori pembelajaran mandiri (self-regulated learning) untuk membangun kerangka pedagogis yang dapat diterapkan pada pengaturan klinis. Hasil: Analisis menunjukkan bahwa gamifikasi mengatasi hambatan motivasi dan keterlibatan dalam latihan peresepan yang repetitif melalui mekanisme seperti pemantauan kemajuan dan umpan balik real-time. Secara bersamaan, e-Portfolio memfasilitasi pembelajaran mendalam dengan mendukung Self-Regulated Learning (SRL), pemantauan kompetensi longitudinal, dan praktik reflektif. Kesimpulan: Potensi integrasi CBL dengan gamifikasi dengan e-Portfolio menciptakan ekosistem pendidikan komprehensif yang mengatasi tantangan kognitif dan struktural pendidikan peresepan, yang pada akhirnya bertujuan untuk memenuhi standar kompetensi nasional dan meningkatkan keselamatan pasien.
Penguatan Mindset Kewirausahaan di Lingkup Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Non-BLU Kementerian Perhubungan Saefullah, Asrul; Ginola, David Dea; Hasibuan, Lia Namira; Salsitiara, Lulu; Fatonah, Feti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman dan penerapan nilai-nilai kewirausahaan di lingkungan Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Non-Badan Layanan Umum (Non-BLU) Kementerian Perhubungan. Fokus penelitian diarahkan pada peran ASN muda berusia di bawah 30 tahun yang berpotensi menjadi agen perubahan dalam mewujudkan birokrasi inovatif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan penyebaran kuesioner daring kepada 12 ASN dari beberapa UPBU Non-BLU, diikuti dengan kegiatan sharing session kewirausahaan ASN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ASN memiliki pemahaman tinggi terhadap nilai kewirausahaan, terutama pada aspek inovasi pelayanan (rata-rata skor 4,25) dan tanggung jawab kerja (4,08). Namun, aspek pelatihan kewirausahaan masih sangat rendah (2,42). Menariknya, meskipun mayoritas ASN berusia muda dan dikenal kreatif, aturan birokrasi yang ketat dan hierarki keputusan yang panjang membuat mereka menjadi pasif dalam berinovasi. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang memberi ruang eksperimentasi, sistem pelatihan berkelanjutan, dan penghargaan bagi inisiatif kreatif di lingkungan UPBU Non-BLU.
Kewirausahaan dan Inovasi Teknologi: Strategi Membangun Daya Saing di Era Digital Fatonah, Feti; Haryadi, Didit; Rasyid, Iqbal Ar; Soelistio, Ragowo Herdy; Agustadi, Muhammad Athar; Aswan, Muh Alif Almer
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5868

Abstract

Transformasi digital telah menciptakan perubahan paradigma yang mendasar dalam lanskap bisnis, menjadikan inovasi teknologi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk mencapai keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Dalam konteks Indonesia, khususnya bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sinergi antara orientasi kewirausahaan dan adopsi teknologi menjadi strategi krusial untuk bertahan dan berkembang di tengah persaingan global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif bagaimana integrasi kewirausahaan dan inovasi teknologi berfungsi sebagai strategi efektif dalam membangun daya saing UMKM di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-analitis melalui tinjauan literatur sistematis dari berbagai studi kasus dan kajian terdahulu yang berfokus pada kewirausahaan digital dan adopsi teknologi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa inovasi teknologi memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kinerja, efisiensi biaya, dan daya saing. Strategi utama yang terbukti efektif meliputi: 1) Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk meningkatkan efisiensi operasional; 2) Pengembangan model bisnis digital yang inovatif (seperti model berbasis platform, subscription, atau e-commerce); dan 3) Penguatan kapasitas manajerial dan literasi digital, seringkali didorong oleh peran generasi muda dan program pelatihan kewirausahaan digital. Keunggulan kompetitif yang diperoleh bersumber dari penciptaan nilai tambah yang unik dan kemampuan untuk memperluas jangkauan pasar secara masif. Namun, tantangan berupa kesenjangan infrastruktur digital dan literasi yang rendah masih menjadi hambatan utama. Kewirausahaan yang didorong oleh inovasi teknologi adalah prasyarat bagi UMKM untuk tidak hanya survive, tetapi juga unggul secara kompetitif di era digital. Diperlukan kolaborasi multi-pihak untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan digital melalui kebijakan dukungan, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, dan penyediaan akses teknologi yang merata.
Peran kewirausahaan dan Pembangunan Ekonomi Indonesia : Tinjauan Literatur dan Implikasi Kebijakan Fatonah , Feti; Sipayung, Gusti Sectiorita; Pjt, Juan Hasudungan; Rizky, Kurniawan; Raja, Vovi Azepi G. Soeka; Aldani, Wardan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5870

Abstract

Kewirausahaan dianggap sebagai pendorong utama Pembangunan ekonomi, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kewirausahaan dalam memajukan perekonomian Indonesia melalui penciptaan lapangan kerja, inovasi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menggunakan metode studi literatur kualitatif, data dikumpulkan dari jurnal ilmiah, buku, dan laporan resmi. Temuan utama menunjukkan bahwa kewirausahaan tidak hanya mengurangi pengangguran tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor usaha kecil dan menengah (UKM). Di Indonesia, rasio entrepreneur telah meningkat menjadi 3,1% pada 2017, meskipun masih tertinggal dari negara tetangga. Implikasi kebijakan mencakup sinergi antara keluarga, pendidikan, dan pemerintah untuk menumbuhkan jiwa usaha kreatif.
Pengaruh Program Pembelajaran Kewirausahaan Terhadap Minat Pendirian Startup Jasa Teknis di Kalangan Teknisi Bandara Fatonah, Feti; S, Priyohutomo Agung; Baihaki, Rifki; Adriyono, Irhas; Gustan N, Hanzalah; Harpa F, Fernanda
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5872

Abstract

The study purpose was to analyze and test the influence of entrepreneurship learning programs on the increase in interest in establishing technical service startups among airport technicians. The aviation sector requires continuous innovation, and technicians, with their profound technical expertise, possess significant potential to become entrepreneurs (technopreneurs). However, they often lack business orientation. Materials and methods. The research method used is quantitative with a survey approach, involving a random sample of airport technicians who have participated in entrepreneurship learning programs (such as business training, startup ideology workshops, and feasibility studies). Data were collected through structured questionnaires and analyzed using simple linear regression. Results. The results show a positive and significant influence of the entrepreneurship learning program variable on the interest in establishing technical service startups. Effective learning, particularly that which emphasizes market opportunity identification, risk management, and business model formulation, significantly increases the self-confidence and intention of technicians to transition from technical employees to owners of aviation technical service businesses (such as independent Maintenance, Repair, and Overhaul services, or drone-based airport technology solutions). Conclusions. These findings recommend the necessity of a more comprehensive integration of practical entrepreneurship material into vocational education curricula and professional development programs for airport technicians.