Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Pastura

PENGARUH PEMBERIAN HIJAUAN DAN KONSENTRAT MENGANDUNG UREA-KAPUR DAN UBI KAYU TERHADAP PENAMPILAN KAMBING PE I G. Mahardika; N.S. Dharmawan; K. Budaarsa; I G.L.O. Cakra; I P. Ariastawa; Indra Arimahayana
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 4 No 1
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.355 KB) | DOI: 10.24843/Pastura.2014.v04.i01.p11

Abstract

Penelitian telah dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian hijauan dan konsentrat yang mengandung urea-kapur dan ubi kayu terhadap produktivitas kambing. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Ke empat perlakuan yang dicobakan adalah Perlakuan A: ransum dengan 75% konsentrat (mengandung 4% urea, 2% kapur dan 50% ubikayu) dan 25% hijauan (40% gamal dan 60% rumput raja), perlakuan B: rasnsum yang terdiri 60% konsentrat 40% hijauan, perlakuan C: ransum dengan 45% konsentrat dan 55% hijauan dan perlakuan D: ransum dengan 30% konsentrat dan 70% hijauan. Hasil penelitian mendapatkan bahwa produktivitas kambing yang mendapat ransum dengan level konsentrat 45% sampai 75% tidak berbeda sedangkan yang mendapat ransum dengan level konsentrat 30% lebih rendah. Ransum yang memebrikan nilai ekonomi tertinggi adalah ransum yang mengandung konsentrat antara 45% sampai 60%.
KECERNAAN IN-VITRO, VOLLATYLE FATTY ACID, DAN AMONIA SILASE JERAMI JAGUNG DENGAN LAMA WAKTU PENYIMPANAN BERBEDA A.A.A.S. Trisnadewi; I G.L. Oka Cakra; T.G.B. Yadnya
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 8 No 1 (2018): Pastura Vol. 8 No. 1 Tahun 2018
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (889.695 KB) | DOI: 10.24843/Pastura.2018.v08.i01.p07

Abstract

The study aimed to determine invitro digestibility, volattyle fatty acid (VFA) and ammonia (NH3) of corn straw silage with different storage periode. The experiments use a completely randomized design (CRD) with four treatments and each treatment was repeated five times, so there are 20 experimental units. The fourth treatments are W1 = storage time of 14 days, W2 = storage time of 21 days, W3 = storage time of 28 days, and W4 = storage time of 35 days. The parameters observed in this study in-vitro digestibility including dry matter and organic matter digestibility, VFA, and NH3. Results of the experiment showed that dry matter digestibility showed significant differences, otherwise organic matter digestibility, VFA, and NH3 were not significantly different, and there was a tendency to decrease the value of dry matter and organic matter digestibility, VFA, and NH3 with longer duration of storage of corn straw silage. It can be concluded that dry matter, organic matter digestibility VFA, and NH3, are not significant different. Keywords: corn straw, silage, storage periode, invitro digestibility, VFA, NH3
SUBSTITUSI GAMAL (Gliricidia sepium) DENGAN KALIANDRA (Calliandra calothyrsus) PADA RANSUM TERHADAP KECERNAAN IN-VITRO A. A. Ayu Sri Trisnadewi; I G. L. O. Cakra; I W. Wirawan; I Made Mudita; N. L. G. Sumardani
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 3 No 2
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.912 KB) | DOI: 10.24843/Pastura.2014.v03.i02.p12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggantian gamal dengan kaliandra (Calliandra calothyrsus) pada ransum terhadap degradasi rumen secara in-vitro. Penelitian mengunakan rancangan acaklengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dan tiga kali ulangan sehingga terdapat 15 unit percobaan. Adapun kelima perlakuan tersebut adalah: perlakuan A (ransum basal + 20% gamal), B (ransum basal + 15% gamal + 5% kaliandra), C (ransum basal + 10% gamal + 10% kaliandra ), D (ransum basal + 5% gamal + 15 % kaliandra ), dan E (ransum basal + 20% kaliandra ). Peubah yang diamati adalah: degradasi ransumdalam cairan rumen in-vitro (kecernaan bahan kering [KCBK], kecernaan bahan organik [KCBK]), degradasi ransum dalam pepsin in-vitro (KCBK, KCBO), kadar ammonia, kadar VFA (Vollatyl Fatty Acid) dan pH cairanrumen in-vitro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggantian daun gamal dengan daun kaliandra sampai tingkat 20% dalam ransum, dapat menurunkan kecernaan bahan kering dan organik dalam rumen, tetapisebaliknya meningkatkan kecernaan bahan kering dan organik dalam pepsin in-vitro. Disamping itu dapat menurunkan kadar N-NH3 dan VFA, tetapi meningkatkan pH cairan rumen in-vitro. Dapat disimpulkan bahwa tanin kaliandra dapat dipakai sebagai agen proteksi dari degradasi mikroorganisme rumen in-vitro di dalam ransum, dan penggunaan kaliandra sampai 20% dalam ransum sebagai protek protein ransum dapatmenghasilkan kecernaan bahan kering dan bahan organik pepsin in-vitro tertinggi.
KECERNAAN IN-VITRO TANAMAN KALIANDRA (Calliandra calothyrsus) BERBUNGA MERAH DAN PUTIH Anak Agung Ayu Sri Trisnadewi; I Gusti Lanang Oka Cakra
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 5 No 1 (2015): Pastura Vol. 5 No. 1 Tahun 2015
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.801 KB) | DOI: 10.24843/Pastura.2015.v05.i01.p07

Abstract

The experiment is aimed to evaluate the different of rumen fermentation product and in-vitro digestibility of Calliandra calothyrsus with red and white flower. The different means is analized with t-test (unpairing t-test with equal replicate) and replicate ten times each. Variables observed are pH, NH3, VFA parsial and total, dry matter and organic digestibility in-vitro. Results of the experiment showed that pH value, NH3 concentration and VFA partial and total on Calliandra calothyrsus with red flower tend to lower compared with white one but statistically not significant different. Dry matter and organic digestibility in-vitro of Calliandra calothyrsus with red flower is significantly lower than white one. It could be concluded that rumen fermentation product and dry matter and organic matter digestibility in-vitro of Calliandra calothyrsus with red flower is better than white one.Keywords: Calliandra calothyrsus, ammonia, vollatile fatty acid, in-vitro digestibility