cover
Contact Name
Fahrullah
Contact Email
bnjakys@gmail.com
Phone
+6285250916350
Journal Mail Official
bnjakys@gmail.com
Editorial Address
https://bnj.akys.ac.id/BNJ/about/editorialTeam
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Borneo Nursing Journal
ISSN : 26855054     EISSN : 26548453     DOI : https://doi.org/10.61878/bnj.
Core Subject : Health, Science,
Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan minimal 5 naskah hasil penelitian dan satu artikel editorial notes. Penulis yang dapat mengirimkan artikel ke BNJ tidak dibatasi hanya pada tenaga pengajar Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda saja, tetapi penulis yang berasal dari perguruan tinggi lain pun dapat mengirimkan manuskrip. Setiap manuskrip yang masuk akan di-review oleh reviewer yang memiliki berbagai macam latar belakang keilmuan yang relevan dengan topik manuskrip.
Articles 1,420 Documents
Perbedaan Video Reels Instagram dengan Ceramah tentang Pencegahan Anemia sebagai Media Promosi Kesehatan terhadap Peningkatan Pengetahuan, Sikap dan Motivasi Remaja Putri SMA di Kabupaten Ciamis Yudi Dirgantara Dakushid
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1512

Abstract

Kasus anemia di Kabupaten Ciamis dari hasil skrining anemia pada kelas 7 dan kelas 10 mengalami peningkatan setiap tahunnya dari 5247 kasus (33.5%) pada tahun 2023 menjadi 5920 kasus (35,53%) pada tahun 2025. Bahkan jika kita melihat prevalensi kasus anemia kelas 10 tahun 2025 itu mencapai 41.98%. Menurut WHO ketika prevalensi suatu penyakit lebih dari 40% maka masalah kesehatan tersebut tergolong pada masalah kesehatan yang berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh video Reels Instagram tentang pencegahan anemia terhadap pengetahuan, sikap dan motivasi remaja putri di SMA Kabupaten Ciamis. Desain Penelitian ini menggunakan kuantitatif (Pre-experimental pre-posttest with control group design). Sampel pada penelitian ini merupakan remaja putri SMK N 1 Ciamis dan SMK N 1 Kawali yang berusia 15-18 tahun, berjumlah 340 siswa yang dibagi menjadi 2 kelompok di masing-masing sekolah yaitu kelompok perlakuan yang diberikan edukasi menggunakan video Reels Instagram dan kelompok kontrol yang diberikan edukasi dengan ceramah tanpa media. Analisis data yang digunakan adalah uji Wilcoxon dan t-dependent untuk melihat pengaruh pada kelompok yang sama, dan uji T Dependen dan Man Whitney untuk melihat perbedaan pengaruh pada 2 kelompok berbeda. Berdasarkan uji Wilcoxon dan t-dependent didapatkan hasil nilap p = 0,0001 (< 0,005) menunjukkan kedua metode memberikan pengaruh signifikan. pada hasil uji perbedaan pengaruh menunjukkan adanya perbedaan hasil intervensi pada video Reels Instagram dan ceramah (tanpa media). Jadi dapat disimpulkan terdapat perbedaan hasil antara video Reels Instagram dengan ceramah (tanpa media) terhadap pengetahuan, sikap dan motivasi remaja putri tentang pencegahan anemia dengan nilai rata-rata pada metode video Reels Instagram lebih besar.
Dukungan Keluarga Dengan Kejadian Karies Gigi Pada Anak Prasekolah Di Blega Bangkalan Madura (Studi TK Al-Barokah Kepong Rosep) Nurul Lailatul Muqorinah; Imam Sarwo Edi; Siti Fitria Ulfah; Agus Marjianto
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1514

Abstract

Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang sering terjadi pada anakprasekolah. Dukungan keluarga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya karies gigipada anak. Kurangnya dukungan keluarga dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut anak dapatmeningkatkan risiko terjadinya karies gigi. Berdasarkan hasil survei data awal yang dilakukan padaanak prasekolah di Tk Al-Barokah Blega Bangkalan diperoleh rata-rata indeks def-t sebesar 6,3 yangtermasuk dalam kategori sangat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungankeluarga dengan kejadian karies gigi pada anak yang diduga di Blega Bangkalan Madura. Metodeyang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional serta melibatkanresponden penelitian berjumlah 55 orang tua dan anak-anak di Tk Al-Barokah Blega Bangkalan.Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan lembar pemeriksaan karies gigidengan indeks def-t. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahuihubungan dukungan keluarga dengan kejadian karies gigi pada anak prasekolah. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa sebagian besar dukungan keluarga berada dalam kategori yaitu kurang dari45,5% dan kejadian karies gigi pada anak diprediksi termasuk kategori tinggi. Hasil Chi-SquareP=0,037&lt; 0,05 menunjukkan adanya hubungan antara dukungan keluarga dengan kejadian karies gigipada anak yang diduga di Tk Al-Barokah Blega Bangkalan Madura. Kesimpulan penelitian ini adalahdukungan keluarga semakin baik maka kejadian karies gigi pada anak cenderung lebih rendah.
Hubungan Derajat Perdarahan Dengan Kejadian Hipotensi Pada Operasi Sectio Caesarea Dengan Spinal Anestesi Di RSU PKU Muhammadiyah Bantul Putri Evsa Ramadhani; Istiqomah Rosidah; Ratih Kusuma Dewi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1517

Abstract

Latar Belakang: Hipotensi merupakan komplikasi yang sering terjadi pada pasien sectio caesarea dengan spinal anestesi akibat blokade saraf simpatis yang menyebabkan vasodilatasi dan penurunan curah jantung. Kondisi ini dapat diperberat oleh perdarahan intraoperatif yang menurunkan volume intravaskular. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan derajat perdarahan dengan kejadian hipotensi pada operasi sectio caesarea dengan spinal anestesi di RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan rancangan cross-sectional pada pasien sectio caesarea dengan spinal anestesi di RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Data perdarahan intraoperatif dan hipotensi dikumpulkan melalui observasi dan bedside monitor, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai p value sebesar 0,000 atau kurang dari 0,05 (0,000 < 0,05), sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Karakteristik responden berdasarkan derajat perdarahan menunjukkan mayoritas mengalami perdarahan derajat I sebanyak 36 responden (83,7%), derajat II sebanyak 6 responden (14%), dan derajat III sebanyak 1 responden (2,3%). Berdasarkan kejadian hipotensi, sebagian besar responden tidak mengalami hipotensi sebanyak 33 responden (76,7%), sedangkan yang mengalami hipotensi sebanyak 10 responden (23,3%). Simpulan: Terdapat hubungan antara derajat perdarahan dengan kejadian hipotensi pada pasien operasi sectio caesarea dengan spinal anestesi di RSU PKU Muhammadiyah Bantul dengan kekuatan korelasi yang kuat. Saran: Peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti faktor lain yang memengaruhi hipotensi pada spinal anestesi, seperti usia, cairan prehidrasi, lama penyuntikan anestetik lokal, dan ketinggian blok anestesi.
Hubungan Pola Asuh Pemberian Makan dengan Konsumsi Junk Food pada Anak Usia Prasekolah di Wilayah Kecamatan Banguntapan Annisa Febrian Hadiyanti; Nor Eka Noviani; Silvi Lailatul Mahfida
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1518

Abstract

Meningkatnya konsumsi junk food pada anak usia prasekolah berisiko memicu masalah gizi dan gangguan tumbuh kembang, yang salah satunya dipengaruhi oleh pola asuh pemberian makan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola asuh pemberian makan dengan konsumsi junk food pada anak usia prasekolah di wilayah Kecamatan Banguntapan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif observasional dengan desain korelasi menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 103 orang tua yang memiliki anak usia 4-6 tahun di tiga Taman Kanak-Kanak wilayah Kecamatan Banguntapan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Caregiver Feeding Style Questionnaire (CFSQ) modifikasi untuk mengukur pola asuh pemberian makan dan kuesioner Junk food Intake Measure (JFIM) modifikasi untuk mengukur konsumsi junk food. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas responden menerapkan pola asuh demokratis yaitu sebanyak 39 orang tua (37,86%), diikuti pengabaian 35 orang tua (33,98%), otoriter 17 orang tua (16,50%), dan permisif 12 orang tua (11,65%). Kebiasaan konsumsi junk food anak sebagian besar berada pada kategori rendah sebanyak 53 anak (51,46%), kategori sedang 43 anak (41,75%), dan kategori tinggi 7 anak (6,80%). Hasil uji bivariat menunjukkan nilai p < 0,001, yang menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara pola asuh pemberian makan dengan konsumsi junk food pada anak usia prasekolah. Pola asuh demokratis cenderung menghasilkan tingkat konsumsi junk food yang lebih rendah dibandingkan pola asuh pengabaian maupun permisif.
Hubungan Motivasi Ibu Terhadap Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif Di Wilayah Puskesmas Ngampilan Yogyakarta Rheina Marthalia Haryuana; Ibtidau Niamilah; Agung Nugroho
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1520

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif merupakan pemberian ASI saja kepada bayi selama enam bulan pertama kehidupan tanpa tambahan makanan atau minuman lain. Cakupan ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Ngampilan Yogyakarta tercatat hanya 63%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi ibu terhadap keberhasilan pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Ngampilan Yogykarta. Penelitian ini berbasis data primer. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p<0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi ibu dengan keberhasilan pemberian ASI Eksklusif. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa motivasi ibu berhubungan secara signifikan terhadap pemberian ASI Eksklusif pada ibu di wilayah Puskesmas Ngampilan Yogyakarta.
Hubungan Kebiasaan Konsumsi Kopi Dengan Kejadian Gastritis Pada Usia Dewasa Di Desa Pakualam Kabupaten Tangerang Dewi Retnowati; Adi Dwi Susanto; Rangga Saputra
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1522

Abstract

Abstrak Pendahuluan : Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang banyak dialami masyarakat salah satu faktor pemicunya adalah kebiasaan konsumsi kopi yang berlebihan, terutama pada usia dewasa. Tujuan : Untuk mengetahui Hubungan Kebiasaan Konsumsi Kopi Dengan Kejadian Gastritis Pada Usia Dewasa di Desa Pakualam Kabupaten Tangerang. Metode : Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Teknik Sampel : Teknik yang digunakan adalah random sampling. Jumlah Sampel : Sampel berjumlah 196 responden. Analisa Data : Analisa data menggunakan Chi Square. Hasil penelitian : Hasil penelitian yang dilaksanakan di Desa pakualam, bahwa terdapat adanya hubungan antara kebiasaan konsumsi kopi dengan kejadian gastritis pada usia dewasa dengan p-value sebesar (0,000). Kesimpulan : Kebiasaan konsumsi kopi yang berlebihan berkaitan erat dengan munculnya kejadian gastritis pada usia dewasa di Desa Pakualam Kabupaten Tangerang. Alangkah baiknya masyarakat, khususnya usia dewasa, membatasi dan mengontrol kebiasaan konsumsi kopi agar risiko terjadinya gastritis dapat diminimalisir. Kata Kunci : Kebiasaan Konsumsi Kopi, Gastritis Abstract Introduction : Gastritis is one of the digestive disorders commonly experienced by the community, and one of its triggering factors is excessive coffee consumption, particularly among adults. Objective : To determine the relationship between coffee consumption habits and the incidence of gastritis in adults in Pakualam Village, Tangerang Regency. Method : This study used a quantitative research method with a cross sectional approach. Sampling Technique : The technique used was random sampling. Sample Size : The sample consisted of 196 respondents. Data Analysis : Data analysis using chi square. Research Results : The results of the research conducted in Pakualam Village showed a relationship between coffee consumption habits and the incidence of gastritis in adults, with a p-value of (0.000). Conclusion: Excessive coffee consumption is closely linked to the occurrence of gastritis among adults in Pakualam Village, Tangerang Regency. It is advisable for the community particularly adults to limit and control their coffee consumption in order to minimize the risk of developing gastritis. Keyword : Coffee Consumption Habit, Gastritis
Studi Fenomenologi: Pengalaman Beban Psikologis Dan Mekanisme Koping Pada Perempuan Yang Menjadi Ibu Pada Masa Remaja Eka Fitri Amir
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1524

Abstract

Menjadi ibu pada masa remaja merupakan suatu transisi kehidupan yang kompleks karena perempuan muda harus menjalankan peran sebagai ibu ketika perkembangan psikologis, sosial, dan kemandiriannya masih berlangsung. Beban psikologis pada ibu remaja dapat muncul akibat tuntutan pengasuhan, perubahan kehidupan sehari-hari, tekanan sosial, kondisi ekonomi, serta keterbatasan dukungan. Pemahaman mengenai pengalaman ibu remaja dalam menghadapi beban tersebut dan cara mereka melakukan koping penting untuk pengembangan pelayanan kesehatan maternal dan kesehatan mental yang responsif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman beban psikologis dan mekanisme koping pada ibu remaja dalam menjalani peran sebagai ibu. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan dipilih berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditentukan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur. Wawancara ditranskripsikan secara verbatim dan dianalisis melalui pembacaan berulang, identifikasi pernyataan bermakna, pemberian kode, pengelompokan kategori, dan pengembangan tema. Analisis diarahkan untuk memahami makna pengalaman hidup partisipan, bukan untuk mengukur frekuensi atau tingkat keparahan gejala psikologis. Analisis menghasilkan lima tema yang saling berkaitan, yaitu: (1) Menjadi Ibu Sebelum Merasa Siap, (2) Ketika Pengasuhan Menjadi Berat, Melelahkan, dan Tertekan secara Ekonomi, (3) Hidup di Bawah Cermin Sosial Keibuan di antara Banyak Tekanan, (4) Berhenti Sejenak untuk Terus Melangkah, dan (5) Anak sebagai Sumber Resiliensi. Partisipan menggambarkan keterkejutan, kebingungan, dan ketakutan melakukan kesalahan ketika pertama kali menjalankan peran sebagai ibu. Beban psikologis muncul melalui kesulitan menyusui, bayi menangis dan rewel, gangguan tidur, kelelahan fisik, pekerjaan rumah tangga, serta tekanan ekonomi. Penilaian negatif dari lingkungan dan perbandingan dengan gambaran ideal tentang keibuan di media sosial menambah tekanan psikologis. Pelayanan kebidanan perlu mengintegrasikan pengkajian psikologis, dukungan pengasuhan, dukungan menyusui, keterlibatan pasangan, komunikasi tanpa stigma, serta edukasi mengenai penggunaan media sosial secara sehat dalam pelayanan ibu remaja.
Penerapan Isometric Handgrip Exercise Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Setia Purbaningrum; Chairul Huda Al Husna
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1528

Abstract

Hipertensi adalah penyakit tak menular yang menjadi sebab utama morbiditas dan mortalitas secara global. Pengendalian hipertensi tak sekadar dilakukan melalui terapi farmakologis, melainkan juga membutuhkan terapi non-farmakologis sebagai upaya dalam pengontrolan tekanan darah. Suatu intervensi non-farmakologis yang dapat diterapkan yaitu isometric handgrip exercise, yakni pelatihan kontraksi isometrik menggunakan alat handgrip. Studi ini memiliki tujuan utama mengidentifikasi dampak penerapan isometrix handgrip exercise terhadap tekanan darah penderita tekanan darah tinggi. Metode studi ini yaitu studi kasus menggunakan pendekatan asuhan keperawatan pada satu pasien perempuan berusia 69 tahun yang didiagnosis hipertensi tingkat 1. Intervensi dilakukan menggunakan handgrip dengan intensitas sekitar 30% Maximal Voluntary Contraction (MVC), terdiri atas empat set latihan yang dilakukan satu kali sehari sesuai prosedur implementasi. Hasil implementasi membuktikan bahwa penerapan isometric handgrip exercise menghadirkan pengaruh pada penurunan tekanan darah pasien setelah intervensi diberikan. Pengurangan tekanan darah ini membuktikan bahwa pelatihan isometrik layak membantu meningkatkan kontrol tekanan darah sebagai terapi pendamping selain pengobatan antihipertensi. Maka dari itu, isometric handgrip exercise layak dipertimbangkan menjadi intervensi keperawatan nonfarmakologis yang aman, sederhana, mudah diterapkan, serta efektif untuk mengendalikan tekanan darah terhadap penderita tekanan darah tinggi.
Hubungan Perilaku Makan External Eating dengan Status Gizi Lebih pada Remaja di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta Ratna Cahyaningrum; Nor Eka Noviani; Dewi Rizzky Mutiarasari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1529

Abstract

Status gizi lebih pada remaja merupakan salah satu masalah gizi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya perilaku makan. External eating merupakan kecenderungan makan sebagai respons terhadap rangsangan eksternal makanan, seperti tampilan, aroma, rasa, dan ketersediaan makanan, tanpa didasarkan pada rasa lapar fisiologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perilaku makan external eating, mengidentifikasi status gizi lebih, serta menganalisis hubungan perilaku makan external eating dengan status gizi lebih pada remaja di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 43 siswa kelas VII dan VIII berusia 12–15 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data external eating diperoleh menggunakan Dutch Eating Behavior Questionnaire (DEBQ) subskala external eating, sedangkan status gizi ditentukan berdasarkan Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U). Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 22 siswa (51,2%) memiliki external eating kategori rendah dan 21 siswa (48,8%) kategori tinggi. Sebanyak 13 siswa (30,3%) mengalami status gizi lebih, yang terdiri atas 7 siswa (16,3%) overweight dan 6 siswa (14,0%) obesitas, sedangkan 30 siswa (69,7%) tidak mengalami gizi lebih. Hasil uji Chi-square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara perilaku makan external eating dengan status gizi lebih pada remaja di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta (p = 0,119). Kata kunci: external eating; status gizi lebih; remaja; DEBQ; cross-sectional
Edukasi Audiovisual Sebagai Strategi Pencegahan Perilaku Masturbasi Berisiko Pada Remaja Putri Dewi Noviyanti; Yulianti; Musmundiroh; Nur Fathur Rohmah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1530

Abstract

Perilaku masturbasi yang berisiko pada remaja dapat memberikan dampak terhadap kesehatanreproduksi apabila tidak disertai dengan pemahaman dan sikap yang tepat. Salah satu upaya yangdapat dilakukan untuk membentuk sikap positif remaja adalah melalui pendidikan kesehatanmenggunakan media audiovisual. Untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan menggunakanmedia audiovisual terhadap sikap remaja putri tentang pencegahan perilaku masturbasi yang berisikopada kesehatan reproduksi di SMPN 5 Cikarang Selatan. Penelitian ini menggunakan metodekuantitatif dengan desain pra-eksperimen melalui pendekatan one group pretest-posttest. Populasipenelitian adalah seluruh siswi SMPN 5 Cikarang Selatan sebanyak 566 orang, dengan sampelsebanyak 30 responden yang dipilih menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling.Instrumen penelitian menggunakan kuesioner sikap. Analisis data dilakukan menggunakan uji PairedSample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata (mean) sikap meningkat dari 82,97sebelum intervensi menjadi 106,53 setelah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan mediaaudiovisual. Hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan nilai t = -8,223 dengan p-value = 0,000(p&lt;0,05), sehingga terdapat pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual terhadapsikap remaja putri tentang pencegahan perilaku masturbasi yang berisiko pada kesehatan reproduksi.Pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual berpengaruh terhadap peningkatan sikapremaja putri tentang pencegahan perilaku masturbasi yang berisiko pada kesehatan reproduksi diSMPN 5 Cikarang Selatan.