cover
Contact Name
Ferdi Riansyah
Contact Email
phjjurnal@gmail.com
Phone
+6282273305152
Journal Mail Official
journalkesling@gmail.com
Editorial Address
Jl. Syiah Kuala, Kp. Mulia, Kuta Alam, Banda Aceh, Provinsi Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Public Health Journal
Published by CV. Teewan Solutions
ISSN : -     EISSN : 30483581     DOI : doi.org/10.62710
Core Subject : Health,
Public Health Journal (PHJ), merupakan jurnal ilmiah hasil kegiatan penelitian yang dialkukan dosen, mahasiswa dan masyarakat yang diterbitkan oleh CV Teewan Solutions. Jurnal ini membahas beberapa permasalahan umum dari hasil penelitian yang diimplementasikan ke masyarakat. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang dilakukan dosen yang telah dicapai dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Diharapkan dengan adanya kontri busi Jurnal ini bisa menjadi suatu acuan para peneliti untuk mempublikasikan hasil penelitian nya untuk memajukan Indonesia di bidang penelitian.
Articles 268 Documents
Evaluasi Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) terhadap Kinerja Administrasi Wiyogo; Dwike Nirmalasari Theresia Br Barus
Public Health Journal Vol. 3 No. 3 (2026): July-September, In Progress
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/ggx9yx54

Abstract

Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) merupakan bagian penting dalam mendukung efektivitas dan efisiensi administrasi rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi SIMRS terhadap kinerja administrasi di RSU Bina Kasih. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh petugas administrasi yang menggunakan SIMRS, sedangkan sampel berjumlah 38 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur yang mengukur implementasi SIMRS berdasarkan kemudahan penggunaan, kualitas sistem, kualitas informasi, kecepatan akses, keandalan sistem, dan dukungan terhadap pekerjaan administrasi. Kinerja administrasi dinilai berdasarkan efektivitas, efisiensi, ketepatan waktu, ketepatan pekerjaan, dan produktivitas. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIMRS sebagian besar berada dalam kategori baik (63,2%), sedangkan kinerja administrasi kategori baik sebesar 65,8%. Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara implementasi SIMRS dengan kinerja administrasi (p=0,000). Semakin baik implementasi SIMRS, semakin baik pula kinerja administrasi petugas. Meskipun demikian, masih ditemukan kendala berupa gangguan jaringan, sistem lambat atau error, keterbatasan dukungan teknologi informasi, dan integrasi antarmodul yang belum optimal.
Hubungan Hygiene dan Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang Terhadap Keberadaan Bakteri Coliform di Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar Mona Yustika; Tahara Dilla Santi; Radhiah Zakaria
Public Health Journal Vol. 3 No. 3 (2026): July-September, In Progress
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/hqygzt28

Abstract

Most of the community’s drinking water needs are met through Refillable Drinking Water Depots (DAMIU). However, data from the Montasik Community Health Centre (2020–2024) show that diarrhoea consistently ranks among the top 10 most prevalent diseases, which is closely linked to coliform bacterial contamination. This study aims to investigate the relationship between hygiene and sanitation at DAMIUs and the presence of coliform bacteria in Montasik Sub-district, Aceh Besar Regency. This observational analytical study employs a cross-sectional approach. The study population comprises 20 DAMIUs selected via total sampling. Data were collected through direct observation and testing using the H₂S method. Data analysis was performed using Spearman’s rank correlation test. The results showed that 25.0% of drinking water samples tested positive for coliform bacteria. Facility sanitation was rated as good in 55.0% of cases, equipment sanitation as good in 35.0%, and handler hygiene as good in 40.0%. The results of the Spearman’s Rho statistical test indicated a significant relationship between premises sanitation (p = 0.018), equipment sanitation (p = 0.013), and handler hygiene (p = 0.036) and the presence of coliform bacteria. Hygiene and sanitation are significantly associated with the presence of coliform bacteria in DAMIU in Montasik Sub-district. Business operators are expected to improve sanitation standards and product quality to ensure food safety for the public.
Pengaruh Frekuensi Latihan Sepeda Statis sebagai Intervensi Fisioterapi terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Quadriceps pada Pasien Osteoarthitis di Pondok Osteoarthitis Larasati Dukuh Kupang Surabaya Fitriyani Fitriyani; Ayly Soekanto; Handy Arief; I Made Subhawa Harsa
Public Health Journal Vol. 3 No. 3 (2026): July-September, In Progress
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/wjr71978

Abstract

Latar belakang: Osteoarthritis (OA) genu merupakan penyakit sendi degeneratif yang dapat menurunkan fungsi lutut dan kekuatan otot quadriceps, terutama pada perempuan usia lanjut. Latihan sepeda statis bersifat low-impact sehingga berpotensi menjadi modalitas fisioterapi yang aman untuk memperkuat otot sekitar lutut tanpa meningkatkan beban aksial sendi. Tujuan: Menganalisis pengaruh latihan sepeda statis terhadap peningkatan kekuatan otot quadriceps dan membandingkan hasilnya antara kelompok latihan rutin dan tidak rutin pada pasien osteoarthritis genu. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental two group pre-test and post-test pada 30 responden perempuan usia 35-75 tahun di Pondok Osteoarthritis Larasati, Dukuh Kupang, Surabaya, pada Mei-Juni 2026. Intervensi berupa latihan sepeda statis 10 menit per sesi, 3 kali per minggu selama 4 minggu. Kekuatan otot quadriceps diukur menggunakan Back-Leg-Chest (BLC) Dynamometer. Data dianalisis menggunakan Shapiro-Wilk, Paired T-test, Independent Sample T-test, dan Mann-Whitney U dengan taraf signifikansi p<0,05. Hasil: Rerata kekuatan otot quadriceps meningkat dari 26,37 kg (SD=8,78) menjadi 33,00 kg (SD=12,44). Peningkatan signifikan ditemukan pada kelompok rutin (p=0,001) dan tidak rutin (p=0,003). Namun, perbedaan post-test antar kelompok (p=0,118) dan delta peningkatan (p=0,315) tidak signifikan. Kesimpulan: Latihan sepeda statis efektif meningkatkan kekuatan otot quadriceps pada pasien osteoarthritis genu, tetapi perbedaan frekuensi latihan belum menunjukkan efek antar kelompok yang signifikan secara statistik.
Analisis Potensi Antioksidan Senyawa Tokotrienol dari Minyak Buah Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Terhadap Aterosklerosis Melalui Jalur MMP (Matrix Metalloproteinase) dengan Metode Molecular Docking dan Uji DPPH (1,1-Difenil-2-Pikrilhidrazil) Ayunda Novita Sari; Yenita Yenita; Emmi Purwoningsih; Fani Ade Irma
Public Health Journal Vol. 3 No. 3 (2026): July-September, In Progress
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/63rq8665

Abstract

Aterosklerosis merupakan penyakit inflamasi kronis pada pembuluh darah yang menjadi penyebab utama penyakit kardiovaskular di dunia. Progresivitas penyakit ini dipengaruhi oleh stres oksidatif, inflamasi kronis, serta peningkatan aktivitas Matrix Metalloproteinase (MMP), khususnya MMP-2 dan MMP-9 yang berperan dalam degradasi matriks ekstraseluler dan instabilitas plak aterosklerotik. Tokotrienol yang merupakan komponen utama vitamin E pada minyak sawit (Elaeis guineensis Jacq.) diketahui memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi dan berpotensi memodulasi ekspresi MMP.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi tokotrienol minyak sawit sebagai kandidat inhibitor MMP-2 dan MMP-9 melalui pendekatan aktivitas antioksidan menggunakan metode 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) dan analisis molecular docking.Penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dan komputasional. Aktivitas antioksidan tokotrienol dianalisis menggunakan metode DPPH dengan parameter nilai IC₅₀. Analisis molecular docking dilakukan terhadap empat isomer tokotrienol (α-, β-, γ-, dan δ-tokotrienol) menggunakan perangkat lunak AutoDock Vina untuk memprediksi afinitas ikatan terhadap protein target MMP-2 dan MMP-9 berdasarkan nilai binding energy serta jenis interaksi molekuler yang terbentuk.Tokotrienol menunjukkan aktivitas antioksidan yang kuat berdasarkan nilai IC₅₀ serta memiliki afinitas pengikatan yang baik terhadap MMP-2 dan MMP-9. Interaksi molekuler yang terbentuk didominasi oleh ikatan hidrogen dan interaksi hidrofobik pada residu asam amino di sisi aktif protein, sehingga mengindikasikan potensi penghambatan aktivitas kedua enzim tersebut. Tokotrienol minyak sawit berpotensi dikembangkan sebagai senyawa alami yang memiliki aktivitas antioksidan sekaligus kandidat inhibitor MMP-2 dan MMP-9 dalam upaya pencegahan maupun terapi adjuvan aterosklerosis. Penelitian lanjutan secara in vitro, in vivo, dan uji klinis diperlukan untuk mengonfirmasi efektivitas dan keamanan penggunaannya.
Gambaran Faktor Risiko Stroke pada Pasien yang Menjalani Terapi Akupunktur di Klinik YARAPA Aceh Afifah Nur Halizah; Muhammad Ilham
Public Health Journal Vol. 3 No. 3 (2026): July-September, In Progress
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/x7de4r64

Abstract

Stroke merupakan penyebab kematian dan kecacatan utama di Indonesia. Provinsi Aceh termasuk daerah dengan beban stroke yang tinggi. Terapi akupunktur sebagai pendekatan komplementer banyak dimanfaatkan oleh pasien dengan risiko stroke, namun data sistematis mengenai profil faktor risiko pada populasi ini masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan gambaran faktor risiko stroke pada pasien yang menjalani terapi akupunktur di Klinik YARAPA Aceh. Penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional dilakukan terhadap 110 responden yang memenuhi kriteria inklusi di Klinik YARAPA Aceh periode Maret–Mei 2026. Data dikumpulkan melalui rekam medis, wawancara terstruktur, dan pemeriksaan fisik. Analisis univariat digunakan untuk menghitung distribusi frekuensi dan persentase. Kelompok usia terbanyak adalah dewasa menengah 45–59 tahun (47,3%), dengan rata-rata usia 56,8 ± 11,3 tahun. Laki-laki mendominasi (52,7%). Faktor risiko yang dapat dimodifikasi paling dominan adalah hipertensi (71,8%), diikuti kelebihan berat badan/obesitas (60,9%), dislipidemia dan riwayat merokok masing-masing sebesar 48,2%, serta diabetes melitus (42,7%). Lebih dari 90% responden memiliki lebih dari satu faktor risiko secara bersamaan. Hipertensi merupakan faktor risiko stroke paling dominan pada pasien pengguna layanan akupunktur di Klinik YARAPA Aceh. Skrining faktor risiko stroke dan edukasi modifikasi gaya hidup perlu diintegrasikan secara sistematis dalam pelayanan akupunktur serta disertai koordinasi dengan tenaga kesehatan terkait.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kecelakaan Kerja pada Pekerja Gerinda di Departemen Steel Proyek Split Hopper PT X Kota Batam Muhammad Syukri; Chinta Yolanda Sari; Krismadies Krismadies
Public Health Journal Vol. 3 No. 3 (2026): July-September, In Progress
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/etbjh125

Abstract

Pekerjaan penggerindaan merupakan salah satu aktivitas kerja yang memiliki berbagai potensi bahaya, seperti percikan material, serpihan logam, debu, kebisingan, serta kontak dengan bagian mesin yang bergerak. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan kerja apabila tidak disertai dengan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja gerinda di Departemen Steel Proyek Split Hopper PT X Kota Batam Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 102 pekerja gerinda dan seluruh populasi dijadikan responden menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara masa kerja dengan kejadian kecelakaan kerja dengan nilai p-value 0,018, sikap kerja dengan nilai p-value 0,032, pengetahuan K3 dengan nilai p-value 0,000, serta kepatuhan penggunaan APD dengan nilai p-value 0,000. Seluruh nilai p-value lebih kecil dari 0,05. Disimpulkan bahwa masa kerja, sikap kerja, pengetahuan K3, dan kepatuhan penggunaan APD berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja gerinda. Perusahaan diharapkan meningkatkan pelatihan K3, safety briefing, pengawasan pekerja, dan kepatuhan penggunaan APD untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja.
Pendidikan Kesehatan tentang Persiapan Persalinan untuk Meningkatkan Pengetahuan pada Ibu Hamil di Desa Maribaya Purbalingga Iskanti Nurul Utami; Siti Haniyah; Prasanti Adriani
Public Health Journal Vol. 3 No. 3 (2026): July-September, In Progress
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/n1masf34

Abstract

Birth preparedness is a critical determinant of safe delivery outcomes for mother and infant, yet many pregnant women in rural areas remain inadequately prepared due to limited access to structured health information. This community service activity aimed to increase the knowledge of pregnant women in Maribaya Village, Purbalingga Regency, regarding birth preparedness through health education. The program was implemented in three stages—preparation, implementation, and evaluation—using a participatory approach involving a pre-test, delivery of educational material through lecture and discussion supported by booklets and leaflets, and a post-test. Fourteen pregnant women, consisting of six primigravida and eight multigravida participants, took part in the full series of activities. Results showed that the mean knowledge score increased from 76.42 in the pre-test to 88.57 in the post-test, an improvement of 12.15 points, with all participants (100%) reaching the "good" knowledge category after the intervention, compared with only 35.71% before. Follow-up monitoring conducted through a birth-preparedness planning sheet revealed that 71.43% of participants had completed all preparedness components, while a minority still lacked infant and maternal supplies or a designated blood donor. Interviews indicated positive participant responses and improved ability to explain birth-preparedness concepts. These findings confirm that structured health education using printed media is effective in enhancing pregnant women's knowledge and readiness for childbirth, supporting its continued use as a low-cost community health intervention in similar rural settings.
Perbandingan Pemberian Rebusan Air Daun Salam Dan Daun Sirsak Terhadap Kadar Asam Urat Pada Lansia
Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2026): April–June, Digital Health and Health Innovation
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/exq7yd50

Abstract

Prolonged high levels of uric acid in the blood can lead to the formation of urate crystals, typically depositing in the joints and surrounding tissues. Bay leaves are one remedy that can be used to lower uric acid levels; the chemical compounds found in this plant can be utilized for medicinal purposes. Soursop leaves also contain isoquinoline alkaloid compounds that act as potent analgesics. This study aimed to analyze the effect of administering bay leaf and soursop leaf decoctions on reducing uric acid levels in the elderly. A quantitative, quasi-experimental research method was employed, utilizing a two-group pretest-posttest design. The study population consisted of 33 elderly individuals, with a sample of 13 participants per group selected via purposive sampling. In the bay leaf group, uric acid levels prior to intervention ranged from a maximum of 7.8 mg/dL to a minimum of 6.2 mg/dL, while post-intervention levels ranged from a maximum of 7.0 mg/dL to a minimum of 4.7 mg/dL. In the soursop leaf group, pre-intervention levels ranged from a maximum of 7.8 mg/dL to a minimum of 6.0 mg/dL, whereas post-intervention levels ranged from a maximum of 6.8 mg/dL to a minimum of 3.7 mg/dL. The mean value for the bay leaf group was 15.73, compared to 11.27 for the soursop leaf group, indicating that the bay leaf decoction was more effective than the soursop leaf decoction. These findings are expected to provide educational insights regarding the reduction of uric acid levels in the elderly.
Pengaruh Kompres Aloe Vera terhadap Peradangan Kulit pada Keluarga yang Mengalami Dermatitis Siti Alma; Eka Sutrisna; Rizki Mauliza; Linur Steffi Harkensia; Putri Tia Novita; Husna Maulida; Elviana Putri
Public Health Journal Vol. 3 No. 3 (2026): July-September, In Progress
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/qw5f3873

Abstract

Pasien dengan dermatitis akan mengalami gatal, nyeri, kesemutan yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada area genitalia. Pemberian kompres aloe vera dapat menurunkan gejala peradangan kulit pada penderita dermatitis yaitu pada gejala eritema, edema, erosi, gatal, likenfikasi, vesikel/bula, papul, skuama, dan hiperpigmentasi. Tujuan penelitia untuk mengetahui pengaruh kompres aloe vera terhadap peradangan kulit pada penderita yang mengalami dermatitis di Wilayah Kerja Puskesmas Glumpang Baro Kabupaten Pidie. Desain penelitian yang digunakan adalah Analitik dengan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua penderita yang mengalami dermatitis di Wilayah Kerja Puskesmas Glumpang Baro Kabupaten Pidie sebanyak 44 orang dengan jumlah sampel 30 orang menggunakan tehnik accidental sampling. Tempat penelitian dilakukan Wilayah Kerja Puskesmas Glumpang Baro Kabupaten Pidie dilaksanakan pada tanggal 05 Februari –10 Maret 2025. Pengumpulan data menggunakan intervensi pemberian kompres, analisa data menggunakan uji t-test. Hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas peradangan kulit pada penderita yang mengalami dermatitis sebelum kompres aloe vera sedang yaitu sebanyak 16 responden (53,3%), mayoritas peradangan kulit pada penderita yang mengalami dermatitis sesudah kompres aloe vera ringan yaitu sebanyak 20 responden (66,7%) dan ada pengaruh kompres aloe vera terhadap peradangan kulit pada penderita yang mengalami dermatitis nilai P-value 0,000. Dari hasil penelitian tersebut diharapkan memberikan informasi pada responden tentang pengobatan non farmakologi pada penyakit dermatitis dengan cara kompres aloe vera sehingga pasien tidak tergantung lagi dengan obat kimia maupun salap.
Dukungan Kepemimpinan Tentang Patient Safety Terhadap Insiden Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Aceh Utara Teungku Muhammad Sabil; Rizky Mauliza; Esar Alkausar; Rizka Tanzila
Public Health Journal Vol. 3 No. 3 (2026): July-September, In Progress
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/bx0a4h12

Abstract

A patient safety incident is an unintended event occurring during the provision of patient care. Leadership support is essential in efforts to minimize the occurrence of such incidents. This study aimed to analyze the relationship between leadership support for patient safety and patient safety incidents at North Aceh Hospital. A quantitative, descriptive-analytic research design with a cross-sectional approach was employed. The study population consisted of all 520 healthcare workers at North Aceh Hospital, with a sample of 226 respondents selected via simple random sampling. Data were collected using questionnaires and analyzed using the Chi-Square statistical test at a 95% confidence level. The results indicated a significant relationship between leadership support for patient safety and patient safety incidents at North Aceh Hospital (OR = 1.08; 95% CI = 0.44–2.63; p = 0.002). The findings of this study can serve as a source of information and input for the public and healthcare professionals regarding the role of leadership support for patient safety in relation to patient safety incidents at the hospital.