cover
Contact Name
Frizqa Ervina
Contact Email
jurnal.maras@gmail.com
Phone
+6281918012232
Journal Mail Official
jurnal.maras@gmail.com
Editorial Address
Lumbung Pare Cendekia Jl. Raya Praya-Mantang KM.07 Aik Mual, Lombok Tengah - NTB 83511 email : jurnal.maras@gmail.com
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin
Published by Lumbung Pare Cendekia
ISSN : 2987811x     EISSN : 2987811x     DOI : https://doi.org/10.60126/maras
MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin is a peer-review journal that could be access to the public, published by Lumbung Pare Cendekia. This journal is published four issue a year, every month with online version of E-ISSN: 2987-811X. MARAS provides a platform for researchers, academics, professionals, practitioners and students to embed and share knowledge in the form of empirical and theoretical research papers, case studies, literature reviews and book reviews related to multidisciplinary research. MARAS welcomes and recognizes high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, literature reviews, book reviews, conceptual frameworks, analysis and simulation models, technical notes related to research from researchers, academics, professionals, practitioners, and students.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 527 Documents
Transformasi Pendidikan Melalui Kurikulum Merdeka di SDN Antasan Besar 7 Banjarmasin Akrimna; Aslamiah, Aslamiah; Pratiwi, Diani Ayu; Rivada, Feby Suci Firly Amanda; Anshari, Muhammad Hafiz; Ramadhayanti, Novia; Damayanti, Salsabilla Putri; Nazmiatun, Siti Purida
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i3.349

Abstract

Kurikulum adalah sebuah kerangka yang terdiri dari berbagai aspek yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran di sekolah, yang mencakup susunan mata pelajaran, sistem pelaksanaan asesmen, dan teknik penilaian yang dapat dipahami oleh siswa dan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kurikulum yang digunakan dan untuk mengetahui penerapan kurikulum di SDN Antasan Besar 7 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, observasi, wawancara dan studi pustaka. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun ajaran 2023/2024 ini di SDN Antasan Besar 7 Banjarmasin menerapkan kurikulum merdeka hanya pada kelas 1 dan kelas 4. Meski demikian, penerapan kurikulum merdeka tetap dapat berjalan dengan baik karena berkat adanya kerja sama dari berbagai elemen sekolah.
Dinamika Implementasi Kurikulum Merdeka di SD Negeri Karang Mekar 9 Safitri, Deta; Dewi, Ruspita; Jati, Danang Kuncoro; Rahmah, Siti; Dewi, Ratri Nur Kusuma; Putri, Dinda Azahra; Budianti, Selvany Ayu; Pratiwi, Diani Ayu; Aslamiah, Aslamiah
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i3.351

Abstract

Kurikulum merdeka diusung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengatasi learning loss yang dialami siswa pasca pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi kurikulum merdeka di SD Negeri Karang Mekar 9. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data berupa observasi dan wawancara secara mendalam. Penelitian ini memfokuskan pada pengalaman dan persepsi guru dan kepala sekolah mengenai penerapan kurikulum baru tersebut khususnya pada kelas 1 dan 4 yang sudah menggunakan kurikulum merdeka, sementara kelas lainnya masih menerapkan kurikulum 2013. Hasil wawancara menunjukkan bahwa penerapan kurikulum merdeka membawa perubahan yang signifikan dalam metode pengajaran, dengan penekanan pada pembentukan karakter dan kreativitas siswa. Guru dan sekolah menghadapi tantangan dalam adaptasi terhadap kurikulum baru ini, termasuk kebutuhan untuk memahami dan mempelajari tujuan serta cara kerja kurikulum merdeka. Melalui kelompok kerja guru, forum, diskusi, dan komunitas pembelajaran, guru diharapkan dapat berbagi praktik terbaik dan materi pembelajaran untuk mendukung implementasi kurikulum baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum merdeka di SD Negeri Karang Mekar 9 telah memberikan beberapa pencapaian, seperti aktivitas kelas yang lebih fleksibel dan pendekatan pengajaran yang berfokus pada pengembangan karakter, kompetensi, dan kreativitas siswa.
Menyongsong Kurikulum Merdeka: Pengimplementasian Profil Pelajar Pancasila dengan Pembelajaran Berdiferensiasi di SDN Kuin Utara 1 Fitriani, Agnesia; Surianyah, Ahmad; Aisyah, Aisyah; Pratiwi, Diani Ayu; Yuliana, Eka; Rifky, Muhammad; Darmawan, Muhammad Rifky; Zubaidah, Syifa Layli
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i3.352

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi profil pelajar Pancasila dengan adanya pembelajaran yang dilakukan melalui diferensiasi khusus di SDN Kuin Utara 1. Profil pelajar Pancasila saat ini menjadi titik fokus di kurikulum merdeka karena penguatan karakter generasi yang memahami akan nilai-nilai dari Pancasila. Sedangkan pada proses pembelajaran melalui diferensiasi yaitu pendidik dapat lebih memahami akan karakteristik yang berbeda-beda dari setiap peserta didiknya. Pada penelitian di SDN Kuin Utara 1 ini, menerapkan suatu kreativitas yang mendorong peserta didik terutama dengan pengerjaan proyek membuat hasta karya dari barang bekas. Penguatan profil pelajar Pancasila ini, dapat dikolaborasikan dengan pembelajaran diferensiasi untuk memaksimalkan proses pembelajaran yang terjadi di kelas. Tujuan kebijakan dari kurikulum merdeka adalah memberikan kemudahan terhadap pendidik di dalam menerapkan suatu proses pembelajaran yang lebih mendalam dan menyesuaikan dari setiap hal yang dibutuhkan oleh peserta didik berfokus pada profil pelajar Pancasila. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data, berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian kesiapan pendidik dalam pengimplementasian kurikulum merdeka lebih fleksibel untuk pembelajaran yang dilakukan di kelas karena dapat menyesuaikan kebutuhan dari peserta didik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode pengajaran berdiferensiasi di dalam pengimplementasian kurikulum merdeka dapat dikatakan efektif.
Implementasi Kurikulum Merdeka Terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa di SDN Alalak Tengah 2 Majidah, Nurul; Maulana, Akhmad; Nooraida, Dea; Yanti, Rahma; Mulyani, Sri; Rusda, Arini; Yuniar, Tya; Pratiwi, Diani Ayu; Aslamiah, Aslamiah
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i3.353

Abstract

Kurikulum merdeka, yang diperkenalkan oleh Mendikbud Nadiem Makarim pada tahun 2022, menandai langkah maju dalam transformasi pendidikan Indonesia. Dengan pendekatan kualitatif dan penelitian kepustakaan, penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh kurikulum ini terhadap pembelajaran dan kemampuan siswa. Kurikulum merdeka, sebagai konsep yang menekankan kebebasan berpikir dan inovasi, bertujuan untuk menciptakan siswa yang mampu memecahkan masalah dengan cepat, ringkas, dan tepat. Kurikulum ini menuntut guru untuk menjadi fasilitator pembelajaran yang mampu mengoptimalkan kreativitas siswa. Studi kasus dilakukan di SDN Alalak Tengah 2, menunjukkan bahwa implementasi kurikulum merdeka telah membawa perubahan dalam pendekatan pembelajaran, seperti penggunaan media visual dan audio serta penekanan pada pembelajaran mandiri. Namun, tantangan terjadi dalam penyesuaian siswa dengan kurikulum baru dan dalam penerapan metode pembelajaran yang berbeda. Guru memiliki peran kunci dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kreativitas siswa melalui tugas-tugas yang menantang dan umpan balik yang konstruktif kurikulum merdeka merupakan langkah awal dalam mewujudkan pendidikan yang lebih adaptif dan inovatif.
Langkah Menuju Merdeka: Pencapaian dan Penerapan Kurikulum Merdeka di SDN Sungai Miai 11 Kurniawati, Dewi; Aslamiah, Aslamiah; Indriyati; Akbar, Muhammad Rizki; Pratiwi, Diani Ayu; Nurkhalida, Nurkhalida; Syawaluna, Dea Annisa; Putri, Tiara Adelya; ‘Azizah, Nisma Aulia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i3.355

Abstract

Kurikulum pendidikan di Indonesia telah mengalami banyak perubahan, dengan tujuan memperbaiki sistem sebelumnya. Kurikulum merdeka, diluncurkan oleh Mendikbud Nadiem Makarim pada 2022, bertujuan untuk memberikan kebebasan kepada sekolah dan guru dalam mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan konteks lokal. Kurikulum ini menekankan pembelajaran aktif, berbasis proyek, dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memberikan gambaran rinci tentang pencapaian dan penerapan kurikulum merdeka. Melibatkan kepala sekolah dan guru yang memiliki pengalaman terkait, penelitian ini mengeksplorasi implementasi, tantangan, kelebihan, kekurangan, dan strategi kurikulum merdeka melalui wawancara mendalam dan analisis tematik. Meskipun penerapan kurikulum merdeka belum sepenuhnya optimal, banyak kendala yang dihadapi, terutama dalam hal penyesuaian guru dan siswa terhadap struktur baru kurikulum serta dalam penyederhanaan mata pelajaran dan asesmen. Guru berusaha memberikan pemahaman kepada siswa dan orang tua bahwa sumber belajar tidak hanya terbatas pada buku teks, tetapi bisa berasal dari berbagai pengalaman sehari-hari penerapan kurikulum merdeka di SDN Sungai Miai 11 telah dilaksanakan selama sekitar 3 tahun sejak tahun ajaran 2021, dan secara bertahap melibatkan seluruh kelas mulai dari kelas I hingga VI. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kendala dalam implementasinya, terutama terkait dengan pemahaman guru terhadap konsep dan struktur kurikulum merdeka.
Analisis Kurikulum di SDN Alalak Utara 3 Banjarmasin: Observasi dan Implikasi untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran Kamil, Muhammad Fadhil; Safitri, Diana; Herdayanti, Siti; Agustin, Ila; Aryanti, Maulida; Maharani, Sofie Dhiya; Zahroh, Fatimah Az; Aslamiah, Aslamiah; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i3.356

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kurikulum yang diterapkan di SDN Alalak Utara 3 Banjarmasin dengan tujuan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam pelaksanaannya serta implikasi untuk peningkatan kualitas pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi langsung, wawancara dengan guru kelas dan kepala sekolah, serta analisis dokumen kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum yang dilaksanakan oleh sekolah saat ini sudah sesuai dengan standar pendidikan nasional, namun masih terdapat beberapa kendala dalam penerapannya, seperti keterbatasan sumber daya, sebagian guru belum siap dalam menerapkan kurikulum baru dikarenakan kurangnya pemahaman esensi dari kurikulum tersebut, dan kurangnya partisipasi aktif siswa dalam proses belajar mengajar. Sekolah melakukan beberapa strategi untuk peningkatan kualitas pembelajaran, termasuk peningkatan pelatihan guru, penyediaan sumber daya yang memadai, dan penerapan metode pembelajaran yang lebih partisipatif dan kontekstual untuk meningkatkan kualitas Pendidikan disekolah. Kesimpulannya, peningkatan kualitas pembelajaran di SDN Alalak Utara 3 dapat dicapai melalui penyesuaian kurikulum yang lebih responsif terhadap kebutuhan siswa dan dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan.
Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Pasar Lama 1 Ramadhani, Octavia; Sartika, Yana; Aulia, Syifa; Mawaly, Nanda Khairul; Marsanda, Annisa; Damayanti, Putri Dwiyana; Suriansyah, Ahmad; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i3.357

Abstract

Pandemi Covid-19 telah memicu perubahan besar di berbagai sektor, termasuk pendidikan. Keadaan darurat pandemi ini menimbulkan gangguan signifikan pada sistem pendidikan global, termasuk di Indonesia. UNESCO (2020) melaporkan bahwa saat puncak pandemi, sekitar 1,6 miliar pelajar di lebih dari 190 negara, atau sekitar 94 persen dari populasi siswa global, terdampak oleh penutupan lembaga pendidikan. Karena situasi yang mendadak ini, para guru dan administrator tidak siap dan harus segera membangun sistem pembelajaran jarak jauh darurat. Hal ini mengakibatkan peningkatan ketertinggalan pembelajaran (learning loss), terutama di kelas 1, setara dengan enam bulan untuk literasi dan lima bulan untuk numerasi. Sebagai respons, pemerintah Indonesia menerapkan kurikulum darurat dan kemudian kurikulum merdeka untuk mengatasi ketertinggalan tersebut. Kurikulum merdeka bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan karakteristik peserta didik, serta memberikan kebebasan bagi sekolah dan guru untuk merancang kurikulum yang sesuai. SDN Pasar Lama 1 Banjarmasin, sebagai salah satu sekolah penggerak, telah menerapkan kurikulum merdeka di kelas 1 dan 4. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui implementasi kurikulum merdeka di SDN Pasar Lama 1. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum merdeka di SDN Pasar Lama 1 telah berjalan dengan baik, dengan dukungan pelatihan dan bimbingan dari pemerintah. Namun, terdapat tantangan dalam penyesuaian antara kurikulum lama dan baru, meski perubahan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak terkait.
Implementasi Kesiapan Pendidik dalam Penerapan Kurikulum Merdeka di SDN Sungai Miai 4 Nisa, Hafidzatun; Ulya, Mery Arrizqa; Setiadi, Metta Caroline; Tahir, Muhammad; Amaliah, Nahdiatun; Norhayati, Norhayati; Aminah, Siti; Suriansyah, Ahmad; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i3.358

Abstract

Kurikulum adalah serangkaian rencana pembelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik melalui sekumpulan mata pelajaran untuk mencapai tujuan tertentu. Pengembangan kurikulum pendidikan di Indonesia sudah sampai hingga pada pengembangan kurikulum merdeka. Kurikulum ini merupakan pengembangan dan penerapan kurikulum darurat yang digagas sebagai respon terhadap dampak pandemi Covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi kurikulum merdeka serta bagaimana persiapan yang dilakukan di SDN Sungai Miai 4. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan melalui tiga cara yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan implementasi kesiapan pendidik dalam penerapan Kurikulum Merdeka di SDN Sungai Miai 4. Dari hasil Penelitian kami di SDN Sungai Miai 4, kurikulum merdeka Mulai diterapkan pada kelas 1 dan kelas 4, implementasi yang dilakukan adalah dengan cara berbagi dan bekerja sama dengan pendidik-pendidik yang ada, namun tentunya masih terdapat kekurangan dalam penerapannya.
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak SDIT Al Firdaus Banjarmasin Alpadhila, Gina; Husniyah, Husniyah; Perdana, Muhammad Satria Yuda; Khalizah, Nur; Shafitri, Pirda Rizki; Madina, Raudhatul; Suriansyah, Ahmad; Pratiwi, Diani Ayu
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i3.361

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui dan mengidentifikasi informasi tentang implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Penggerak SDIT Al Firdaus Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu menggambarkan suatu objek kondisi, dan penomena sesuai dengan kondisi alamiah atau riil tentang gambaran umum yang sistematis, rinci, faktual dan akurat. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kurikulum merdeka belajar di sekolah penggerak telah memasuki tahun ketiga dan sudah dilaksanakan secata optimal. Walaupun dalam pelaksanaannya masih mengalami beberapa kendala dan kekurangan. Kurikulum merdeka memberikan ruang bagi pendidik untuk berinovasi dalam kegiatan pembelajaran sehingga dapat lebih menyesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik. Temuan menunjukkan bahwa sekolah penggerak mampu mengembangkan kurikulum yang lebih kontekstual dan relevan dengan lingkungan sekitar, meningkatkan partisipasi aktif peserta didik dalam proses pembelajaran, dan mendorong keterlibatan pendidik dalam pengembangan professional. Secara keseluruhan, implementasi kurikulum merdeka belajar di sekolah penggerak menunjukkan potensi besar dalam memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia, namun memerlukan dukungan dan pembinaan yang konsisten agar dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Studi Kelayakan Bisnis Usaha Bakpao Fazura, Aurora; Husein, Alice Erni
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i3.365

Abstract

Peningkatan minat terhadap makanan tradisional belakangan ini telah memicu lahirnya berbagai inovasi kuliner yang menggabungkan tradisi dengan sentuhan modern. Bakpao, makanan asli negara Tiongkok ini telah merambah budaya kuliner Indonesia, juga mengalami lonjakan popularitas. Artikel ini membahas potensi pasar bakpao yang mengusung konsep sehat tanpa bahan pengawet, sebagai respons terhadap permintaan konsumen akan produk yang lebih alami dan bergizi. Melalui analisis SWOT dan evaluasi kelayakan usaha, penulis merancang strategi untuk menghadapi tantangan biaya produksi dan persaingan pasar yang ketat, serta memanfaatkan peluang dari sudut pandang pertumbuhan pasar dan inovasi produk. Melalui analisis SWOT, kekuatan seperti produk unik dan rasa yang berbeda, serta peluang dari tumbuhnya pasar bakpao dapat dimanfaatkan untuk mengatasi tantangan seperti biaya produksi dan kompetisi pasar yang ketat. Dimensi Kelayakan Usaha evaluasi secara menyeluruh terhadap kelayakan pasar, teknis, keuangan, operasional, hukum, dan lingkungan sosial budaya menjadi langkah penting dalam membangun fondasi yang solid bagi bisnis bakpao.