Claim Missing Document
Check
Articles

KOMITMEN ORGANISASI, KEPUASAN KERJA KARYAWAN DAN TURNOVER INTENTION DI PT XYZ Nandang Suhendar; Linda Mora Siregar; Marhisar Simatupang
SOUL : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 14 No 2 (2022): SOUL
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted at PT XYZ, this research was conducted based on the phenomenon of high turnover intention in the company, which was 25.9%. Based on research by Widyantara, et al., (2015) showed that there was a negative and significant influence between organizational commitment and job satisfaction on turnover intention. Therefore, this study aims at analyzing the effect of organizational commitment and employee job satisfaction on the turnover intention at PT XYZ. The population in this study amounted to 85 respondents using a total sample where all respondents were sampled. The research method used is quantitative. Based on the results of the multiple regression test of organizational commitment, job satisfaction and turnover intention, there is a negative influence between organizational commitment on turnover intention and the value of Sig. 0.002 < 0.05, secondly there is a negative influence between job satisfaction and turnover intention with the value of Sig. 0.000 <0.05 Third, there is an influence between organizational commitment and job satisfaction on the turnover intention with the value of Sig. 0.000 < 0.05, the value of the coefficient of determination is 23.0%. Therefore, the higher the organizational commitment and job satisfaction of employees, the lower the level of turnover intention will be.
Tren Konsumtif di Kalangan Pekerja: Analisis Pengaruh Gaya Hidup Hedonis dan Fear of Missing Out di Kabupaten Karawang Dandi Pebriana; Linda Mora; Devi Marganing Tyas
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 2 No 03 (2024): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v2i03.1543

Abstract

Pendapatan yang tergolong besar mendorong para pekerja untuk berperilaku konsumtif dengan berpenampilan mewah serta selalu mengikuti tren yang sedang terjadi. Perilaku konsumtif tersebut dapat menyebabkan terjadinya pemborosan dengan tidak mempertimbangkan apa yang sebenarnya diperlukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya hidup hedonis dan fear of missing out terhadap perilaku konsumtif pada pekerja di Kabupaten Karawang dengan jumlah sebanyak 112 orang. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan desain kausalitas dan menggunakan teknik sampel convenience sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tiga jenis skala, diantaranya: skala gaya hidup hedonis, skala FoMO, dan skala perilaku konsumtif. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 yang berarti ada pengaruh gaya hidup hedonis dan fear of missing out terhadap perilaku konsumtif. Nilai koefisien determinasi (R Square) menunjukkan hasil sebesar 0,896 atau 89,6% dimana gaya hidup hedonis berkontribusi sebesar 77,4% dan fear of missing out sebesar 12,2%. Dengan kata lain gaya hidup hedonis memiliki nilai sumbangan efektif lebih besar terhadap perilaku konsumtif pada pekerja di Kabupaten Karawang.
Fenomena Keterikatan kerja: Studi Pengaruh Kepuasan Kerja pada Karyawan Industri di Karawang Andi Affandi; Linda Mora; Choirul Ibad
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 2 No 03 (2024): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v2i03.1554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kepuasan kerja terhadap keterikatan kerja pada karyawan industri di Karawang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan desain penelitian kausal. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik convenience sampling. Partisipan dalam penelitian ini merupakan karyawan dari berbagai industri di Karawang dengan jumlah 218 partisipan. Analisis data menggunakan uji hipotesis regresi linier sederhana menggunakan program SPSS. Pengambilan data keterikatan kerja diukur menggunakan skala adopsi Utrecht Work Engagement Scale (UWES-9) versi bahasa indonesia dan kepuasan kerja diukur menggunakan skala adatasi Job Satisfaction Survei (JSS). Berdasarkan hasil pengujian hipotesis regresi linier sederhana diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 yang berarti kepuasan kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap keterikatan kerja dengan nilai (R Square) sebesar 0,10 artinya kepuasan kerja mempengaruhi keterikatan kerja sebesar 10%.
Pengaruh Work Life Balance dan Perceived Organizational Support terhadap Work Engagement pada Karyawan di Kabupaten Karawang Ronan Tampati; Linda Mora; M.Choirul Ibad
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 2 No 04 (2024): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v2i04.1620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh work life balance dan perceived organizational support terhadap work engagement pada karyawan di Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain yang digunakan adalah kausalitas asosiatif. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 348 responden menggunakan non-probability sampling dengan jenis convenience sampling. Skala yang di gunakan untuk adalah Work Life Balance Scale dari Fisher dkk, Perceived Organizational Support Scale dari Eisenberger yang sudah diadaptasi kedalam bahasa Indonesia dengan penerapan Rasch Model, dan Utrecht Work Engagement Scale-9 (UWES-9). Analisis data menggunakan uji regresi berganda (uji T dan uji F) dengan software SPSS versi 25.0 for windows. Hasil Uji T (X1) pada penelitian ini menunjukkan nilai signifikansi 0.000 < 0.05, artinya ada pengaruh work life balance terhadap work engagement (Ha1 diterima dan H01 ditolak), dan Uji T (X2) juga menunjukkan nilai signifikansi 0.000 < 0.05, artinya ada pengaruh perceived organizational support terhadap work engagement (Ha2 diterima dan H02 ditolak), lalu untuk Uji F pada penelitian ini menunjukkan nilai signifikansi 0.000 artinya ada pengaruh work life balance dan perceived organizational support terhadap work engagement pada karyawan di Kabupaten Karawang (Ha3 diterima dan H03 ditolak). Nilai koefisien determinasi pada R Square sebesar 0,305 artinya work life balance dan perceived organizational support berpengaruh terhadap work engagement sebesar 30,5% dan sisanya 69,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Motivasi Belanja Hedonis dan FoMO: Menguak Pola Pembelian Impulsif Liong, Reynaldo; Mora, Linda; Tyas, Devi Marganing
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.465

Abstract

Pembelian impulsif terjadi ketika individu memiliki kecenderungan untuk membeli barang atau jasa tanpa mempertimbangkan dengan cermat, tanpa keterlibatan pikiran yang mendalam, atau tanpa pikiran yang matang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah motivasi belanja hedonis dan FoMO dapat memengaruhi pembelian impulsif. Jenis metode penelitian yang digunakan merupakan metode kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian asosiatif kausal. Penelitian ini menjadikan konsumen yang pernah berbelanja di store X Karawang sebagai populasi dengan jumlah sampel sebanyak 100 konsumen yang diambil dengan teknik accidental sampling. Alat ukur yang digunakan Impulse Buying Tendency (IBT) dari Verplanken dan Herabadi, Hedonic Motivation Scale yang dimodifikasi berdasarkan Ozen dan Engizek, dan FoMO Scale yang dimodifikasi Lim. Hasil analisis data menunjukan nilai Sig.0.000 (p0.05) analisa data melalui Analisa regresi berganda dengan bantuan aplikasi SPSS 26 dan nilai R2 sebesar 0.347, dapat diartikan motivasi belanja hedonis dan FoMO memengaruhi pembelian impulsif, dengan kontribusi sebesar 37,4%.
Komitmen Organisasi Ditinjau Dari Work Family Conflict Melalui Mediasi Kepuasan Kerja Pada Pegawai X Sanipah, Ratih; Mora, Linda; Tyas, Devi Marganing
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.455

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji komitmen organisasi ditinjau dari work family conflict melalui mediasi kepuasan kerja pada pegawai X. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain kausalitas asosiatif. Selain itu, pemilihan sampel menggunakan non-probability sampling dengan sampling jenuh. Alat ukur yang digunakan dan untuk mengukur tingkat komitmen organisasi yaitu skala Organizational Commitment Questionnaire (OCQ), alat ukur untuk mengukur tingkat work family conflict yaitu Work Family Conflict Scale dan alat ukur untuk mengukur tingkat kepuasan kerja yaitu skala Minnesota Statisfaction Questionnaire (MSQ) versi short-form. Analisis data melalui path analysis dengan hasil menunjukkan adanya pengaruh mediasi parsial dan signifikan pada kepuasan kerja diantara work family conflict terhadap komitmen organisasi dengan nilai p= .001(p0.05). Work family conflict berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi dengan nilai p= .001 (p0.05). Work family conflict berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai p= .001 (p 0.05). Kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi pegawai dengan nilai p=.001 (p0.05). Hasil uji koefisien determinasi secara keseluruhan work family conflict dan kepuasan kerja memiliki pengaruh yang signifikan sebesar 80.2% terhadap komitmen organisasi, sementara variabel lain yang tidak dibahas pada penelitian ini berpengaruh sebesar 19.8%.
Mengukur Work Engagement Karyawan Kontrak: Peran Job Insecurity dan Job Satisfaction di Industri Karawang Stella, Stella; Mora, Linda; Ibad, M. Choirul
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.439

Abstract

Karyawan merupakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang saat ini dipandang sebagai aset atau modal bagi suatu perusahaan. Dilakukannya penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh job insecurity dan job satisfaction terhadap work engagement pada karyawan kontrak di Karawang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan dengan menggunakan desain penelitian kausalitas asosiatif. Jumlah populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah karyawan kontrak di Karawang dengan rentang usia 18 sampai 55 tahun. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel non-probability sampling dan metode convenience sampling. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 330 responden. Penelitian ini menggunakan Job Insecurity Scale (JIS), Minnesota Satisfaction Questionnaire (MSQ), dan Utrecht Work Engagement Scale-9 (UWES-9). Untuk analisis data digunakan uji regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa job insecurity dan job satisfaction mempunyai pengaruh secara simultan terhadap work engagement sebesar 63% dan 37% yang tersisa dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.
Psychometric Properties Of The Perceived Stress Scale (PSS-10) In Indonesian Version Hakim, Arif Rahman; Mora, Linda; Leometa, Citra Hati; Dimala, Cempaka Putrie
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 13, No 2 (2024): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jp3i.v13i2.35482

Abstract

The Perceived Stress Scale (PSS-10) by Cohen is a popular tool for measuring stress from a psychological perspective. The PSS-10 measures the extent to which situations in a person's life are perceived as stressful. This study aims to evaluate the psychometric properties of the Perceived Stress Scale adapted into Indonesian. The PSS-10 has been translated into various languages, but no previous studies have specifically explored the psychometric properties of the PSS-10 in Indonesian. Additionally, this study seeks to test the construct invariance of the PSS-10 among students and workers. The respondents of this study were employees working in several regions in Indonesia (N=259) and college students (N=244). Data analysis was conducted using Confirmatory Factor Analysis (CFA) and Measurement Invariance (MI). After testing for validity based on internal structure, the Indonesian version of the PSS-10 fit the two-factor model (perceived helplessness and perceived self-efficacy). The AVE value of 0.38 for student participants was considered low, with a CR value of 0.81, which is quite good. For employee participants, the AVE value was 0.58 and the CR value was 0.93, both of which were good. Based on the multigroup CFA analysis test, there are differences in the factor structure of the PSS-10 between students and employees, where these differences lie in how the two groups respond to and interpret the items of the PSS-10.
Analisis Strategi pada UMKM Samosa  Menggunakan Model  Strategi  Porter’s Five Forces Mora, Linda
PENG: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 2 No. 2 (2025): Juli: Development Economics and Regular Economics
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/8j8hsv63

Abstract

This study aims to evaluate the competitive strategy applied by Samosa UMKM in Meulaboh, Aceh, using Porter's Five Forces Model approach. The research was conducted using a qualitative method, namely in-depth interviews to gain a comprehensive understanding of various aspects of the business which include the company's vision and mission, marketing strategy, operational management, product innovation, as well as competition and market dynamics. The results revealed that Samosa UMKM rely on a strong digital marketing strategy through social media platforms and maintain a focus on product quality as a competitive advantage. The main challenges faced by the company are difficulties in recruiting and retaining quality employees as well as economic instability that affects consumer purchasing power. Nonetheless, the company has promising growth prospects through product innovation and market expansion opportunities to other regions. The conclusion of this study shows that an effective digital marketing strategy and consistency in product quality are the main factors that support the competitiveness of Samosa UMKM. However, to face increasingly fierce competition, further efforts are needed in product diversification as well as more targeted market segmentation in order to expand market share and maintain business growth
PENGARUH KEPUASAN KERJA TERHADAP TURNOVER INTENTION YANG DIMEDIASI KOMITMEN ORGANISASI PADA TENAGA KERJA GENERASI Z DI KARAWANG Siti Nur Afipah; Linda Mora; M. Choirul Ibad
PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 9 No 2 (2024): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/psychopedia.v9i2.8311

Abstract

This study aims to determine the mediating role of organizational commitment variables on job satisfaction and turnover intention among Generation Z workers in Karawang. It employs a quantitative method using convenience sampling with a sample size of 349 individuals. Data collection utilized questionnaires distributed directly via Google Forms. Measurement tools included the short-form Minnesota Satisfaction Questionnaire (MSQ), the Organizational Commitment Questionnaire (OCQ), and the Turnover Intention Scale (TIS-6). Data analysis was conducted using JASP version 0.16, employing path analysis. Hypothesis testing results indicated that organizational commitment does not mediate the relationship between job satisfaction and turnover intention (p = 0.561 > 0.05). Job satisfaction significantly influences turnover intention (p = 0.008 < 0.05), and organizational commitment significantly influences turnover intention (p = 0.001 < 0.05). However, job satisfaction does not significantly influence organizational commitment (p = 0.558 > 0.05). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran mediasi variabel komitmen organisasi terhadap variabel kepuasan kerja dan turnover intention pada tenaga kerja generasi Z di Karawang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan convenience sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 349 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan disebarkan secara langsung menggunakan google formulir. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini yaitu Minnesota Satisfaction Questionnaire (MSQ) versi short-form, skala Organizational Commitment Questionnaire (OCQ), dan Turnover Intention Scale (TIS-6). Data dianalisis menggunakan JASP versi 0.16. Metode analisis data menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil uji hipotesis menyatakan bahwa komitmen organisasi tidak berperan sebagai mediator pengaruh kepuasan kerja terhadap turnover intention (p = 0,561 > 0,05). Kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap turnover intention (p = 0,008 < 0,05) dan komitmen organisasi berpengaruh signifikan terhadap turnover intention (p = 0,001 < 0,05). Namun, kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi (p = 0,558 > 0,05).