cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Publikasi Pendidikan
ISSN : 20882092     EISSN : 25486721     DOI : -
Core Subject : Education,
Publikasi Pendidikan (ISSN 2088-2092 Print, ISSN 2548-6721 Online) published an article in the form of the results of thought, research and community service education. The focus and scope of the published article is about basic education or elementary school related to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning model, learning methods and instructional media. Publish 3 times in one year, in the last week of February, June and October
Arjuna Subject : -
Articles 556 Documents
Strategi Guru Bimbingan Konseling Dan Komite Sekolah Dalam Upaya Penurunan Angka Stunting Di Pondok Pesantren NU Paringgonan Daulay, Maruba Alianna; Syarkawi, Ahmad
Publikasi Pendidikan Vol 15, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v15i1.70404

Abstract

Stunting merupakan masalah serius yang berdampak padakesehatan dan perkembangan anak, sehingga diperlukan intervensi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Guru Bimbingan Konseling dan Komite Sekolah dalam upaya penurunanstuntingdiPondokPesantrenNUParinggonan.GuruBKdanKomiteSekolah memilikiperanpentingdalammemberikanedukasikepadasiswadanorangtuamengenai pentingnya gizi dan pola hidup sehat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda untuk mengukur pengaruh antara variabel Guru BK dan Komite Sekolah dalam penurunan stunting. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua item kuesioner valid dengan nilai r hitung di atas 0,455. Uji reliabilitas menunjukkan koefisien baik untuk Guru BK (0,887), Komite Sekolah (0,927), dan Penurunan Stunting (0,879), dengan Cronbach Alpha > 0,60. Uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov menghasilkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) 0,200, menandakan distribusidata normal. Tidak ada multikolinearitas atau heteroskedastisitas terdeteksi.ModelregresilinearbergandayangdiperolehadalahY=15,089+0,701(X1)+ 0,343 (X2), menunjukkan bahwa peningkatan 1% pada Guru BK dan Komite Sekolah masing-masing meningkatkan penurunan stunting sebesar 0,701% dan 0,343%. Penelitian ini mendukung hipotesis bahwa Guru BK dan Komite Sekolah berpengaruh signifikan terhadap penurunan stunting.
Bibliometric Analysis of Liveworksheet Utilization in Elementary School Afifah, Nailatul; Rani, Dewi Eka; Jannah, Raudhotul; Tresnawati, Nailah; Tarmidzi, Tarmidzi
Publikasi Pendidikan Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v15i2.72968

Abstract

The purpose of this study is to conduct a bibliometric analysis of existing literature, focusing on identifying publication trends, inter-topic connection related to Liveworksheet, the most frequently cited articles, and determining which subjects most widely utilize Liveworksheet in elementary schools. This research employs a bibliometric analysis method using the PRISMA approach. Data were collected through the Publish or Perish application using the Google Scholar database, applying relevant keywords within the time span of 2015–2025. The article selection process involved stages of identification, screening, and eligibility, resulting in 34 articles that were further analyzed. The collected data were extracted in RIS format, stored in Mendeley, and analyzed using the VOSviewer software. The analysis includes network visualization, overlay visualization, and density visualization. The results of the bibliometric analysis indicate a growing trend in the use of Liveworksheet in elementary schools from 2021 to 2024, peaking in 2022 and 2024. Mathematics is the subject that most frequently utilizes Liveworksheet, while other subjects are still limited in their use of this tool in teaching and learning. This study confirms the potential of Liveworksheet in supporting interactive and innovative learning but highlights the need for further research to address limitations and optimize its use across various subjects.
Conceptual Change Text based Analogy Model to Remedy Misconceptions on Eye Optics Palerangi, Andi Muadz; Wahyuni, A. Sri Astika; Nurlaela, Nurlaela
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v14i3.66730

Abstract

Misconception is well-known as barrier to students in learning science, and many studies have tried to investigate the type of misconception and try to remediate the common misconception after finding the cause of it. A study about how to provide information about an overview of the eye optics concept in physics was conducted to analysis pre-service teacher misconceptions about the eye optics and provide solutions with conceptual change text-based analogy model in learning processing qualitatively. Data were collected from Open ended question in worksheet of exploration phase (WEF) and Open-ended question in worksheet of concept application phase (WCA). The study resulted in explanation that misconceptions occur in the preservice teacher, especially in the matter of the eye optics. There are three types of Misconceptions. Firstly, They thought that: 1) many understand that the eye as is a biological study and which is the five senses in living things/human body and the rather than they do not understand the eyes as an optical instrument that can detect light and how the eye itself can see objects as a result of the light reflecting process that occurs in the eye ; 2) in determining the nature of the image formed in the eye, it was written based on the experience of seeing in everyday life, namely: real, upright, equal in size. In fact, if it is depicted using a graph using the principle of the passage of light, then the nature of the image formed on the eye is real, inverted, and reduced. ; and 3) in determining the type of lens needed for those whose eyes have problem to be able to see properly that can be used by people with eye defects does not first determine the strength of the lens but is determined based on the type of eye defect suffered. For example, near sighted people (hypermetropy) use glasses with concave lenses and people with farsightedness (myopia) use convex lenses. So that when they encounter problems in the application of concepts to determine the strength of the lens for sufferers of eye defects, both near sighted and farsighted, they tend to be wrong because they do not pay attention to the use of a negative sign (-) in the object's image distance which is calculated mathematically. They immediately determine the power of the lens by solving it mathematically and later at the end of the new solution then they are given a mark based on the type of lens used for people with eye defects.
Pendampingan Implementasi Layanan PAUD dalam Kurikulum Merdeka di Daerah Ibu Kota Negara Nusantara (IKN) Putri, Ayu Aprilia Pangestu; Wahyuningsih, Tri; Sjamsir, Hasbi; Halida, Halida; Fauzi, Chandra
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v14i3.63836

Abstract

Ibu Kota Negara Nusantara (IKN) Indonesia adalah sentral dan simbol jati diri bangsa dan negara. Pengembangan dan pembangunan dalam segala bidang perlu dilakukan secara matang. Adanya situasi miskonsepsi terhadap kurikulum merdeka beserta penerapannya, menjadikan kegiatan pendampingan ini sebagai upaya dalam menciptakan pembelajaran yang berkualitas di daerah IKN pada bidang pendidikan khususnya implementasi kurikulum merdeka.. Terdapat empat kegiatan yang dilakukan diantaranya; observasi awal; melaksanakan refleksi; memberikan penguatan dan umpan balik serta melaksanakan evaluasi. Dari hasil kegiatan ini, guru mendapatkan gambaran yang utuh dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka, mulai dari pelaksanaan pembelajaran; implementasi pendidikan anak usia dini (PAUD) holitik integratif dan program transisi PAUD ke Sekolah Dasar yang menyenangkan. Hasil kegiatan ini memberikan manfaat terhadap pengembangan kompetensi guru PAUD dalam menciptakan pembelajaran yang berkualitas khususnya di Daerah IKN
Analisis Kebutuhan Media Interaktif E-Modul Berbasis Gamifikasi untuk Pembelajaran Matematika di Kelas IV Sekolah Dasar Mirayanti, Mirayanti; Zainuddin, Muhammad; Arifin, Slamet; Surayanah, Surayanah
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v14i3.65933

Abstract

Pengaruh teknologi dalam dunia pendidikan sangat berpengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar siswa, termasuk matematika. Stigma siswa terhadap pembelajaran matematika yang buruk harus dihilangkan melalui peran teknologi dalam pembelajaran. Namun, implementasi teknologi sendiri masih belum cukup efektif dibuktikan dengan penggunaan smartphone yang belum memenuhi kebutuhan belajar siswa di SD LAB UM. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan akan media pembelajaran teknologi yaitu e-modul berbasis gamifikasi dalam pembelajaran matematika di kelas IV sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan berupa pendekatan kualitatif untuk mendeskripsikan permasalahan dan fokus penelitian. Penelitian ini akan merepresentasikan data hasil wawancara, observasi, dan kuesioner yang diperoleh selama penelitian. Hasil penelitian didapatkan adanya kebutuhan akan media pembelajaran e-modul berbasis gamifikasi di kelas IV SD LAB UM. Dibuktikan dari hasil wawancara, observasi, dan kuesioner, serta tinjauan penelitian terdahulu terkait implementasi media pembelajaran ini di sekolah.
Program Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Luar Biasa Situmorang, Marline; Ahmad, Masduki; Zulaikha, Siti
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v14i3.64620

Abstract

 Quality education will require qualified teachers who have potential and ability to improve the quality of education in schools. The main objective of this research is to evaluate teacher training toward teacher development as a professional teacher. This research uses qualitative approach and involves principal and teachers as the main subjects. Collecting data through observation, interviews, and document analysis then analyzing by qualitative descriptive analysis. The results show that training and development give best impact on teacher performance, improving quality and value of the teachers.Keywords: teacher competency, teacher training, elementary school
Problematika Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Di MAM 01 Malang Meilana, Rizky Abdin; Rahim, Fathor; Yusuf, Muhammad
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v14i3.64914

Abstract

This research aims to identify and find out the problems experienced by Islamic Religious Education teachers in implementing the Merdeka curriculum, and how teachers try to overcome these problems. This research uses a qualitative approach with a case study type, data collection methods are carried out using observation, interviews and documentation techniques. The selection of data analysis techniques uses techniques from Miles, Huberman and Saldana, such as condensing data, presenting data and drawing conclusions. The research results show that, there are still several problems experienced by PAI teachers in implementing the Merdeka curriculum. The efforts made by PAI teachers to overcome the problem of implementing the Merdeka curriculum are that the school holds training on making Merdeka curriculum learning tools or taking part in general training outside the school so that it can increase the insight or understanding of PAI teachers in making or adapting learning tools and methods.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengetahui permasalahan yang di alami guru Pendidikan Agama Islam dalam mengimplementasikan kurikulum Merdeka, dan bagaimana Upaya guru mengatasi problematika tersebut. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemilihan teknik analisis data menggunakan teknik dari Miles, Huberman dan Saldana dengan langka-langka seperti, kondensasi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa masih ada beberapa problematika yang dialami oleh guru PAI dalam mengimplementasikan kurikulum Merdeka. Upaya yang dilakukan guru PAI dalam mengatasi permasalahan pengimpelentasian kurikulum Merdeka adalah pihak sekolah mengadakan pelatihan tentang pembuatan perangkat belajar kurikulum Merdeka atau mengikuti pelatihan-pelatihan umum yang ada diluar sekolah sehingga bisa menambah wawasan atau pemahaman guru PAI dalam pembuatan atau penyesuaian perangkat dan metode pembelajaran.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mencegah Dekadensi Moral di SMK Muhammadiyah Kartasura Ikhsan Satriadi, Fajar; Dartim, Dartim
Publikasi Pendidikan Vol 15, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v15i3.76942

Abstract

Penelitian ini fokus pada peran guru Pendidikan agama Islam dalam mencegah dekadensi moral di SMK Muhammadiyah Kartasura. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis peran guru PAI dalam mencegah dekadensi moral. Metode ini berupa kualitatif yang terdapat 2 macam sumber data yaitu data sekunder dan primer. Langkah-langkah dalam proses pengumpulan data diantaranya wawancara, dokumentasu, dan observasi. Temuan penelitian ini membuktikan bahwa peran guru PAI sangat penting untuk pencegahan dekadensi moral siswa sehingga mereka merasa terbantu dan menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan bermoral. Tugas guru PAI disini yaitu mengendalikan siswanya sebagai pengawasan terhadap perkembangan moral siswa, namun instansi ini mengalami beberapa kendala yang ada sehingga pengawasan guru PAI terhadap siswa harus dimaksimalkan agar moral dapat terbentuk sesuai dengan ajaran Islam. Peran ini berguna untuk memberikan pengaruh yang positif terhadap pelestarian dekadensi moral siswa.Kata kunci : Peran, Guru PAI, Dekadensi
Analisis Penerapan Literasi Sains dalam Pembelajaran IPAS di Kelas IV Sekolah Dasar Yasmidah, Siti; Zulfadewina, Zulfadewina
Publikasi Pendidikan Vol 15, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v15i3.76926

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengkaji bagaimana penerapan literasi sains diterapkan dalam proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas IV A SDN Pinang Ranti 05 Pagi, serta mengidentifikasi kendala, faktor pendukung, dan upaya guru dalam meningkatkan kemampuan literasi sains siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa kelas IV yang dipilih untuk menggambarkan kondisi nyata penerapan literasi sains di sekolah dasar. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperkuat dengan triangulasi sumber untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan literasi sains dalam pembelajaran IPAS di sekolah berada pada kategori baik hingga sangat baik. Hal ini tercermin dari indikator kemampuan siswa dalam memecahkan masalah menggunakan konsep-konsep sains (79%), memahami produk teknologi dan merawatnya (75–81%), serta menunjukkan kreativitas dalam menciptakan produk berbasis teknologi (83–96%). Selain itu, peran guru sangat signifikan dalam mendukung penerapan literasi sains melalui strategi pembelajaran yang kontekstual, partisipatif, dan inovatif. Dengan demikian, penerapan literasi sains terbukti mampu meningkatkan pemahaman konsep IPAS, keterampilan berpikir kritis, dan sikap ilmiah siswa sekolah dasar.
Meningkatkan Mutu Pembelajaran Melalui Kompetensi Guru Dan Dukungan Komite Sekolah Alvionita, Kurnia Alfa; Purwanto, Nurtanio Agus
Publikasi Pendidikan Vol 15, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v15i3.77382

Abstract

This study aims to empirically examine the extent to which teacher competence, the availability of educational facilities and infrastructure, and the role of school committees contribute to improving the quality of learning in public elementary schools in Kurun District, Gunung Mas Regency. This study uses a quantitative approach with an ex post facto design, where all variables are observed after the event has occurred without any researcher intervention. The study population includes all elementary school teachers, with 182 respondents selected through stratified random sampling techniques to represent each population stratum proportionally. The research instrument is a closed questionnaire based on Likert and Guttman scales that have undergone validity and reliability testing. The data analysis process was carried out using descriptive and inferential statistics, including classical assumption tests and simple and multiple linear regression analyses using IBM SPSS Statistics software version 27. The results of the analysis indicate that teacher competence and the role of school committees have a positive and significant influence on the quality of learning, both partially and simultaneously. Meanwhile, the availability of facilities and infrastructure has a negative influence. These results confirm that increasing teacher professional capacity, equalizing educational facilities, and optimizing the function of school committees are key factors in realizing quality learning at the elementary education level.