Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Aktivitas Antibakteri Partisi N-Heksan dan Metanol Ekstrak Etanol Daun Boroco Merah (Celosia Argentea L) Terhadap Bakteri Escherichia Coli ATCC 25922 dengan Metode Sumuran Amudya, Farry Mushab Usaidy; Slamet, S; Waznah, Urmatul; Ningrum, Wulan Agustin
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Boroco Merah (Celosia Argentea L) merupakan tanaman liar yang digunakan masyarakat untuk pengobatan diare dan memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder alkaloid, saponin, tanin dan steroid. Diare merupakan penyakit dengan angka kematian tinggi yang disebabkan adanya rotavirus dan bakteri Escherichia coli. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti aktivitas antibakteri ekstrak etanol, partisi n-heksan, partisi metanol daun Boroco Merah (Celosia Argantea L) terhadap bakteri Escherichia coli. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode maserasi dan uji antibakteri dengan metode sumuran. Penelitian ini menggunakan konsentrasi 15%, 20%, 30%, dan 40% pada masing – masing sampel, kontrol positif yang digunakan yaitu kloramfenikol 2% dan kontrol negatif menggunakan DMSO. Hasil penelitian yang dilakukan terdapat aktivitas antibakteri pada sampel dengan konsentrasi hambat minimum sebesar 15%, zona hambat ekstrak etanol sebesar 12,15mm, partisi metanol sebesar 10,4 mm dan partisi n-heksan sebesar 12,5 mm. Ekstrak etanol dinilai lebih menghambat dibandingkan dengan partisi metanol dan n-heksan. Hasil yang didapatkan kemudian di analisis menggunakan ANOVA (Analysis of variance) dan dilanjutkan dengan Uji Tukey. Pada uji Tukey menunjukkan perbedaan yang signifikan dari ekstrak etanol, partisi metanol dan n-heksan dengan nilai sig 0,00 atau ? 5%. Ekstrak etanol dinilai lebih menghambat dibandingkan dengan partisi metanol dan n-heksan.
Persepsi Dan Interaksi Dokter Terhadap Peran Apoteker Dalam Pelayanan Kefarmasian Di Rumah Sakit Alifiani, Fitri; Ningrum, Wulan Agustin; Fitriyani, F
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tugas apoteker adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan perilaku agar dapat melaksanakan interaksi langsung dengan pasien. Persepsi dan interaksi dokter terhadap apoteker sangat penting dalam proses kerjasama yang baik untuk menentukan terapi pengobatan dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi dan interaksi dokter terhadap apoteker dalam pelayanan kefarmasian di RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan Tahun 2020. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan oktober 2020 menggunakan 40 responden dengan teknik total sampling. Metode penelitian deskriptif kuantitatif, Instrumen yang digunakan kuesioner. Hasil persepsi yang diteliti yaitu penerimaan dokter terhadap apoteker (70,0%) dalam kategori baik, persepsi harapan dokter terhadap apoteker (72,5%) dalam kategori baik, persepsi pengalaman dokter terhadap apoteker (77,5%) dalam kategori baik, dan persepsi kepercayaan dokter terhadap apoteker (90,0%) dalam kategori baik. Interaksi dokter terhadap apoteker (47,5%) dalam kategori sangat baik. Penelitian ini dapat dikembangkan dengan melakukan metode wawancara kepada responden sehingga dapat memperoleh hasil yang lebih baik.
Analisis Tingkat Pengetahuan dan Ketepatan Swamedikasi Maag pada Pelajar MAN 01 Kota Pekalongan Tahun 2022 Melinia, Devi; Permadi, Yulian Wahyu; Ningrum, Wulan Agustin; Muthoharoh, Ainun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maag merupakan suatu peradangan mukosa lambung yang mempunyai sifat akut, kronik, difus, atau lokal, serta mempunyai karakteristik anoreksia, begah (perasaan penuh diperut), epigastrium terasa tidak nyaman, mual serta muntah. Swamedikasi yaitu pengobatan terhadap suatu penyakit maupun gejala yang ringan dilakukan menggunakan obat kimiawi atau obat tradisional yang didapatkan tanpa menggunakan resep dokter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan ketepatan pelajar terhadap swamedikasi maag. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan melakukan pendekatan Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 88 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan menggunakan media google form. Analisis data yang digunakan adalah alat bantu SPSS 2016. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 69% responden memiliki pengetahuan swamedikasi yang cukup. Ketepatan swamedikasi menunjukan bahwa 72% responden memiliki tingkat ketepatan swamedikasi yang tepat. Kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pengetahuan pelajar MAN 01 Kota Pekalongan mengenai penyakit maag terhadap tindak swamedikasi maag dengan signifikansi 0,0000 dan nilai koefisien korelasi 0,853.
Faktor-faktor Swamedikasi Yang Memengaruhi Tingkat Pengetahuan Siswa SMK Jurusan Farmasi Se- Kabupaten Pekalongan Yang Tersuspek COVID-19 Dimasa Pandemi Rosmalinda, Diana; Ningrum, Wulan Agustin; Muthoharoh, Ainun; Permadi, Yulian Wahyu
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Swamedikasi merupakan suatu tindakan yang dilakukan oleh masyarakat dalam mencegah atau mengobati penyakit ringan pada diri sendiri. Di masa pandemi COVID- 19, tingginya angka kematian dan cepatnya penyebaran virus menyebabkan masyarakat melakukan pengobatan sendiri untuk penyakit ringan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan swamedikasi pada masa pandemi dan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara faktor yang memengaruhi swamedikasi terhadap tingkat pengetahuan siswa SMK jurusan farmasi se-Kabupaten Pekalongan yang tersuspek Covid-19 dengan menggunakan kuesioner. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan teknik purposive sampling dan dianalisis dengan uji chi-square dan uji rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan swamedikasi siswa yang tersuspek COVID-19 sebesar 72,8% dengan pengetahuan baik. Dari hasil analisis uji korelasi pada penelitian ini tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap faktor yang mempengaruhi swamedikasi pada masa pandemi karena nilai signifikansinya > 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah tingkat pengetahuan siswa SMK Farmasi Kabupaten Pekalongan yang tersuspek COVID-19 tergolong baik (72,8%) dan tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi swamedikasi selama pandemi
Pengaruh Penggunaan Pati Umbi Porang (Amorphophallus Oncophyllus Prain Ex Hook.F) Sebagai Bahan Pengikat Pada Tablet Ekstrak Etanol Kulit Buah Menteng Rosyada, Jihan Amrina; Rahmatullah, St.; Pambudi, Dwi Bagus; Ningrum, Wulan Agustin
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Porang (Amorphophallus oncophyllus Prain ex Hook.f) merupakan salah satu jenis talastalasan yang mengandung pati yang dapat digunakan sebagai bahan pengikat pada formulasi tablet. Kulit buah menteng mengandung zat yang bermanfaat sebagai antioksidan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan pati umbi porang (Amorphophallus oncophyllus Prain ex Hook.f) sebagai bahan pengikat pada tablet ekstrak etanol kulit buah menteng. Penelitian ini menggunakan metode granulasi basah dengan konsentrasi pati 5%, 10% dan 15%. Evaluasi pada tablet yang dilakukan yaitu uji organoleptis, keseragaman bobot dan ukuran, kekerasan, kerapuhan serta uji waktu hancur. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan mengacu pada literatur persyaratan yang telah ditetapkan oleh BPOM RI. Kedua formula memenuhi syarat dalam uji evaluasi granul dan tablet. Hasil yang optimal yaitu terdapat pada formula III dengan konsentrasi amilum 15 %. Evaluasi granul meliputi uji kadar air 1,00 %, uji waktu alir 1,46 detik, uji sudut diam 14,57º, dan uji kompresibilitas 5,06 %. Evaluasi tablet meliputi uji organoleptis dengan bentuk bulat cembung dan warna putih tulang, uji keseragaman bobot dengan rata-rata 694,5 mg, uji keseragaman ukuran dengan diameter 1,80 cm dan tebal 0,80 cm, uji kekerasan 4,2-4,6 kg, uji kerapuhan 0,05 %, dan uji waktu hancur 11 menit 53 detik. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa penggunaan pati umbi porang (Amorphopallus oncophyllus Prain ex Hook.f) sebagai bahan pengikat berpengaruh terhadap sifat fisik tablet ekstrak etanol kulit buah menteng (Baccaurea racemosa (Reinw. ex Blume) Müll. Arg.)
Efektivitas Terapi Pengobatan Berdasarkan Umur dan Lama Rawat Pasien Congestive Heart Failure (CHF) di RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan Ningrum, Wulan Agustin; Febriyani, Widya; Muthoharoh, Ainun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit jantung merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang juga menjadi penyebab kematian nomer satu di dunia, Dalam pemberian terapi pengobatan pada pasien obat yang diberikan sangat berhubungan dengan efektivitas terapi, sehingga diperlukan suatu evaluasi pengobatan dengan tujuan memperoleh efek yang maksimal. Faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, sikap dan pengetahuan diketahui berhubungan dengan hasil pengobatan seseorang. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pengobatan dan hubungannya dengan umur dan lama rawat pasien, metode dalam penelitian ini merupakan metode cross sectional dengan sempel yang diambil berupa rekam medis pasien CHF sebanyak 180 rekam medis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat pasien laki-laki sebanyak 50,6%yang lebih banyak dari pasien perempuan, dan persentase terbesar ada pada kelompok lansia akhir. Rata-rata pasien CHF menjalani rawat inap selama 3 hari dengan hasil efektivitas pengobatan sebesar 94,5%. Setelah dilakukan uji korelasi antara umur dan efektivitas pengobatan tidak ada korelasi dengan nilai signifikasi > 0,05, sedangkan uji korelasi lama rawat dengan efektivitas memiliki nilai signifikasi < 0,05 yang berarti memiliki korelasi.Kesimpulan dari penelitian ini efektivitas terapi pasien CHF tahun 2021 sebesar 94,5 % dan karaktersitik yang memiliki hubungan dengan efektivitas engobatan adalah karaktersitik lama rawat inap.
Uji Antioksidan pada Sediaan Peel Off Nanopartikel Ekstrak Terung Belanda (Solanum Betaceum) Permadi, Yulian Wahyu; Ningrum, Wulan Agustin; Wirasti, W; Wirotomo, Tri Sakti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi nanopartikel adalah suatu teknologi formulasi suatu partikel yang terdispersi pada ukuran nanometer atau skala per seribu mikron. Tujuan penelitian ini adalah membuat sediaan Masker Gel Peel Off dari nanopartikel ekstrak terong belanda sebagai antioksidan. Teknologi nanopartikel ekstrak terong belanda mempunyai efek yang sangat baik sebagai antioksidan, sehingga dimungkinkan dibuat sediaan sebagai bahan kosmetik. Penelitian ini menguji nanopertikel ekstrak Terung Belanda (Solanum Betaceum) sebagai antioksidan sediaan Masker Gel Peel Off. Metode ekstraksi yang digunakan dalam penelitian ini adalah maserasi menggunakan pelarut metanol. Pembuatan teknologi nanopartikel ekstrak Terung Belanda (Solanum Betaceum) menggunakan metode nanopertikel berbasis biopolimer. Nanopartikel ekstrak Terung Belanda (Solanum Betaceum) diformulasi menjadi Masker Gel Peel Off. Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode penangkap radikal bebas DPPH. Parameter aktivitas antioksidan yaitu IC50 (Inhibititon Concentration) berturut-turut adalah 98 ± 2,1 ?g/mL dan 64 ± 2,5 ?g/mL, sedangkan uji sediaan Masker Gel Peel Off terdiri dari uji pH nilai 4,8-6,5, uji daya sebar nilai antara 5,0 – 6,5 cm, uji waktu mengering yang dihasilkan antara 12 sampai 15 menit, organoleptis (warna coklat tua, bau khas seperti teh, bentuk semi solid).
Pengaruh Swamedikasi Penyakit Kulit terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa di Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan Ningrum, Wulan Agustin; Awaludin, Muhammad Mahruj; Suryani, Irma
Sinteza Vol. 4 No. 2 (2024): August
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sinteza.v4i2.20309

Abstract

Skin disease is one of the many diseases that is still a problem in the world, including Indonesia. This fungal skin disease is not fatal, however, because it is chronic and residual, and many people are resistant to the use of antifungal drugs. In this day and age, accessing information related to medicines is easier, so many people choose to take self-medication even though the implementation can cause errors. The number of cases of self-medication for skin diseases carried out by respondents in Muhammadiyah Orphanages throughout Pekalongan Regency. The aim of this research is to determine the level of students' knowledge of self-medication among respondents in Muhammadiyah Orphanages throughout Pekalongan Regency, consisting of Pekajangan, Kedungwuni, Wuled orphanages. , Wonopringgo, and Kajen. The method used in this research is an analytical survey with a cross sectional design. The sampling technique uses total sampling. The sample for this study was 75 respondents, namely respondents who had a history of skin disease and had done self-medication. The research results showed that 86,7% of respondents had a level of knowledge in the very good category. It can be concluded from the research that students at the Pekalongan Regency Muhammadiyah Orphanage have very good knowledge in self-treatment of skin diseases. More in-depth research needs to be done so that we can find out the relationship.
Peran Pengawas Menelan Obat dalam Meningkatkan Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberkulosis di Puskesmas Kedungwuni I: The Role of Treatment Supporter in Improving Medication Adherence of Tuberculosis Patients at Kedungwuni I Public Health Center Handayani, Novita; Ningrum, Wulan Agustin; Rahmatullah, St.; Permadi, Yulian Wahyu; A’yun, Qurrata
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2026): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v8i1.2584

Abstract

Pulmonary tuberculosis remains a major health problem in Indonesia, including at the Kedungwuni I Community Health Center, which recorded 114 cases in 2024. Patient adherence to medication is a crucial factor in successful therapy, while the role of the Medication Observer (PMO) is to improve patient discipline. This study aims to analyze the relationship between the role of the PMO and adherence to tuberculosis patients at the Kedungwuni I Public Health Center. The research design used observational analysis with a cross-sectional approach on 45 tuberculosis patients selected by total sampling. Data were collected using a PMO role questionnaire and the MMAS-8 instrument, and analyzed using Spearman's rho test. The results showed that all patients had a PMO, mostly from their families, with high adherence at 62.2%. There was a significant positive correlation between the role of the PMO and medication adherence (r=0.326; p=0.030). The PMO plays a crucial role in improving compliance and supporting the success of the DOTS program. Keywords:          adherence, medication swallowing supervision, tuberculosis   Abstrak Tuberkulosis paru masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, termasuk di Puskesmas Kedungwuni I yang mencatat 114 kasus pada tahun 2024. Kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat menjadi faktor penting keberhasilan terapi, sedangkan pendampingan Pengawas Menelan Obat (PMO) berperan dalam meningkatkan disiplin pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan peran PMO dengan kepatuhan pasien tuberkulosis di Puskesmas Kedungwuni I. Desain penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional pada 45 pasien tuberkulosis yang dipilih secara total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner peran PMO dan instrumen MMAS-8, dianalisis dengan uji Spearman’s rho. Hasil menunjukkan seluruh pasien memiliki PMO, mayoritas dari keluarga, dengan kepatuhan tinggi sebesar 62,2%. Terdapat hubungan positif signifikan antara peran PMO dan kepatuhan minum obat (r=0,326; p=0,030). PMO berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan dan mendukung keberhasilan program DOTS. Kata Kunci:         kepatuhan, pengawas menelan obat, tuberkulosis
Edukasi Pembuatan Teh Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Sebagai Minuman Kesehatan Pada Ibu-Ibu Aisyiyah Desa Bligorejo Pekalongan Ningrum, Wulan Agustin; Rahmasari, Khusna Santika; Waznah, Urmatul; Wirasti, Wirasti; Rachim, Rizqi Aulia; Supriyanto, Lukman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.3962

Abstract

Bunga telang Clitoria ternatea berasal dari  keluarga Fabaceae, tumbuh secara liar di daerah tropis dan memiliki kelopak bunga berwarna ungu tua dan biru. Bunga telang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan seperti antibakteri, antikanker, antidiabetes, antiinflamasi, antihistamin, dan imunomodulator. Masyarakat, terutama ibu-ibu Aisyiyah di desa Bligo, sangat jarang mengetahui tentang penggunaan Bunga telang sebagai minuman kesehatan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengedukasi masyarakat mengenai khasiat  Bunga Telang yang dijadikan olahan minuman kesehatan teh bunga telang . Metode yang digunakan pada kegiatan kali ini terdiri dari pemberian pre test, pemberian materi, diskusi aktif, dan pemahaman materi dengan post test. Pelatihan yang dilakukan melibatkan 55 ibu-ibu Aisiyah Desa Bligorejo Pekalongan. Hasil evalusi yang dilakukan menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat mengenai bunga telang sebelum dilakukannya edukasi ini diperoleh nilai rata-rata 20% mengenai pemahaman khasat Bunga Telang, namun setelah dilakukannya edukasi didapatkan hasil sebesarr 100%. Penyuluhan kegiatan kesehatan berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan bunga telang sebagai minuman teh kesehatan.
Co-Authors A'yun, Qurrata Achmad Vandian Nur, Achmad Vandian Ahmad Hariz Surya, Pratama Ainin, Shabrina Ainun Muthoharoh Ainun Muthoharoh Ainun Muthoharoh Ainun Muthoharoh Ainun Muthoharoh, Ainun Ainun Mutoharoh Alifiani, Fitri Amudya, Farry Mushab Usaidy Arum Dwi, Nanda Atifah, Husnia Awaludin, Muhammad Mahruj Ayu Ferina Ayu Orimpa Nia Sekar tatik Azzahra, Nafisa Aufa A’yun, Qurrata Bahrie, M Syaeful Balqis, Fadia Indah Devi Melinia Diana Rosmalinda Diyas Septyarini Dwi Bagus Pambudi Dwiky Pramana Eko Mugiyanto, Eko Ela Erika Fadhilah, Isna Farry Mushab Usaidy Amudya Fatmawati, Fita Fida Faiqatul Himmah Fitri Alifiani Fitriyani, F Fitriyani, Fitriyani Handayani, Novita husna Santika Rahmasari Irma Suryani Irma Suryani Jihan Amrina Rosyada khabibatul khikmah Khafizah Ulfa Ulya Khoirunnisak Khoirunnisak Kholidah, Nur Kholifatul Khikmah Khusna Santika Rahmasari Listiana, Tia M Syaeful Bahrie M. Arsyi Maulvi Mahdanya Putri AB Mar’atul Qoyimah Maulvi, M. Arsyi Melinia, Devi Miftahurohmah Ramadanti Muh Oktavid Indra, Haikal Muhammad Aditya, Prayoga Muhammad Mahruj Awaludin Muthoharoh, Ainun Nadliyatul Umah Nadliyatul Umah Naela Afiya Nafisa Aufa Azzahra Nailati Syarifah Nida Alfatwa Nina Zuhana Nina Zuhana Nuniek Nizmah Fajriyah Nuniek Nizmah Fajriyah Nunung Mufida Nur Diana Oktaviani, Riska Kurnia Opi Nuriska Rais Rutini Pambudi, Dwi Bagus Prastika, Sisca Windy Puput Lisandra Putri, Wisula Qoyimah, Mar’atul Rachim, Rizqi Aulia Rahayuningtyas, Wanda Rahma Ayu Fadillah Rahmadha Syifannisa Rahmasari, husna Santika Rahmatullah, Sitti Rahmatullah, St Rahmatullah, ST. Ratna Ayu, Enjelita Rizka Nur Sabila Rizki Fajara Rosmalinda, Diana Rosyada, Jihan Amrina S Slamet S Slamet, S Salchah Prima, Shofa Salma Azizah Savana Valentina Septyarini, Diyas Sigit Prasojo Sisca Windy Prastika Siti Rahmatullah Slamet . Slamet, Slamet St Rahmatullah St Rahmatullah St. Rahmatullah St. Rahmatullah Sugeng, Prayugo Sukamto, Ika Sumiyarsi Supriyanto, Lukman Syarifah, Nailati Tia Listiana Tri Sakti Wirotomo, Tri Sakti Ulhaq, M Daffa’ Dhiya’ Urmatul Waznah Vira Septiya Viya Amalia W Wirasti Wahyu Ersila Wijayanti, Tika Yusnia Wirasti Wirasti, W Wirasti, Wirasti Yulian Wahyu Permadi Yulian Wahyu Permadi Yulian Wahyu Permadi Yuliyanti yuliyanti Yunika Aprilias , Farotin Zalfa, Saniyyah Ziyya Adelina , Maylashofa