cover
Contact Name
Frizqa Ervina
Contact Email
jurnal.maras@gmail.com
Phone
+6281918012232
Journal Mail Official
jurnal.maras@gmail.com
Editorial Address
Lumbung Pare Cendekia Jl. Raya Praya-Mantang KM.07 Aik Mual, Lombok Tengah - NTB 83511 email : jurnal.maras@gmail.com
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin
Published by Lumbung Pare Cendekia
ISSN : 2987811x     EISSN : 2987811x     DOI : https://doi.org/10.60126/maras
MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin is a peer-review journal that could be access to the public, published by Lumbung Pare Cendekia. This journal is published four issue a year, every month with online version of E-ISSN: 2987-811X. MARAS provides a platform for researchers, academics, professionals, practitioners and students to embed and share knowledge in the form of empirical and theoretical research papers, case studies, literature reviews and book reviews related to multidisciplinary research. MARAS welcomes and recognizes high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, literature reviews, book reviews, conceptual frameworks, analysis and simulation models, technical notes related to research from researchers, academics, professionals, practitioners, and students.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 527 Documents
Analisis Penerapan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka di SDN-SN Pengambangan 5 Nurhaliza, Resty; Pratidina, Nadiya Anisa; Hafizhah, Hafizhah; Azzahra, Putri Natasya; Widyatmoko, Suryo; Aslamiah, Aslamiah; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i2.334

Abstract

Pendidikan di Indonesia mengalami perubahan kurikulum secara berkala, dengan tujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang kompeten. Dua kurikulum yang baru-baru ini diterapkan di Indonesia adalah kurikulum 2013 dan kurikulum merdeka. Artikel ini ditulis bertujuan untuk menelaah penerapan kurikulum 2013 dan kurikulum merdeka. Kajian ini dilakukan dengan menganalisis berbagai literatur, data statistik, dan hasil penelitian terkait dengan implementasi kedua kurikulum tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Subjek penelitian adalah sekolah yang menerapkan kurikulum 2013 dan kurikulum merdeka dan disini kami melakukan studi kasus ke SDN-SN Pengambangan 5. Penelitian ini menemukan bahwa kedua kurikulum memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kurikulum 2013 terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dalam beberapa mata pelajaran, namun pelaksanaannya masih terkendala oleh beberapa faktor, seperti beban belajar yang tinggi dan kurangnya kesiapan guru. Kurikulum merdeka memiliki kekurangan kebanyakan hanya pada personal gurunya saja yang kurang paham, namun dalam keseluruhan di Kurikulum merdeka guru dan sekolah memiliki kebebasan tersendiri baik untuk sekolah dan guru menentukan metode pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan dan minat peserta didik. Sehingga peserta didik dapat belajar sesuai bidang mereka. Tentu kurikulum baru hadir untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.
Dampak Peralihan Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka Belajar Terhadap Minat Belajar Siswa di SDN Antasan Kecil Timur 3 Banjarmasin Amalia, Rosida; Febrianasari, Dewi; Pratiwi, Diani Ayu; Aslamiah, Aslamiah; Maulana, Muhammad Rasyid; Maidah, Titania Qhaifa; Syifa, Novanda Fara
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i2.337

Abstract

Kurikulum merdeka belajar, yang diperkenalkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, bertujuan untuk memenuhi tuntutan zaman dan situasi terkini dengan memberikan kebebasan lebih kepada siswa dan guru dalam menentukan metode dan materi pembelajaran yang paling sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevalusasi dampak implementasi kurikulum merdeka belajar terhadap minat belajar siswa di SDN Antasan Kecil Timur 3. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Setting penelitian adalah SDN Antasan Kecil Timur 3. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh siswa, guru, dan orang tua siswa di SDN Antasan Kecil Timur 3. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling, di mana kelas I dan IV yang sudah menerapkan kurikulum merdeka dijadikan fokus utama. Hasil penelitian menunjukkan peralihan dari kurikulum 2013 ke kurikulum merdeka belajar di SDN Antasan Kecil Timur 3 telah memberikan dampak positif terhadap minat belajar siswa, meskipun dihadapkan dengan berbagai tantangan adaptasi. Peningkatan minat dan motivasi siswa terlihat dari metode pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan, seperti ice breaking dan proyek kreatif yang relevan dengan kehidupan mereka sehari-hari. Siswa lebih antusias dan terlibat dalam proses belajar, menunjukkan peningkatan dalam keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif. Namun, tantangan seperti kesulitan adaptasi guru terhadap kurikulum baru dan kurangnya dukungan dari orang tua masih perlu diatasi.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan Pendekatan Saintifik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII di SMP Negeri 2 Madiun Septiyanto, Aprisia; Setyansah, Reza Kusuma; Putra, Agung Agustin Dwi
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i2.338

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Saintifik bisa meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Madiun di tahun ajaran 2023/2024. Pembelajaran di SMP Negeri 2 Madiun masih didominasi oleh model pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru. Hal tersebut menyebabkan siswa jenuh dan tidak termotivasi dalam belajar. Akibatnya, hasil belajar siswa masih belum mencapai target yang diinginkan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang memakai analisis kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yakni melalui lembar observasi dan soal posttest. Hasil penelitian ini didukung dengan hasil persentase nilai ketuntasan prasiklus hanya 25%, di mana presentase ketuntasan tersebut diakibatkan karena guru belum melaksanakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Saintifik. Kemudian sesudah guru menerapkan model dan pendekatan tersebut, didapatkan peningkatan pada hasil belajar yakni pada siklus I memiliki persentase ketuntasan 53,12% dan di siklus II meningkat lagi dengan presentase 90,62%. Berdasarkan hasil yang dilakukan didapatkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Saintifik mampu membuat dampak positif pada hasil belajar siswa di SMPN 2 Madiun.
Peran Sekolah dan Guru Penggerak dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Sungai Andai 3 Maulidina, Dwi Meilana; Pratiwi, Diani Ayu; Aslamiah, Aslamiah; Salma, Salma; Latifatunnisa, Latifatunnisa; Nugroho, Irmawati Eko Pratiwi; Apriliani, Eka Diah Nur; Syarifudin, Ahmad
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i2.339

Abstract

Kurikulum merdeka memberikan otonomi lebih luas kepada sekolah dan guru dalam merancang pembelajaran yang berpusat pada murid. Untuk itu, diperlukan peran strategis sekolah dan guru penggerak dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Sekolah dan Guru Penggerak SDN Sungai Andai 3 dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah Penggerak SDN Sungai Andai 3 memainkan peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung implementasi kurikulum merdeka. Peran tersebut diwujudkan melalui pengembangan visi, misi, dan tujuan sekolah yang berorientasi pada murid, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung pembelajaran, pemberian pelatihan dan pengembangan kompetensi guru, pemberian pendampingan dan supervisi kepada guru dalam melaksanakan pembelajaran. Guru penggerak di SDN Sungai Andai 3 juga menunjukkan peran aktif dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka. Peran tersebut diwujudkan melalui rancangan pembelajaran yang berpusat pada murid, melaksanakan pembelajaran yang kreatif dan inovatif, menilai pembelajaran secara autentik serta berkolaborasi dengan rekan guru dan orang tua murid.
Kesiapan Guru dalam Peralihan Dari Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka di SDN Teluk Tiram 1 Nupita, Rika; Pratiwi, Diani Ayu; Aslamiah, Aslamiah; Putri, Dela Nesia; Al-Qibthia, Vidianata; Suryani, Susantika; Wihandarti, Aura Permata
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i2.341

Abstract

Kesiapan guru khususnya dalam proses pembelajaran yang efektif yakni mengajar yang jelas, menggunakan variasi strategi dan metode pembelajaran, menggunakan variasi media pembelajaran, memberdayakan peserta didik, antusiasme dalam pembelajaran dan lain sebagainya. Di SDN Teluk Tiram 1 salah satu tantangan yang difokuskan adalah kesiapan guru dalam memahami dan mengimplementasikan kurikulum baru. Banyak guru yang belum paham dengan peralihan dari kurikulum 2013 ke kurikulum merdeka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesiapan guru dalam peralihan kurikulum 2013 menuju kurikulum merdeka dengan menggunakan metode studi kasus, karena memungkinkan pemahaman mendalam tentang masalah yang dihadapi individu atau kelompok dalam konteks spesifik. Metode ini bertujuan untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai kesiapan guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka. Berdasarkan penelitian, diketahui bahwa para guru sudah cukup baik dalam melakukan kesiapan proses pembelajaran yaitu sesuai dengan struktur kurikulum merdeka terkait dengan kesiapan proses pembelajaran untuk meningkatkan kesiapan guru dalam proses pembelajaran dilakukan dengan mengembangkan personal diri gurunya sendiri dan melakukan evaluasi pada gurunya. Kesiapan guru dalam penerapan kurikulum merdeka dilihat dari hasil wawancara sesuai dengan 8 indikator penerapan kurikulum merdeka yang menunjukkan bahwa pada secara keseluruhan guru masih belum siap dalam menerapkan kurikulum merdeka tetapi para guru terus berusaha mengembangkan personal diri sendiri dan mengevaluasi kemampuannya.
Potret Kurikulum Merdeka sebagai Paradigma Baru di SDN Alalak Selatan 1 Banjarmasin Amanda, Larasati; Nadia, Ira; Sauqi, Ahmad; Ilmi, Muhammad Zainal; Nurliani, Putri; Safira, Hikmah; Utami, Rizki Tria; Pratiwi, Diani Ayu; Aslamiah, Aslamiah
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i2.342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan, kelebihan dan kekurangan, kesiapan guru, dan kendala dalam penerapan kurikulum merdeka sebagai paradigma baru di SDN Alalak Selatan 1 Banjarmasin. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara dengan kepala sekolah dan guru, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kurikulum baru yaitu kurikulum merdeka di SDN Alalak Selatan 1 Banjarmasin difokuskan pada kelas 1 dan kelas 4 sesuai dengan kebijakan pemerintah. Dalam penerapan kurikulum merdeka sebagai paradigma baru dapat dikatakan sudah mulai terealisasi dengan baik terlihat pada kesiapan guru dalam penyelenggaraan kurikulum merdeka. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga tentang penerapan Kurikulum Merdeka di tingkat Sekolah Dasar. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya kurikulum untuk memenuhi kebutuhan siswa, serta peran penting guru dalam menerapkan perubahan kurikulum. Kesimpulannya, kurikulum merdeka memiliki potensi besar sebagai paradigma baru dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat dasar.
Penerapan Kurikulum Merdeka di Kelas IV SDN Alalak Utara 1 Malanita, Evatriana; Ummi, Laila Nur; Aslamiah, Aslamiah; Pratiwi, Diani Ayu; Oktaviana, Nurhaliza; Ihsan, Muhammad; Rachmayantie, Alfia Nanda
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i2.344

Abstract

Kurikulum merdeka merupakan penyempurnaan dari kurikulum 2013, yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan memberikan kebebasan lebih kepada guru dalam menentukan metode dan materi ajar yang sesuai dengan kebutuhan dan minat siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan kurikulum merdeka di kelas IV SDN Alalak Utara 1.  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif untuk menggambarkan penerapan kurikulum merdeka, termasuk kesiapan guru dalam penerapan, tantangan yang dihadapi, serta kelebihan dan kekurangan kurikulum tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat tantangan dalam implementasi, kurikulum merdeka berhasil memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan relevan bagi siswa. Kesiapan guru juga menjadi faktor penting dalam kesuksesan kurikulum ini, dengan berbagai bentuk asesmen yang dilakukan untuk mendukung proses pembelajaran. Studi ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengembangan kurikulum di masa depan serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan di sekolah dasar.
Tranformasi Kurikulum 2013 Menuju Kurikulum Merdeka Di SDN Pasar Lama 6 Banjarmasin Marliah; Ridhati, Noor Hidayah; Rahmah, Siti; Fauziah, Dina; Munir, Muhammad Misbahul; Aslamiah, Aslamiah; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i3.345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengamati implementasi kurikulum di SDN Pasar Lama 6 Banjarmasin. Tujuan utama observasi ini adalah untuk mengetahui kurikulum yang digunakan, memahami bagaimana kurikulum diterapkan, dan mengevaluasi persiapan guru dalam menyusun penilaian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi langsung dan wawancara dengan pihak sekolah. Hasil observasi menunjukkan bahwa SDN Pasar Lama 6 Banjarmasin telah menerapkan kurikulum merdeka untuk beradaptasi dengan perubahan kebijakan pendidikan nasional. Implementasi kurikulum ini telah dilakukan dengan cukup baik, namun guru masih menemui beberapa kendala dalam proses implementasi dan evaluasi. Penelitian ini memberikan informasi penting bagi pengembangan kurikulum di sekolah dasar dan dapat menjadi landasan untuk lebih meningkatkan pelaksanaan kurikulum Merdeka. Artikel ini mengkaji transformasi kurikulum di SDN Pasar Lama 6 dengan judul "Transformasi Kurikulum 2013 Menuju Kurikulum Merdeka di SDN Pasar Lama 6 Banjarmasin" dengan tujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar dan mengembangkan potensi peserta didik secara secara komprehensif.
Analisis Kesiapan Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Kuin Utara 6 Aisyah, Della; Hayati, Hikmah; Raihan, Muhammad; Fathonah, Sharida Ratri; Maulida, Rahmi; Marini, Fika; Hidayatullah, Muhammad; Aslamiah, Aslamiah; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i3.346

Abstract

Dalam penelitian ini akan dianalisis persiapan guru dalam mengimplementasikan kurikulum yang diterapkan sekolah SDN Kuin Utara 6. Kurikulum otonom masih membutuhkan banyak pelatihan dan pengetahuan tambahan, terutama persiapan untuk adaptasi teknologi, yang membutuhkan pemahaman literasi digital baik dari instruktur maupun siswa. Metodologi penelitian ini menggabungkan pendekatan kualitatif dengan kerangka deskriptif. Studi ini dilakukan di lokasi SD Negeri Kuin Utara 6 Banjarmasin, sedangkan informan pada penelitian ini adalah dua orang pendidik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tindakan yang diambil di penerapan merdeka belajar pertama-tama melakukan assessment awal guna untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa. Dalam kegiatan belajar proses yang harus diperhatikan yaitu perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Kemudian hal yang perlu dipersiapkan guru dalam penerapan kurikulum merdeka di sekolah ini di antaranya materi ajar, pembelajaran berdiferensiasi, bahan ajar yang berupa buku dan modul, dan lain sebagainya. Hasil penelitian bahwa menyatakan kesiapan sekolah SDN Kuin Utara 6 sebesar 75% untuk mengimplementasikan kurikulum merdeka pada tahun ajaran mendatang 2024-2025. Kesiapan tersebut mencakup kesiapan sekolah beserta seluruh perangkat di dalamnya.
Hambatan Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Alalak Tengah 4 Rahmadani, Amira Puput; Ramadhanie, Annisa; Pratama, Candra Eka; Maulida, Rahmi; Nur, Siti Hasny; Aslamiah, Aslamiah; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i3.347

Abstract

Perubahan kurikulum dari yang kurikulum 2013 menjadi kurikulum merdeka membuat tantangan bagi beberapa sekolah dasar, dengan adanya perubahan kurikulum ini menjadi hambatan bagi SDN Alalak Tengah 4 dalam proses belajar mengajar. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji lebih dalam tentang hambatan yang dihadapi oleh SDN Alalak Tengah 4 dalam penerapan kurikulum merdeka. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode kualitatif dengan teknik wawancara dengan beberapa warga sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan dari implementasi kurikulum merdeka di SDN Alalak Tengah 4 adalah dari segi pemahaman, keterampilan, dan kesiapan guru. Sarana prasarana dan sumber daya manusia yang kurang dalam teknologi juga menjadi hambatan yang terjadi pada saat penerapan kurikulum merdeka. Hal tersebut dapat diatasi dengan seorang guru yang selalu belajar mengenai penerapan kurikulum merdeka dan sesama guru yang saling membantu ketika ada guru yang tidak bisa menggunakan teknologi.