cover
Contact Name
Mahadiansar
Contact Email
mahadiansar@gmail.com
Phone
+6281267004561
Journal Mail Official
austronesia.akademika@gmail.com
Editorial Address
Jalan Soekarno Hatta Gang Nila 1 No 15
Location
Kota tanjung pinang,
Kepulauan riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Negeri
Published by Austronesia Akademika
ISSN : 30891043     EISSN : 30890357     DOI : https://doi.org/10.69812/jpn
Jurnal Pengabdian Negeri adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh CV. Austronesia Akademika, yang berlokasi di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Jurnal ini berfokus pada publikasi hasil pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam konteks pembangunan sosial, ekonomi, dan pendidikan di Indonesia. Jurnal Pengabdian Negeri menerima berbagai jenis tulisan dalam laporan kegiatan pengabdian masyarakat yang berkaitan dengan isu-isu lokal dan nasional. Dengan pendekatan interdisipliner, jurnal ini bertujuan untuk memberikan kontribusi substansial terhadap pengetahuan di bidang pengabdian masyarakat serta memfasilitasi pertukaran ide dan pengalaman antara akademisi, praktisi, dan komunitas. Setiap publikasi dalam Jurnal Pengabdian Negeri diharapkan dapat menginspirasi inovasi serta kolaborasi dalam menciptakan solusi dari tantangan yang dihadapi oleh masyarakat. Jurnal ini juga berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam upaya pembangunan dan pengembangan berkelanjutan. Melalui kegiatan publikasi ini, CV. Austronesia Akademika bertekad untuk memperkuat sinergi antara dunia akademis dan masyarakat dalam rangka mewujudkan kesejahteraan bersama.
Articles 38 Documents
Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue pada Siswa SD Negeri 008 Bengkong, Kota Batam Trisya Yona Febrina; Teuku Eltrikanawati; Made Tantra Wirakesuma; Alfitri Alfitri
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 3 No. 2 (2026): Juni, 2026
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v3i2.273

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di wilayah tropis, termasuk Kota Batam, sehingga edukasi pencegahan sejak usia sekolah penting dilakukan untuk memperkuat pemahaman mengenai penularan dan pengendalian vektor. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi pencegahan DBD dan mendeskripsikan pemahaman siswa SD Negeri 008 Bengkong setelah mengikuti penyuluhan. Kegiatan dilaksanakan pada 30 April 2026 dengan melibatkan 53 siswa. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, media audiovisual, tanya jawab, yel-yel, dan aktivitas interaktif. Materi yang diberikan mencakup pengertian DBD, karakteristik nyamuk Aedes aegypti, gejala, cara penularan, serta langkah pencegahan melalui 3M dan 3M Plus. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui observasi keterlibatan peserta dan tanya jawab lisan pada akhir kegiatan. Hasil menunjukkan seluruh peserta mengikuti kegiatan dan sebagian besar mampu menjelaskan kembali pengertian DBD, ciri nyamuk Aedes aegypti, gejala utama, serta langkah pencegahan melalui 3M. Penggunaan media audiovisual dan aktivitas interaktif membantu mempertahankan perhatian peserta ketika konsentrasi menurun. Namun, karena kegiatan tidak menggunakan pre-test, post-test terstandar, kelompok pembanding, maupun evaluasi tindak lanjut, hasil tidak dapat ditafsirkan sebagai bukti peningkatan pengetahuan atau perubahan perilaku. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi DBD berbasis sekolah layak digunakan sebagai upaya promotif-preventif dan dapat menjadi dasar pengembangan program berkala dengan evaluasi yang lebih terukur, sistematis, dan berkelanjutan. Keterlibatan guru dan penggunaan metode yang sesuai karakteristik siswa menjadi unsur untuk mendukung keberlanjutan edukasi. Program selanjutnya disarankan menggunakan pengukuran sebelum dan sesudah kegiatan serta tindak lanjut agar perubahan pengetahuan, retensi informasi, dan praktik pencegahan dapat dinilai secara objektif.
Sosialisasi dan Edukasi Governansi Karbon Biru Berbasis Mangrove untuk Penguatan Mitigasi Iklim di Kabupaten Bintan Nur Ilmiah Rivai; Alfiandri Alfiandri; Imam Yudhi Prastya
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 3 No. 2 (2026): Juni, 2026
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v3i2.272

Abstract

Mangrove memiliki peranan strategis dalam penyimpanan karbon biru dan perlindungan wilayah pesisir, tetapi pemanfaatannya sebagai instrumen mitigasi iklim membutuhkan pemahaman kebijakan serta koordinasi antaraktor. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menyosialisasikan konsep karbon biru dan mengedukasi pemangku kepentingan mengenai governansi kolaboratif berbasis mangrove di Kabupaten Bintan. Kegiatan didokumentasikan sebagai diskusi kelompok terarah di lingkungan DPMPTSP Kabupaten Bintan pada 2026. Pendekatan yang digunakan ialah edukatif-partisipatif dengan paparan materi, diskusi tematik, dan penelaahan dokumen kegiatan. Bahan analisis mencakup dua presentasi mengenai potensi karbon mangrove, kebijakan mitigasi iklim, kelembagaan kolaboratif, serta dokumentasi foto pelaksanaan. Hasil yang dapat diverifikasi ialah terselenggaranya forum edukasi dan tersedianya substansi pembelajaran yang menghubungkan data karbon lokal, pembagian peran kelembagaan, perlindungan ekosistem, serta kebutuhan pemantauan dan evaluasi. Sintesis pembahasan menghasilkan usulan tindak lanjut berupa pemetaan aktor, penguatan basis data, penyusunan agenda kolaborasi, pelibatan masyarakat pesisir, dan pengembangan indikator pengelolaan. Bukti yang tersedia belum memungkinkan pengukuran peningkatan pengetahuan, perubahan perilaku, ataupun dampak penurunan emisi. Kegiatan ini menunjukkan relevansi forum sosialisasi sebagai tahap awal membangun bahasa kebijakan bersama mengenai karbon biru, dengan kebutuhan evaluasi terukur dan pendampingan lanjutan.
Pelatihan Aplikasi Software Mendeley Kepada Mahasiswa Baru Ilmu Administrasi Negara Universitas Maritim Raja Ali Haji Mahadiansar Mahadiansar; Facita Siti Mahfuzizia; Shofa Shofwatunnisa
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 3 No. 2 (2026): Juni, 2026
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v3i2.279

Abstract

Pelatihan aplikasi Mendeley bagi mahasiswa baru Program Studi Ilmu Administrasi Negara Universitas Maritim Raja Ali Haji diselenggarakan sebagai upaya memperkuat pengetahuan dasar mengenai pengelolaan referensi dan praktik sitasi ilmiah dalam kegiatan akademik. Materi pelatihan menekankan fungsi Mendeley sebagai perangkat lunak untuk mengoleksi, mengelola, menyimpan, dan mengutip sumber referensi, sekaligus sebagai perpustakaan digital pribadi yang terintegrasi dengan perangkat pengolah kata. Presentasi Pelatihan Mendeley Pembahasan mencakup pengenalan Mendeley Reference Manager dan Mendeley Desktop, proses instalasi dan registrasi, pengelolaan pustaka referensi, impor file dan folder, pengaturan metadata, penggunaan filter, pengelompokan koleksi, pemeriksaan duplikasi, serta pemanfaatan Mendeley Web Importer. Peserta juga diperkenalkan pada penggunaan Mendeley Cite di Microsoft Word untuk menyisipkan kutipan dan menyusun daftar pustaka secara otomatis sesuai gaya sitasi yang dipilih, termasuk APA edisi ketujuh, Vancouver, Chicago, IEEE, dan gaya lainnya. Presentasi Pelatihan Mendeley Pelatihan turut menekankan pentingnya ketepatan penulisan sumber, konsistensi sitasi, dan pengelolaan referensi sebagai bagian dari upaya mencegah plagiarisme dalam penulisan karya ilmiah. Presentasi Pelatihan Mendeley Melalui pemaparan materi dan demonstrasi tahapan penggunaan aplikasi, kegiatan ini diarahkan untuk membantu mahasiswa memahami alur pengelolaan referensi sejak penambahan sumber, pengorganisasian pustaka, hingga penerapan sitasi dalam dokumen akademik. Dengan demikian, pelatihan Mendeley diharapkan menjadi bekal awal bagi mahasiswa baru dalam membangun kebiasaan akademik yang tertib, sistematis, dan bertanggung jawab, terutama dalam penyusunan tugas kuliah, artikel ilmiah, laporan, serta karya akademik lainnya selama proses pendidikan di perguruan tinggi.
Penguatan Kepastian Hukum Hak Atas Tanah Melalui Pendampingan Legal Mapping Partisipatif Di Desa Tambangan Eka Merdekawati Djafar; Muhammad Zulfan Hakim; Naswar Naswar; Zulkifli Aspan; Tri Fenny Widayanti; Fajlurrahman Jurdi; Sardil Mutaallif; Muhammad Fikri; A. M. Randy Syekh; Muhammad Nabil Zhafir; Rohid Purwadi; Sitti Mut Mainnah; Winanda Fajri Al Hakim; Renaldi Tappang Samara; Linda Sekar Sari; A. Nur Ilmi Amaliyah Passalowongi; Ismi Azizah Djufri; Syarizah Dafani Afriani Darman
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 3 No. 3 (2026): September, 2026
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v3i3.280

Abstract

Permasalahan mitra di Desa Tambangan, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, berkaitan dengan belum tertibnya dokumentasi penguasaan tanah, ketidakjelasan sebagian batas bidang, keragaman bukti administratif, keterbatasan penelusuran riwayat peralihan, serta belum meratanya pemahaman warga mengenai hubungan antara data fisik, data yuridis, dan pendaftaran tanah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memperkuat prasyarat administratif dan yuridis menuju kepastian hukum hak atas tanah melalui pendampingan legal mapping partisipatif, tanpa menempatkan kegiatan sebagai proses penetapan atau pengesahan hak. Intervensi dilaksanakan pada 6 Juli 2026 melalui lima tahap, yaitu identifikasi masalah mitra dan koordinasi, penyuluhan hukum pertanahan, inventarisasi data fisik dan yuridis, verifikasi partisipatif, serta evaluasi dan penguatan keberlanjutan. Instrumen pendampingan mencakup lembar identitas bidang, daftar periksa dokumen, catatan riwayat penguasaan dan peralihan, sketsa batas partisipatif, matriks klasifikasi masalah, dan kuesioner pemahaman. Hasil kegiatan menghasilkan klasifikasi awal persoalan pertanahan, basis informasi pendukung bagi pemerintah desa, buku saku administrasi pertanahan, serta model pendampingan yang menghubungkan input, proses, output, outcome, aktor, indikator, dan mekanisme replikasi. Bukti yang tersedia menunjukkan perubahan pemahaman secara deskriptif melalui kemampuan peserta membedakan penguasaan faktual dengan pembuktian yuridis dan mengidentifikasi dokumen yang perlu disiapkan. Namun, naskah sumber tidak memuat rekap kuantitatif jumlah peserta, jumlah bidang terinventarisasi, maupun skor berpasangan pre-test–post-test. Karena itu, artikel ini tidak merekayasa angka dan membatasi klaim dampak pada capaian yang dapat diverifikasi dari dokumentasi kegiatan. Keberlanjutan diarahkan melalui pemutakhiran data desa, penetapan focal point, koordinasi dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Bulukumba, dan monitoring berkala.
Model Pemberdayaan Masyarakat Dalam Perlindungan Hak Atas Tanah: Integrasi Edukasi Hukum Dan Pendekatan Partisipatif Tri Fenny Widayanti; Ratnawati Ratnawati; Hijrah Adhyanti Mirzana; Muhammad Ilham Arisaputra; Sakka Pati; Marwah Marwah; Wiranti Wiranti; Muhammad Fikri; Muhammad Nabil Zhafir; Abd Rahman; Vega Sampe Rompon; Andi Muhammad Randy Syekh; Nurul Hijrah; Winanda Fajri Al Hakim; Sitti Mut Mainnah; Adrian Adrian; Muh Rezky Zulkarnain; Sardil Mutaallif
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 3 No. 3 (2026): September, 2026
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v3i3.281

Abstract

Perlindungan hak atas tanah di tingkat desa tidak cukup bertumpu pada pendaftaran dan penyelesaian sengketa, tetapi memerlukan kemampuan masyarakat memahami status hak, mengenali risiko, mengakses prosedur administrasi, serta berkomunikasi dengan pemerintah desa. Kegiatan pengabdian di Desa Tambangan, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, berangkat dari lima persoalan yang terdokumentasi, yaitu rendahnya pemahaman status hukum tanah, lemahnya legalitas penguasaan, terbatasnya akses edukasi dan advokasi, kerentanan terhadap pelanggaran hak, dan belum optimalnya kapasitas pemerintah desa. Tujuan kegiatan adalah memperkuat kesadaran hukum dan kapasitas perlindungan hak atas tanah melalui model pemberdayaan yang mengintegrasikan pemetaan masalah, edukasi hukum, dialog partisipatif, pendampingan, dan penguatan kelembagaan desa. Pendekatan yuridis empiris dipadukan dengan Participatory Rural Appraisal melalui observasi partisipatif, wawancara, diskusi kelompok, pemetaan sosial-hukum, dan evaluasi kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan tiga perubahan yang dapat dipertanggungjawabkan dari dokumentasi yang tersedia, yaitu meningkatnya ruang belajar hukum berbasis persoalan nyata, menguatnya komunikasi masyarakat dengan pemerintah desa, dan tersusunnya alur perlindungan preventif yang menempatkan legalitas, dokumentasi, konsultasi, dan rujukan sebagai satu rangkaian. Artikel ini tidak mengklaim persentase peningkatan pengetahuan karena data pretest-posttest dan jumlah peserta terverifikasi tidak tersedia. Temuan juga menunjukkan bahwa keberlanjutan memerlukan institusionalisasi melalui pemerintah desa dan kelompok masyarakat, tetapi bukti formal pembentukan Kelompok Masyarakat Sadar HAM belum terdokumentasi secara memadai. Model yang dihasilkan menempatkan masyarakat sebagai subjek, pemerintah desa sebagai fasilitator, dan mekanisme pertanahan sebagai rujukan, sehingga dapat digunakan sebagai kerangka replikasi dengan penyesuaian terhadap konteks sosial dan administrasi desa.
Pre-Test dan Post-Test dalam Sosialisasi Penguatan Diplomasi Kemaritiman dalam Pembangunan Daerah Pesisir Berkelanjutan di Provinsi Kepulauan Riau Rumzi Samin; Rudi Subiyakto; Kustiawan Kustiawan; Herry Wahyudi
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 3 No. 2 (2026): Juni, 2026
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v3i1.282

Abstract

Penguatan diplomasi kemaritiman pada wilayah kepulauan memerlukan pemahaman bersama mengenai tata kelola, koordinasi lintas aktor, keadilan manfaat, dan perlindungan ekosistem pesisir. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat literasi peserta mengenai diplomasi kemaritiman sebagai instrumen pembangunan daerah pesisir berkelanjutan di Provinsi Kepulauan Riau sekaligus memetakan perubahan pemahaman melalui pre-test dan post-test. Sosialisasi dilaksanakan melalui pre-test, dua paparan tematik, diskusi multiaktor, dan post-test. Materi pertama membahas tata kelola pemerintahan daerah dalam penguatan diplomasi kemaritiman, sedangkan materi kedua menekankan strategi diplomasi kemaritiman dan kolaborasi lintas aktor. Evaluasi menggunakan sepuluh butir pilihan ganda pada masing-masing tahap. Tujuh lembar pre-test dan post-test dapat dipasangkan secara utuh dan dibaca dengan jelas sehingga menjadi dasar pemetaan skor deskriptif. Rerata pre-test mencapai 92,86%, sedangkan rerata post-test sebesar 91,43%. Empat peserta memperoleh skor 100 pada post-test, namun perubahan agregat tidak menunjukkan kenaikan karena satu peserta mengalami penurunan pada beberapa butir aplikasi. Pola butir memperlihatkan penguasaan yang sangat tinggi pada konsep dasar koordinasi, keberlanjutan, tata kelola lintas level, partisipasi, dan kemitraan. Variasi jawaban terutama muncul pada isu pemerataan konektivitas, batas peran diplomasi kemaritiman daerah, dan formulasi rekomendasi kebijakan yang komprehensif. Temuan kegiatan menunjukkan bahwa pre-test dan post-test berguna bukan hanya untuk mengukur skor, tetapi untuk mengidentifikasi area yang memerlukan penguatan lanjutan. Sosialisasi selanjutnya perlu menggunakan studi kasus Kepulauan Riau, simulasi negosiasi, dan latihan penyusunan peta jalan agar pengetahuan konseptual semakin terhubung dengan keputusan kebijakan praktis.
Penguatan Literasi Kebhinekaan dan Budaya Ruang Aman pada Generasi Z di Kota Makassar Ni Luh Sinta Yani; Puji Novita Sari; Eliza Junita A; Nurfahima Nurfahima; Putu Ananda Devi Nugraha
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 3 No. 3 (2026): September, 2026
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v3i3.283

Abstract

Generasi Z di Kota Makassar menghadapi kehidupan sosial yang majemuk sekaligus semakin terdigitalisasi, sehingga penguatan literasi kebhinekaan dan budaya ruang aman menjadi penting untuk mendukung interaksi yang inklusif, empatik, dan nondiskriminatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat literasi kebhinekaan dan pemahaman budaya ruang aman pada kelompok Generasi Z di Kota Makassar yang secara operasional dijangkau melalui 336 mahasiswa baru peserta Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Makassar. Materi meliputi keberagaman, stereotip, prasangka, diskriminasi, komunikasi empatik, budaya ruang aman, serta nilai lokal Bugis-Makassar berupa sipakatau, sipakainge, dan sipakalebbi. Metode yang digunakan adalah workshop partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi kasus, refleksi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi partisipasi peserta, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman dari 66,9 pada pre-test menjadi 87,7 pada post-test atau sebesar 20,8 poin. Peningkatan tertinggi terjadi pada indikator pemahaman budaya ruang aman, yaitu dari 61,7 menjadi 88,4. Sebanyak 301 peserta (89,6%) mampu mengenali sedikitnya satu bentuk stereotip atau diskriminasi, 287 peserta (85,4%) memberikan alternatif respons yang lebih inklusif, dan 310 peserta (92,3%) menilai materi kebhinekaan dan ruang aman penting diberikan sejak masa transisi awal perguruan tinggi. Temuan tersebut menunjukkan penguatan pemahaman jangka pendek pada kelompok peserta, tetapi tidak dimaksudkan untuk merepresentasikan seluruh Generasi Z di Kota Makassar karena evaluasi menggunakan rekapitulasi agregat tanpa kelompok pembanding dan tanpa pengukuran tindak lanjut.
Sekolah Sahabat Jantung: Edukasi Interaktif Pencegahan Risiko Kardiovaskular Sejak Usia Dini Prima Trisna Aji; Elinda Rizkasari; Yanuan Ben Olina
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 3 No. 2 (2026): Juni, 2026
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v3i2.284

Abstract

Pencegahan penyakit kardiovaskular perlu diperkenalkan sejak usia sekolah karena kebiasaan yang berkaitan dengan pola makan, aktivitas fisik, perilaku sedentari, dan paparan asap rokok dapat berkembang sejak masa kanak-kanak dan berkontribusi terhadap kesehatan kardiovaskular pada tahap kehidupan berikutnya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai kesehatan jantung dan pencegahan risiko kardiovaskular melalui Program Sekolah Sahabat Jantung. Kegiatan dilaksanakan pada 18 Agustus 2026 di SDN 1 Mangunsari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, dengan melibatkan 60 siswa kelas IV dan V. Program menggunakan pendekatan edukasi kesehatan berbasis sekolah yang interaktif dengan evaluasi one-group pretest-posttest. Edukasi diberikan melalui media audiovisual, pertanyaan pemantik, diskusi dan tanya jawab, serta kuis edukatif Sahabat Jantung. Materi meliputi pengenalan fungsi jantung, pemilihan makanan dan minuman sehat, aktivitas fisik, pembatasan perilaku sedentari, pencegahan paparan asap rokok, dan kebiasaan sehari-hari yang mendukung kesehatan kardiovaskular. Pengetahuan siswa diukur sebelum dan segera setelah edukasi. Hasil menunjukkan rerata skor pengetahuan meningkat dari 62,3 ± 11,4 pada pretest menjadi 84,8 ± 9,2 pada posttest, dengan peningkatan rerata sebesar 22,5 poin dan perbedaan yang signifikan secara statistik (p < 0,001). Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan segera setelah siswa mengikuti program. Program Sekolah Sahabat Jantung berpotensi menjadi pendekatan promosi kesehatan berbasis sekolah untuk memperkenalkan pencegahan risiko kardiovaskular sejak usia dini. Pengembangan selanjutnya perlu melibatkan guru dan keluarga serta mengevaluasi retensi pengetahuan dan perubahan perilaku kesehatan dalam jangka panjang.

Page 4 of 4 | Total Record : 38