Claim Missing Document
Check
Articles

Sistem Pengisian Token Listrik Jarak Jauh Berbasis Internet of Things (IoT) Hendra, Hendra; Arda, Abdul Latief; Taufik, Imran
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16832

Abstract

Penelitian ini menitik beratkan pada sistem KWH digital (Prabayar) dengan mengontrol jarah jauh berbasis iot, Penelitian ini bertujuan (1) Merancang sistem pengisian token listrik jarak jauh berbasis internet of things.(2) mengimplementasikan teknologi ESP32 sebagai mikrokontroler untuk pengisian token listrik dimana dan kapanpun. Pada perancangan alat ini, penulis mencoba membangun sistem pengisian token listrik jarak jauh berbasis internet of things (IOT) dimana sistem bekerja kontrol otomatis pada selenoid yang ada pada KWH meteran untuk menekan angka token yang sudah disiapkan. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan studi pustaka. Model sistem yang dirancang yaitu dengan memasukkan token pada aplikasi android yang akan dikirimkan ke sistem berbasis Internet Of Things (IoT) melalui server cloud (Firebase). Perangkat ESP32 digunakan untuk akses ke jaringan internet melalui Wi-Fi. Dalam pengujian sistem ini membuktikan tingkat keberhasilan yang cukup bagus terletak pada sensor, dimana membaca suara buzzer yang ada pada kwh Meteran sudah cukup akurat, kemudian selenoid menekan sesuai inputan diaplikasi, berdasarkan jumlah pengujian sebanyak 5 kali disistem waktu total yang dihasilkan selama 125 detik maka rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk satu kali pengisian token yaitu 25 detik sedangkan pengujian manual dihasilkan 145 detik maka rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk satu kali pengisian token 29 detik.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN APLIKASI CAMTASIA STUDIO PADA GURU SMPN 18 BARRU Umar, Dra Najira; Arda, Abdul Latief
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i3.4248

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan Pelatihan pemanfaatan serta penggunaan Aplikasi Camtasia Studio dalam mendukung proses pembelajaran di SMP Negeri 18 Barru. Jumlah peserta sebanyak 15 orang dan telah dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 6 Januari 2022. Metode yang digunakan adalah dengan ceramah, praktek, tanya jawab dan diskusi. Dengan terlaksananya kegiatan ini diharapkan para peserta mampu memanfaatkan Teknologi Informasi khususnya Penggunaan Camtasia Studio untuk membuat media pembelajaran yang interaktif sehingga secara tidak langsung akan memberikan dampak signifikan pada peningkatan mutu pembelajaran. Hasil kuesioner yang diberikan ke peserta menunjukkan bahwa 95% peserta memberikan tanggapan sangat baik dan 5% memberikan tanggapan baik terhadap kegiatan PkM. Di SMP Negeri 18 Kab. Barru belum semua guru dapat membuat media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi, lebih banyak masih menggunakan media konvensional, sehingga dengan kegiatan PkM ini, guru mampu aplikasi Camtasia Studio dalam membuat media pembelajaran. Berdasarkan hasil pengamatan dan evaluasi terlihat guru dalam mengikuti pelatihan dengan sangat antusias. Peserta yang mengikuti program pelatihan ini memiliki disiplin ilmu dan latar belakang Pendidikan yang berbeda-beda. Setelah pelatihan peserta telah dapat membuat media pembelajaran dengan menggunakan Camtasia Studio dengan tingkat pemahaman sebesar 87%.
Analysis of Student Behavior Based on the History of Learning Activities in the Learning Management System Using the Pearson Correlation Method Imam Akbar; Hazriani Hazriani; Abdul Latief Arda; Ita Sarmita Samad
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 1 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v8i1.7671

Abstract

The purpose of this study is to identify student learning behavior in online learning and to determine the relationship between student learning behavior and learning achievement based on learning history data (Learning logs) on the Learning Management System (LMS), including the performance of assignments and quizzes, utilization interaction features (forums and chat), as well as active access to learning resources (files and URLs). Pearson Correlation method is used to analyze the level of relationship between learning behavior and students’ achievement. The research object is 105 students at Muhammadiyah University of Enrekang who programmed introductory information technology (PTI) courses from 5 different classes but taught by the same lecturer. The total number of processed activity histories (after data preprocessing) is 6500 records, while the total number of logs before data preprocessing is 19386 records. Correlation analysis linking student behavior to student learning achievement is quite strong and unidirectional, as evidenced by the correlation value between learning behavior and student final grades which show an average number of 0.80 and all are positive, with confidence interval values reaching95%. This shows that the higher the learning activities that students participate in in online learning (the more active), the stronger the effect on student learning achievement. It also shows that student activity in completing assignments is the variable that most influences learning achievement with a correlation value of 0.88 (very strong).
Evaluasi Kualitas Pengajaran Dosen Menggunakan Metode K-Means Clustering di Lingkungan AMIK Luwuk Banggai Rabi’a H Maudjik; Abdul Latief Arda; Mashur Razak
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i4.9396

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui hasil dari pengelompokkan data evaluasi Dosen AMIK Luwuk Banggai dan dapat dijadikan sebagai acuan bagi pihak AMIK dan dosen dalam proses pengembangan mutu dan meningkatkan kemampuan dosen dalam mengembangkan proses pembelajaran dan juga dapat menemukan solusi dari kendala selama pembelajaran. (2) Untuk mengukur tingkat akurasi kinerja dosen yang diperoleh dengan menggunakan metode K-Means. Penelitian ini dilaksanakan di AMIK Luwuk Banggai. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah pengolahan data dalam bentuk data mining dengan menggunakan Metode K-Means Clustering. Pengambilan data dilakukan dengan menarik data dari pengisian Google Form pada saat mahasiswa sudah melakukan ujian akhir semester. Data diolah dengan menggunakan Microsoft Excel sebagai dataset. Pada penelitian ini dilakukan optimasi dengan menggunakan metode elbow untuk mengevaluasi hasil clustering. Evaluasi model dengan menggunakan uji performa model. Berdasarkan hasil pengujian, Dari hasil pengolahan data 12 orang dosen sebagai data sampel maka diperoleh hasil evaluasi kinerja dosen berdasarkan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran dipeoleh lima kelompok dosen berdasarkan kriteria yang dinilai. Iterasi dilakukan sampai iterasi ketiga dengan karakteristik kelompok sebagai berikut: Hasil evaluasi dosen kategori Sangat Baik, Baik, Cukup Baik, Kurang Baik dan Tidak Baik yang memiliki pusat cluster (0.17, 0.00, 0.39, 0.19, 0.00).Kata kunci: K- Means; Clustering; Pembelajaran; Evaluasi Kinerja Dosen; Mahasiswa; Abstract - This study aims to (1) determine the results of the grouping of evaluation data for AMIK Luwuk Banggai lecturers. This can serve as a reference for AMIK and lecturers in the quality development process, enhancing lecturers' abilities to develop the learning process and address obstacles during learning. (2) to measure the accuracy of lecturer performance obtained using the K-Means method. This research was carried out at AMIK Luwuk Banggai. The method used in the research is data processing in the form of data mining using the K-Means Clustering Method. Data collection was carried out by pulling data from filling out the Google Form when students had taken their final semester exams. Data was processed using Microsoft Excel as a dataset. In this research, optimization was carried out using the elbow method to evaluate the clustering results. Evaluate the model using model performance tests. Based on the test results, from the data processing of 12 lecturers as sample data, five groups of lecturers based on the criteria assessed were obtained. Iterations were carried out until the third iteration with the following group characteristics: Lecturer evaluation results in the categories Very Good, Good, Fairly Good, Not Good and Not Good which had cluster centers (0.17, 0.00, 0.39, 0.19, 0.00).Keywords: K-Means; Clustering; Learning; Lecturer Performance Evaluation; Students;
Analisis Hasil Pendeteksian Kandungan Mineral dari Air Kemasan Menggunakan Sensor TDS Berbasis Internet Of Things Iskandar Surdin; Zahir Zainuddin; Abdul Latief Arda
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 7, No 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v7i6.8414

Abstract

Abstrak - Teknologi Internet of Things (IoT) sebagai solusi inovatif dalam memantau dan menganalisis kualitas air secara real-time. Dengan memanfaatkan sensor TDS yang terintegrasi dengan sistem IoT, data kandungan mineral dalam air kemasan dapat dipantau secara real-time dan dikirim ke platform digital untuk analisis lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan teknologi IoT dalam pemantauan kualitas air, sehingga dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan sistem pemantauan kualitas air di masa mendatang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif yakni melakukan pengamatan, pengukuran, dan pengujian sistem yang telah di implementasikan. Software dan hardware yang dirancang dan dilakukan pengujian terhadap pembuatan aplikasi. Melalui jaringan sensor yang terintegrasi dengan teknologi IoT, sistem ini mampu mendeteksi secara real-time mengukur parameter-parameter penting seperti TDS, PH air dan suhu air. Monitoring kualitas air minum dalam sistem monitoring telah terbukti akurat dan real-time. Dari setiap data dari sensor IoT diproses dan disimpan dalam website sebagai cloud data khusus. Sistem IoT yang menggunakan sensor pH, turbidity, TDS, dan suhu memiliki potensi besar dalam memantau kondisi lingkungan secara real-time. Dengan integrasi sensor ke microcontroller, pengiriman data ke server, penyimpanan di database, dan tampilan di website, sistem ini dapat membantu operator memantau berbagai parameter lingkungan secara akurat. Menguji tingkat kekeruhan pada air minum layak konsumsi pada depot air isi ulang, keberhasilan sistem sangat bergantung pada konektivitas yang stabil, keakuratan sensor, kecepatan pengiriman data, serta keandalan penyimpanan dan tampilan data.Kata kunci: IoT, Sensor pH, Turbidity, TDS, Suhu. Abstract - Internet of Things (IoT) technology as an innovative solution for monitoring and analyzing water quality in real-time. By utilizing TDS sensors integrated with an IoT system, mineral content data in bottled water can be monitored in real-time and sent to a digital platform for further analysis. This research aims to evaluate the effectiveness of using IoT technology in monitoring water quality, so that it can make a positive contribution to the development of water quality monitoring systems in the future. This research uses a quantitative experimental method, namely observing, measuring and testing the system that has been implemented. Software and hardware designed and tested for application creation. Through a sensor network integrated with IoT technology, this system is able to detect in real-time, measure important parameters such as TDS, water PH and water temperature. Monitoring drinking water quality in the monitoring system has been proven to be accurate and real-time. Every data from IoT sensors is processed and stored on the website as a special cloud data. IoT systems that use pH, turbidity, TDS and temperature sensors have great potential in monitoring environmental conditions in real-time. By integrating sensors into a microcontroller, sending data to a server, storing in a database, and displaying on a website, this system can help operators monitor various environmental parameters accurately. Testing the level of turbidity in drinking water suitable for consumption at refill water depots, the success of the system is very dependent on stable connectivity, sensor accuracy, speed of data transmission, and reliability of data storage and display.Keywords: IoT, pH Sensor, Turbidity, TDS, Temperature.
Smart Waste Management Monitoring and Control Analysis Based on Objects Based on Smart Systems and Internet of Things Sarmila, Sarmila; Achmad, Andani; Arda, Abdul Latief
Journal of Applied Informatics and Computing Vol. 9 No. 6 (2025): December 2025
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jaic.v9i6.11281

Abstract

Garbage is a problem that often becomes a trending topic in almost every country.throughout developing countries. The current condition of waste in our environment is still in a mixed condition, because the garbage has not been sorted. The minimum waste management information technology by officers also causes Waste management is slow, so that waste often piles up.The aim of this research is to develop a smart trash can that can sort metal, dry and wet waste automatically via Internet function of Things (IoT). The methodology used is Research and Development which can provide information when the trash can is full. This research was successful designing and implementing a prototype of a smart trash can based onInternet of Things (IoT) with the ability to sort waste into three categories The main components are metal, wet, and dry. The system utilizes proximity sensors inductive, soil sensor, and ultrasonic sensor HC-SR04 integrated with Blynk application for real-time monitoring of waste capacity. Algorithm Fuzzy logic is used so that the system is able to make adaptive decisions according to with the sensor condition. from the performance in the research Where the Accuracy of the system is 97.10%. The calculation is based on the number of correct predictions on the diagonal. main data divided by total data: true = 189 (Dry) + 187 (Wet) + 194 (Metal) = 570 out of a total of 587 samples, so 570/587 = 0.9710 (97.10%), with 17 error (error rate 2.90%). These values describe how much the accuracy and completeness of the model in recognizing each category of waste, with results consistently high (average 0.97).
Pemberdayaan Masyarakat Pesisir melalui Budidaya Ikan Menggunakan Kolam Terpal sebagai Alternatif Usaha Perikanan Berbasis Rumah Tangga Guntur, Guntur; Arda, Abdul Latief; Nasrullah, Nasrullah; Nurahmad, Nurahmad; Syuryadi, Syuryadi
JOURNAL OF TRAINING AND COMMUNITY SERVICE ADPERTISI (JTCSA) Vol. 6 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : ADPERTISI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62728/jtcsa.v6i1.724

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya memberikan alternatif usaha perikanan yang mudah diterapkan dan berbiaya rendah bagi masyarakat pesisir. Ketergantungan nelayan pada perikanan tangkap menyebabkan pendapatan yang tidak stabil akibat pengaruh cuaca dan musim, sehingga diperlukan diversifikasi usaha yang berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam budidaya ikan menggunakan kolam terpal sebagai alternatif usaha perikanan berbasis rumah tangga. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Desa Cindea, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep pada tanggal 10 Desember 2025 dengan melibatkan 25 orang peserta yang terdiri atas pelaku UMKM, pengelola BUMDes, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), nelayan, dan staf desa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif–partisipatif melalui penyuluhan, pelatihan teknis, dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep dan teknik budidaya kolam terpal, manajemen pakan dan kualitas air, serta peluang usaha yang dapat dikembangkan. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan minat peserta untuk mengimplementasikan budidaya ikan kolam terpal baik pada skala rumah tangga maupun sebagai unit usaha desa. Kegiatan pengabdian ini berkontribusi dalam membuka peluang penguatan ekonomi lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
SISTEM MONITORING BENDUNGAN BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) Hasruddin; Abdul Latief Arda; Wardi Wardi
JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 9 No 2 (2023): Edisi September
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jiik.v9i2.281

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki curah hujan cukup tinggi pada musim penghujan hampir keseluruhan daerah diguyur hujan dengan intensitas yang tinggi, sehingga perlu diwaspadai akan terjadinya banjir. Namun jika terjadi kelalaian dalam pengawasan bendungan tersebut akibatnya sangat merugikan karena menyangkut keselamatan warga disekitarnya jika terjadi meluapnya air. Oleh karena itu penulis bertujuan membuat sistem monitoring bendungan berbasi IoT, dimana sistem ini bukan hanya sebatas mengontrol ketinggian air, serta mengotomatisasi buka tutup pintu air pada bendungan, tetapi sistem monitoring ini dapat juga dikontrol setiap saat untuk disiarkan langsung atau live streaming dan diberitahukan melalui situs web ketika air meluap. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen, jenis penelitian yang dapat dilakukan dalam penelitian sistem monitoring bendungan ini yaitu "eksperimen lapangan". Dari hasil pengujian, didapatkan bahwa jarak air ke sensor lebih dari 11 cm maka status yang tampil pada website adalah Normal dan pintu air dalam keadaan tertutup, jika jarak air ke sensor lebih dari atau sama dengan 10 cm dan kurang dari 11 cm maka status yang tampil pada website adalah Siaga 3, pada saat ini pula pesan whatsapp akan terkirim ke penjaga bendungan untuk menginformasikan bahwa air mengalami kenaikan, jika jarak air ke sensor lebih dari atau sama dengan 9 cm dan kurang dari 10 cm maka status yang tampil pada website adalah Siaga 2, pada saat ini pula pesan whatsapp akan terkirim ke penjaga bendungan untuk menginformasikan bahwa air mengalami kenaikan dan secara otomatis motor servo akan berputar 900 dan pintu bendungan akan terbuka setengah jika jarak air ke sensor kurang dari atau sama dengan 8 cm maka status yang tampil pada website adalah Siaga 1 dan sirine akan berbunyi serta secara otomatis motor servo akan berputar untuk membuka pintu air 1800 dan lagi pesan whatsapp akan terkirim ke penjaga pintu untuk menginformasikan bahwa ketinggian air dalam status siaga 1, serta fitur tambahan yaitu live streaming yang berfungsi sebagai pengontrol kondisi sekitar pintu bendungan apakah benar sensor ultrasonik mendeteksi kenaikan air atau tidak, kesemua alat yang digunakan dapat berfungsi dengan baik. hasil pengujian yang didapatkan nilai error rata-rata adalah 0,72% dan tingkat akurasi sebesar 99,28% dengan mengambil 15 sampel jarak dan air ditambahkan setiap 1 cm, pengujian ini dilakukan pada keadaan air yang tenang tanpa adanya gelombang atau riakan. Dan diperoleh kesimpulan bahwa pembacaan sensor dengan penggaris akurat dan alat berfungsi dengan baik.
Klasifikasi Motif Batik Yogyakarta menggunakan Neural Network dengan Fitur Local Binary Pattern Abdul Latief Arda; Muh. Fauzan Said; Eva Yulia Puspaningrum; Syamsu Alam
SemanTIK : Teknik Informasi Vol. 11 No. 2 (2025): SemanTIK : Teknik Informasi
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/semantik.v11i2.149

Abstract

Batik adalah seni gambar yang menggunakan teknik gambar tradisional yang berasal dari indonesia untuk membuat bahan tekstil. Setiap daerah di Indonesia memiliki motif batik unik salah satunya di Yogyakarta yang terkenal dengan motifnya seperti motif Parang, Kawung dan Ceplok. Meskipun teknologi pengenalan batik sudah ada, belum banyak sistem yang mampu mengklasifikasi motif batik yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pengenalan tekstur menggunakan metode ekstraksi fitur Local Binary Pattern (LBP) dan klasifikasi dengan Neural Network (NN) untuk klasifikasi. Data set motif parang terdiri dari 50 gambar, motif kawung 50 gambar dan motif ceplok 48 gambar dengan komposisi 80:20 untuk data latih dan uji. Model NN diuji dan hasil yang dicapai akurasi 78%, presisi 79% dan F1-score 77%. Penelitian ini menunjukan potensi teknologi pengolahan citra dalam mendukung pelestarian batik Yogyakarta dan memberikan saran peningkatan akurasi model melalui penggunaan dataset lebih luas dan algoritma klasifikasi lainnya. Batik is an art form that employs traditional techniques originating from Indonesia to create textile designs. Each region in Indonesia boasts unique batik patterns, with Yogyakarta being particularly renowned for its distinctive motifs, including parang, kawung, and ceplok. While batik recognition technology exists, there are still limited systems capable of accurately classifying Yogyakarta’s batik motifs. This study aims to develop a texture recognition system by applying the Local Binary Pattern (LBP) feature extraction method combined with Neural Network (NN) classification. The dataset consists of 50 images each for the parang and kawung motifs, and 48 images for the ceplok motif, with an 80:20 ratio for training and testing data. The NN model achieved 78% accuracy, 79% precision, and an F1-score of 77%. This research underscores the potential of image processing technology in supporting the preservation of Yogyakarta batik and suggests that model accuracy could be enhanced through the use of a broader dataset and alternative classification algorithms.
Evaluation of the efficiency of delay tolerant network routing protocols for smart environment development in Makassar Abdul Latief Arda; Symsu Alam; Agussalim Agussalim; Matalangi Matalangi
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 24, No 4: August 2026
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v24i4.27102

Abstract

Delay tolerant network (DTN) has become a promising communication paradigm for internet of things (IoT)-based smart environments, where intermittent connectivity and heterogeneous node mobility challenge reliable data delivery. However, selecting an appropriate DTN routing protocol remains difficult because existing protocols offer different trade-offs among delivery ratio, latency, communication overhead, hop count, and energy consumption. Although many studies have evaluated DTN routing protocols, few have examined their performance under heterogeneous urban mobility conditions representing emerging smart cities such as Makassar. This study compares four DTN routing protocols Epidemic, probabilistic routing protocol using history of encounters and transitivity version 2 (PRoPHETv2), spray and wait, and MaxProp using The ONE Simulator with a Makassar-inspired mobility scenario involving 50–125 nodes over a 12-hour simulation. Performance was evaluated using delivery ratio, average latency, overhead ratio, average hop count, and estimated energy consumption. The results show that MaxProp achieved the highest delivery ratio (0.69 at 125 nodes), whereas spray and wait consistently produced the lowest latency (≈118 s), overhead ratio (< 45,000), and average hop count (≈2). In contrast, epidemic generated excessive overhead and energy consumption because of uncontrolled message replication. These findings indicate that spray and wait is the most resource-efficient protocol, while MaxProp is preferable for applications prioritizing delivery reliability.
Co-Authors Abdul Jalil Abdul Jalil Abdul Rahman Agussalim Agussalim Agussalim, Agussalim Akbar Iskandar Akmal Hidayah A Aksa, Andi Nurul Amiruddin A Andani Achmad Andani Achmad Andani Achmad Andani Ahmad Andi Muhammad Resky Andi Taufiqurrahman Akbar Andi Zulkifli Nusri Andryanto A Ansar Ansar Antonius Riman Tampang Arthanugraha, Wahyu As'ad, Miftah Fadhli ASNIMAR ASNIMAR, ASNIMAR Dhimas Tribuana Dra Najira Umar Erwin, Ibnu Taimiyah Etika Purnamasari Eva Yulia Puspaningrum Fajar Husain Asy&#039;ari Fakhirah, Andi Lulu Guntur Guntur Hakis, Andi Wahyunita Hasanuddin, Zulfajri B Hasruddin Hasruddin. B Hazriani Hazriani, Hazriani Hermawati Mappiwali Hilyatul Auliyah Erwin Holyness Nurdin Singadimedja Imam Akbar Imam Akbar, Imam Imran Taufik Imran Taufiq Iskandar Surdin Isman Ita Sarmita Samad Ita Sarmita Samad, Ita Sarmita J Sadly, Adnan Jusman Jusman Kherani, Riska M. Risal Mashur Razak Matalangi Matalangi Matalangi Muh Al Hijr Asqalani Muh. Fauzan Said Muhammad Erwin Rosyadi. S Munawirah, Munawirah Nasrullah Nasrullah Nasrullah Nasrullah Nur Iman Nurahmad Nurul Humaera Baharudin Rabi’a H Maudjik Rahmaniar Rahmaniar, Rahmaniar Rian Sultan Asizan Rijal Rijal Saidi, Muliyana Sarmila, Sarmila Sitti Sahara Syamel Sumarlina Sumarlina Supriadi Sahibu Syafruddin Syarif SYAMSU ALAM Symsu Alam Syuryadi, Syuryadi Taufik, Imran Tengku Riza Zarzani N Umar, Dra Najira Wardhani, Nurilmiyanti Wardi Wardi Wardi Wardi Wardi Wardi Wardi, Wardi Weya, Sermi Yuyun Yuyun Yuyun, Yuyun Zahir Zainuddin Zahir Zainuddin Zahir Zainuddin Zanudin Husain Zuhriyah, Sitti