Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Peran Guru Dalam Menerapkan Nilai Nilai Karakter Pada Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Kelas V jamiah, S, Nur; Subaedah, Subaedah; Sudarmono, Muh Aidil; Syahid, Akhmad; Zainal, Abdul Qahar
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2025): Juli
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v5i1.72960

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada pembelajaran pendidikan kewarganegaraan kelas V di MIN 2 Jeneponto dan strategi yang digunakan untuk menanamkan nilai-nilai karakter pada peserta didik. Latar belakang penelitian ini adalah telah munculnya berbagai permasalahan karakter di kalangan peserta didik seperti kurangnya kedisiplinan, sopan santun, kejujuran dan kepedulian sosial yang merupakan tantangan serius yang dihadapi oleh sektor pendidikan. Guru sebagai subjek proses pendidikan mempunyai peran yang strategis dalam membentuk kepribadian siswa melalui pembelajaran. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan pencatatan. Subjek penelitian ini adalah guru mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, kepala sekolah agama dan siswa kelas V di MIN 2 Jeneponto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam penerapan nilai-nilai karakter adalah melalui pengelolaan pelaksanaan pembelajaran dan komunikasi yang baik. Nilai-nilai karakter yang ditanamkan dalam pembelajaran kewarganegaraan meliputi keyakinan agama, kejujuran, disiplin diri, dan tanggung jawab. Penelitian ini berdampak positif tidak hanya terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pembentukan karakter siswa di MIN 2 Jeneponto, tetapi juga dapat dijadikan acuan untuk sekolah lain dalam mengimplementasikan pendidikan karakter melalui peran guru dan strategi yang efektif.
PENERAPAN MODEL CRITICAL THINKING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MTs BHAYANGKARA TALLO MAKASSAR Faticha Putri, Sajidah Talfa; Rosmiati, Rosmiati; Sudarmono R, Muh Aidil; Subaedah, Subaedah; Nengsih, Ratika
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.30419

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan model pembelajaran Berpikir Kritis pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di kelas VIII MTs Bhayangkara Tallo Lama Makassar. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pelaksanaan model ini mengikuti tahapan terstruktur meliputi pembukaan, inti, dan penutup. Tahap inti menekankan pada pengembangan keterampilan berpikir kritis, analitis, dan kolaboratif siswa dalam memahami materi SKI. Hasil penelitian menunjukkan keefektifan model Berpikir Kritis dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata meningkat secara signifikan dari 61,83% (kategori sedang) pada prasiklus menjadi 82,83% (kategori sangat tinggi) pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat drastis dari 33,33% (kategori kurang) menjadi 86,67% (kategori sangat baik). Peningkatan ini menunjukkan keberhasilan model dalam mendorong pemahaman konseptual dan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa kendala. Sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis, terutama dalam diskusi kelompok. Perbedaan gaya belajar dan motivasi belajar yang belum optimal juga menjadi faktor penghambat dalam mencapai hasil belajar yang maksimal bagi sebagian siswa. Sebanyak 13,33% siswa masih berada pada kategori sangat rendah dan belum mencapai ketuntasan belajar pada siklus II. Temuan ini mengindikasikan perlunya strategi tambahan untuk mengatasi kendala tersebut, seperti pengembangan metode pembelajaran yang lebih variatif dan berdiferensiasi untuk mengakomodasi perbedaan gaya belajar siswa, serta upaya peningkatan motivasi belajar siswa melalui pendekatan yang lebih menarik dan relevan dengan konteks kehidupannya.
PENERAPAN METODE INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMK TUTWURI HANDAYANI MAKASSAR Bagaskara; Rosmiati, Rosmiati; Ismail, Maryam; Akil, M; Subaedah, Subaedah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 In Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.28670

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini mengkaji tentang penerapan metode inkuiri untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa kelas XI A SMK Tutwuri Handayani Makassar. Penelitian ini melibatkan 35 siswa dan berlangsung selama dua siklus yang masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi, dianalisis dengan menggunakan rumus persentase dan rata-rata (mean). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca siswa yang signifikan setelah penerapan metode inkuiri. Pada pra siklus, nilai rata-rata siswa sebesar 48 (kategori kurang) dengan persentase ketuntasan hanya 34,28%. Setelah siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 70,28 (kategori baik) dengan persentase ketuntasan mencapai 68,57%. Peningkatan tersebut berlanjut pada siklus II, dengan nilai rata-rata 84,57 (kategori sangat baik) dan persentase ketuntasan sebesar 85,71%. Temuan ini menunjukkan bahwa metode inkuiri efektif dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam, khususnya kemampuan membaca siswa kelas XI SMK Tutwuri Handayani Makassar. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji keberlanjutan peningkatan tersebut dan penerapan metode ini pada mata pelajaran lain.
UJI FITOKIMIA KANDUNGAN METABOLIK SEKUNDER DAN POTENSI BIOAKTIF EKSTRAK KUNYIT PUTIH (Curcuma petiolata) DAN KUNYIT KUNING (Curcuma longa) Rasdiana, Rasdiana; Hardianti, Hardianti; Subaedah, Subaedah; Ridwan, Saptariani Putri; Zaim, Hikmah Maulifiah
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 3, No 2 (2025): Vol 3 No 2 Agustus 2025
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/ajrm.v3i2.129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan metabolik sekunder ekstrak kunyit putih (Curcuma petiolata) dan kunyit (Curcuma longa) serta efektifitas dalam mematikan larva Anopheles sp. Metode yang digunakan adalah true eksperimen dengan rancangan eksperimen sederhana.Hasil penelitian diperoleh bahwa metabolit sekunder yang terkandung pada kunyit kuning (Curcuma longa diantaranya adalah flavanoid, terpenoid, dan fenolik, sedangkan Metabolit sekonder yang terkandung pada kunyit kuning yaitu alkaloid, saponin, dan senyawa Fenolik. Komponen bioaktif pada ekstrak kunyit putih (Curcuma petiolata) dan kunyit kuning (Curcuma longa) dapat membunuh larva nyamuk Anopheles sp. sehingga dapat dipertimbangkan berpotensi sebagai larvasida alami. Dimana larva uji pada ekstrak kunyit kuning (Curcuma longa) mengalam 100% kematian dalam waktu 1 jam pada kosentrasi 5% v/v dan kematian larva uji ekstrak kunyit putih (Curcuma petiolata) sebanyak 100% kematian dalam waktu 2 jam pada konsentrasi 80% v/v. Disimpulkan bahwa ekstrak Curcuma longa dan Curcuma petiolate memiliki pengaruh terhadap kematian larva Anopheles sp. dan dapat dijadikan sebagai pestisida alami dalam membunuh larva Anopheles sp
Moral Development to Improve Students’ Discipline in Class V at MI AlHidayah Makassar Nurlaelah, Nurlaelah; Subaedah, Subaedah
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 3 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (September)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i3.5806

Abstract

The moral development of each learner should be the most important thing in the educational process in order to create real educational goals. Therefore, this study aims to describe the forms of moral development and obstacles in the implementation of learning in order to improve student discipline. The research method used is descriptive qualitative which focuses on the form of moral development and the constraints experienced in order to improve discipline. The subject was a class V MI AlHidayah Makassar. The data collection technique used was observation of the learning process, documentation and interviews with Islamic Religious Education (PAI) teachers, Madrasah heads, and several students at random. The data analysis used is descriptive qualitative with a nominal approach. The results obtained indicate that there are several forms of coaching carried out by teachers and other school managers, namely; direction, exemplary, coaching, punishment and reward. Each of these coaching patterns certainly has a positive impact, namely it can minimize the occurrence of indiscipline in students. Obstacles faced by teachers in improving discipline are limited collaboration with parents, guardians of students and environmental influences.
Meta-Analysis of Constructivist Learning Models in Improving Student Learning Outcomes Syahid, Akhmad; Subaedah, Subaedah; Nurbaeti, Nurbaeti; Arsyam, Muhammad
Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 4 (2023): Integrative Islamic Education
Publisher : Pascasarjana Universitas KH. Abdul Chalim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/tijie.v4i4.718

Abstract

This article aims to revisit and find out to what extent the constructivist learning model is able to improve student learning outcomes. Learner learning outcomes are one indicator of the success of education in the cognitive domain, of course, supported by the learning model. The focus of research on the implementation of constructivist learning models can improve student learning outcomes in elementary schools. The research method and approach used is a descriptive qualitative meta-analysis by collecting several research results with document studies and research data derived from journals related to the implementation of constructivist learning models. The data collection technique used is non-test by searching E-journals via Google Scholar or Google Scholar as well as documentation studies conducted in the library. Searches obtained several articles and 9 theses, 1 thesis, and 1 dissertation related to constructivist learning models. The results indicated that the constructivist learning model was able to improve student learning outcomes with the lowest percentage of 21% to the highest of 53% with an average of 32.35%. So it is concluded that the implementation of constructivist learning models in the learning process based on E-journal searches through Google Scholar, Google Scholar, and documentation studies is effective in improving student learning outcomes.
Quality Enhancement in Higher Education: Insights from Strategic Plan Implementation Azhar, Muh; Subaedah, Subaedah; Asykur, Muamar
JURNAL AL-TANZIM Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v8i2.6612

Abstract

This research aims to understand the role and impact of implementing strategic plans in improving the quality of education at Alauddin State Islamic University, Makassar. The research method used in this research involves a qualitative approach with data collection techniques in the form of in-depth interviews, observation and documentation studies. Data were analyzed using qualitative descriptive analysis techniques, with data reduction, presentation and verification processes. The validity of the data was verified through data triangulation techniques, ensuring the consistency and validity of the research results. The results of the research show that the implementation of strategic plans at the Faculty of Tarbiyah, Alauddin State Islamic University, Makassar, has a positive impact on improving the quality of educational institutions. The steps taken, such as SWOT analysis, operational policy updates, and collaboration between leadership and staff, contribute significantly to improving the quality of education. Alignment between strategic plans, institutional goals, and objectives and implementing standard operating procedures (SOP) encourages achieving effective and efficient work results. The implications of this research show the importance of implementing strategic plans in the management of educational institutions to improve the quality of education and provide better services to stakeholders.
Teknologi Pengolahan Rempeyek Kacang dan Manajemen Pemasaran pada Industri Rumah Tangga Nuraeni, Nuraeni; Rosada, Ida; Saida, Saida; Subaedah, Subaedah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.7816

Abstract

Industri Rumah Tangga (IRT) Hariyanti membuat rempeyek kacang dan menjualnya di pinggir jalan. Permasalahan yang dihadapi adalah masih rendahnya rempeyek kacang yang diproduksi dan pemasarannya masih sangat sederhan, sehingga belum jelas keuntungan yang diperoleh. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi IRT Hariyanti dalam peningkatan kapasitas produksi rempeyek kacang, perbaikan kemasan dan manajemen pemasaran online produk rempeyek kacang yang telah dikemas dengan brand yang menarik dan higienis sehingga dapat memperbaiki kualitas dan nilai jualnya. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Hasil pelaksanaan pengabdian yaitu materi yang diberikan pada kegiatan penyuluhan dan pelatihan merupakan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan oleh IRT Hariyanti untuk mengatasi masalah dalam produksi rempeyek kacang, pengemasan dan pemasaran produk rempeyek kacang. Anggota IRT Hariyanti dan masyarakat dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam manajemen produksi, pengemasan dan pemasaran produk rempeyek kacang dengan kemasan yang menarik dan higienis. Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan dengan menerapkan pengetahuan dan keterampilan dapat memperbaiki produksi rempeyek kacang, pengemasan dan manajemen pemasaran sehingga dapat meningkatkan penjualan produk melalui pemasaran online sehingga meningkatkan pendapatan IRT Hariyanti.
Integrasi Teknologi Otomasi Dan Digitalisasi Untuk Penguatan Kapasitas Petani Bijaksana, Andi Muhammad Arif; Fatmawaty, A. St. Fatmawaty; Subaedah, Subaedah; Akbar, Nur Ilham; Jusman, Jusman
JOURNAL OF TRAINING AND COMMUNITY SERVICE ADPERTISI (JTCSA) Vol. 6 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : ADPERTISI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62728/jtcsa.v6i1.711

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas petani Balocci Baru melalui penerapan teknologi otomasi dan digitalisasi sebagai upaya memperbaiki efisiensi serta mutu pengelolaan usaha tani. Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas petani Balocci Baru melalui integrasi teknologi otomasi dan digitalisasi guna meningkatkan efisiensi dan kualitas pengelolaan usaha tani. Kelurahan Balocci Baru masih menghadapi keterbatasan dalam minimnya data spesifik, pemasaran rendah, cuaca ekstrem. Program ini dilaksanakan melalui analisis kebutuhan, pelatihan partisipatif, demonstrasi alat otomasi seperti sistem penyiraman otomatis, serta pendampingan penggunaan aplikasi digital untuk pencatatan dan pemantauan usaha tani. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan petani dalam mengoperasikan alat otomasi serta memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung aktivitas pertanian. Penerapan teknologi ini juga membantu mengurangi beban kerja manual, meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, dan memperkuat kemampuan petani dalam mengakses informasi pasar maupun iklim. Secara keseluruhan, integrasi otomasi dan digitalisasi memberikan kontribusi nyata dalam mendorong transformasi pertanian tradisional menuju pertanian modern yang lebih adaptif dan berkelanjutan di Balocci Baru
Pengenalan Tanda Awal Henti Jantung dan Tindakan CPR di Masyarakat Asrianto, Asrianto; Haerul, Haerul; Arief, Khumaidi; Sukri, Karmila; Mansur, Muhammad Arif; Jufri, Sabri; Kalla, Harnilawati; Herman, Herman; Arnianti, Arnianti; Subaedah, Subaedah; Nurlaelah, Nurlaelah; Anggerani, Anggerani; Jabir, Muhammad Agus; Fitriani, Fitriani; Nursyahfitri, Nursyahfitri; Syauqiyah, Syauqiyah; Putra, Putra; Selsadila, Dwi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2539

Abstract

Henti jantung mendadak merupakan permasalahan kesehatan masyarakat dengan tingkat mortalitas tinggi dan sebagian besar kejadiannya terjadi di luar fasilitas pelayanan kesehatan. Kondisi ini menuntut respon cepat dan tepat dari masyarakat awam sebagai penolong pertama sebelum bantuan medis tiba. Namun, rendahnya pengetahuan masyarakat dalam mengenali tanda awal henti jantung serta keterbatasan keterampilan melakukan Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) masih menjadi kendala utama dalam upaya penyelamatan korban. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengenali tanda awal henti jantung serta melakukan tindakan CPR secara benar dan aman. Metode pengabdian meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi terarah, serta pelatihan praktik CPR menggunakan media audio visual dan manekin. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengukuran tingkat pengetahuan dan keterampilan peserta sebelum dan sesudah intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta mengenai tanda awal henti jantung serta peningkatan kemampuan dalam melakukan tindakan CPR sesuai standar prosedur. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi dan pelatihan CPR berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Kegiatan ini memiliki peran strategis dalam memperkuat sistem respon kegawatdaruratan jantung di tingkat komunitas dan berpotensi menurunkan angka kematian akibat henti jantung secara berkelanjutan nasional.