cover
Contact Name
M.Ahkam Alwi
Contact Email
m.ahkam.a@unm.ac.id
Phone
+628979544520
Journal Mail Official
m.ahkam.a@unm.ac.id
Editorial Address
Fakutas Psikologi UNM Jl. AP. Pettarani
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29859557     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat is an open journal system that uses a peer-reviewed system in the journals published by the Faculty of Psychology, Makassar State University. Jurnal Psikologi Kebajikan is an Open-Access journal and published four times a year every January, May, August and November. Articles/Journals published with aims and scope around: (1) Educational and Developmental Psychology; (2) Social Psychology; (3) Industrial and Organizational Psychology; and (5) Clinical Psychology
Articles 104 Documents
PSIKOEDUKASI CARA MENJAGA KESEHATAN MENTAL DI TEMPAT KERJA BAGI KARYAWAN DI PERUSAHAAN X Hairunnisa Putri; Elda Hasya; Ghaitsa Raodatul; M Ahkam Alwi
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2023): Januari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v1i2.44873

Abstract

Piling up work causes employees to experience stress and if prolonged will result in burnout which has an impact on mental health. Companies are usually unaware of the amount of work given to employees which causes the burden of employees to accumulate which can make them easily tired physically and stressed from the mind. Psychoeducation is one of the treatment strategies that can be applied in individual, family, and group settings that focus on psychoeducating participants about various problems faced in life, helping others to be better able to develop various sources of support from their environment, and developing coping skills to manage various problems. The method used in this activity is psychoeducation in the form of posters. The activity was carried out at PT X which began on 12 October, by conducting a literature study and conducting interviews with several employees at PT X to find out the conditions in the workplace or phenomena that are happening at PT X. The results obtained were that it had a positive impact on employees at PT X and could change employee behavior to maintain mental health in the workplace. Employees gave a positive response to the psychoeducation provided by doing some of the tips described in the posters that had been posted in the workspace.
Pelatihan Identifikasi dan Penanganan Masalah Siswa TK-SMA: Analisis Aspek Akademik, Emosional, dan Sosial Astiti Tenriawaru Ahmad; Noviyanti Pratiwi; Kasmayani Karim; Rahmat Permadi; Diah Ayu Permatasari
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2025): NOVEMBER
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i1.79786

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada guru dalam mengidentifikasi dan menangani permasalahan siswa berdasarkan jenjang pendidikan mulai dari TK hingga SMA. Pelatihan ini diikuti oleh 16 guru dari berbagai jenjang pendidikan dan dilaksanakan pada tanggal 15 November 2025 di Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar. Metode yang digunakan mencakup tiga sesi utama, yaitu presentasi, diskusi kelompok, dan simulasi studi kasus yang mengintegrasikan aspek akademik, emosional, dan sosial. Setiap sesi dirancang untuk membantu guru memahami karakteristik perkembangan siswa, tantangan pembelajaran, serta faktor-faktor psikologis yang mempengaruhi perilaku dan performa akademik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai perbedaan karakteristik permasalahan siswa berdasarkan kelompok generasi, mulai dari Generasi Alpha di tingkat TK dan SD hingga Generasi Z di tingkat SMP dan SMA. Guru juga dibekali dengan strategi praktis untuk deteksi dini masalah belajar, tanda-tanda gangguan emosi, dinamika sosial, serta pendekatan intervensi yang sesuai dengan masing-masing jenjang. Selain itu, peserta melaporkan peningkatan kepercayaan diri dalam mengelola kasus siswa dan kemampuan membuat rencana tindak lanjut berbasis kebutuhan individual. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa guru memerlukan pemahaman mendalam, keterampilan adaptif, serta pelatihan berkelanjutan untuk menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Pendekatan holistik dan kolaboratif antara sekolah, orangtua, serta tenaga profesional menjadi kunci dalam memastikan kesejahteraan dan perkembangan optimal peserta didik.
Program Psikoedukasi Sebagai Upaya Pencegahan Perilaku Bullying Pada Siswa Madrasah Aliyah Arifah Gowa Ahmad Yasser Mansyur; Ahmad Razak; Uldiyanti Sya'diah Syahdan; Ainul Bahri; A. Muh Raafi Dwi Zaldi
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v1i4.50203

Abstract

Cases of bullying are currently quite widespread in the school environment. Cases of bullying have a huge impact on the mental health of students. One way that can be done to reduce the level of bullying cases is to do psychoeducation. The purpose of this research is to prevent bullying behavior by conducting psychoeducation to students. The research method used in this research is psychoeducation. The analysis technique uses a qualitative descriptive method. Based on the research that has been done, the results obtained are that students can conclude well the material presented and give a good impression and positive insight. Students are also able to understand the importance of preventing bullying behavior.
PSIKOEDUKASI BULLYING MELALUI MEDIA LAGU SEMUA TEMAN UNTUK MENURUNKAN INTENSITAS PERILAKU BULLYING PADA ANAK BINAAN RUMAH ZAKAT GADDETA A Idul Saputra; Gebriella A Sipapa; Lilis Damayanti; Sitti Rahmah; Perdana Kusuma
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2024): Mei
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v2i3.58475

Abstract

Bullying merupakan suatu kondisi dimana seseorang kesulitan dalam mempertahankan diri dari perlakuan negatif yang dilakukan secara sengaja dan berulang . Selain itu, dalam definisi yang lain disebutkan bahwa perilaku bullying terjadi jika terdapat ketidakseimbangan kekuatan antara pelaku bullying dan korban. Rumah Zakat Gaddeta sebagai lembaga sosial yang menghadirkan ruang belajar dan literasi bagi anak-anak yang berdomisili di daerah tersebut, ditemukan perilaku bullying dengan intensitas tinggi atau sering terjadi. Kegiatan ini bertujuan untuk menurunkan intensitas perilaku bullying pada anak binaan Rumah Zakat Gaddeta. Metode yang digunakan adalah psikoedukasi melalui media lagu “semua teman”. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaksanaan psikoedukasi menggunakan media lagu “Semua Teman” menurunkan intensitas perilaku bullying pada anak binaan Rumah Zakat Gaddeta. 
Peningkatan Keterampilan Sosial dan Motivasi Berprestasi Siswa Melalui Aktivitas Interaktif Basti Tetteng; Perdana Kusuma; Roselina Dwi Hormansyah
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v3i4.78245

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan sosial dan motivasi berprestasi siswa SMP Muhammadiyah Unismuh Makassar melalui pendekatan edukatif yang partisipatif, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan perkembangan remaja. Program dilaksanakan melalui kombinasi metode ceramah interaktif, diskusi kelompok terstruktur, dan role play yang memungkinkan siswa mengalami langsung berbagai situasi sosial yang menuntut kemampuan komunikasi, empati, dan kolaborasi. Pendekatan ini tidak hanya memberikan pemahaman konseptual mengenai pentingnya keterampilan sosial, tetapi juga memberi ruang bagi siswa untuk mempraktikkannya dalam konteks yang aman dan menyenangkan..Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada beberapa aspek penting. Siswa tampak lebih antusias dalam mengikuti sesi, menunjukkan keberanian untuk menyampaikan pendapat, serta lebih percaya diri dalam berinteraksi dengan teman sebaya maupun fasilitator. Kemampuan bekerja sama dalam kelompok juga meningkat, terlihat dari cara mereka membagi tugas, menyelesaikan tantangan, serta menghargai kontribusi anggota lain. Selain itu, role play yang diberikan membantu menumbuhkan sikap empatik, di mana siswa mulai mampu memahami perspektif orang lain dan merespons dengan lebih positif.Secara keseluruhan, kegiatan ini menegaskan bahwa penguatan keterampilan sosial merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter, peningkatan motivasi belajar, dan pencapaian prestasi akademik. Model edukasi sosial-interaktif seperti ini diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan di sekolah sebagai bagian dari strategi pengembangan kompetensi sosial-emosional siswa. Dengan demikian, sekolah mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih suportif, inklusif, dan mendorong tumbuhnya generasi yang adaptif dan berdaya saing.
PELATIHAN REGULASI EMOSI SEBAGAI UPAYA EDUKASI MENCEGAH PERILAKU AGRESIVITAS PADA SISWA/I SEKOLAH DASAR SDI AR-RAAFI’ KOTA MAKASSAR Astiti Tenriawaru Ahmad; A Lutfi Kasmir; Anriani Anriani; Febriani Saidar As'ad; Maharani Maharani
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v1i4.48279

Abstract

Perilaku agresivitas di sekolah dasar umum terjadi pada pelajar namun tidak disadari secara langsung. Ketidakmampuan individu untuk mengontrol emosi negatif mampu memicu timbulnya perilaku agresif. Regulasi emosi merupakan salah satu cara dalam mengontrol dan memodifikasi emosi untuk mengurangi perilaku negatif individu. Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan adalah pelatihan dan edukasi terkait dengan regulasi emosi. Pemberian pelatihan dilakukan dalam 5 sesi yang meliputi pemberian materi, diskusi, refleksi, dan sesi relaksasi. Refleksi dilakukan untuk mengetahui peningkatan pemahaman siswa tentang perilaku agresif, regulasi emosi, dan berpikir positif. Sesi relaksasi dilaksanakan untuk melatih siswa dalam mengendalikan beragam emosi yang timbul baik emosi positif maupun emosi negatif. Partisipan dalam pelatihan dan edukasi ini berjumlah 11 orang siswa kelas V berusia 11 – 12 tahun di SD I Ar-Raafi Kota Makassar. Tujuan pemberian pelatihan dan edukasi adalah untuk menambah pemahaman siswa dan mengurangi serta mencegah perilaku agresivitas pada siswa akibat dari ketidakmampuan siswa untuk meregulasi emosi. Hasil yang diperoleh melalui refleksi materi menunjukkan bahwa pelatihan dan edukasi terkait regulasi emosi mampu meningkatkan wawasan siswa tentang perilaku agresif, regulasi emosi, dan berpikir positif. Data hasil refleksi pelatihan dalam sesi relaksasi kesadaran emosional menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan wawasan siswa dalam meregulasi emosi. Dengan demikian, pelatihan mengenai regulasi emosi sebagai upaya edukasi untuk mengurangi perilaku agresivitas dapat menjadi salah satu metode yang efektif untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan siswa terkait emosi dan bagaimana cara mengontrol emosi tersebut.
EFEKTIVITAS PSIKOEDUKASI MANAJEMEN STRESS KERJA KARYAWAN PT BARUGA ASRINUSA DEVELOPMENT MAKASSAR Alauddin El Hanif Djasari; Rabbani Muhammad Gibran; Nur Aulia Namira Basri; Hilwa Anwar
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v2i2.58515

Abstract

Stres kerja pada karyawan telah menjadi fokus perhatian yang sangat penting dalam konteks manajemen sumber daya manusia. Stress kerja merupakan keadaan karyawan yang disebabkan oleh tekanan dari tempat kerja yang berdampak tidak terkendali dan merusak fisik secara perlahan. Penyebab stress kerja adalah tugas yang terlalu banyak sehingga dapat menimbulkan stress bila kuantitas tugas tidak seimbang dengan kemampuan yang dimiliki karyawan, supervisor yang tidak terampil, dan batas waktu yang terlalu singkat dalam menyelesaikan pekerjaan Karyawan yang mengalami stress akan menurunkan produkvitas dan kinerja. psikoedukasi adalah sebuah metode edukatif yang bertujuan untuk memberikan informasi dan pelatihan untuk mengubah atau memberikan pemahaman mental/psikis individu. Pemberian psikoedukasi bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait cara memanajemen stress di tempat kerja. Metode psikoedukasi yang dilakukan meliputi need assessment dan penyebaran poster digital. Psikoedukasi ini dilakukan pada Jumat, 29 Desember 2023 di PT Baruga Asrinusa Development. Hasil wawancara menunjukkan bahwa pelaksanaan psikoedukasi ini memberikan informasi baru dan dapat menurunkan stress yang dialami selama bekerja.
Psikoedukasi Kesehatan Mental Pada Siswa SMA Negeri 2 Makassar M. Ahkam Alwi; Kartika Cahyaningrum; Nurfajriyanti Rasyid; Rossy Allayda Syaiputri; Dibyo Restu Nugraha; Siti Zalsa Zeftira; Andi Nurfatimah Azzahra
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v2i4.64913

Abstract

The aim of this research is to explore the impact of mental health psychoeducation on students at SMA Negeri 2 Makassar. This research uses a quantitative approach with a pre-test and post-test design. The research sample consisted of 120 students selected randomly. The psychoeducational intervention was carried out over six sessions, each lasting 90 minutes. Psychoeducational materials include an introduction to mental health, coping strategies, stress management, and interpersonal communication skills. The results showed that there was a significant increase in students' understanding of mental health after psychoeducational intervention (p < 0.05). In addition, there was a significant reduction in students' stress and anxiety levels (p < 0.05). Students also report improved communication skills and ability to deal with everyday problems. The conclusion of this research is that mental health psychoeducation is effective in increasing mental health knowledge and skills and reducing stress and anxiety among students at SMA Negeri 2 Makassar. The recommendation of this research is that mental health psychoeducation programs be implemented sustainably and expanded to other schools to support students' overall mental health.
SELF LOVE SEBAGAI UPAYA MENGURANGI RASA INSECURE PADA SISWA/I KELAS X IPA SMA MUHAMMADIYAH 1 UNISMUH MAKASSAR A Annisa Nurul Qalbi; Nurul Fitrah; Novita Maulidya Jalal; M. Ahkam Alwi; Nur Akmal; Ulil Hidayah Sulaeman; Wahyudi Alengo
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2022): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v1i1.36662

Abstract

Salah satu lingkungan yang memiliki pengaruh bagi siswa adalah sekolah. Sekolah diharapkan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi siswa agar dapat memberikan perasaan nyaman pada siswa saat berada di sekolah. Tujuan dari kegiatan psikoedukasi ini yaitu untuk membantu siswa dalam mengetahui, memahami, dan menerapkan meningkatkan rasa percaya diri dengan belajar mencintai dan menerima diri, dan juga dapat menumbuhkan dan menjaga rasa sayang dan cinta terhadap dirinya. Metode yang digunakan dalam psikoedukasi ini ialah metode ceramah dan diskusi, serta dilakukan agenda tambahan seperti mengisi jurnal prompts bersama dilakukan agar siswa dapat melihat sebarapa besar tingkat self love yang dimiliki sebelum materi dilakukan. Kegiatan psikoedukasi dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar  kelas X IPA dan diikuti oleh sejumlah 22 siswa. Permasalahan utama yang dihadapi siswa kelas X IPA adalah insecure atau tidak percaya pada diri sendiri. Namun, setelah diberikan kuisioner di akhir kegiatan, maka diperoleh hasil evaluasi. Hasil evaluasi tersebut menunjukan bahwa partisipan merasa pemateri dan materi yang disampaikan sudah sangat baik dan menyenangkan.Selain itu, peserta juga menyatakan manfaat dari psikoedukasi self love dalam mengetahui, memahami, menerima, dan menumbuhkan rasa sayang pada dirinya sendiri.Psikoedukasi self love dengan demikian dapat menjadi salah satu metode yang membantu partisipan untuk mengurangi rasa insecure atau rasa tidak percaya diri pada diri mereka.
Mencegah Perilaku Bullying pada Masyarakat Sahril Buchori; Rahmat Siala; Dian Munawarah; Dian Novita Siswanti
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2025): MEI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v3i3.74185

Abstract

Bullying merupakan masalah sosial yang tidak hanya terbatas pada dunia pendidikan, tetapi juga menjangkau berbagai sektor kehidupan masyarakat, termasuk tempat kerja dan ruang publik. Fenomena ini menunjukkan bahwa bullying bukan sekadar persoalan individu, melainkan cerminan dari ketimpangan sosial yang lebih luas. Oleh karena itu, pendekatan pencegahan perlu melibatkan peran serta masyarakat secara menyeluruh. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bentuk-bentuk bullying, dampaknya, serta strategi yang dapat diterapkan dalam mencegah dan menangani kasus perundungan di lingkungan sekitar. Melalui metode ceramah dan diskusi kelompok yang interaktif, warga diajak untuk mengenali berbagai bentuk perundungan dan belajar membangun lingkungan sosial yang aman, inklusif, dan saling menghargai.

Page 3 of 11 | Total Record : 104