Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PERBANDINGAN PEMERIKSAAN FESES ANTARA METODE SEDIMENTASI BIASA DAN METODE SEDIMENTASI FORMOL-ETHER DALAM MENDETEKSI SOIL TRANSMITTED HELMINTH Ramadhani Yusri, Nur Amelia Fitri; Fattah, Nurfachanti; Mulyadi, Farah Ekawati; Hadi, Santriani; Aisyah, Windy Nurul
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v12i1.19768

Abstract

Infeksi Soil Transmitted Helminth (STH) masih menjadi tantangan besar dalam kesehatan masyarakat, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia, dengan prevalensi tinggi di daerah dengan kondisi sanitasi yang buruk. Salah satu metode utama untuk mendeteksi infeksi ini adalah pemeriksaan feses menggunakan teknik mikroskopik, seperti metode sedimentasi biasa dan formol-ether. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas metode sedimentasi biasa dan metode sedimentasi formol-ether dalam mendeteksi infeksi STH pada anak-anak di Puskesmas Karuwisi Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional, melibatkan 50 sampel feses anak usia sekolah, yang diperiksa menggunakan metode sedimentasi biasa dengan NaCl 0,9% dan metode formol-ether dengan formalin 10% serta etil asetat, kemudian dianalisis secara mikroskopik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 8% dari total sampel positif mengandung telur Ascaris lumbricoides, sedangkan tidak ditemukan telur Trichuris trichiura maupun hookworm pada kedua metode. Uji McNemar menunjukkan nilai p sebesar 1,00, yang berarti tidak terdapat perbedaan signifikan secara statistik antara metode sedimentasi biasa dan formol-ether. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kedua metode tersebut dapat digunakan secara bergantian dalam kondisi laboratorium sederhana untuk mendeteksi infeksi STH, namun penggunaan metode kombinasi dan peningkatan edukasi sanitasi dianjurkan untuk mendukung upaya pengendalian infeksi STH secara lebih efektif di masyarakat.
The Relationship Between Personal Hygiene and Economic Level on The Incidence of Scabies in Nur El Haq Modern Islamic Boarding School Students Yusuf, Andini; Hadi, Santriani; Murfat, Zulfitriani; Syamsu, Rachmat Faisal; Makmun, Armanto
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i1.6503

Abstract

The study, entitled " The relationship between personal hygiene and economic level on the incidence of scabies in Nur El Haq modern Islamic boarding school students". was conducted from November 2023 to January 2024. This study aims to determine the relationship of personal hygiene and economic level to the incident of scabies. This research analytical observational method with a cross sectional approach then analyzed through the Chi-Square test using the SPSS application. Based on the results of research with statistical tests obtained regarding personal hygiene and the incidence of scabies, p value of 0.029 < 0.05 was obtained, and there is no significant relationship between economic level and the incidence of scabies as shown by the p-value 0.176 <0.05. Students at the Nur El Haq modern Islamic boarding school with poor personal hygiene are more susceptible to scabies. Further research is needed regarding other variables related to scabies incidents among students at boarding school. The results of this research can be used as a reference for educating students about the importance of personal hygiene for health.
Penelitian Hubungan Kadar LDL(Low Density Lipoprotein) Dengan Tumor Payudara Yang Dicurigai Berisiko Maligna murfat, zulfitriani; Hapsari, Prema; Purnamasari, Reeny; Hadi, Santriani; Almirah, Michaella
Wal'afiat Hospital Journal Vol 2 No 1 (2021): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.359 KB) | DOI: 10.33096/whj.v2i1.51

Abstract

Kanker payudara adalah salah satu penyakit tidak menular yang cenderung meningkat setiap tahun. Beberapa faktor risiko menyebabkan kanker payudara, salah satunya adalah konsumsi lemak berlebihan yang mengakibatkan hiperlipidemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kadar LDL dan insiden tumor payudara yang diduga berisiko terkena penyakit ganas. Penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan penampang. Sampel dalam penelitian tersebut adalah pasien yang dirawat di Bedah Poliklinik Onkologi RSUD Ibnu Sina Makassar dengan tumor payudara sebanyak 30 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan pengucilan. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil analisis univariat menunjukkan sebanyak 30 responden dengan tumor payudara dengan rentang usia terbanyak 31-40 tahun (37%), diikuti oleh usia 20-30 dan 41-50 tahun (20%), dan usia lebih dari 50 tahun ( 17%) , jenis tumor payudara terbanyak adalah jenis jinak dan kadar LDL tinggi pada jenis tumor payudara benigna dan maligna. Analisis bivariasi menggunakan Uji Chi-Square menunjukkan bahwa niai p 0,025, yang lebih kecil dari nilai p kurang dari 0,05, hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara kadar LDL dan insiden tumor payudara yang diduga berisiko ganas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah hubungan antara tingkat LDL dan insiden tumor payudara yang diduga berisiko ganas.
Karakteristik Penderita Retinoblastoma di RSUP DR.Wahidin Sudirohusodo Irmandha Kusumawardhani, Sri; Ekawati M, Farah; P. Amir, Suliati; Hadi, Santriani; Arsyi Iwan, Indadzi
Journals of Ners Community Vol 14 No 3 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i3.2844

Abstract

Retinoblastoma merupakan keganasan neuroektodermal yang berasal dari sel-sel embrionik retina sensoris dan merupakan keganasan primer intraocular yang paling sering terjadi pada anak, mewakili sekitar 3% dari semua dari keganasan pada anak. Diperkirakan 95% kasus terjadi anak berusia di bawah 5 tahun. Tujuan : untuk mengetahui karakteristik penderita retinoblastoma di RSUP Dr. Wahidin Sudirhusodo tahun 2019 – 2021. Metode yang digunakan pada penelitian deskriptif observasional menggunakan data sekunder yaitu rekam medis pasien retinoblastoma di RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar. Pasien retinoblastoma terbanyak pada rentang umur 2-5 tahun (63,3%), jenis kelamin perempuan dan laki – laki dalam jumlah yang sama (50%), letak tumor unilateral dextra (43,3%), klasifikasi IRSS IV (60,0%), gizi baik (43,3%), kemoterapi (70,0%), orang tua yang tidak bekerja (60,0%), gejala cat eye (36,7%), tidak ada riwayat keluarga (100%), prognosis baik (86,6%) Retinoblastoma merupakan keganasan yang sering didapatkan pada anak-anak, utamanya pada anak usia dibawah 5 tahun, dimana gejala paling umum terjadi yaitu cat eye. Terdapat beberapa macam terapi pada retinoblastoma, salah satu nya kemoterapi yang secara umum memberikan respon baik.
LEVEL OF KNOWLEDGE OF ELEMENTARY SCHOOL CHILDREN ABOUT THE DANGERS OF SMOKING AT SD NEGERI 9 RAPE RAPE Jasmine, Audry Azila; Mokhtar, Shulhana; Darma, Sidrah; Anggita, Dwi; Hadi, Santriani
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 13 No. 1 (2026): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/sgnxna73

Abstract

Smoking is a habit that has a negative impact on health, but now many children are starting to smoke from an early age. Elementary school children aged 6–12 years are in the process of forming basic knowledge, including an understanding of the dangers of smoking. This study aims to assess the level of knowledge of students at SD NEGERI 9 RAPE-RAPE about the dangers of smoking. This descriptive study with a cross-sectional design involved 83 respondents selected using total sampling and a questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis was performed descriptively using frequency distribution and ANOVA tests. The results showed low knowledge about smoking (84.3%) and the dangers of smoking (57.8%), with significant differences between classes (p<0.05). These findings indicate the need to improve health education and integrate material on the dangers of smoking into elementary school learning.
Prevalensi Kanker Kolorektal Dirumah Sakit Pendidikan Ibnu Sina Makassar Tahun 2023-2024 Amirullah, Desy Angriani; Juhamran, Renny Purnamasasri; Kurniawan, Agung; Rijal, Syamsu; Hadi, Santriani
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 5 No. 1 (2026): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Februari 2
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker kolorektal (colorectal cancer/CRC) merupakan salah satu penyebab kematian akibat kanker terbanyak di dunia. Insidensinya terus meningkat, termasuk di Indonesia, terutama akibat pola hidup tidak sehat, konsumsi tinggi daging merah, serta kebiasaan merokok. Data lokal mengenai karakteristik pasien CRC masih terbatas, khususnya di wilayah Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi serta karakteristik klinis dan demografis pasien kanker kolorektal di Rumah Sakit Pendidikan Ibnu Sina Makassar tahun 2023–2024.Penelitian ini menggunakan desain retrospektif deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Data diperoleh dari rekam medis pasien CRC yang menjalani perawatan di RS Ibnu Sina Makassar periode 2023–2024 dan memenuhi kriteria inklusi. Variabel yang dikaji meliputi usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, riwayat keluarga, kebiasaan konsumsi daging merah, merokok, lokasi tumor, dan hasil histopatologi. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Sebanyak 79 pasien memenuhi kriteria penelitian, terdiri dari 42 laki-laki (53,2%) dan 37 perempuan (46,8%). Kelompok usia terbanyak adalah 51–60 tahun (31,6%). Mayoritas pasien berpendidikan SD (69,6%) dan bekerja sebagai ibu rumah tangga (36,7%). Sebanyak 29,1% memiliki riwayat keluarga CRC, 51,9% memiliki kebiasaan konsumsi daging merah, dan 53,2% merupakan perokok. Lokasi tumor tersering adalah rektum (64,6%) dibanding kolon (35,4%), dengan seluruh hasil histopatologi menunjukkan adenokarsinoma. Kesimpulan, kanker kolorektal di RS Ibnu Sina Makassar tahun 2023–2024 paling banyak terjadi pada usia 51–60 tahun, berjenis kelamin laki-laki, berpendidikan rendah, dengan lokasi tumor dominan di rektum dan tipe histopatologi adenokarsinoma.