Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

MODEL PEMBELAJARAN TAHFIDZUL QUR’AN DENGAN INTERNALISASI NILAI NEUROSAINS MAHDI, IMAM
PARAMUROBI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 7 No 1 (2024): PARAMUROBI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UNSIQ Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/paramurobi.v7i1.6834

Abstract

The learning model for tafidzul Qur'an is currently in the spotlight of educational scientists in the current era, seeing the achievements and processes of the tafidzul Qur'an model only on rote learning, in this era students' needs must be critical, innovative, and creative to deal with life's problems. So this research provides neuroscience value in the thafidzul Qur'an learning model to optimize all students' brain cells. The use of research is library research in collecting literature in books, journals, and other information media. The stages of in-depth analysis begin by collecting literature, selecting, analyzing, or comparing, and drawing conclusions. The results of offering neuroscience values ​​in learning tahfidz al-Qur'an provide a new cycle in the learning process so that students achieve long-term memory, through the stages of the neuroscience-based learning process in facilitating students in memorizing the al-Qur'an and hadith
PENINGKATAN SKILL DALAM PEMBUATAN VIDEO DI ANGKATAN MUDA MUHAMMADIYAH PIYUNGAN SEBAGAI SARANA DAKWAH SOSIAL PADA ERA DIGITAL Mahdi, Imam
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i7.2508-2515

Abstract

Angkatan Muda Muhammadiyah Piyungan memiliki struktur organisasi yang kuat. Kekuatan ini seharusnya dapat dijadikan modal penting dalam pengembangan dakwah digital. Hanya saja pemahaman arti penting dakwah di era digital belum sepenuhnya dapat diresapi, serta jumlah sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dalam editing video masih rendah. Oleh sebab itu pengabdian ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman tentang arti penting dakwah di era digital, serta meningkatkan sumber daya manusia yang mampu melakukan editing video lewat Canva. Metode yang dilakukan adalah pelatihan peningkatan pemahaman dan kemampuan editing video yang diawali dengan tahap observasi, perencanaan, pelaksanaan, pendampingan dan evaluasi. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan keberhasilan yang ditandai dengan pemahaman peserta tentang dakwah di era digital sangat penting, serta kemampuan editing video lewat Canva juga meningkat.
Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan Karang Taruna Desa Tungku Jaya, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan melalui Sosialisasi Efektif Mahdi, Imam; Alvaro, Abi Rafie; Trifaldo, Yusup; Wiranda, Muhammad; Pratama, Ramadhan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 3 No 4 (2025): JPMII - Agustus 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.875

Abstract

Kegiatan bertujuan meningkatkan kapasitas kepemimpinan pengurus Karang Taruna di Desa Tungku Jaya melalui pendekatan partisipatif berupa penyuluhan, diskusi, dan simulasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode sosialisasi dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan, antara lain pemahaman mengenai pengertian pemuda meningkat dari 56% menjadi 88%, kemampuan mengembangkan jiwa kepemimpinan dari 72% menjadi 100%, pemahaman struktur organisasi Karang Taruna dari 16% menjadi 72%, kontribusi pemuda dalam pembangunan nasional dari 40% menjadi 84%, dan peran pemuda di masa mendatang dari 28% menjadi 60%. Sosialisasi yang dirancang secara interaktif terbukti mampu membangun kepercayaan diri, memperkuat kemampuan komunikasi, serta meningkatkan kapasitas pengambilan keputusan kolektif di antara peserta.
Dampak Ekosistem Mangrove terhadap Kualitas Air Laut di Wilayah Pesisir: Tinjauan Ruang Lingkup Nugroho, Albertus Erico Jerry Krisna; Mahdi, Imam; Samsiyah, Ike Fitri; Fitriani, Nadya Putri; Muryani, Chatarina
Indonesian Journal of Oceanography Vol 7, No 4 (2025): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijoce.v7i4.25623

Abstract

Ekosistem mangrove memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas air laut di daerah pesisir. Studi ini menggunakan tinjauan literatur sistematis (SLR) dengan pendekatan tinjauan ruang lingkup (scoping review) untuk menganalisis secara komprehensif dampak ekosistem mangrove terhadap kualitas air laut. Data dikumpulkan dari empat basis data akademik utama: ScienceDirect, Scopus, MDPI, dan GARUDA. Kriteria Inklusi ditetapkan untuk menyeleksi artikel yang dikaji serta penelusuran artikel menggunakan kata kunci (string query) yang telah ditetapkan. Studi ini mengikuti pdanuan PRISMA-ScR untuk penyaringan dan seleksi. Sebanyak 13 artikel yang memenuhi syarat ditinjau dan dianalisis. Hasilnya menunjukkan bahwa mangrove mengatur parameter fisiko-kimia (suhu, salinitas, kdanungan oksigen), bertindak sebagai biofilter alami untuk logam berat dan nutrisi, mendukung konservasi jangka panjang dan ekosistem laut yang sehat, serta berkontribusi pada penyimpanan karbon biru dan rekayasa lingkungan. Temuan ini menyoroti pentingnya strategis konservasi dan restorasi mangrove sebagai solusi berbasis ekosistem untuk meningkatkan kualitas air pesisir dan ketahanan ekologi.
Indonesian Pencak Silat Cultural Diplomacy: Analysis of the Spread Persaudaraan Setia Hati Terate Rahman, Nabil Athaur; Mahdi, Imam
Journal La Sociale Vol. 6 No. 6 (2025): Journal La Sociale
Publisher : Borong Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journal-la-sociale.v6i6.2365

Abstract

This study analyzes the role of Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) as an instrument of Indonesian cultural diplomacy in Japan in the period 2014-2025. Using a qualitative approach with case studies, this study examines how PSHT has succeeded in becoming an intercultural bridge that strengthens Indonesia's soft power through the spread of pencak silat. The results show that the special Japanese branch of PSHT, which was officially established in 2017 in Osaka, has experienced significant growth with the number of members reaching 412 in 2018 and continuing to grow until 2025. PSHT's cultural diplomacy strategy of combining pencak silat with the Reog Ponorogo performance has proven effective in attracting the interest of the Japanese people, including indigenous people who actively join as members. PSHT's success is supported by the synergy between state actors such as the Indonesian Consulate General in Osaka and the Indonesian Embassy in Tokyo with the Indonesian diaspora community and non-governmental organizations. PSHT's participation in various prestigious events such as UNESCO and the Indonesia-Japan Friendship Festival, as well as the holding of the PSHT Japan Cup, proves the effectiveness of pencak silat as a medium of cultural diplomacy that is able to transcend geographical and cultural boundaries. This study concludes that PSHT has succeeded in creating a positive image of Indonesia as a country with high-value cultural wealth, while strengthening the foundation of Indonesia-Japan bilateral relations through an authentic and sustainable people-to-people connection approach.
Peran Gerakan Women Wage Peace dalam Upaya Perdamaian Israel-Palestina: Studi Tentang Diplomasi Akar Rumput oleh Perempuan Mutmainah, Ghaida Syarifah; Mahdi, Imam
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 11 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v11i2.4970

Abstract

The Israeli-Palestinian conflict has been ongoing for decades with complex, multidimensional impacts. However, traditional diplomatic approaches dominated by state and military actors often reach a dead end. In this context, the Women Wage Peace (WWP) movement, born after the 2014 Gaza War, emerged as a grassroots diplomatic force driven by women across ethnicities, religions, and political orientations in Israel. This study aims to analyze WWP's role and contribution in promoting peace through a gender-based and participatory approach. Using qualitative methods with a descriptive approach, this study explores WWP's activities and strategies based on organizational documentation, publications, and theoretical studies on grassroots diplomacy and UNSC Resolution 1325. The study results show that WWP has not only succeeded in building public awareness and political pressure through symbolic actions such as the Peace Train and March of Hope, but also established a cross-community network with Palestinian women through organized collaboration, regular dialogue, and joint actions such as the WWP – Women of the Sun declaration. This network enables the creation of relationships of trust and direct cooperation between citizens, which then become a driving force for social transformation. WWP emphasizes that women are not only victims of conflict but also key agents in creating sustainable peace. These findings highlight the importance of incorporating women-based grassroots diplomacy into peace policies in conflict zones.
Tradisi Bahasa Dan Budaya Seorang Petugas Jenang “Makna Dan Simbol Kuliner Tradisional Masyrakat Lembak Kota Bengkulu” Rochmansyah, Erwin; Musyaffa; Zainuri; Japarudin; Mahdi, Imam
Jurnal Kaganga: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkaganga.9.2.178-195

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana masyarakat adat di Kota Bengkulu menyambut tamu. Peran bahasa dan budaya pelayan yang dikenal dengan nama jenang merupakan simbolis dalam proses penyajian berbagai hidangan. Menu makanan yang disajikan di hadapan tamu oleh jenang rupanya memiliki arti tersendiri. Penulisnya, terbatas pada kegiatan doa pemakaman masyarakat Lembak di Kota Bengkulu. Sangat mudah untuk memahami apa yang dilihat Nabi Muhammad dan tidak tahu bagaimana melakukannya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Tujuannya adalah untuk mengeksplorasi makna simbolis kuliner sekaligus mengeksplorasi genang dan makanan yang disajikan secara komprehensif. Data akan dikirimkan kepada Anda pada waktu yang akan menjadi bagian dari layanan, dan kemudian data akan dikirimkan kepada Anda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada persyaratan khusus bagi seseorang untuk menjabat sebagai jenang; Tidak sembarang orang dapat melakukan tugas dan peran. Kemudian, ada banyak arti dari menu sederhana yang disajikan. Jumlah hidangan harus ganjil, belum termasuk nasi. Tentu saja, ini adalah fitur unik dari tradisi ini. Tradisi yang ditemui penulis selama tinggal di Kota Bengkulu
Implementasi Nilai Karakter Religius Melalui Program Keagamaan Khoirotun Ni'mah, Isnaini; Roziqin, Achmad; Mahdi, Imam; Shodiq, Ja’far
Jurnal Man-anaa Vol. 2 No. 2 (2025): Man-Ana: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prgram Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/man.v2i2.507

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi nilai karakter religius melalui program kegiatan keagamaan di MTs Mamba’ul Ulum Lubuk Makmur sebagai upaya untuk menanamkan nilai-nilai karakter religius guna melindungi siswa dari perilaku negatif terutama perundungan dengan melaksanakan kegiatan keagamaan yang rutin dilaksanakan di madrasah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa MTs Mamba’ul Ulum Lubuk Makmur memiliki tiga program keagamaan utama yakni kegiatan shalat Dhuha dan Dzuhur berjamaah serta program pendampingan gerakan dan bacaan sholat. Program keagamaan memberikan efektivitas terhadap karakter keagamaan siswa, terbukti dari hasil observasi dan penilaian dewan guru dan kepala sekolah bahwa siswa di MTs Mamba’ul Ulum Lubuk Makmur memiliki karakter keagamaan yang jauh lebih baik dibandingkan sebelum program keagamaan tersebut dilaksanakan. Faktor pendukung penerapan nilai karakter meliputi pendidik dan tenaga kependidikan yang berkualitas, serta dukungan dari orang tua siswa. Sedangkan faktor penghambat dalam penerapannya meliputi lingkungan rumah yang kurang mendukung, kondisi kemarau yang menyebabkan kurangnya ketersediaan air, dan pengaruh buruk media sosial.
Al-Baqoroh Ayat 29 sebagai Kaidah al-Masyaqqoh at-Tajlibu al Taisir ( Studi Fenomena Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak ) Hendri, Jul; Mahdi, Imam; Iqbal, Moch.
QIYAS: JURNAL HUKUM ISLAM DAN PERADILAN Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/qys.v8i2.4383

Abstract

Abstracts: The phenomenon of increasing fuel oil (BBM) prices in Indonesia occurred after the government itself agreed to a policy taking into account several reasons. This does not happen because there is no underlying cause, seeing that the greater the difference between the real market price and the retail price of subsidized fuel will certainly burden the state budget. If it is not addressed, the State Revenue and Expenditure Budget (APBN) will collapse. The increase in basic commodities also occurred in addition to the increase in fuel prices, giving rise to new problems for people in Indonesia, especially in the economy. However, the government should not remain silent watching what is happening in this country, they should continue to try to find steps to solve the problems that occur in society as a result of the increase in fuel prices. In this matter, the qaidah Al-masyaqqoh at-tajlibu al taisir (difficulty causes ease or difficulty brings ease) is a serious consideration for the government in making the right decision to eliminate the difficulties or difficulties that occur in this country by looking at the things that arise due to the increase in fuel prices itself which has negative and positive impacts on the country and the people within it.Keywords: Fuel Oil (BBM), Increase in basic commodities, Al-masyaqqoh at-tajlibu al taisir. Abstrak : Fenomena kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM ) di Indonesia terjadi setelah disepakatinya  kebijakan dari pemerintah sendiri dengan mempertimbangankan beberapa sebab. Hal tersebut terjadi bukan karena tidak adanya sebab yang mendasarinya, melihat bahwa semakin besar selisih antara harga pasar riil dan harga eceran BBM bersubsidi tentunya membebani anggaran negara. Jika tidak diatasi, maka Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) akan jebol. Kenaikan bahan pokok juga terjadi disamping naiknya harga BBM tersebut, sehingga menimbulkan masalah baru bagi masyarakat di negara Indonesia terutama dibagian Ekonomi. Namun pemerintah juga tak seharusnya tinggal diam melihat apa yang terjadi di negara ini , mereka terus berupaya mencari langkah untuk menyelesaikan masalah yang terjadi dimasyarakat akibat dari kenaikan BBM tersebut. Dalam masalah ini , qaidah Al-masyaqqoh at-tajlibu al taisir (kesulitan menyebabkan adanya kemudahan atau kesulitan mendatangkan kemudahan) menjadi pertimbangan yang serius bagi pemerintah dalam mengambil keputusan yang tepat untuk menghilangkan kesulitan atau kesusahan yang terjadi dinegara ini dengan melihat hal-hal yang timbul akibat kenaikan harga BBM itu sendiri yang menimbulkan dampak negatif dan positif bagi negara dan masyarakat yang ada didalamnya.Kata kunci: Bahan Bakar Minyak (BBM), Kenaikan bahan pokok , Al-masyaqqoh at-tajlibu al taisir.
Analisis Putusan Pengadilan Agama Bengkulu Nomor 124/Pdt.G/2022/PA.Bn Tentang Putusan Perceraian Talak Ba’in Sugra Karena Salah Satu Pihak Murtad Menurut Hukum Perkawinan Di Indonesia Meilia Gustari, Izatul Fitrah; Mahdi, Imam; Fahimah, Iim
QIYAS: JURNAL HUKUM ISLAM DAN PERADILAN Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/qys.v8i2.2681

Abstract

Abstract: The research method used is normative juridical research method. This type of research is library research. This study uses the documentation method, namely the Bengkulu Religious Court decision letter number 124/Pdt.G/2022/PA.Bn as a divorce case. The results of this study revealed that the analysis of the judge's decision on divorce due to apostasy at the Bengkulu Religious Court, namely in the Bengkulu Religious Court Judge's decision letter number 124/Pdt.G/2022/PA.Bn The Panel of Judges did not make apostasy the main reason for divorce. However, the reason for the ba'ín sugro divorce was due to prior disagreements and disagreements. Analysis of the judge's decision from the perspective of Islamic Law and Positive Law, it was concluded that according to Islamic law if a husband and wife leave Islam (apostasy), the marriage is fasakh, and from a positive legal perspective, Indonesian law strictly prohibits interfaith marriage, don't let the judge ignore it. making apostasy not the main issue in the case.Keywords: Divorce, Faskh; apostate, Islamic law, Positive Law Abstrak: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yuridis normatif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian library research. Penelitian inii menggunakan metode dokumentasi, yaitu surat putusan Pengadilan Agama Bengkulu nomor 124/Pdt.G/2022/PA.Bn sebagai perkara perceraian. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa analisis putusan hakim terhadap perceraian akibat murtad di Pengadilan Agama Bengkulu, yaitu pada surat putusan Hakim Pengadilan Agama Bengkulu nomor 124/Pdt.G/2022/PA.Bn Majelis Hakim tidak menjadikan murtad sebagai alasan utama dalam perceraian. Namun, alasan diputus cerai talak baín sugro dikarenakan adanya ketidakrukunan dan perselisihan terlebih dahulu. Analisis terhadap putusan hakim tersebut perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif, disimpulkan bahwa secara hukum Islam apabila suami istri keluar dari agama Islam (murtad) maka pernikahannya difasakh, dan secara hukum positif bahwa hukum di Indonesia sangat melarang pernikahan beda agama, jangan sampai hakim abai dengan menjadikan murtad bukan masalah utama dalam kasus tersebut.Kata kunci: Perceraian, Faskh, Murtad, Hukum Islam, Hukum Positif.