cover
Contact Name
Syamsinar
Contact Email
syamsinar@stainmajene.ac.id
Phone
+6289602357211
Journal Mail Official
ejournal@stainmajene.ac.id
Editorial Address
Jl. BLK Kelurahan Totoli Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Indonesia
Location
Kab. majene,
Sulawesi barat
INDONESIA
Malaqbiq : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat.
ISSN : -     EISSN : 29631750     DOI : https://doi.org/10.46870/jam.v1i1
Malaqbiq merupakan jurnal ABDIMAS yang dikelola dengan proses peer review, dipublikasikan oleh Rumah Jurnal STAIN Majene. Jurnal ini fokus pada penerbitan artikel tentang hasil pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini memuat publikasi dalam bidang ilmu pendidikan, agama, komunikasi, sosial, hukum, ekonomi, sains, seni, budaya dan humaniora.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 48 Documents
Pembinaan TPQ di Dusun Lalawang Desa Tadui Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju Yusriah; Masyhadiah; Rivai Makduani; Nurzamsinar
MALAQBIQ Vol. 4 No. 1 (2025): Malaqbiq : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jam.v4i1.1439

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKm) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama di Dusun Lalawang, Desa Tadui, Kecamatan Mamuju melalui pembinaan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ). Program ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kompetensi tenaga pengajar, minimnya fasilitas pendukung, serta kurangnya pemahaman anak-anak terhadap nilai-nilai Islam. Metode yang digunakan adalah kombinasi pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dan Participatory Action Research (PAR) untuk memberdayakan masyarakat secara aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kompetensi tenaga pengajar, pengadaan fasilitas belajar seperti rekal Al-Qur'an, serta metode pembelajaran inovatif yang meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an anak-anak hingga 70%. Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam mendukung keberlanjutan TPQ juga mengalami peningkatan. Namun, tantangan dalam bentuk keterbatasan waktu dan akses terhadap fasilitas teknologi masih menjadi kendala. Program ini direkomendasikan untuk terus dikembangkan dengan pendampingan berkelanjutan dan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran agama..
Pendampingan Pembelajaran Bahasa Arab Pada Anak Usia Dini di TPA Mesjid Nurul Huda Desa Barumbung Kecamatan Matakali Zulkiflih; Rahmat; Z., Husnah; Fakhruddin
MALAQBIQ Vol. 4 No. 1 (2025): Malaqbiq : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Barumbung memiliki mayoritas penduduk beragama Islam dengan pendidikan agama sebagai prioritas utama. Namun, pembelajaran bahasa Arab di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Mesjid Nurul Huda masih minim karena keterbatasan tenaga pengajar dan metode pembelajaran yang menarik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dasar bahasa Arab anak usia dini melalui metode pembelajaran interaktif serta meningkatkan kompetensi guru dalam mengajarkan bahasa Arab. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Partisipatif (PAR), yang melibatkan observasi, diskusi, pendampingan pembelajaran. Hasilnya, 85% anak mampu mengenali kosakata dasar, 75% dapat melafalkan 15 kata Arab dengan benar, dan 70% memahami frasa sederhana dalam komunikasi sehari-hari. Guru mengalami peningkatan dalam mengembangkan metode pembelajaran kreatif, sementara orang tua lebih sadar akan pentingnya mendukung anak belajar bahasa Arab di rumah. Temuan ini sejalan dengan teori perkembangan anak yang menekankan pentingnya pembelajaran berbasis bermain dan dukungan lingkungan dalam pemerolehan bahasa. Kesimpulannya, adalah pendampingan bahasa Arab berbasis partisipatif meningkatkan keterampilan anak dan kompetensi guru, serta memperkuat peran orang tua dalam pendidikan agama anak. Model ini dapat diterapkan di TPA lain untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Arab secara berkelanjutan.
Peningkatan Kapasitas Pemerintah Desa Makuang Kabupaten Mamasa dalam Meminimalisir Terjadinya Kekerasan Seksual Pratiwi, Andi Dewi; Fadhil, Fadhlan; Ichsan, Muh Arfhani; Mausili, Dwi Rianisa; Danar Hafidz Adi Wardhana; Rezki Rahmawati; Achmad Fauzi Kusmin; Rezky Ramadhan; Andi Muhammad Ikbal Salam; Usri
MALAQBIQ Vol. 4 No. 1 (2025): Malaqbiq : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jam.v4i1.1514

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Pemerintah Desa Makuang, Kabupaten Mamasa, dalam upaya meminimalisir terjadinya kekerasan seksual melalui metode ceramah dan tanya jawab. Kekerasan seksual masih menjadi persoalan serius di berbagai daerah, termasuk di wilayah pedesaan, di mana pemahaman tentang pencegahan dan penanganannya sering kali terbatas. Melalui kegiatan ini, diharapkan aparat desa dan masyarakat dapat memperoleh pengetahuan yang komprehensif mengenai bentuk-bentuk kekerasan seksual, faktor penyebab, dampak, serta langkah-langkah pencegahan dan penanganan yang efektif. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi interaktif dengan melibatkan perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga untuk memastikan penyebaran informasi yang merata. Metode ceramah digunakan untuk memberikan pemahaman mendasar, sedangkan sesi tanya jawab memungkinkan peserta untuk mengklarifikasi hal-hal yang belum dipahami serta berbagi pengalaman terkait isu kekerasan seksual di lingkungan tersebut. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kesadaran peserta mengenai pentingnya peran aktif pemerintah desa dalam menangani kasus kekerasan seksual, mulai dari aspek preventif hingga responsif. Selain itu, peserta juga memahami prosedur pelaporan dan pendampingan korban yang sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku. Kegiatan ini turut menghasilkan rekomendasi bagi pemerintah desa untuk membuat regulasi atau program khusus yang mendukung upaya pencegahan kekerasan seksual, seperti sosialisasi berkala, pembentukan tim respons cepat, dan kerja sama dengan lembaga terkait. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini tidak hanya memberikan dampak langsung berupa peningkatan pengetahuan tetapi juga mendorong tindakan nyata dari pemerintah desa dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan responsif terhadap isu kekerasan seksual.
Sekolah Kebangsaan sebagai Proyek Kemanusiaan MBKM: Penguatan Literasi Digital dan Demokrasi Mahasiswa melalui Program Tular Nalar di Majene Fachruddin, Achmad Taqlidul Chair; Hildawati; R, Warqiah; Nasrah; R, Rahmi; Firdaus, Misqul; Muh. Dai Sifatullah; Putri, Silfania Anastasia; El Fikri, Andi Royyan; Adinda Dwi Azharyah
MALAQBIQ Vol. 4 No. 1 (2025): Malaqbiq : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jam.v4i1.1528

Abstract

ABSTRAK Sekolah Kebangsaan merupakan program pembelajaran berbasis proyek yang bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kesadaran demokrasi mahasiswa melalui keterlibatan aktif dalam isu-isu kebangsaan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Program Studi Tadris Bahasa Inggris STAIN Majene sebagai bagian dari mata kuliah Digital Literacy yang diprogram oleh mahasiswa semester 3 angkatan 2022. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Majene terkait tahapan pemilihan umum dan dinamika hoaks menjelang pemilu. Untuk mengevaluasi pemahaman peserta, panitia mengadakan kuis interaktif. Peserta dibagi menjadi 10 kelompok untuk mengikuti diskusi dan microteaching yang dipandu oleh fasilitator. Kegiatan ini diikuti oleh 127 peserta, terdiri dari 42 mahasiswa Tadris Bahasa Inggris, 35 Pendidikan Agama Islam, 23 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, dan 27 Bimbingan Konseling Pendidikan Islam. Setiap kelompok menunjukkan partisipasi aktif dalam memahami isu hoaks dan peran mereka sebagai pemilih cerdas. Hal ini ditunjukkan dengan berbagai pertanyaan dan jawaban kritis yang diajukan oleh mahasiswa. Diskusi kelompok mendorong pemikiran kritis, sedangkan sesi microteaching memperkuat kemampuan menyampaikan kembali materi. Kegiatan ini memperlihatkan keterkaitan antara teori literasi digital dan praktik pemberdayaan mahasiswa melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif. Temuan kegiatan menunjukkan bahwa pelibatan mahasiswa lintas prodi dapat memperkuat pemahaman kolektif tentang literasi informasi dan membangun kesadaran kebangsaan. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan berbasis proyek mampu menciptakan ruang belajar yang bermakna dan relevan dengan konteks sosial. Kata kunci: Sekolah Kebangsaan, Literasi Digital, Hoaks.
Lokakarya Integrasi Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Luwu Abdul Zahir; Erni, Erni; Akramunnisa, Akramunnisa
MALAQBIQ Vol. 4 No. 2 (2025): Malaqbiq : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan Pembelajaran Mendalam (PM) dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) merupakan hal baru pada tahun ajaran baru ini. Madrasah sebagai satuan pendidikan dalam naungan Kementerian Agama harus mampu mengintegrasikan PM dan KBC dalam perencenaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Sebagai sesuatu yang baru, maka guru madrasah mesti perlu mengadaptasi dan hal ini memerluakan pemahaman, keterampilan, dan sikap positif.. Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Luwu sebagai penyelenggara layanan pendidikan perlu membekali guru-gurunya untuk profesional mengintegrasikan PM dan KCB..Lokakarya PM dan KCB menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatan kompetensi guru. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggak 27--28 Agustus 2025 menjadi gerakan penting bagi 54 peserta yang berasal dari guru yang ada di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Luwu. Kegiatan dengan pendekatan lokakarya atau workshop melalui 5 tahapan kegiatan yang pada akhirnya mampu mencapai tujuan yang ditetapkan, yakni 1) perubahan pola pikir guru dari sebelumnya tetap (yang penting tugas dan tanggung jawab selesai atau berada di zona nyaman) menjadi pola pikir bertumbuh (selalu ingin maju dan melakukan perubahan), 2) guru mampu memahami konsep pembelajaran mendalam yang meliputi pemahaman 8 dimensi profil lulusan, implementasi 3 prinsip pembelajaran mendalam, aktualisasi 3 pengalaman belajar, dan pemahaman 4 kerangka pembelajaran, dan pengintegrasian konsep cinta dalam pembelajaran, 3) guru mampu menyusun Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) yang terintegrasi dengan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), 4) guru mampu mengimplementasikan RPM terintegrasi KBC dengan baik, dan 5) guru memahami dan punya hasrat besar untuk berkolaborasi dengan pihak lain untuk meningkatkan kualitas perencanaan, proses dan hasil belajar peserta didik
Peningkatan Kapasitas Pelaku UMKM dalam Membangun Branding di Era Digital Ahmad, Muhammad Aslam; Nurzamsinar, Nurzamsinar; Atira, Atira; Irma, Irma; Khaldum, Muh. Ibnu; Salam, Abd.; Melati, Melati; Ulfiyah, Mufida; Suriaman, Muh.
MALAQBIQ Vol. 4 No. 2 (2025): Malaqbiq : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jam.v4i2.1906

Abstract

Potensi UMKM di Kecamatan Matakali belum optimal akibat rendahnya pemahaman branding dan pemasaran digital. Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan pelaku UMKM melalui pelatihan desain branding digital guna meningkatkan daya saing usaha. Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif, workshop praktid desain menggunakan Canva, diskusi studi kasus, dan [endampingan individual. Peserta kegiatan terdiri dari pelaku UMKM dan pendamping. Hasil kegiatan menunjukkan peserta mengalami peningkatan pemahaman konsep branding digital serta mampu membuat logo dan identitas visual sederhana untuk usahanya. Peserta juga memahami strategi promosi dasar di media sosial.Temuan ini sejalan dengan teori Kotler dan Keller bahwa branding yang kuat menciptakan nilai tambah dan kepercayaan konsumen. Manfaat yang diperoleh masyarakat adalah peningkatan keterampilan praktis dan motivasi untuk mengembangkan usaha secara digital. Kesimpulannya, pendekatan pelatihan partisipatif efektif dalam meningkatkan literasi digital dan membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Kata kunci: UMKM; Branding Digital; Pemberdayaan Masyarakat
Strengthening Global Collaboration Through Cultural Sustainability: Insights from the International Community Service Camp “Get Closer to Indonesian Culture” at Denassa Botanical Garden, Gowa Asyrafunnisa, Asyrafunnisa; D. Moelier, Dahlia; Batau, St. Haliah; Khaerani Rahman, Sri; Nur Amaliyah Syahbur, Syaila; Tenri Abeng, Andi; Masni, Masni; Abdul Maing, Rosmawati; Nopitasari, Dewi; Firdaus, Sirajul
MALAQBIQ Vol. 4 No. 2 (2025): Malaqbiq : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan International Community Service Camp “Get Closer to Indonesian Culture” merupakan hasil kolaborasi internasional antara Universitas Bosowa (Unibos), Universitas Fajar (Unifa), dan Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia (Nobel Institute) yang melibatkan mahasiswa internasional dari berbagai negara yaitu China, Sudan, Timor Leste, Suriah dan mahasiswa serta dosen Indonesia dari empat kampus yakni Unibos, Unifa Nobel Institute dan berbagai kampus yang ada di Makassar. Program ini bertujuan memperkuat jejaring akademik global, memperkenalkan budaya Indonesia, serta menerapkan nilai-nilai keberlanjutan melalui empat pendekatan utama: Socio-Cultural, Education, Engineering, Management & Entrepreneurship. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 8–9 November 2025 di Denassa Botanical Garden, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia denganmelibatkan kegiatan berbasis pengalaman seperti pertukaran budaya, lokakarya edukatif, dan inovasi sosial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran lintas budaya, pemahaman nilai kearifan lokal, serta munculnya inisiatif kolaborasi berkelanjutan antar universitas mitra.
Introduksi Teknologi Fermentasi pada Produksi Banana Paper (Baper) dari Limbah Gedebog Pisang Loka Pere bagi Pemuda Karang Taruna Desa Adolang: Introduction of Fermentation Technology in the Production of Banana Paper (Baper) from Loka Pere Banana Pseudostem Waste for Youth of Karang Taruna in Adolang Village Rahmah, Mufti Hatur; Aisyah, Aisyah; Risaldi, Muh. Irham; Aulia, Nur; Aprianti, Riska; Yusuf, Muhammad; Erwin, Erwin; Hairunnisa, Hairunnisa; Rahmadinah, Nurul Afifah; Nurhalizah, Nurhalizah
MALAQBIQ Vol. 4 No. 2 (2025): Malaqbiq : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Adolang bertujuan memberdayakan pemuda Karang Taruna melalui pelatihan produksi Banana Paper (Baper) berbasis limbah gedebog pisang Loka Pere. Pelatihan ini dirancang untuk menjawab masalah penumpukan limbah gedebog pisang yang belum dimanfaatkan sekaligus membuka peluang usaha kreatif ramah lingkungan bagi pemuda desa. Metode pelaksanaan meliputi pemetaan kebutuhan, penyampaian materi pengelolaan limbah, pelatihan teori dan praktik fermentasi menggunakan Trichoderma sp., pembuatan lembar Banana Paper (Baper), pengembangan produk turunan, serta sesi kewirausahaan dan pendampingan rencana usaha. Sebanyak 25 peserta dilibatkan dan dibagi dalam beberapa kelompok kecil untuk mempraktikkan seluruh tahapan produksi secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai dampak limbah dan konsep pemanfaatan serat non-kayu, serta keterampilan dalam melakukan fermentasi, mengolah pulp, dan menghasilkan lembar Banana Paper yang dapat dikembangkan menjadi produk seperti kartu, sampul buku, dan kemasan sederhana. Data angket skala Likert memperlihatkan seluruh peserta memberikan penilaian setuju dan sangat setuju terhadap relevansi materi, kejelasan penyampaian, manfaat praktik, serta kebermanfaatan sesi kewirausahaan, selaras dengan teori bahwa fermentasi dapat menjadi perlakuan biologis awal yang mendukung ekonomi sirkular. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa introduksi teknologi fermentasi yang diintegrasikan dengan pelatihan kewirausahaan mampu meningkatkan keterlibatan dan kapasitas pemuda dalam pengelolaan limbah serta dapat menjadi pendorong terbentuknya embrio usaha ramah lingkungan di tingkat desa.