cover
Contact Name
Marthadiansyah
Contact Email
besiru.manggalajournal@gmail.com
Phone
+6281935181060
Journal Mail Official
besiru.manggalajournal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Merdeka Raya No.5, Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, NTB 83116, Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30319420     DOI : https://doi.org/10.62335/wwthcc37
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat is an academic journal organized and operated by LPP Manggala Institute which aims to publish conceptual thoughts or ideas and research findings that have been achieved in the field of community development and application of science and technology, including concepts, models, and its implementation as an effort to enhance community participation in development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 512 Documents
PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG JAMU KEBUGARAN YANG AMAN DAN TERSTANDARISASI SEBAGAI LANGKAH PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN OBAT TRADISIONAL DI KELURAHAN KAMBU Dian Munasari Solo; Asriullah Jabbar; Hasnawati Hasnawati; Fadhliyah Malik; La Ode Muhammad Fitrawan; Nasrudin Nasrudin; Rahmat Muliadi; Elvi Rahmayani; Nurlian Nurlian; Asrumin Asrumin; Asniar Pascayantri; Vica Aspadiah; Mubarak Mubarak; Muhammad Ilyas Y.
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i6.2618

Abstract

Obat tradisional (Jamu) tetap populer di Indonesia karena dianggap aman dan terjangkau. Namun, informasi yang keliru sering kali menyebabkan penggunaan yang tidak tepat serta kurangnya pemahaman mengenai manfaat kesehatan jangka panjang dan standar ilmiah yang berlaku. Di Kelurahan Kambu, pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan jamu yang aman dan terstandarisasi masih sangat terbatas. Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan jamu, sekaligus mendorong perilaku konsumsi herbal yang aman dan rasional sesuai dengan standar regulasi yang berlaku. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Kambu, Kendari, dengan menggunakan pendekatan kunjungan dari rumah ke rumah. Intervensi yang diberikan meliputi ceramah interaktif, diskusi, serta pembagian leaflet informatif kepada 14 responden. Materi edukasi mencakup identifikasi jamu, teknik produksi yang terstandarisasi (CPOTB), serta protokol "CEK KLIK" (Cek Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa). Program ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan herbal seperti kunyit, jahe, madu, dan meniran menjadi minuman kebugaran yang aman. Para peserta memperoleh wawasan mengenai takaran, standar keamanan, serta cara memverifikasi registrasi produk melalui kanal resmi BPOM. Integrasi kearifan lokal dengan pendekatan ilmiah terbukti efektif dalam memperkuat kesadaran masyarakat terhadap penggunaan obat tradisional yang aman dan rasional.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENGELOLAAN KEUANGAN UNTUK USAHA YANG MEMILIKI LEBIH DARI SATU JENIS USAHA SECARA EFEKTIF Febrina Nafasati Prihantini; Dian Indudewi; Alfa Vivianita; Anantya Roestanto
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i6.2626

Abstract

Seiring dengan perkembangan pesat dunia bisnis, semakin banyak pelaku usaha yang memilih untuk mendiversifikasi jenis usaha yang mereka jalankan. Diversifikasi usaha, yang mencakup pengelolaan lebih dari satu bidang usaha, seringkali dipilih dengan tujuan untuk mengurangi risiko, memperluas pasar, dan meningkatkan potensi keuntungan. Pengelolaan yang tidak optimal dapat memengaruhi keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis secara keseluruhan. Tanpa adanya pemisahan yang jelas antara arus kas masing-masing usaha, pelaku UMKM dapat kesulitan dalam memantau kesehatan finansial dari setiap usaha yang mereka kelola. Mengingat pentingnya aspek pengelolaan keuangan yang terstruktur, pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan bagaimana melakukan pengelolaan keuangan pada usaha yang memiliki lebih dari satu jenis usaha. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah pelaku usaha memiliki pemahaman yang baik bahwa perlu adanya pegelolaan keuangan yang terpisah untuk masing-masing jenis usaha yang dijalankan. Pemisahan ini bertujuan agar diperoleh informasi yang akurat terkait keuntungan yang dimiliki oleh masing-masing usaha sebagai landasan untuk proses pengambilan keputusan.
PENGUATAN KAPASITAS UMKM BERBASIS GREEN ECONOMY UNTUK MENDORONG DAYA SAING DAN KEBERLANJUTAN EKONOMI LOKAL DI KELURAHAN MANGUNSARI, KOTA SEMARANG Tri Widayati; Khamimah Khamimah; Galuh Juniarto; Andalan Tri Ratnawati; Suparmi Suparmi; Rr. Suprantiningrum
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i6.2627

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, serta mendukung pemerataan pendapatan masyarakat. Namun, perkembangan UMKM saat ini menghadapi berbagai tantangan, seperti persaingan usaha yang semakin ketat,  rendahnya pemanfaatan teknologi digital, serta minimnya penerapan prinsip keberlanjutan dalam kegiatan usaha. Konsep green economy menjadi salah satu pendekatan yang relevan untuk mendukung keberlanjutan UMKM melalui penggunaan bahan ramah lingkungan, pengurangan limbah, dan penguatan daya saing usaha. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM berbasis green economy di Kelurahan Mangunsari, Kota Semarang. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan terhadap pelaku UMKM. Materi yang diberikan mencakup pengelolaan usaha berkelanjutan, digital marketing, inovasi produk ramah lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai green economy, peningkatan kemampuan pemasaran digital, serta meningkatnya kesadaran pelaku UMKM terhadap keberlanjutan usaha. Program ini diharapkan mampu mendorong terbentuknya UMKM yang lebih adaptif, kompetitif, dan berkelanjutan dalam mendukung ekonomi lokal
SOSIALISASI GENERASI MUDA ANTI GENG MOTOR, DAN ANTI KENAKALAN REMAJA  BAGI ANAK SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KOTA MEDAN Budiman Purba; Afriadi Amin; Muya Syaroh Iwanda Lubis
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i6.2631

Abstract

Fenomena geng motor dan tindakan tidak sopan di kalangan remaja adalah salah satu isu sosial yang bisa mengganggu pertumbuhan karakter, keamanan, serta masa depan para pemuda. Remaja adalah kelompok usia yang sedang mencari jati diri dan mudah terpengaruh oleh lingkungan sekitar yang tidak baik, seperti ikut geng motor, menggunakan media sosial secara salah, bertengkar, dihina, dan melakukan tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan nilai baik. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pencegahan dengan cara memberikan sosialisasi yang dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman remaja tentang dampak buruk dari perilaku tersebut. Kegiatan sosialisasi yang dilakukan kepada para siswa di sekolah Medan bertujuan untuk memberi pemahaman tentang bahaya geng motor dan tindakan kenakalan remaja. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, serta membentuk karakter positif bagi para pelajar. Aktivitas dilaksanakan dengan cara memberikan materi, berdiskusi secara aktif, menonton video penjelasan, dan melakukan sesi tanya jawab. Materi yang dibahas mencakup pengertian serta berbagai jenis kenakalan remaja, sebab-sebab yang membuat remaja terlibat dalam geng motor, dampak hukum dan sosial yang terjadi, serta cara-cara untuk membangun pergaulan yang baik dan bermanfaat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai risiko dan konsekuensi dari keterlibatan dalam geng motor maupun perilaku kenakalan remaja. Selain itu, peserta menunjukkan sikap yang lebih positif terhadap pentingnya menjaga pergaulan, menaati norma sosial, serta mengembangkan potensi diri melalui kegiatan yang bermanfaat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah preventif dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan bebas dari pengaruh negatif lingkungan.
EDUKASI BERBASIS SEJARAH SIKAT GIGI UNTUK MENUMBUHKAN KEBIASAAN MENYIKAT GIGI YANG BENAR PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI SD NEGERI 25 KOTA TERNATE Lucia Arter Lintang Gritantin; Dhini Yustia Widhyah Saputri; Krida Amalia Husna; Zulhajnie W. Limpas
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i6.2633

Abstract

Oral and dental health is an essential component of developing clean and healthy living behaviors, particularly among elementary school children. However, limited awareness and understanding of proper dental care remain common issues in primary education settings. This Community Service Program aims to enhance elementary school students’ knowledge and awareness of dental health through an educational approach based on the history and development of toothbrushes. The activity was conducted using interactive learning methods supported by visual media such as posters, toothbrush teaching aids, and educational games to encourage active student participation. The results indicate that students showed high enthusiasm and demonstrated improved understanding of the history of toothbrushes, the function of toothbrushing, and the importance of maintaining oral hygiene from an early age. This program demonstrates that a history-based, visually engaging, and interactive learning approach is effective as a dental health education medium for elementary school students and has the potential to be implemented sustainably within school environments.
PENINGKATAN LITERASI DIGITAL MELALUI SOSIALISASI MEDIA INTERAKTIF DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SD 3 INPRES TONDO Danti Indriastuti Purnamasari; Rangga Putera Boroallo; Isra Alya Albia
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i6.2638

Abstract

Teachers’ digital literacy has become an important need in elementary science learning because science materials require visualization, interaction, and clear concept presentation for students. This community service activity aimed to improve teachers’ understanding at SD 3 Inpres Tondo regarding the use of interactive digital media in science learning. The activity used an educational, participatory, and applicative socialization method through material presentation, introduction of digital media examples, discussion, reflection, and simple evaluation. The results showed that teachers gained initial understanding of digital literacy concepts, types of interactive digital media, and principles for selecting media that align with science learning objectives. This activity also increased teachers’ awareness that technology should be used pedagogically, not merely as a display tool. This community service contributes as an initial basis for strengthening teachers’ capacity through more practical follow-up training.
SOSIALISASI GOLONGAN OBAT NAPZA PADA ANAK USIA REMAJA DALAM RANGKA PENCEGAHAN KURIR PEREDARAN NARKOBA DI LINGKUNGANSEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 20 KENDARI Nurramadhani A. Sida; Sabarudin; Mulyono; Andi Hikma Jaya; Evi Silvia; Risqa Mutiara Rustan; Wa Ode Nur Asriani Sirza
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 7 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juli 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i7.2652

Abstract

Penyalahgunaan narkotika, zat psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA) merupakan masalah serius yang mengancam kesehatan, pendidikan, dan masa depan generasi muda. Secara global, jumlah pengguna narkoba dilaporkan melebihi 296 juta, sementara di Sulawesi Tenggara, tercatat 374 kasus kriminal terkait narkoba yang melibatkan 459 tersangka pada tahun 2025. Kota Kendari merupakan daerah yang membutuhkan perhatian, karena prevalensi penyalahgunaan narkoba diperkirakan mencapai 1% dari populasi. Ancaman ini juga menargetkan lingkungan pendidikan, termasuk keterlibatan siswa dalam penyalahgunaan zat psikoaktif baru dan metode distribusinya melalui sistem “tempel”. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendidik siswa SMP 20 Kendari tentang bahaya NAPZA dari perspektif hukum berdasarkan Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 dan dampak kesehatannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan pendidikan partisipatif melalui konseling interaktif, diskusi, analisis kasus, dan simulasi penolakan tekanan teman sebaya. Selama kegiatan tersebut, siswa menunjukkan keterlibatan aktif melalui pertanyaan, tanggapan, dan partisipasi dalam simulasi. Materi yang disajikan mencakup jenis-jenis NAPZA, dampak kesehatan, konsekuensi hukum, dan taktik manipulasi para pengedar. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan partisipatif dapat digunakan sebagai strategi promotif dan preventif untuk memperkuat kewaspadaan siswa terhadap penyalahgunaan NAPZA.
PELATIHAN DIGITAL MARKETING DAN OPTIMALISASI MEDIA SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN UMKM DI KABUPATEN SIDOARJO Abdullah Zailani
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i6.2655

Abstract

The development of digital technology has transformed marketing patterns from conventional to digital-based. However, many Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are still unable to optimally utilize digital media to increase sales and expand market reach. This community service activity aims to improve the competence of MSMEs in utilizing digital marketing and social media as a means of product promotion. The activity implementation methods include initial observation, training, mentoring, digital marketing content creation practices, and evaluation of activity results. The activity participated in 30 MSMEs operating in the culinary, fashion, and handicraft sectors in Sidoarjo Regency. The material provided covered digital marketing concepts, marketing strategies through social media, techniques for creating engaging content, using business features on Instagram and Facebook, and optimizing WhatsApp Business. The activity results showed an increase in participants' understanding of digital marketing from an average pre-test score of 58.4 to 84.7 in the post-test. In addition, participants were able to create more professional business accounts, compile content calendars, and implement digital marketing strategies independently. This activity has had a positive impact on improving MSME marketing capabilities and is expected to support increased business competitiveness in the digital era.
EFEKTIVITAS EDUKASI GERAKAN PANGAN AMAN DI SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN LITERASI FOODBORNE DISEASE Ruslin Ruslin; Asniar Pascayantri; Asriullah Jabbar; Nasrudin Nasrudin; Aisyah Nelpin Mangidi; Endang Endang; Mozarivky Salsabilla Javanni; Rahma Nur Aliza; Wa Ode Amanah; Mubarak Mubarak; Wa Ode Mulyana; Muhammad Ilyas Y
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i6.2663

Abstract

Foodborne disease merupakan masalah kesehatan akibat konsumsi pangan yang tidak aman dan berisiko pada anak usia sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pencegahan foodborne disease melalui implementasi Gerakan Pangan Aman di Sekolah di SMP Negeri 24 Konawe Selatan. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan interaktif, edukasi konsep Cek KLIK, serta evaluasi menggunakan instrumen pretest dan posttest pada 35 siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil uji Shapiro–Wilk menunjukkan data tidak berdistribusi normal (p<0,05), sehingga perbedaan skor dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 2,06 menjadi 5,83, sedangkan persentase tingkat pengetahuan meningkat dari 34,33% menjadi 97,17%. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah edukasi (p<0,001), dengan nilai normalized gain sebesar 0,96 yang termasuk kategori tinggi. Program ini efektif meningkatkan pengetahuan keamanan pangan siswa dan perlu dilaksanakan secara berkelanjutan.
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU-IBU TENTANG BAHAN BERBAHAYA DALAM KOSMETIK DAN CARA MEMILIH PRODUK AMAN Vica Aspadiah; Fery Indradewi Armadany; Erniyanti Erniyanti; Ratna Ratna; Anawula Mengga; Muhammad Faiz Almath; Wa Ode Musdalifa
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i6.2674

Abstract

The widespread use of cosmetics among women has increased the risk of exposure to hazardous ingredients due to the circulation of illegal products. This community service activity aimed to improve the knowledge of women in Bungkutoko Village, Nambo District, Kendari City, regarding hazardous substances in cosmetics and how to select safe products. The activity employed a participatory educational approach through lectures, interactive discussions, leaflet distribution, and pretest-posttest evaluations. Twenty participants attended the program. The results showed that before counseling, 70% of participants had a low level of knowledge. After the educational intervention, 70% of participants achieved a good level of knowledge. These findings indicate that the counseling program effectively increased community awareness and understanding regarding the importance of choosing safe and legal cosmetic products.

Filter by Year

2024 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 3 No. 7 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juli 2026 Vol. 3 No. 6 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2026 Vol. 3 No. 5 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Mei 2026 Vol. 3 No. 4 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, April 2026 Vol. 3 No. 3 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Maret 2026 Vol. 3 No. 2 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Februari 2026 Vol. 3 No. 1 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari 2026 Vol. 2 No. 12 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2025 Vol. 2 No. 11 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, November 2025 Vol. 2 No. 10 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Oktober 2025 Vol. 2 No. 9 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, September 2025 Vol. 2 No. 8 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Agustus 2025 Vol. 2 No. 7 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juli 2025 Vol. 2 No. 6 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2025 Vol. 2 No. 5 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Mei 2025 Vol. 2 No. 4 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, April 2025 Vol. 2 No. 3 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Maret 2025 Vol. 2 No. 2 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Februari 2025 Vol. 2 No. 1 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari 2025 Vol. 1 No. 12 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2024 Vol. 1 No. 11 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, November 2024 Vol. 1 No. 10 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Oktober 2024 Vol. 1 No. 9 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, September 2024 Vol. 1 No. 8 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Agustus 2024 Vol. 1 No. 7 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juli 2024 Vol. 1 No. 6 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2024 Vol. 1 No. 5 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Mei 2024 Vol. 1 No. 4 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, April 2024 Vol. 1 No. 3 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Maret 2024 Vol. 1 No. 2 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Februari 2024 Vol. 1 No. 1 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari 2024 More Issue