Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Therapeutic Synergy of Combination of Kaempferia galanga and Zingiber officinale Extracts on Hyperuricemia-Induced Arterial Stiffness Hasimun, Patonah; Muzaki, Yoga Adi Restu; Sodik, Jajang Japar; Sukmawati, Ika Kurnia; Kusriani, Herni
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol 12 (2025): Vol. 12 Suppl. 2 (2025)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijpst.v12i0.59175

Abstract

Hyperuricemia, characterized by high uric acid levels, is associated with an elevated risk of cardiovascular diseases. Xanthine oxidoreductase (XOR), an enzyme central to uric acid generation, is implicated in oxidative stress and diminished vascular function. It has become a focal point for potential therapeutic interventions. This investigation aimed to assess the influence of combined ethanol extracts of Kaempferia galanga L. and Zingiber officinale (KGZE) on xanthine oxidase activity and arterial rigidity in hyperuricemic rat models. Furthermore, the research sought to explore these extracts' potential in managing hyperuricemia and its associated vascular disorders. Hyperuricemia was established in Wistar rats by administering potassium oxonate at 4.5 mg/kg via injection. A total of 25 rats were divided into five groups: a normal control group receiving 0.5% CMC, a positive control group with hyperuricemia, a reference group treated with allopurinol (1.8 mg/kgBW), and two experimental groups receiving KGZE at doses of 50 mg/kgBW and 100 mg/kgBW. All rats consumed 25% fructose in their drinking water for 28 days. This study measured uric acid levels and arterial stiffness, revealing that KGZE significantly reduced uric acid levels and improved arterial stiffness, indicating its potential as an XOR inhibitor.
Therapeutic Potential of Kaempferia galanga L. Extract in Ameliorating Oxidative Stress and Metabolic Dysregulation in a Rat Model of Metabolic Syndrome Hasimun, Patonah; Muzaki, Yoga Adi Restu; Sukmawati, Ika Kurnia; Zahra, Nadhira Aulia; Kusriani, Herni
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol 12 (2025): Vol. 12 Suppl. 2 (2025)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijpst.v12i0.60514

Abstract

Metabolic syndrome is associated with an increased risk of hypertension, diabetes, and cardiovascular disease, which are often triggered by oxidative stress and inflammation. This study evaluated the effects of Kaempferia galanga L extract (ERK) on oxidative stress and metabolic dysfunction using a fructose-induced male Wistar rat model. A total of 25 rats were divided into five groups: normal control, positive control, allopurinol group, and two ERK treatment groups at doses of 50 and 100 mg/kg body weight. All groups, except the normal control, were given 25% fructose in the drinking water and an injection of potassium oxonate (4.5 mg/kg body weight) for 28 days. Evaluation was done by measurement of glucose, triglyceride, malondialdehyde (MDA) and nitric oxide (NO) and histological analysis of aortic tissue. The results showed that ERK, especially at a dose of 100 mg/kg, significantly reduced glucose, triglyceride and MDA levels and increased NO levels. ERK administration also reduced the body weight of mice and prevented the formation of foam and inflammatory cells in aortic tissue. The total flavonoid content of ERK also supports its biological activity. This study concludes that ERK has potential as a natural therapeutic agent to treat metabolic syndrome through antioxidant and anti-inflammatory mechanisms.
KEKAKUAN ARTERI PADA HIPERTENSI YANG DIINDUKSI L-NAME Hasimun, Patonah; Mulyani, Yani; Choirunnisa, Zulfy
JURNAL FARMASI GALENIKA Vol 8 No 3 (2021): Jurnal Farmasi Galenika Vol 8 No 3
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70410/jfg.v8i3.197

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko penyakit kardiovaskular. Prevalensi hipertensi di dunia sekitar 15-20% yang diperkirakan akan terus meningkat. Telah dilaporkan bahwa kegagalan kontrol hipertensi dengan obat disebabkan karena ketidakmampuan obat dalam memperbaiki kekakuan arteri walaupun mencapai target penurunan tekanan darah. Model hewan diperlukan untuk mempelajari mekanisme patofisiologi dan target obat untuk mengatasi hipertensi dan kekakuan arteri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian L-NAME terhadap tekanan darah, kekakuan arteri dan kadar NO (nitrit oksida). Metode: Penelitian ini dilakukan pada tikus Wistar jantan sebanyak 10 ekor dibagi secara acak menjadi 2 kelompok yang terdiri dari kelompok normal, kelompok induksi (L-NAME 40 mg/kg). Parameter yang diukur secara non invasif dan in vitro untuk mengetahui kadar NO pada serum. Hasil: Induksi L-NAME 40 mg/kg selama 28 hari meningkatkan tekanan darah, kekakuan arteri, menurunkan kadar NO serum yang berbeda bermakna terhadap kelompok normal. Kesimpulan: L-NAME menginduksi hipertensi yang disertai dengan kekakuan arteri.
Kajian Etnofarmakologi Pemanfaatan Tanaman Obat Oleh Masyarakat Di Kecamatan Dawuan Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat: Ethnopharmacology Study of utilization medicinal plant by Society in Dawuan sub-district Subang Regency West Java Province Mulyani, Yani; Hasimun, Patonah; Sumarna, Rendi
Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal) Vol. 6 No. 1 (2020): (March 2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.716 KB) | DOI: 10.22487/j24428744.2020.v6.i1.13572

Abstract

Barat bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan yang berkhasiat sebagai obat tradisional, bagian tumbuhan yang dapat digunakan sebagai bahan dalam pengolahan obat tradisional, cara menyiapkan, dosis yang digunakan dan cara menggunakan dalam pengobatan tradisional. Metode penelitian yang digunakan adalah survei eksploratif dan metode observatif, melalui wawancara semi-struktural dengan 81 responden menggunakan kuesioner yang meliputi nama penyakit, nama lokal tanaman, bagian tanaman yang dimanfaatkan, lokasi tumbuh dan cara membuatnya. Setiap tanaman yang digunakan untuk pengobatan dideterminasi dan dibuat herbarium. Hasil penelitian menunjukkan tanaman obat yang dimanfaatkan oleh masyarakat dan berhasil dideterminasi di Kecamatan Dawuan terdapat 40 spesies tanaman obat dari 27 famili. Famili Euforbiaceae merupakan tanaman yang paling banyak digunakan, dengan tingkat pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan obat sangat baik. Tanaman obat paling banyak digunakan berasal dari kebun dari bagian daun , dengan proses pengolahan dengan cara direbus dengan air dan digunakan dengan cara diminum
Perbandingan Biaya Dan Efektivitas Acei-Ccb Dan Arb-Ccb Pada Pasien Hipertensi Dengan Diabetes : Tinjauan Literatur: COMPARISON OF COST AND EFFECTIVENESS OF ACEI-CCB AND ARB-CCB IN HYPERTENSIVE PATIENTS WITH DIABETES : A LITERATURE REVIEW Rukmana, Aan Rukmana; Hasimun, Patonah
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 25 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada Volume 25 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v25i2.1615

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan global yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah melebihi 140/90 mmHg. Kondisi ini sering disertai komplikasi serius, salah satunya Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2), yang dapat memperburuk tekanan darah dan meningkatkan risiko kematian. Kombinasi kedua penyakit ini umumnya berkaitan dengan gaya hidup yang tidak sehat dan membutuhkan penanganan farmakologis yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas terapi kombinasi obat dalam mengontrol tekanan darah pada pasien hipertensi dengan DMT2, serta mengevaluasi efisiensi biaya pengobatannya. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka terhadap beberapa studi yang membahas penggunaan kombinasi obat, khususnya ACEI-CCB dan ARB-CCB. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi tersebut efektif dalam menurunkan tekanan darah dan angka kematian, namun dapat meningkatkan beban biaya pengobatan. Kesimpulan dari tinjauan ini menunjukkan bahwa terapi kombinasi memiliki manfaat klinis yang signifikan, namun perlu dipertimbangkan dalam konteks efisiensi biaya untuk meningkatkan aksesibilitas dan keberlanjutan pengobatan bagi pasien. Kata Kunci : ACEI-CCB, ARB-CCB, Hipertensi, Diabetes Melitus Tipe 2
Edukasi Pencegahan Anemia dan Pemanfaatan Produk Herbal di Salah Satu SMK Kabupaten Bandung Hasimun, Patonah; Suhardiman, Aris; Kusriani, Herni; Sukmawati, Ika Kurnia; Maulana, Mamay; Putriyanti, Al-Fira
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i3.683

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan utama pada remaja, terutama remaja putri, akibat rendahnya kadar hemoglobin (Hb) dalam darah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa tentang anemia, penggunaan bahan alam untuk mengatasinya, serta melibatkan pemeriksaan fisik (tensi darah, Hb, tinggi badan, dan berat badan). Kegiatan ini juga mencakup pelatihan pembuatan produk herbal, seperti nori berbahan daun kelor dan ubi jalar beserta minuman madu, jinten hitam, dan temulawak. Sebanyak 38 siswa (35 perempuan, 3 laki-laki) menjadi responden, mayoritas berusia 18 tahun (55,26%). Sebagian besar siswa memiliki tensi darah normal (94,74%) dan kadar Hb dalam kategori normal (81,58%). Edukasi dilakukan menggunakan media sosial, PowerPoint, leaflet, dan pelatihan produk herbal. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa dengan 57,89% mencapai kategori "baik sekali" dan 81,58% memahami penggunaan bahan alam untuk anemia. Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa tentang anemia dan pencegahannya, sekaligus memberikan keterampilan praktis memanfaatkan bahan alam menjadi produk herbal.
The role of honey, curcuma, and black cumin supplements in overcoming stunting on the adaptive immune system Sabarudin, Cecep; Hasimun, Patonah; Kusriani, Herni; Zuniarto, Ahmad Azrul; Pandanwangi, Siti; Fatmawati, Eva; Afief, Arief R.; Sodik, Jajang Japar
Science Midwifery Vol 13 No 5 (2025): Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v13i5.2185

Abstract

Stunting is strongly associated with impaired immune function, as chronically malnourished children tend to have weaker immunity and are more vulnerable to infection. This study aimed to examine the effect of temulawak–black cumin herbal honey on the adaptive immune system in stunted children. A quasi-experimental one-group pre-test and post-test design was used. The findings showed that the intervention significantly increased height-for-age (TB/U) in the treatment group compared to the control group (p = 0.014). Weight-for-age (BB/U) also rose significantly within the treatment group (p = 0.013), but no significant difference was found relative to the control group (p = 0.192). The supplement significantly elevated IgM levels in the treatment group (p = 0.001), though again without a significant difference from the control (p = 0.546). CD4 concentration decreased in the treatment group (p = 0.003), but the change was not significantly different from the control (p = 0.682). In conclusion, temulawak–black cumin herbal honey can improve nutritional status and enhance adaptive immunity by increasing IgM levels, although it does not raise CD4 levels and instead slows CD4 decline. However, its effectiveness in increasing IgM and CD4 concentrations compared to controls is not significant.