cover
Contact Name
trio saputra
Contact Email
trio_saputra@unilak.ac.id
Phone
+6285364465335
Journal Mail Official
jurnalniara@gmail.com
Editorial Address
jl. yos sudarso Km.08 Rumbai Pekanbaru
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
jurnal niara
ISSN : 16933516     EISSN : 25287575     DOI : 10.31849
The scope includes but is not limited to topics, e.g. public policy, administrative reform, corporate governance, collaborative governance, dynamic public services, e-government, digital governance, e-commerce, local government studies, multi-level governance, financial institutions, behavioral finance, innovation, entrepreneurship, microfinance, human resource, knowledge management, leadership, strategic management, organizational development, institutionalization, organizational behavior, learning culture, fiscal policy, tax administration, international tax, politics of taxation, welfare and national security, and sustainable development
Articles 431 Documents
Evaluasi Kebijakan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan  Provinsi Sumatera Barat 2014-2024 Arifandi, Ridho; Hendri Koeswara; Desna Aromatica
Jurnal Niara Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/0qftx094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi Sumatera Barat 2014-2024, dengan fokus pada potensi dan tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang melibatkan wawancara semi-terstruktur dengan pemangku kepentingan kunci dan analisis dokumentasi untuk mengumpulkan data yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Sumatera Barat memiliki potensi pariwisata yang besar, tantangan seperti infrastruktur yang belum memadai, kurangnya kolaborasi antara pemangku kepentingan, dan strategi pemasaran yang tidak efektif menghambat pengembangan sektor ini. Kesimpulan dari evaluasi ini menekankan pentingnya investasi dalam infrastruktur, peningkatan keterlibatan masyarakat lokal, serta pemanfaatan teknologi digital untuk promosi, guna menciptakan pariwisata yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi yang merata bagi masyarakat. Pengukuran evaluasi kebijakan RIPPARPROV 2014-2024 melalui pendekatan komprehensif yang mencakup input, process, output, dan outcomes. Hasil evaluasi menunjukkan keberhasilan implementasi kebijakan yang tercermin dari peningkatan data kuantitatif seperti jumlah kunjungan wisatawan dan pendapatan daerah, serta aspek kualitatif berupa partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di Sumatera Barat
Strategi Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Berbasis Komunitas Nagari Deska, Yola; Indraddin; Azwar
Jurnal Niara Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/yh2m6a17

Abstract

Pariwisata berbasis masyarakat telah menjadi pendekatan penting dalam pembangunan daerah pedesaan di Indonesia, memberikan alternatif ekonomi sambil melestarikan budaya dan lingkungan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan pariwisata berbasis komunitas di Nagari Taram, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, dengan fokus pada objek wisata Kapalo Banda. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengelola objek wisata dan perangkat pemerintahan Nagari, observasi lapangan, serta pengumpulan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan yang diterapkan meliputi: (1) peningkatan kapasitas masyarakat melalui Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) yang menjadi ujung tombak pengelolaan wisata, didukung program pelatihan berkelanjutan; (2) pengembangan ekonomi lokal melalui diversifikasi usaha pendukung pariwisata yang melibatkan berbagai komponen masyarakat; dan (3) penguatan kelembagaan melalui struktur organisasi yang jelas, Peraturan Nagari sebagai payung hukum, serta kemitraan strategis. Model pengelolaan kolaboratif yang mengintegrasikan kearifan lokal "Alam Takambang Jadi Guru" dengan inovasi modern telah berhasil mentransformasi saluran irigasi menjadi destinasi wisata berkelanjutan, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, mengurangi urbanisasi, dan mendorong praktik tata kelola yang baik
Pengaturan Anggaran Negara Untuk Bantuan Keuangan Partai Politik Ahmad’Adiyaat Alqarni; Syofiarti; Hengki Andora
Jurnal Niara Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/7pzq7b91

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaturan anggaran negara untuk bantuan keuangan partai politik dengan fokus pada perbandingan sistem presidensial dan parlementer di negara-negara Asia Tenggara. Latar belakang penelitian mengidentifikasi permasalahan rendahnya transparansi dan akuntabilitas partai politik di Indonesia dalam pengelolaan keuangan, serta kekaburan norma dalam regulasi yang menyebabkan celah praktik koruptif. Tujuan penelitian adalah mengkaji pengaturan bantuan keuangan yang ideal, mekanisme pengawasan yang efektif, dan reformasi regulasi yang diperlukan untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas keuangan partai politik. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan tiga pendekatan utama: perundang-undangan, konsep, dan perbandingan, melalui studi kepustakaan untuk mengumpulkan data sekunder. Pembahasan penelitian menguraikan perbandingan pengaturan bantuan keuangan partai politik di negara-negara Asia Tenggara dengan sistem presidensial (Filipina, Timor Leste) yang cenderung terpusat dengan dominasi eksekutif dan sistem parlementer (Malaysia, Thailand, Singapura) yang lebih terdesentralisasi dengan peran kunci parlemen. Penelitian juga membahas potensi penggunaan APBN sebagai sumber tunggal keuangan partai politik untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pendanaan melalui APBN berpotensi meningkatkan transparansi, namun memerlukan reformasi regulasi komprehensif, penguatan lembaga pengawas, dan mekanisme pelaporan efektif.
Implementasi Aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) Di Desa Sumorame Ushwatun Khasanah; Isnaini Rodiyah
Jurnal Niara Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/d40adr74

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) di Desa Sumorame sebagai upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa. Dengan metode penelitian kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis berbagai tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur teknologi yang kurang memadai, serta kendala teknis dalam penggunaan aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Siskeudes membantu meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan desa, namun masih terdapat hambatan dalam adaptasi sistem oleh perangkat desa dan permasalahan teknis yang memperlambat proses administrasi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas SDM, dukungan infrastruktur yang lebih baik, serta kebijakan yang adaptif agar implementasi Siskeudes dapat berjalan lebih optimal.
Pengaruh Struktur Modal Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Profitabilitas Pada Perusahaan Farmasi Yang Terdaftar Di Bei Tahun 2019-2023 Amelia Putri Rahmadhani; Jeneva Augustin
Jurnal Niara Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/b39pm544

Abstract

Profitabilitas menunjukkan seberapa efisien perusahaan dalam mengelola pendapatan dan biayanya untuk menghasilkan keuntungan. Salah satu sektor industri non migas penyumbang terbesar keempat bagi Indonesia dan termasuk dalam prioritas dalam Rencana Induk Pengembangan Industri Nasional (RIPIN) 2015-2035 bagi perekonomian Indonesia yakni Industri kimia, Farmasi dan Obat tradisional. Fluktuasi profitabilitas melatarbelakangi penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur modal dan ukuran perusahaan terhadap profitabilitas pada perusahaan farmasi di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2023. Sampel yang digunakan berjumlah 9 dari 13 perusahaan. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini adalah variabel struktur modal berpengaruh positif tidak signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai koefisien struktur modal sehingga semakin besar struktur modal akan meningkatkan profitabilitas pula walau dalam jumlah kecil berdasarkan nilai signifikan tersebut, variabel ukuran perusahaan berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai koefisien ukuran perusahaan sehingga semakin besar ukuran perusahaan akan sedikit menurunkan profitabilitas berdasarkan nilai signifikan tersebut, serta struktur modal dan ukuran perusahaan secara bersama tidak memiliki pengaruh terhadap profitabilitas dengan nilai sig. 0,058 > 0,05 dan nilai R² sebesar 0,127 sehingga dikatakan bahwa struktur modal dan ukuran perusahaan menjelaskan profitabilitas hanya sekitar 12,7%.
Evaluasi Program Sistem Pelayanan Rakyat Sidoarjo (SIPRAJA) Di Desa Grabagan Deva Susanti, Meisy; Sukmana, Hendra
Jurnal Niara Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/xqgz0n02

Abstract

The aim of the research is to examine the Evaluation of the Sidoarjo People's Service System Program (SIPRAJA) in Grabagan Village. This research is based on qualitative descriptive data. The types of data obtained include primary and secondary data. Data collection techniques through interviews, observation and field documentation studies. The analysis technique refers to Miles and Huberman (1984), namely collecting, reducing, presenting data and drawing conclusions. The research results show that the Evaluation of the Sidoarjo People's System Program (SIPRAJA) in Grabagan Village was considered successful in optimizing technology for efficiency and effectiveness of services. First, the effectiveness of this program has met the village government's target by providing speed and convenience in population administration services. Second, the efficiency of the SIPRAJA program provides convenience for the community with an efficient service process. Without the need to queue, people can complete administrative matters quickly and without charge. Third, SIPRAJA's ability to offer practical services by providing various types of service features that have been specifically designed to meet the various needs of the community. Fourth, the responsiveness of the SIPRAJA program has succeeded in fulfilling and satisfying the community's need for easy and fast administrative services, especially with the support of the active role of the village government in guiding residents in using SIPRAJA services.
The Crisis of Muslim Family Resilience in the Al-Quran Perspective: Solutions and Strategies in the Digital Era Nurafni; Hidayatullah Ismail; Ilyas Husti
Jurnal Niara Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/4ttb7059

Abstract

Ketahanan keluarga muslim merupakan unsur penting dalam menjaga keberlanjutan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Di tengah transformasi budaya dan teknologi, keluarga merupakan benteng pertama bagi anggotanya untuk memelihara akhlak mulia, keimanan dan nilai-nilai spiritual yang diajarkan dalam Al-Qur'an. Pentingnya ketahanan ini tidak hanya untuk menghadapi tantangan zaman, tetapi juga untuk membangun generasi yang teguh imannya dan berkontribusi positif bagi umat. Al-Qur'an memposisikan keluarga sebagai institusi yang harus menjaga kekuatannya melalui kasih sayang, tanggung jawab dan keharmonisan antar anggotanya. Ketahanan ini memungkinkan keluarga untuk menjalani kehidupan dengan prinsip keadilan dan kebersamaan meskipun dihadapkan pada berbagai ujian, termasuk pengaruh era digital. Dengan menjadikan keluarga sebagai pusat pembentukan karakter dan pembelajaran agama, nilai-nilai Islam dapat terus diwariskan dengan penuh vitalitas dari satu generasi ke generasi berikutnya
Kedudukan Kuitansi Dalam Sengketa Jual Beli Tanah Melalui Putusan Verstek Roza, Widya; Yasniwati; Devianty Fitri
Jurnal Niara Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/377wdk56

Abstract

The use of receipts as the primary means of evidence in land sale transactions remains prevalent due to practical considerations, low costs, and trust-based relationships, especially within familial or local community contexts. Legal complications arise when such transactions are not supported by an authentic deed from a Land Deed Official (PPAT), relying instead on a unilateral acknowledgment in the form of a private receipt. The issue becomes increasingly complex when adjudicated through a default judgment (verstek), as in Decision No. 2/Pdt.G/2022/PN Nab, in which the court accepted two receipts and the testimonies of witnesses who did not observe the transaction directly. This study examines the judicial considerations in assessing the probative value of receipts in default cases and evaluates the extent to which the principle of judicial prudence is applied. Employing a normative juridical method with a case study, statutory, and conceptual approach, the research adopts a descriptive-analytical framework based on library data. The findings indicate that a receipt, as a private unilateral document, carries limited evidentiary strength and attains full probative value only when acknowledged by the opposing party. Absent such acknowledgment, it constitutes merely preliminary evidence requiring corroboration. In default cases, the absence of the defendant cannot be interpreted as absolute admission, thus requiring the judge to rigorously and objectively evaluate all evidence presented. The study highlights the imperative of applying the principle of judicial prudence in default land sale cases to uphold legal certainty and safeguard the integrity of the evidentiary process
Manajemen Sumber Daya Manusia di Era Digital: Sebuah Tinjauan Literatur Sistematis terhadap Fokus Studi Daris Itsar Samudra; Dwi Andre Vebriansyah; Agung Winarno
Jurnal Niara Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/14k37p28

Abstract

Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) di era digital merupakan komponen vital dalam kesuksesan organisasi modern. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan tinjauan literatur sistematis mengenai praktik MSDM yang berkembang seiring dengan transformasi digital dan globalisasi. Dengan menggunakan metode PRISMA, penelitian ini mengidentifikasi dan mengelompokkan 42 literatur yang relevan dalam empat fokus studi utama: Administrasi Sumber Daya Manusia, Employer Branding, Pengembangan Manajemen Sumber Daya Manusia, dan Rekrutmen serta Seleksi Administrasi SDM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi, termasuk kecerdasan buatan dan analitik data, telah mengubah cara SDM dikelola, meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam proses rekrutmen, manajemen kinerja, dan pengembangan karyawan. Selain itu, perhatian terhadap kesejahteraan karyawan dan keberagaman menjadi semakin penting dalam kebijakan MSDM. Penelitian ini juga mengungkapkan kesenjangan pengetahuan yang ada dalam literatur dan merekomendasikan perlunya penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan praktik MSDM yang lebih responsif terhadap perubahan kebutuhan organisasi dan harapan tenaga kerja. Dengan demikian, pengembangan manajemen SDM yang adaptif dan inovatif sangat penting untuk mencapai keberhasilan organisasi di era digital saat ini.
Kompetensi Penyuluh Pertanian Dalam Pengembangan Urban Farming di Tiga Kota Provinsi Sumatera Barat Pitra Neli; Hery Bachrizal Tanjung; Devi Analia
Jurnal Niara Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/47qcsr23

Abstract

Penelitian ini mengkaji dan menganalisis kompetensi penyuluh dalam pengembangan urban farming di tiga Kota Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini dilakukan bulan April s.d Juni 2024 pada tiga kota di Sumatera Barat, yaitu : Kota Padang, Kota Padang Panjang, dan Kota Bukittinggi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kompetensi Penyuluh Pertanian dalam pelaksanaan urban farming di tiga kota Provinsi Sumatera Barat dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi Penyuluh Pertanian dalam pengembangan urban farming di tiga kota Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengambilan sampel secara sensus terhadap 36 Penyuluh Pertanian di tiga kota Provinsi Sumatera Barat yang mendampingi urban farming sejak tahun 2016. Adapun alat analisis tujuan pertama yaitu menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan alat ukur yaitu skala likert. Selanjutnya, untuk tujuan kedua yaitu menggunakan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan software SPSS. Hasil penelitian pada tujuan pertama menunjukkan bahwa tingkat kompetensi Penyuluh Pertanian berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 38,9% yang meliputi dimensi penguasaan inovasi dengan kategori sedang sebesar 38,9%, pemahaman potensi wilayah dengan kategori sedang sebesar 55,6%, pemahaman potensi agribisnis di perkotaan dengan kategori sedang sebesar 36%, dan pemahaman kebutuhan petani dengan kategori sedang sebesar 33,3%. Hasil penelitian pada tujuan kedua menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh signifikan berdasarkan taraf kepercayaan 5% terhadap kompetensi penyuluh dalam pengembangan urban farming yang nilai Sig. dibawah 5% yaitu : pendidikan formal (0,020), sikap (0,013), dan keterampilan (0,022). Kata Kunci : Kompetensi, Penyuluh Pertanian, Urban Farming