cover
Contact Name
Muhammad Hadi Widanto
Contact Email
lppm@unsurya.ac.id
Phone
+6282113935439
Journal Mail Official
lppm@unsurya.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) 210 Kampus A Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma Jl. Protokol Halim Perdanakusuma - Komplek Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta - 13610
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bakti Dirgantara
ISSN : 30474310     EISSN : 30473578     DOI : https://doi.org/10.35968/9kycng41
Core Subject : Education,
Tujuan dari Jurnal Bakti Dirgantara adalah hasil dari pada penelitian yang kemudian di aplikasikan dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat dimana publikasi ilmiah yang fokus pada pengembangan dan penerapan pengetahuan serta keterampilan dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Jurnal Bakti Dirgantara dengan Scope meliputi : Ilmu Kedirgantaraan Ilmu Komputer Ilmu Teknik Ilmu Hukum, Ilmu Manajemen Ilmu Ekonomi Ilmu Sosial Ilmu Keperawatan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 41 Documents
Pelatihan Penyusunan Modul Praktikum Fisika Pada Guru SMK Gutama Jakarta dengan Memanfaatkan Artificial Intelligence Sari, Rafika Arum; Mufti Arifin; Syarifah Fairuza; Ade Julizar; Ericko Chandra Utama
Jurnal Bakti Dirgantara Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Bakti Dirgantara
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/h7saky24

Abstract

Peningkatan kualitas pembelajaran sains di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan tantangan yang mendesak, terutama dalam pengembangan modul praktikum yang relevan dan aplikatif. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan oleh Program Studi Teknik Penerbangan Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma sebagai respons terhadap kebutuhan guru dalam menyusun modul fisika yang inovatif dan sesuai dengan perkembangan teknologi. Tujuan dari PKM ini adalah memberikan pelatihan kepada guru-guru SMK Gutama Jakarta untuk menyusun modul praktikum fisika secara mandiri dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI), khususnya melalui pemanfaatan ChatGPT. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Desember 2024 dan diikuti oleh 7 guru bidang sains. Metode yang digunakan meliputi survei awal untuk pemetaan kebutuhan, pemaparan materi tentang pemanfaatan AI dalam pendidikan, serta praktik langsung penyusunan modul bertema kesetimbangan gaya dengan bimbingan instruktur. Hasil evaluasi melalui angket menunjukkan bahwa 66,7% peserta memberikan respon yang sangat positif terhadap pelatihan ini. Temuan ini menunjukkan bahwa teknologi AI, seperti ChatGPT, dapat menjadi solusi praktis dan efektif dalam mendukung guru menyusun modul praktikum yang kontekstual dan sesuai kebutuhan pembelajaran di lapangan.   Improving the quality of science education in vocational high schools (SMK) remains an urgent challenge, particularly in the development of relevant and applicable practicum modules. This community service program (PKM) was conducted by the Aeronautical Engineering Study Program at Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma in response to the need for teachers to independently develop innovative physics practicum modules aligned with current technological advancements. The primary objective of this PKM was to train science teachers at SMK Gutama Jakarta in utilizing artificial intelligence (AI), specifically ChatGPT, for the independent development of physics practicum modules. The activity was conducted in December 2024 and involved seven science teachers. The method included a preliminary needs assessment survey, presentation of AI applications in education, and hands-on practice in developing a practicum module on the topic of force equilibrium, guided by instructors. Evaluation results obtained through post-training questionnaires revealed that 66.7% of participants responded very positively to the training. These findings indicate that AI-based tools, such as ChatGPT, can serve as practical and effective solutions for assisting teachers in creating contextual and field-relevant practicum modules.
Sosialisasi Informasi Manajemen Administrasi Kelurahan Halim Perdanakusuma Cahaya, Yohanes Ferry; Pujiati, Herni; Isnanto, Samto Hadi; Yosepha, Sri Yanthy; Widana, I Dewa Ketut Kerta; Pamcasasti, Ranthy; Sidapung, Theresia Oktavia; Faisal, Ahmad; Siladjadja, Muljanto
Jurnal Bakti Dirgantara Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Bakti Dirgantara
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/m7r85388

Abstract

Pengelolaan administrasi kelurahan yang efisien merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kelurahan Halim Perdanakusuma menghadapi tantangan dalam pengelolaan administrasi yang masih manual dan terfragmentasi, yang mempengaruhi efektivitas pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, dilakukan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan Sistem Informasi Manajemen Administrasi (SIMA) di kelurahan tersebut. Sistem ini dirancang untuk mempermudah pengelolaan data administrasi, meningkatkan akuntabilitas, serta mempercepat proses pelayanan publik. Pelatihan kepada aparat kelurahan dan masyarakat mengenai penggunaan SIMA juga dilaksanakan sebagai bagian dari program pemberdayaan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa penerapan SIMA di Kelurahan Halim Perdanakusuma telah meningkatkan efisiensi administrasi, mempermudah akses informasi, dan memperkuat transparansi dalam pelayanan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa implementasi SIMA berhasil meningkatkan efisiensi pelayanan administrasi sebesar 65%, mengurangi waktu tunggu layanan hingga 45%, serta meningkatkan akurasi data administrasi hingga 90%. Selain itu, terjadi peningkatan kompetensi digital aparatur kelurahan sebesar 75% dari kondisi awal, serta peningkatan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan dari 45% menjadi 85%. Masyarakat kini dapat lebih aktif berpartisipasi dalam pengelolaan administrasi kelurahan. Ke depan, disarankan untuk terus memperbarui dan mengembangkan sistem ini, serta meningkatkan kapasitas digital masyarakat agar manfaat yang diperoleh dan bersifat berkelanjutan.   Efficient management of urban village administration is an important aspect in improving the quality of public services. Halim Perdanakusuma Urban Village faces challenges in administrative management that are still manual and fragmented, which affects the effectiveness of services to the community. Therefore, a community service was carried out with the aim of developing and implementing an Administrative Management Information System (SIMA) in the village. The system was designed to simplify administrative data management, increase accountability, and speed up the public service process. Training for village officials and the community on the use of SIMA was also conducted as part of the empowerment program. The results of this activity show that the implementation of SIMA in Halim Perdanakusuma Village has improved administrative efficiency, facilitated access to information, and strengthened transparency in services. The results of this activity showed that the implementation of SIMA succeeded in increasing the efficiency of administrative services by 65%, reducing service waiting time by 45%, and increasing the accuracy of administrative data by 90%. In addition, there was an increase in the digital competence of village officials by 75% from the initial condition, and an increase in community satisfaction with services from 45% to 85%. The community can now more actively participate in the management of urban village administration. In the future, it is recommended to continue updating and developing this system, as well as increasing the digital capacity of the community so that the benefits obtained and are sustainable
Sosialisasi Coretax System Membantu Meningkatkan Pemahaman Kepada Dosen Anggota AFEBSI Jakarta Dewi Dyah Widyastuti; Juhaeti; Rita Intan Permatasari; Novita Damayanti; Sipon Al Munir; Rio Afrianda; Abdullah Fathoni; Siska Ardini; Raka Arbian Fallah; Firna Julia Salim
Jurnal Bakti Dirgantara Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Bakti Dirgantara
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/74xsjk67

Abstract

Pembayaran pajak kepada negara sifatnya wajib baik bagi wajib pajak orang pribadi maupun wajib pajak badan yang harus dilaporkan setiap tahun. Sejak diberlakukannya coretax system (CTAS) yang baru pada Januari 2025, wajib pajak mengalami kendala dalam pengisian SPT sehingga menghambat dalam melaporkan pajak (SPT). Oleh karena itu, maka dilakukan sosialisasi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM). Peserta sosialisasi ini adalah para dosen dari anggota Aliansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Swasta Indonesia (AFEBSI) Jakarta. Tujuan dari kegiatan PKM yaitu memberikan pemahaman tentang CTAS, sehingga tidak mengalami hambatan dalam pelaporan. Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini yaitu pelatihan dan pendampingan. Hasil dari sosialisasi menunjukkan bahwa pertama, sebelum diberikan sosialisasi rata-rata peserta belum paham tentang CTAS (47%), setelah sosialisasi menunjukkan perubahan peningkatan pemahaman, rata-rata peserta sudah paham (97%). Hal ini membuktikan bahwa dengan adanya sosialisasi yang diberikan melalui pelatihan dan pendampingan telah memberikan perubahan positif atau peningkatan pemahaman pada peserta. Kedua, tanggapan peserta terhadap  narasumber menyatakan bahwa narasumber memiliki kemampuan dalam memberikan penjelasan (75%). Narasumber memiliki pemahaman yang luas dan mendalam dan mampu menyampaikan informasi dengan jelas, serta mudah dipahami. Ketiga, peserta menyatakan sangat puas (58%) dan puas (40%), yang artinya bahwa secara umum penyelenggaraan PKM telah memberikan pelayanan yang baik.    Paying taxes to the state is mandatory for individual taxpayers and corporate taxpayers and must be reported annually. Since the implementation of the new coretax system (CTAS) in January 2025, taxpayers have experienced obstacles in filling out their SPT, thus hampering their tax reporting (SPT). The obstacles faced are not yet understanding the coretax system so that they experience difficulties and hinder tax reporting (SPT). Therefore, socialization is carried out through Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) activities. Participants in this socialization are lecturers from members of the Aliansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Swasta Indonesia (AFEBSI) Jakarta. The purpose of the PKM is to provide an understanding of CTAS, so as not to experience obstacles in reporting. The methods used in this socialization are training and mentoring. The results were that firstly, before the socialization, the average participant did not understand about CTAS (47%). After the socialization, there was a change in understanding, the average participant understood (97%). This proves that the socialization provided through training and mentoring has provided positive changes or increased understanding for participants. Second, the participants' responses to the resource person stated that the resource person had the ability to provide explanations (75%). The resource person had a broad and deep understanding and was able to convey information clearly and easily understood. Third, the participants stated that they were very satisfied (58%) and satisfied (40%), which means that in general the implementation of PKM has provided good service.
Pemanfaatan Rocket Stove Sebagai Alat Pembakar Dan Pengering Sampah Organik Sebagai Solusi Pengurangan Sampah Berkelanjutan Yulianti, Bekti; Munnik Haryanti; Yohannes Dewanto; Tateng Sukendar; Rachman Bayu Pratama
Jurnal Bakti Dirgantara Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Bakti Dirgantara
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/evq54p66

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga dan lingkungan sekitar yang kurang efektif telah menimbulkan berbagai dampak negatif, termasuk pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan. Untuk mengatasi hal ini, tim PKM Prodi Teknik Elektro Unsurya merancang dan membuat alat pembakaran sampah berbasis teknologi tepat guna yang sederhana, ekonomis, dan ramah lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tahapan survei kebutuhan mitra, perancangan alat, pelatihan, hingga evaluasi penggunaan oleh masyarakat. Percobaan terhadap pembakaran pada tungku menunjukkan rentang suhu optimal terjadi antara menit ke-10 hingga ke-25, yang sangat sesuai untuk pembakaran cepat dengan produksi asap minimal. Selisih suhu antara ruang pembakaran dan cerobong sebesar 180–240°C menunjukkan efisiensi perpindahan panas yang tinggi serta sistem draft vertikal yang bekerja dengan baik. Selain itu, tungku ini mampu mencapai suhu di atas 600°C hanya dalam waktu 15–20 menit, berkat desain pembakaran tertutup dan isolasi termal dari bahan hebel, yang menjadikannya solusi tepat guna untuk pengolahan sampah ramah lingkungan di tingkat komunitas. Hasil kegiatan diharapkan dapat menjadi solusi alternatif yang berkelanjutan bagi penanganan sampah skala kecil di lingkungan rumah tangga dan komunitas lokal.   The ineffective management of household waste and the surrounding environment has led to various negative impacts, including environmental pollution and health issues. To address this problem, the PKM team from the Electrical Engineering Program at Unsurya designed and developed a waste incinerator based on appropriate technology that is simple, economical, and environmentally friendly. The activity was carried out through several stages, including partner needs surveys, tool design, training, and evaluation of community usage. Experimental testing of the incinerator showed that the optimal temperature range occurred between the 10th and 25th minute, which is ideal for fast combustion with minimal smoke production. The temperature difference between the combustion chamber and the chimney, ranging from 180 to 240°C, indicates high heat transfer efficiency and a well-functioning vertical draft system. Additionally, the incinerator can reach temperatures above 600°C within just 15 to 20 minutes, thanks to its closed combustion design and thermal insulation using hebel (aerated concrete), making it an appropriate solution for environmentally friendly waste processing at the community level. The results of this activity are expected to offer a sustainable alternative solution for small-scale waste management in households and local communities.
Penyuluhan Hukum Bahaya Narkotika Di Rutan Salemba Jakarta Diding Rahmat
Jurnal Bakti Dirgantara Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Bakti Dirgantara
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/170r3t89

Abstract

Penyuluhan hukum tentang bahaya narkotika di Rutan Salemba Jakarta merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan kesadaran hukum bagi warga binaan terkait penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum (PKBH) UNSURYA dengan tujuan untuk memberikan pemahaman mengenai jenis-jenis narkotika, dampak negatifnya, serta ketentuan hukum yang mengatur penyalahgunaan narkotika di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis empiris, dengan memanfaatkan sesi interaktif dan diskusi untuk menggali pemahaman warga binaan. Hasil penyuluhan menunjukkan respon positif dari peserta yang antusias dalam mengikuti materi dan bertanya tentang rehabilitasi serta alternatif hukum bagi pengguna narkotika. Namun, tantangan seperti keterbatasan fasilitas dan perbedaan tingkat pemahaman menjadi hambatan dalam pelaksanaan kegiatan ini. Secara keseluruhan, penyuluhan hukum ini efektif dalam memberikan informasi yang bermanfaat dan diharapkan dapat membantu mengurangi penyalahgunaan narkotika di lingkungan Rutan Salemba. Legal counseling on the dangers of narcotics at the Salemba Detention Center in Jakarta is a crucial effort to enhance legal awareness among inmates regarding drug abuse. This activity was conducted by the Legal Consultation and Aid Center (PKBH) of Universitas Surya, aiming to provide understanding about the types of narcotics, their negative impacts, and the legal provisions governing narcotics abuse in Indonesia. The method used was a juridical-empirical approach, utilizing interactive sessions and discussions to explore the participants’ understanding. The results of the counseling showed a positive response from the inmates, who actively participated in discussions and expressed interest in rehabilitation and legal alternatives for drug users. However, challenges such as limited facilities and varied levels of understanding among participants posed certain obstacles during the implementation. Overall, this legal counseling was effective in delivering valuable legal information and is expected to contribute to reducing drug abuse within the Salemba Detention Center.
Integrasi Budidaya Ikan Dan Sayuran Dalam Ember (BUDIKDAMBER) Sebagai Upaya Peningkatan Ketahanan dan Kemandirian Pangan Masyarakat di Desa Sumber Tengah hasanah, julita; Purnamasari, Meidiana; Ibanah, Indah; Mohammad Nur Hamzah; Aji Dita Resmi; Nuril Dewi Qolbuniah; Niswah Saffanah Maulidina; Leony Puspita Sari
Jurnal Bakti Dirgantara Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Bakti Dirgantara
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/gw3aft12

Abstract

Alih fungsi lahan pertanian menyebabkan penurunan produksi pangan domestik dan mengancam ketahanan pangan nasional. Tantangan ini diperparah oleh keterbatasan sumber daya air dan rendahnya efisiensi sistem pertanian konvensional. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah penerapan sistem pertanian modern seperti aquaponik. Sistem BUDIKDAMBER (Budidaya Ikan Dalam Ember), sebagai bentuk adaptasi aquaponik skala rumah tangga, memungkinkan integrasi budidaya ikan dan tanaman dalam satu wadah, dengan efisiensi penggunaan lahan dan air. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sumber Tengah, Kecamatan Binakal, Kabupaten Bondowoso pada Oktober–November 2025, dengan melibatkan 5–10 kepala keluarga. Metode pelaksanaan meliputi survei, sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara singkat. Indikator keberhasilan mencakup peningkatan pemahaman peserta, keberhasilan merakit dan menjalankan sistem BUDIKDAMBER secara mandiri, serta hasil panen awal dari ikan dan sayuran. Hasil awal menunjukkan bahwa sistem ini efektif meningkatkan ketersediaan pangan rumah tangga, mengurangi ketergantungan pada pasokan eksternal, dan mendorong pemanfaatan sumber daya lokal. BUDIKDAMBER menjadi solusi potensial dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendukung ekonomi lokal berbasis pertanian berkelanjutan.   The decline in agricultural land area due to land conversion has reduced domestic food production capacity and worsened national food security. This challenge exacerbates the efficiency of the agricultural system and the limitations of water resources needed for farming. One proposed solution is the implementation of modern agricultural systems, such as aquaponics, which integrates fish farming and plant cultivation in a single water recirculation system. This innovation allows for efficient use of land and water, making it a potential solution to increase sustainable food production on limited land. The BUDIKDAMBER (Fish Cultivation in Buckets) system, an adaptation of aquaponics, offers opportunities for small-scale farming in areas with limited land and water. This program is implemented in Sumber Tengah Village, Binakal District, Bondowoso Regency, with the goal of improving household food security and introducing a household-based farming system. The program starts with a survey, followed by socialization, training, and mentoring. Initial results show the potential of the BUDIKDAMBER system to improve food availability and reduce dependence on external supplies, while also opening up economic opportunities for the village community. The implementation of BUDIKDAMBER not only enhances food security but also supports local economic sustainability by efficiently utilizing local resources and embracing a circular economy.
Pelatihan Teknologi Berbasis Multimedia Untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa SMK Muhammadiyah 15 Jakarta kurnia, jehan; Betesda; Dimpo Sinaga; Alcianno Ghobadi; Tata Sumitra; Muryan Awaludin
Jurnal Bakti Dirgantara Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Bakti Dirgantara
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/j44qvn80

Abstract

Bidang Desain Komunikasi Visual (DKV) saat ini berkembang pesat di sektor profesional dan pendidikan. Di Indonesia, perkembangan ini menunjukkan dinamika yang cukup kompleks, khususnya di pendidikan kejuruan. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah rendahnya kompetensi siswa dalam multimedia, terutama pengembangan game, seperti yang terlihat di SMK Muhammadiyah 15 Jakarta. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam bidang multimedia pada kurikulum DKV. Program dirancang untuk mendukung pendidikan kejuruan melalui pelatihan berbasis teori dan praktik. Pelatihan dimulai dengan penyampaian materi dasar, dilanjutkan dengan praktik langsung menggunakan Construct 2, hingga tahap publikasi game secara daring. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam seluruh proses pembuatan game, dari perancangan hingga implementasi. Hasil evaluasi menunjukkan 66,7% siswa sangat setuju bahwa pelatihan bermanfaat, dan 33,3% menyatakan setuju. Program ini juga memperkenalkan materi multimedia baru yang belum diajarkan sebelumnya, sehingga berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran dan kompetensi siswa. Dengan demikian, lulusan SMK diharapkan lebih siap menghadapi tuntutan industri kreatif saat ini.   The field of Visual Communication Design (VCD) is currently experiencing rapid growth in both professional and educational sectors. In Indonesia, this development presents a complex dynamic, particularly in vocational education. One key challenge is the limited student competence in multimedia, especially in game development, as observed at SMK Muhammadiyah 15 Jakarta. This community service initiative aims to enhance students' knowledge and skills in multimedia within the VCD curriculum. The program supports vocational education through a combination of theoretical and practical training. The sessions begin with basic theoretical instruction, followed by hands-on practice using Construct 2, and conclude with the online publication of the developed games. The activity provides students with direct experience throughout the game development process, from design to implementation. Evaluation results show that 66.7% of students strongly agreed that the training was beneficial, while 33.3% agreed. The program also introduced new multimedia content previously unavailable in the school’s curriculum, contributing to improved learning quality and student competence. Consequently, vocational school graduates are expected to be better prepared to meet the demands of today’s creative industries.    
Efektivitas Pelatihan Komputerisasi Akuntansi Menggunakan Aplikasi Accurate Online Terhadap Hasil Ujian Certified Accurate Professional Bagi Guru MGMP Akuntansi Jakarta Timur Safri; Wijayanti, Dian; Siswanti, Tutik; Sugihyanty, Eneng; Fatiah Azzahra; Fara Azzahra, Latansa
Jurnal Bakti Dirgantara Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Bakti Dirgantara (In-Press)
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/6z7w7954

Abstract

Salah satu aspek penting dalam pendidikan akuntansi adalah penguasaan teknologi komputerisasi yang memudahkan proses pembelajaran dan pengelolaan data keuangan. Adanya pelatihan Komputerisasi Akuntansi dengan menggunakan Aplikasi Accurate online untuk guru MGMP Akuntansi Jakarta Timur I dan Jakarta Timur II, bertujuan selain untuk memperdalam pemahaman guru terhadap keilmuan aplikasi Komputer akuntansi khususnya Accurate online juga sebagai persiapan untuk mengikuti ujian sertifikasi Certifield Accurate Profesional (CAP). Pelatihan Komputerisasi Akuntansi menggunakan metode Workshop dengan kasus yang relefan dengan Ujian Sertifikasi Kompetensi (USK) dan Ujian Sertifikasi CAP. Untuk mengukur efektivitas pelatihan terhadap hasil ujian Certifield Accurate Profesional, maka metode digunakan adalah penelitian kuantitatif eksperimen atau kuasi-eksperimen. Peserta sebanyak 28 guru dari MGMP Akuntansi  Jakarta Timur I dan Jakarta Timur II. Hasil kegiatan pelatihan Komputerisasi Akuntansi, dengan melihat perubahan hasil pretest dan posttest yang menunjukkan peningkatan ketermapilan dalam menggunakan aplikasi Accurate yaitu seperti Improvisasi setup Accurate atas bentuk usaha, Merombak Daftar Akun, peserta, Memastikan setup sudah valid, Fitur Accurate untuk Transaksi dan menyajikan Laporan Keuangan, Adapun efektifitas pelatihan terhadap hasil ujian Certified Accurate Professional yaitu sebesar 70,37% peserta dinyatakan lulus dan berhak menyadang gelar CAP.   One important aspect of accounting education is mastery of computerized technology, which facilitates the learning process and financial data management. The Computerized Accounting training, using the Accurate online application for teachers at the East Jakarta I and East Jakarta II Accounting MGMPs, aims not only to deepen teachers' understanding of computerized accounting applications, particularly Accurate online, but also to prepare them for the Accurate Professional Certification (CAP) exam. The Computerized Accounting training uses a workshop method, using cases relevant to the Competency Certification Exam (USK) and the CAP. To measure the effectiveness of the training on Accurate Professional Certification exam results, a quantitative experimental or quasi-experimental research method was used. Twenty-eight teachers from the East Jakarta I and East Jakarta II Accounting MGMPs participated. The results of the Computerized Accounting training activities, by looking at the changes in the pretest and posttest results which show an increase in skills in using the Accurate application, namely Improving the Accurate setup for the form of business, Revamping the Account List, participants, Ensuring the setup is valid, Accurate Features for Transactions and presenting Financial Reports, The effectiveness of the training on the results of the Certified Accurate Professional exam is that 70.37% of participants are declared to have passed and are entitled to hold the CAP title.
Implementasi DESAIN UI/UX menggunakan Aplikasi Figma untuk SMK Al-Mujahirin Depok dalam Menciptakan Tampilan Website yang User Friendly Yulisa Gardenia; Fitria Risyda; Tata Sumitra; Muryan Awaludin; Yoke Lucia Renica Rehatalanit
Jurnal Bakti Dirgantara Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Bakti Dirgantara (In-Press)
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/8p3hps15

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di SMK Al-Mujahirin Depok yang dilaksanakan pada bulan desember dengan judul implementasi desain UI/UX menggunakan aplikasi figma untuk SMK Al-Mujahirin dilaksanakan dengan tujuan memberikan pengetahuan kepada siswa dan siswi SMK Al-Mujahirin mengenai desain UI/UX. Kegiatan juga dilakukan karena belum adanya mata pelajaran mengenai desain menggunakan aplikasi figma menggunakan metode design thiking. Materi yang diberikan adalah pemahaman dasar mengenai Metode Desain Thinking, pengenalan UI/UX dan cara menggunakan aplikasi figma untuk membuat desain tampilan. Terdapat 5 (lima) tahapan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, serta evaluasi dan keberlanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan tim pada SMK Al-Mujahirin Depok berjalan dengan baik serta memberikan dampak yang komprehensif dan multi dimensi. Siswa/i tidak hanya diajarkan cara menggunakan figma, tetapi juga memahami dasar desain UI/UX yang terdiri dari usability, accessibility, pentingnya user centered design dan metodologi berfikir (design thinking) yang menjadi fondasi dalam proses desain UI/UX yang baik, sehingga solusi yang diberikan bersifat fundamental dan berkelanjutan. Peserta juga kini memiliki kemampuan teknis untuk membuat wireframe, mockup, dan prototype interaktif menggunakan Figma.   The Community Service (Pengabdian Kepada Masyarakat) activity at SMK Al-Mujahirin Depok, conducted in December under the title "Implementation of UI/UX Design Using the Figma Application for SMK Al-Mujahirin," was carried out with the aim of providing students with knowledge about UI/UX design. The activity was also conducted due to the absence of a subject focusing on design using the Figma application with the design thinking method. The materials provided included a basic understanding of the Design Thinking Method, an introduction to UI/UX, and how to use the Figma application to create design layouts. There were five stages in the implementation of the community service activity: socialization, training, technology implementation, mentoring, as well as evaluation and sustainability. The community service activities carried out by the team at SMK Al-Mujahirin Depok proceeded smoothly and had a comprehensive and multidimensional impact. Students were not only taught how to use Figma but also understood the fundamentals of UI/UX design, including usability, accessibility, the importance of user-centered design, and the thinking methodology (design thinking) that forms the foundation of a good UI/UX design process. As a result, the solutions provided are fundamental and sustainable. Participants also now possess the technical skills to create wireframes, mockups, and interactive prototypes using Figma.
Peningkatan Pengetahuan Pasien Hipertensi Terkait Kebutuhan Konsumsi Makanan Bergizi Melalui Edukasi di Rumah Sakit Yadika Pondok Bambu dherlirona; Marina; Khaerul Amri
Jurnal Bakti Dirgantara Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Bakti Dirgantara (In-Press)
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/gre2j309

Abstract

Prioritas kesehatan dunia saat ini adalah hipertensi, salah satu gangguan tidak menular. Kematian dapat disebabkan oleh hipertensi, suatu kondisi di mana tekanan darah seseorang lebih tinggi dari normal, yaitu ≥ 140 mmHg (sistolik) dan/atau ≥ 90 mmHg (diastolik). Pola hidup sehat yang dianjurkan oleh banyak guidelines (pedoman) adalah dengan penurunan berat badan, mengurangi asupan garam, olah raga yang dilakukan secara teratur, mengurangi konsumsi alkohol dan berhenti merokok. Tujuan pengabdian ini adalah melakukan upaya meningkatkan pengetahuan gizi hipertensi di Rumah Sakit Yadika Pondok Bambu. Metode kegiatan yang dengan melakukan tindakan pemeriksaan tekanan darah dan edukasi yaitu dengan metode ceramah ke pasien. Hasil kegiatan yang di dapat dari tindakan pemeriksaan tekanan darah pasien terdapat pasien yang mengalami tekanan darah tinggi, tindakannya yang dilakukan memberikan edukasi terkait gizi pasien hipertensi dengan tujuan pasien mengerti konsumsi makanan yang bergizi untuk pola hidup sehari – hari dan dari edukasi tersebut pasien tampak aktif untuk mendengar dan bertanya dari edukasi tersebut dan paham terkait makanan yang Akan di konsumsi di rumah secara mandiri.   Hypertension, a non-communicable disease, is a global health priority today. Death can be caused by hypertension, a condition in which a person's blood pressure is higher than normal, namely ≥ 140 mmHg (systolic) and/or ≥ 90 mmHg (diastolic). Many guidelines recommend a healthy lifestyle by reducing weight, reducing salt intake, exercising regularly, reducing alcohol consumption, and quitting smoking. The purpose of this community service is to improve knowledge of hypertension nutrition at Yadika Pondok Bambu Hospital. The activity method involves conducting blood pressure checks and educating patients through lectures. The results of the activity obtained from the patient's blood pressure checks were patients with high blood pressure. The actions taken were providing education related to hypertension patient nutrition with the aim of patients understanding nutritious food consumption for daily lifestyles. From this education, patients appeared active in listening and asking questions about the education and understanding the food they will consume at home independently.