Indonesian Journal of Education
The Indonesian Journal of Education (IJE) is dedicated to advancing education by publishing high-quality, original research and scholarly articles. The journal serves as a platform for educators, researchers, and practitioners to share knowledge and insights, aiming to improve educational practices and policies in Indonesia and globally. Focus: Educational Research: The journal focuses on empirical and theoretical research that contributes to the understanding and improvement of education. This includes studies on teaching methodologies, learning processes, educational psychology, curriculum development, and instructional strategies. Educational Policies and Reforms: IJE aims to explore the development, implementation, and impact of educational policies and reforms. It seeks to publish articles that provide critical analyses and evidence-based recommendations for policy-makers and educators. Innovative Educational Practices: The journal encourages the submission of articles that document and evaluate innovative educational practices, including the use of technology in education, new pedagogical approaches, and creative learning environments. Scope: Teaching and Learning: Research on various teaching and learning strategies, the effectiveness of different instructional methods, and the dynamics of classroom interactions. Educational Technology: Studies on the integration of technology in education, including digital learning tools, online education, and the impact of technology on student engagement and achievement. Curriculum and Instruction: Articles that analyze curriculum design, development, and implementation, as well as the impact of different instructional materials and methods on student learning outcomes. Assessment and Evaluation: Research on educational assessment methods, both formative and summative, and their role in enhancing learning and teaching effectiveness. Teacher Education and Professional Development: Studies focusing on teacher education programs, in-service training, professional development initiatives, and their impact on teacher performance and student learning. Educational Leadership and Management: Articles that examine leadership styles, school management practices, organizational behavior, and their influence on school effectiveness and student achievement. Inclusive and Special Education: Research on inclusive education practices, strategies for teaching students with special needs, and the development of inclusive policies and programs. Cultural and Cross-Cultural Studies in Education: Comparative studies that explore educational practices, challenges, and innovations across different cultural contexts, with a particular emphasis on Indonesia and Southeast Asia. Early Childhood Education: Research on early childhood education practices, developmental milestones, and early intervention strategies to support young learners. The Indonesian Journal of Education welcomes submissions that align with its focus and scope, contributing to enriching educational research and practice.
Articles
44 Documents
Keterampilan 4c dalam Pembelajaran Untuk Anak Usia Dini
Susanti, Novi;
N, Yennizar;
Delima Kiska, Nurul;
Purwati, Ani;
Yanti, Nur;
Khoni'ah, Nurul
Indonesian Journal Of Education Vol. 2 No. 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Yayasan Pendidikan Genlita Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71417/ije.v2i1.230
Keterampilan 4C dalam pembelajaran untuk anak usia dini merujuk pada empat keterampilan penting yang harus dikembangkan pada anak sejak dini, yaitu Critical Thinking (Berpikir Kritis), Creativity (Kreativitas), Collaboration (Kolaborasi), dan Communication (Komunikasi). Keterampilan 4C ini berperan penting dalam membentuk kemampuan anak untuk berpikir secara analitis, memecahkan masalah, berkreasi, bekerja sama dengan orang lain, serta menyampaikan ide dan gagasan secara efektif. Pada anak usia dini, keterampilan ini dapat dikembangkan melalui berbagai aktivitas pembelajaran yang mendorong eksplorasi, interaksi sosial, dan penggunaan media atau alat kreatif. Pendekatan yang menyenangkan, berbasis permainan, serta melibatkan kolaborasi antara anak dan guru atau orang tua dapat memperkuat penguasaan keterampilan ini. Pembelajaran yang terintegrasi dengan keterampilan 4C akan membantu anak mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan, baik dalam aspek akademis maupun kehidupan sosial.
Observation of The Relationship Between Play Activities and Language Development in Children Aged 3-5 Years and The Role of Parents.
Fitria, Yoza;
Ivan Achmad Nurcholis
Indonesian Journal Of Education Vol. 2 No. 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Yayasan Pendidikan Genlita Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71417/ije.v2i1.234
Observation of the Relationship Between Play Activities and Language Development in Children Aged 3-5 Years and the Role of Parents Language development in early childhood is crucial as it influences children's cognitive, social, and emotional abilities. Between the ages of 3 and 5, children undergo significant changes in their understanding and use of language. This process involves not only vocabulary expansion but also the acquisition of grammar and communication skills. One effective way to support language development is through play. Imaginative, constructive, and social play provides opportunities for children to experiment with language in enjoyable contexts. Activities such as role-playing, puzzles, guessing games, singing, and counting stimulate both language skills and memory. In this observation, environments such as home and preschool are shown to greatly influence how children learn and interact with language. Through play that involves verbal interaction, children naturally develop their language skills in a fun and engaging way. Therefore, the role of parents and educators in creating a language-rich play environment is essential in supporting language development during early childhood.
Implementasi Model Estafet learning untuk Meningkatkan Aktifitas Belajar Siswa di Kabupaten Karanganyar
Nurul Fatimah;
Yusuf Andi Wibawa
Indonesian Journal Of Education Vol. 2 No. 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Yayasan Pendidikan Genlita Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71417/ije.v2i1.278
Pembelajaran di Kabupaten Karanganyar masih didominasi oleh model ceramah, yang meskipun efektif dalam menyampaikan informasi secara cepat, tetapi kurang mendorong partisipasi aktif siswa. Akibatnya, siswa cenderung pasif, tidak terlibat dalam diskusi, dan hanya menerima informasi tanpa interaksi yang mendalam. Kurangnya variasi metode pembelajaran ini berdampak pada rendahnya aktivitas belajar siswa, yang berpotensi menghambat pencapaian hasil belajar yang optimal.Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan langkah-langkah, kelebihan dan kekurangan penerapan estafet learning di Kabupaten Karanganyar. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yakni dengan menggunakan teknik analisis kualitatif deskriptif dalam menganalisis data hasil penelitiannya yang diperoleh dari proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan telaah dokumen. Subjek penelitian adalah guru RA Sudirman Karangmojo Tasikmadu Karanganyar dan MIN 1 Karanganyar di Kabupaten Karanganyar. Informan penelitian ini adalah guru RA Sudirman Karangmojo Tasikmadu Karanganyar dan MIN 1 Karanganyar di Kabupaten Karanganyar. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu: 1) Langkah-langkah model estafet learning meliputi penyampaian tujuan pembelajaran, pembagian kelompok, diskusi, berbaris dan bergantian dan kesimpulan; 2) Kelebihan model estafet learning yaitu mendorong kelebihan yaitu bahwa model estafet learning sangat efektif dalam meningkatkan motivasi siswa untuk berpartisipasi secara aktif dalam proses pembelajaran, yang meningkatkan keterlibatan siswa; 3) Kekurangan model estafet learning adalah membutuhkan kontrol waktu yang ketat dan kesulitan untuk memastikan semua siswa terlibat. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa model estafet learning dapat di terapkan dalam proses pembelajaran sebagai upaya meningkatkan aktifitas belajar siswa di Kabupaten Karanganyar
Pengembangan Media PowerPoint Interaktif pada Materi Wujud Zat dan Perubahannya dalam Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SD
Nabila, Sahra;
Sri Wahyuni;
Siti Mu’minah;
Nasharuddin
Indonesian Journal Of Education Vol. 2 No. 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Yayasan Pendidikan Genlita Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71417/ije.v2i1.295
Pembelajaran sains sering dianggap sulit oleh siswa karena keterbatasan media interaktif yang dapat membantu mereka memahami konsep abstrak. Salah satu permasalahan utama dalam pembelajaran materi “Wujud Zat dan Perubahannya” adalah rendahnya pemahaman siswa akibat metode pengajaran konvensional yang kurang melibatkan interaksi dan visualisasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media PowerPoint interaktif guna meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli, angket respons siswa, dan tes pemahaman konsep. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media PowerPoint interaktif yang dikembangkan sangat valid berdasarkan penilaian ahli, serta praktis dan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa. Implementasi media ini di kelas juga menunjukkan peningkatan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Kesimpulannya, media PowerPoint interaktif ini dapat menjadi solusi inovatif untuk mengatasi kesulitan siswa dalam memahami materi wujud zat dan perubahannya.
Pemahaman Mahasiswa Terhadap Kaidah Ejaan Bahasa Indonesia Dalam Penulisan Akademik: Studi Kasus Pada Pembuatan Makalah
Ramadana, Ari;
Ikhsani, Muhammad Ade;
Natasya, Nuraini;
Syahfitri, Riyandi;
Pasaribu, Sartika Mahdalena
Indonesian Journal Of Education Vol. 2 No. 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Yayasan Pendidikan Genlita Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71417/ije.v2i1.305
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kesadaran dan keterampilan mahasiswa dalam menerapkan kaidah Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) yang tepat dalam penulisan akademik, meskipun kesesuaian dengan kaidah tersebut sangat mempengaruhi kejelasan komunikasi dan kredibilitas karya tulis akademik. Penelitian bertujuan untuk mendalami pemahaman mahasiswa mengenai kaidah EBI dalam penulisan makalah akademik. Menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei, penelitian melibatkan mahasiswa Universitas Negeri Medan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket berbasis Google Form yang mencakup pertanyaan pilihan ganda dan isian singkat tentang penggunaan huruf kapital, tanda baca, dan penulisan kata baku, kemudian dianalisis secara kuantitatif menggunakan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah memahami beberapa aspek penting dalam kaidah EBI, seperti penggunaan huruf kapital (76%), penulisan kata baku (86%), tanda baca (70%), tanda hubung (84%), serta penggunaan kata serapan (86%). Namun, masih terdapat kelemahan signifikan dalam penulisan singkatan (54% belum memahami) dan konsistensi penggunaan ejaan sesuai PUEBI. Penelitian menyimpulkan bahwa pemahaman mahasiswa terhadap kaidah EBI belum merata dan masih memerlukan penguatan, dengan keterbatasan pada lingkup yang hanya mencakup sepuluh aspek ejaan dan sampel terbatas pada satu kelompok mahasiswa, sehingga direkomendasikan penyediaan pelatihan intensif, media pembelajaran tambahan, serta evaluasi berkelanjutan terhadap kemampuan berbahasa Indonesia mahasiswa.
Peningkatan Hasil Belajar Fikih Materi Zakat Fitrah Dengan metode Discovery Learning Siswa Kelas V MI Islamiyah 02 Lebaksiu Tegal Jawa Tengah
Wafiroh, Siti Ulwiyatul
Indonesian Journal Of Education Vol. 2 No. 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Yayasan Pendidikan Genlita Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71417/ije.v2i1.307
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Fikih materi Zakat Fitrah di kelas V MI Islamiyah 02 Lebaksiu Tegal, dengan nilai rata-rata hanya 57 dari KKM 70 dan ketuntasan belajar 50%, akibat model pembelajaran konvensional yang menyebabkan peserta didik kurang antusias. Penelitian bertujuan mengeksplorasi peningkatan hasil belajar melalui penerapan metode Discovery Learning. Menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam tiga siklus, penelitian melibatkan 18 siswa kelas V sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes, kemudian dianalisis secara deskriptif analitik baik kuantitatif maupun kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar, dengan nilai rata-rata meningkat dari 69,05 (ketuntasan 38%) pada pra-siklus, menjadi 74,9 (ketuntasan 72%) pada siklus I, 79,3 (ketuntasan 94%) pada siklus II, dan 81,1 (ketuntasan 100%) pada siklus III. Penelitian menyimpulkan bahwa metode Discovery Learning efektif meningkatkan hasil belajar Fikih materi Zakat Fitrah, tidak hanya dalam aspek pemahaman konsep tetapi juga mendorong aktivitas belajar seperti bertanya, berdiskusi, dan mencari informasi secara mandiri, serta menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif dan kondusif. Keterbatasan penelitian terletak pada ruang lingkup materi dan kelas yang terbatas, sehingga disarankan penerapan pada materi Fikih lain dan kolaborasi antarkelas untuk memperluas dampak.
Berpikir Sejarah dalam Pembelajaran Sejarah
Al Haris All, Muh. Akhyar;
Bahri, Bahri
Indonesian Journal Of Education Vol. 2 No. 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Yayasan Pendidikan Genlita Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71417/ije.v2i1.310
Berpikir sejarah dalam pembelajaran memiliki peran strategis dalam mengembangkan keterampilan analitis dan kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan konsep berpikir sejarah melalui studi pustaka dengan teknik purposive sampling, di mana sumber-sumber literatur yang kredibel dan relevan dipilih menggunakan instrumen seperti panduan analisis dokumen, checklist kriteria seleksi, dan formulir catatan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode interaktif dan pemanfaatan sumber primer serta sekunder tidak hanya meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam diskusi kelas, tetapi juga mengurangi kecenderungan penghafalan semata, sehingga menghasilkan pemahaman sejarah yang lebih mendalam dan reflektif. Meskipun demikian, terdapat keterbatasan berupa variasi sumber belajar yang terbatas, minimnya pelatihan khusus bagi guru, serta kendala waktu dalam kurikulum yang menghambat penerapan strategi pembelajaran secara menyeluruh. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan agar studi selanjutnya mengintegrasikan pendekatan lapangan dengan pengumpulan data empiris yang lebih komprehensif serta pengembangan modul pelatihan khusus guna mendukung optimalisasi penerapan metode berpikir sejarah dalam konteks pembelajaran di sekolah. Temuan ini diharapkan dapat memperkaya wacana pedagogis dalam pendidikan sejarah sekaligus menjadi dasar bagi pengembangan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan adaptif di era pendidikan abad ke-21.
Dinamika Penggunaan Bahasa Daerah dalam Interaksi Sosial Mahasiswa Etnis Nias di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan
Grace Mercy Epsilon Hia;
Tasya Nasution;
Zauzza Zahra Stabitah;
Leli Sartika;
Rio Anggoro;
Tri Indah Prasasti
Indonesian Journal Of Education Vol. 2 No. 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Yayasan Pendidikan Genlita Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71417/ije.v2i1.314
Penelitian ini mengkaji dinamika penggunaan bahasa daerah oleh mahasiswa etnis Nias di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan dalam konteks interaksi sosial dan akademik. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara terhadap sepuluh mahasiswa Nias yang dipilih secara purposif. Hasil menunjukkan bahwa bahasa Nias digunakan untuk memperkuat solidaritas dan identitas budaya dalam interaksi sesama etnis, sedangkan Bahasa Indonesia digunakan dalam konteks akademik dan lintas etnis sebagai bentuk adaptasi sosial. Fenomena alih kode dan perbedaan strategi komunikasi berdasarkan gender juga ditemukan, menunjukkan fleksibilitas linguistik mahasiswa dalam menyesuaikan bahasa sesuai konteks sosial. Temuan ini dianalisis menggunakan Teori Akomodasi Komunikasi dan menunjukkan strategi bilingualisme adaptif yang memungkinkan mahasiswa mempertahankan identitas budaya sembari berintegrasi dalam lingkungan multikultural
Dampak Perubahan Kurikulum terhadap Efektivitas Pengajaran Guru Geografi: Perspektif Guru dalam Transisi Kurikulum
Mutia Alya Surianto;
Nazilla Fahira;
Tasya Nasution;
Sandra dewi;
Sahala Fransiskus Marbun
Indonesian Journal Of Education Vol. 2 No. 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Yayasan Pendidikan Genlita Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71417/ije.v2i1.320
Perubahan kurikulum merupakan salah satu kebijakan yang terus berkembang dalam sistem pendidikan Indonesia guna meningkatkan kualitas pembelajaran. Namun, perubahan yang terjadi dalam rentang waktu yang relatif singkat sering kali menjadi tantangan bagi tenaga pendidik, khususnya guru geografi. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif guru geografi terhadap perubahan kurikulum serta strategi yang mereka gunakan dalam menghadapi transisi dari satu kurikulum ke kurikulum lainnya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan 10 guru geografi sebagai partisipan yang diwawancarai secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan kurikulum yang terlalu cepat dan kurangnya pelatihan yang memadai berkontribusi terhadap kesulitan guru dalam menyesuaikan metode pengajaran mereka. Meskipun demikian, guru berusaha mengembangkan strategi adaptasi seperti belajar secara mandiri, mengikuti pelatihan informal, berdiskusi dengan rekan sejawat, serta memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Berdasarkan temuan ini, penelitian ini merekomendasikan perlunya kebijakan transisi kurikulum yang lebih terstruktur, penyediaan pelatihan berkelanjutan bagi guru, serta peningkatan fasilitas pendidikan agar perubahan kurikulum dapat diimplementasikan secara lebih efektif dan berdampak positif pada kualitas pembelajaran.
Analisis Kesalahan Penggunaan Bahasa Indonesia pada Penulisan Poster Unsur Geografi
Alamsyah, Ferdy;
Rina Panggabean;
Popy Ardian Ningsih Zega;
Sihotang, Roma Ulina Br;
Sandra Dewi;
Prasasti, Tri Indah
Indonesian Journal Of Education Vol. 2 No. 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Yayasan Pendidikan Genlita Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71417/ije.v2i1.319
Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar sangat penting dalam media komunikasi visual seperti poster, terutama yang digunakan dalam konteks edukatif. Namun, masih ditemukan berbagai kesalahan berbahasa pada poster bertema geografi yang dapat menghambat pemahaman informasi oleh pembaca. Bahasa yang tidak sesuai kaidah dapat mengurangi efektivitas pesan yang disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan penggunaan bahasa Indonesia pada penulisan poster bertema unsur geografi, yaitu gempa bumi, tanah longsor, tsunami, dan kekeringan. Fokus kajian meliputi tiga aspek utama: ejaan, pilihan kata, dan struktur kalimat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik dokumentasi terhadap empat poster geografi yang dianalisis secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan ejaan berupa penulisan huruf kapital dan pemakaian tanda baca menjadi kesalahan yang paling dominan. Selain itu, ditemukan pula kesalahan dalam penggunaan kata tidak baku serta struktur kalimat yang tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan pemahaman kaidah bahasa Indonesia sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI), terutama dalam media komunikasi visual seperti poster.