cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 30471141     EISSN : 30470943     DOI : https://doi.org/10.57235
Core Subject : Education,
AR RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation dengan nomor ISSN terdaftar 3047-1141 (Cetak) dan 3047-0943 Online - Elektronik) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. AR RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian pada lingkup: Pendidikan AR RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation diterbitkan 1 tahun 2 kali terbit pada bulan Juni dan Desember
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 193 Documents
Studi Tentang Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Tradisi Rayo Rumah Godang Kenegeriaan Sentajo Okta Gina Feronica; Hambali Hambali; Jumili Arianto
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.4319

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh adanya suatu tradisi di Kenegerian Sentajo yaitu hari raya Ke Rumah Godang ( Rayo Rumah Godang ) yang merupakan suatu kegiatan saat dilakukan perkumpulan untuk bersilaturahmi antara ninik mamak, cucu dan kemenakan. Acara ini di lakukan pada hari raya kedua Idul Fitri. Setiap kegiatan dalam tradisi ini dapat di Aktualisasikan dalam Nilai-nilai Pancasila, sehingga peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “ Studi tentang Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila dalam Tradisi Rayo Rumah Godang Kenegerian sentajo”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila dalam Tradisi Rayo Rumah Godang Kenegeriaan Sentajo. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu melalui Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun temuan dalam penelitian ini adalah Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila dalam Tradisi Rayo Rumah Godang Kenegerian Sentajo yaitu: 1) Nilai Ketuhanan, Aktualisasi dapat dilihat pada saat Perkumpulan suku, rapat adat, serta makan dan berdoa bersama. Persiapan yang dilakukan dalam Rumah Godang setelah acara selesai, dimulai dengan berdoa bersama hal ini menekankan pentingnya rasa syukur, dan Pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Esa. 2) Nilai Kemanusiaan, Aktualisasi Nilai kemanusiaan menekankan pentingnya saling membantu dan peduli terhadap sesama anggota suku, hal ini sebagai wujud dari Nilai kemanusiaan. 3) Nilai Persatuan, Saat perkumpulan suku, rapat adat, serta makan dan berdoa bersama hal itu merupakan bentuk dari kebersamaan persatuan masyarakat Kenegerian Sentajo. 4) Nilai kerakyataan, Aktualisasi Nilai kerakyatan pada saat berkumpul, rapat adat di mana keputusan diambil melalui proses musyawarah yang melibatkan tokoh-tokoh adat serta pemangku adat Kenegerian Sentajo. 5) Nilai Keadilan Sosial, ketika hari raya bersama di Rumah Godang seluruh ninik mamak dan cucu kemenakan mendapatakan penghormatan dan perlakuan yang sama dari segi apapun.
Dampak dari Sistem Tanam Paksa Dalam Perekonomian dan Kehidupan Masyarakat Indonesia Maharani Br Purba; Alpida Sari; Anggun Ronauli
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.4191

Abstract

Studi ini mengulas dampak Sistem Tanam Paksa yang diterapkan oleh pemerintah kolonial Belanda di Indonesia pada abad ke-19, khususnya di Pulau Jawa. Dari analisis materi sejarah, terungkap bahwa Sistem Tanam Paksa menciptakan pertumbuhan ekonomi yang signifikan melalui peningkatan produksi tanaman ekspor dan aliran pendapatan yang menguntungkan pihak kolonial. Namun, dampak sosialnya yang kompleks termasuk ketegangan antara masyarakat pribumi dan pemerintah kolonial, serta pemberontakan petani akibat penindasan dan eksploitasi juga ditemukan. Kajian ini menyoroti bahwa kebijakan kolonialisme ekonomi dapat memberikan keuntungan bagi pemerintah kolonial, namun juga mengorbankan kesejahteraan dan kebebasan masyarakat lokal. Sistem Tanam Paksa menjadi bagian penting dalam sejarah perjuangan masyarakat Indonesia melawan penindasan kolonial. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya memahami dampak sosial dan ekonomi dari kebijakan kolonialisme ekonomi dalam konteks sejarah Indonesia untuk memahami dinamika perjuangan dan resistensi masyarakat terhadap eksploitasi kolonial.
Analisis Penggunaan Bahasa Gaul Terhadap Kemampuan Berbahasa Indonesia yang Baku di Kalangan Mahasiswa Pendidikan Teknik Elekto Angkatan 2023 di Zaman Sekarang Trisnawati Hutagalung; Enjelina Lumban Gaol; Pardan Sallim; Fahriza Septian Aditya; Julfan Syah Abadi Hulu
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.4004

Abstract

Perkembangan pesat teknologi dan media  Sosial Dizaman Sekarang telah merubah lanskap komunikasi masyarakat, termasuk dalam penggunaan bahasa. Munculnya tren bahasa gaul di kalangan mahasiswa menjadi fenomena menarik yang patut diperhatikan. Bahasa gaul, ditandai dengan penggunaan istilah-istilah non-standar seperti "anjay" atau "mager", telah memicu perdebatan mengenai dampaknya terhadap bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengaruh bahasa gaul terhadap bahasa Indonesia, mengidentifikasi kosakata bahasa gaul yang populer, serta menganalisis perkembangan dan dampak positif serta negatif dari penggunaan bahasa gaul di kalangan mahasiswa.Khususnya Mahasiswa Pendidikan Teknik Elektro Angkatan 2023. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan metode survei yang diberikan pada beberapa responden dan juga metode studi literatur yang didapatkan dari buku, majalah, dan internet terkait permasalahan yang sedang diteliti. Keterbaruan dalam penelitian ini adalah penggunaan bahasa gaul terhadap perkembangan bahasa indonesia di kalangan mahasiswa.
Analisis Penggunaan Bahasa Tidak Baku dalam Tugas Critical Book Review pada Mahasiswa Manajemen Lasenna Siallagan; Nazwa Aulia Putri; Serly Sahfitri; Paula Florensia Munthe; Olivia Sembiring; Ninda Rohani Situmorang; Rebecca Putri Sihaloho; Novia Grace Cristin Limbong; Muhammad Rayhan Satria
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.4123

Abstract

Penelitian ini menganalisis penggunaan bahasa tidak baku dalam tugas Critical Book Review (CBR) pada mahasiswa manajemen. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi kesalahan penggunaan bahasa tidak baku dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan masih banyak ditemukan penggunaan kata tidak baku dalam tugas CBR mahasiswa, seperti kesalahan ejaan, penggunaan istilah asing yang tidak tepat, dan penulisan kata yang tidak sesuai kaidah. Faktor penyebabnya antara lain kurangnya pemahaman mahasiswa tentang bahasa baku, dan kurangnya ketelitian dalam penulisan. Penggunaan bahasa tidak baku ini dapat menghambat perkembangan bahasa Indonesia dan menurunkan kualitas tulisan akademik. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan dalam menggunakan bahasa Indonesia baku, terutama dalam penulisan tugas akademik. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam upaya peningkatan kualitas penulisan akademik mahasiswa dan pelestarian bahasa Indonesia baku.
Pergeseran Makna Bȯẇo pada Pesta Pernikahan Adat Suku Nias di Era Modern Saat Ini Grace Tampubolon; Hasea Simanjuntak; Juli Arihta; Lusinda Sigiro; Fitriani Lubis
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.3974

Abstract

Penelitian ini membahas pergeseran makna Bowo dalam pernikahan adat suku Nias di era modern. Bowo, yang secara tradisional merupakan mahar atau mas kawin, memiliki makna simbolis yang mendalam dalam prosesi pernikahan adat Nias. Namun, dengan pengaruh modernisasi yang terus berkembang, terjadi perubahan makna Bowo, dari simbol penghormatan dan kasih sayang menjadi lebih berorientasi pada aspek ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendidikan, status sosial, dan kondisi ekonomi menjadi penentu utama dalam penentuan Bowo di era modern. Meskipun demikian, terdapat upaya-upaya untuk melestarikan esensi Bowo, seperti dengan mereinterpretasi maknanya agar tetap relevan dengan konteks modern. Kesimpulannya, modernisasi membawa pergeseran makna Bowo, namun nilai-nilai tradisional masih dapat dipertahankan melalui fleksibilitas dalam praktiknya.
Konflik Portugis Terhadap Kesultanan Tidore (1970-1975) Rosmaida Sinaga; Winda Helena Simangunsong; Tatiah Anisah Lumban Gaol; Nanda Aulia Sahada
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.4069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  Perjuangan Sultan Babullah untuk mengusir Portugis dari Maluku Utara tahun 1570-1575Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan langkah sebagai berikut: (1) heuristik, (2) kritik sumber, (3) interpretasi, (4) historiografi. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu: (1) Pembunuhan Sultan Khairun yang dilakukan oleh Antonio Pimental atas perintah Diego Lopez de Mesquita menjadi penyebab bangkitnya perlawanan serta pengusiran yang dilakukan Sultan Babullah terhadap Portugis, (2) Perjuangan Babullah dimulai ketika dilantik menjadi Sultan Ternate pada 28 Februari 1570. Saat pelantikannya ia bersumpah menuntut balas atas kematian ayahnya. Babullah mengobarkan Perang Soya-soya atau perang pembebasan negeri. Pos-pos Portugis di berbagai tempat di hancurkan. Benteng-benteng pertahanan Portugis satu per satu dapat direbut, hanya tersisa Benteng Gamlamo, (3) Akhir Perjuangan Babullah ketika Benteng Gamlamo sebagai benteng pertahanan terakhir Portugis dikepung selama lima tahun 1570-1575, hingga Portugis menyerah dan terusir dari Maluku Utara
Kebijakan Inggris Dalam Kepemimpinan Thomas Raffles di Indonesia 1811-1816 Rosmaida Sinaga; Andrian Maulana; Rifka Ariani Lubis; Maria Maharani Sitepu
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.3963

Abstract

Artikel ini membahas tentang kepemimpinan Thomas Stanford Raffles di Indonesia 1811-1816 serta kebijakan yang ia terapkan kepada masyarakat Indonesia kala itu dan dampak yang dirasakan. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode penelitian sejarah dengan empat tingkatan, yaitu heuristik, kritik, interpretasi dan sejarah. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan diketahui bahwa Raffles adalah seorang pemahaman Liberal yang sangat terpengaruh oleh masa pencerahan dan revolusi Prancis. Pemerintahannya tidak berlangsung lama di Indonesia hanya 1811-1816, Raffles ditugaskan oleh Inggris ke Indonesia khususnya pulau Jawa untuk melindunginya dari ancaman dari negara luar karena Jawa adalah pusat strategis bagi Inggris untuk berkuasa di Indonesia. Dalam pemerintahannya di Indonesia Raffles banyak menerapkan kebijakan seperti Indirect Rule, Sistem Landrente, Penghapusan Perbudakan dan system Tribute, tentunya kebijakan yang dibuat Raffles berdasarkan pikiran rasionalnya terhadap Kerajaan Inggris dan dampaknya untuk masyarakat kala itu.
Pengaruh Metode Pembelajaran Kooperatif Round Table Terhadap Sikap Demokratis Siswa pada Mata Pelajaran PPKn Kelas VIII SMP Negeri 30 Kabupaten Tebo Tahun Ajaran 2024/2025 Anis Aprianti; Heri Usmanto; Dona Sariani
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.3676

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan rendahnya sikap demokratis yang dimiliki siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Kabupaten Tebo. Hasil observasi awal terlihat bahwa sikap demokratis yang dimiliki oleh siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Kabupaten Tebo pada mata pelajaran PPKn masih tergolong rendah yaitu sebesar 21%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh metode pembelajaran kooperatif round table terhadap sikap demokratis siswa SMP Negeri 30 Kabupaten Tebo. Penelitian ini merupakan penelitian Quasy Experimental Design dengan desain Posttest Only With The Nonequivalent Control Group Design. Dalam penelitian ini menggunakan dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Kabupaten Tebo yang berjumlah 64 siswa, yaitu kelas VIII C sebagai kelas kontrol dan kelas VIII D sebagai kelas eksperimen. Sumber data penelitian ini diperoleh melalui observasi dan angket. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik uji validitas menggunakan rumus Product Moment yang dikemukakan oleh Pearson dan uji reliabilitas menggunakan rumus Cronbach’s Alpha. Analisis data menggunakan teknik statistik Uji-t. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan bantuan SPSS 23 for windows menunjukkan adanya pengaruh dari metode pembelajaran kooperatif round table terhadap sikap demokratis, yang dibuktikan dengan hasil analisis Uji-t, dimana dari hasil Uji-t tersebut diketahui thitung sebesar 5,903 lebih besar dari ttabel. Pada df 62 dan α = 0,05, karena menggunakan Sig (2-tailed) maka alpha dibagi 2 yaitu 0,05 : 2 = 0,025, sehingga di dapat ttabel = 1,998. Dalam hal ini dapat diketahui bahwa 5,903 1,998. Oleh karena itu H0 ditolak dan Ha diterima.
Pengaruh Evaluasi Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa di SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan Tiur Malasari Siregar; Yola Hanisah Hutagalung; Lenni Mariana Harahap; Heby Anggriyani Damanik; Meity Fany br Tarigan; Dwi Agustiani
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.4390

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif  dengan  metode deskriptif, yang memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh evaluasi pembelajaran terhadap hasil belajar siswa di SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh siswa SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan yang berjumlah 1077 siswa, dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI - 5 SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan yang berjumlah 30 siswa. Penelitian ini menggunakan dua variabel, meliputi variabel dependen evaluasi pembelajaran dan variabel independen hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini menggunakan alat ekstraksi data angket dan dokumentasi. Data yang diperoleh diolah dan dianalisis secara statistik dengan menggunakan rumus regresi linear sederhana. Berdasarkan data yang telah ada, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh evaluasi pembelajaran terhadap hasil belajar matematika siswa di SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan, yang berarti hipotesis (Ha) diterima dan (H0) ditolak. Hal ini terbukti dari hasil analisis regresi yang memperoleh: Rhitung  ( ) Rtabel, yaitu pada taraf signifikasi 5% Rtabel = 0,781. Berdasarkan perhitungan koefisien Determinasi sebesar R2 = .
Penegakan Hukum Terhadap Pencemaran Lingkungan Hidup Akibat Pembuangan Sampah di Desa Medan Estate Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Delisya Fransiska Simamora; Arief Wahyudi
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.4212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penegakan hukum yang dilakukan terhadap pencemaran lingkungan hidup akibat pembuangan sampah di Desa Medan Estate Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang dan mengetahui faktor penghambat dalam penegakan hukum terhadap pencemaran lingkungan hidup akibat pembuangan sampah di Desa Medan Estate. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Adapun yang menjadi subyek dalam penelitian ini adalah Kepala Desa Medan Estate, Kasi Pemerintahan Desa Medan Estate, Kasi Kebersihan Kecamatan Percut Sei Tuan dan Kepala Bidang Pengendali Dampak Lingkungan DLH Kabupaten Deli Serdang. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian data yang diperoleh akan dianalisis melalui beberapa tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum yang dilakukan oleh pemerintah terhadap masalah pencemaran lingkungan hidup akibat pembuangan sampah di Desa Medan Esate masih belum berjalan dengan efektif. Meskipun pemerintah telah melakukan berbagai upaya penegakan hukum preventif dan represif, namun jika dihubungkan dengan peraturan yang berlaku dalam Perda Kabupaten Deli Serdang No. 4 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Sampah bahwa tindakan yang dilakukan masih belum optimal, dimana penerapan dan penegakan hukum yang dilakukan belum sesuai dengan ketentuan yang ada. Akibatnya, sanksi yang dijatuhkan tidak mampu memberikan efek jera kepada pelanggar. Adapun yang menjadi faktor penghambat dalam penegakan hukum yaitu: Pertama, faktor sarana atau fasilitas yang belum memadai seperti bank sampah dan TPS. Kedua, faktor rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah yang baik serta kurangnya kesadaran masyarakat dalam berpartisipasi dan terlibat untuk mematuhi peraturan yang berlaku.

Page 9 of 20 | Total Record : 193