Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Transformasi Kurikulum Pendidikan Islam: Studi Komparatif Sejarah Dari Klasik Ke Modern Nofrizal, Nofrizal; Efendi, Yusuf; Julhadi, Julhadi; Wahyuni, Sri
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JANUARI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i1.7561

Abstract

Pendidikan Islam memegang peran krusial dalam membentuk spiritualitas dan intelektualitas umat, namun kurikulumnya senantiasa beradaptasi dengan dinamika zaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komparatif transformasi kurikulum pendidikan Islam dari periode klasik, pertengahan, hingga modern, mengidentifikasi ciri khas, faktor pendorong, serta implikasinya terhadap kualitas pendidikan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain historis-komparatif, data dikumpulkan melalui studi literatur komprehensif dari berbagai sumber akademik dan dianalisis menggunakan metode analisis konten. Temuan menunjukkan bahwa periode klasik (abad ke-7–13 M) dicirikan oleh integrasi holistik ilmu agama dan rasional, melahirkan cendekiawan multidisiplin dan memajukan peradaban. Sebaliknya, periode pertengahan (abad ke-14–18 M) beralih ke konservasi tradisi dan fokus pada ilmu agama, yang meskipun berhasil melestarikan warisan, menyebabkan stagnasi inovasi. Periode modern (abad ke-19 M–sekarang) ditandai oleh reformasi kurikulum dan integrasi ilmu umum sebagai respons terhadap kemajuan Barat dan tuntutan globalisasi, bertujuan menghasilkan generasi yang relevan namun menghadapi tantangan dalam menjaga identitas keislaman. Secara keseluruhan, transformasi ini merefleksikan perjuangan berkelanjutan menyeimbangkan tradisi dan modernitas, memberikan pemahaman mendalam untuk pengembangan kurikulum adaptif masa depan yang berakar pada nilai-nilai Islam fundamental.
Maqasid-Based Interpretation of Socio-Legal Qur’anic Verses: A Methodological Analysis of Mahmud Shaltut’s Tafsir Syafril, Syafril; Efendi, Yusuf; Farina, Dahlia; Musdalifa, Deby Habja; Ritonga, Mahyudin
Jurnal Ushuluddin Vol 33, No 1 (2025): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jush.v33i1.38815

Abstract

This article examines Mahmud Shaltut’s interpretation of socio-legal Qur’anic verses through a maqasid al-shari‘ah–based approach, focusing on its methodologicalframeworkand implications for contemporary Islamic legal thought. Employing qualitative library research with a descriptive-analytical design, the study analyzes Shaltut’s exegetical works—particularly Tafsiral-Qur’anal-Kari and Al-Islam‘Aqidah waSyari‘ah—usingqualitative content analysis. The findings reveal that Shaltut positions maqasid al-shari‘ah not merely as a complementaryprinciplebut as a central hermeneutical framework guiding socio-legal interpretation. Through a thematic analysis of three key issues—women’s leadership (Q.S. An-Nisa’: 34), interreligious relations and peace (Q.S. Al-Baqarah: 256; Al-Anfal: 61), and economic justice (Q.S. Al-Baqarah: 275–280)—this study demonstrates that Shaltut consistently applies a tripartite model of ijtihad that integrates textual analysis, socio-historical context, and the higher objectives of Islamic law. His interpretive approach prioritizes the spirit of the law (ruh al-tashri‘), substantive justice, and public welfare (maslahah), allowing for contextual legal reconstruction without undermining the authority of the Qur’anic text. This study concludes that Shaltut’s maqasid-based tafsir represents a contextual-progressive exegetical modelthat significantlycontributes to the development of contemporary socio-legal hermeneutics and offers a viable methodological foundation for addressing issues of gender justice, peaceful interreligious coexistence, and equitable economicsystems.