Claim Missing Document
Check
Articles

Representation of Islamic values in Asma’ Artho at Fathul Ulum Islamic Boarding School Kwagean Kediri Mayasari, Diana; Hidayat, Rahmat
BAHASTRA Vol. 45 No. 1 (2025): BAHASTRA
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bs.v45i1.1335

Abstract

Islamic boarding schools are renowned for their robust religious culture. Fathul Ulum, a notable Islamic boarding school, conducts an activity known as Asma' Artho (AA) in conjunction with commemorating the Prophet's birthday. This activity is characterized by the integration of monetary benefits and wirid, which has led some to perceive it as contrary to Islamic values. This research aims to elucidate, through an anthropolinguistic lens, that AA embodies Islamic cultural values. By examining the structural patterns of Asma' Artho and its connections to the Al-Quran and Hadith, this study employs a descriptive qualitative method grounded in critical discourse analysis. The findings reveal a macro text structure centered on belief in God and the veneration of the Prophet Muhammad SAW. The text's superstructure includes an introductory tawassul, a core focused on the benefits of wirid, prayer, and sholawat related to wealth, concluding with Al Fatihah. The microstructure highlights semantic elements that request sustenance, wealth, authority, and intercession from the Prophet Muhammad. Co-textual elements reinforce the text's prayer function, supported by both material and non-material aspects, while the context encompasses the prayer leader, recitation, and etiquette. Consequently, AA reflects two cultural values: the practice of selected wirid for financial prosperity and the recitation of Diba’s and Barzanji prayers by the Al-Quran, Hadith, and authentic texts. The study's implications suggest that the wirid series in AA can serve as a prayer procedure for the broader community.
Peningkatan Pengetahuan mengenai Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara dengan Melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) pada Ibu-Ibu PKK di Kelurahan Way Halim Permai Bandarlampung Oktaria, Dwita; Mayasari, Diana; Rahmayani, Fidha; Fiana, Dewi Nur
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 1 No. 1 (2015): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v1i1.1150

Abstract

Kanker payudara memiliki prevalensi yang cukup tinggi. Prognosis kanker payudara tergantung pada stadium saat didiagnosis serta cara penanganannya. Penderita kanker payudara lebih sering datang dengan stadium lanjut sehingga prognosisnya buruk. Hal ini dikarenakan sedikitnya wanita yang melakukan deteksi dini untuk menemukan kanker payudara pada stadium awal. Oleh karena itu, perlu dilakukan deteksi dini untuk meningkatkan kemungkinan prognosis yang lebih baik. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya melakukan pemeriksaan payudara sendiri (Sadari) secara rutin untuk deteksi dini kanker payudara. Metode yang digunakan untuk pemecahan masalah dalam kegiatan ini adalah penyuluhan yang dilanjutkan dengan diskusi. Kegiatan ini diikuti oleh 40 orang peserta yang terdiri dari ibu-ibu ketua RT dan pengurus RT yang tergabung dalam PKK Kelurahan Way Halim Permai. Setelah dilakukan seminar dan tanya jawab, kuisioner yang sama diberikan kembali kepada peserta. Setelah di evaluasi terjadi peningkatan pengetahuan peserta mengenai Sadari secara rutin untuk deteksi dini kanker payudara. Hal ini dapat dilihat dari hasil jawaban kuisioner yaitu sebanyak 32 orang pada pretest mendapatkan nilai kurang dari 70, maka pada pemeriksaan jawaban posttest terjadi peningkatan menjadi 40 orang mendapatkan nilai lebih dari 70. Setelah mendapatkan penyuluhan mengenai Sadari secara rutin untuk deteksi dini kanker payudara, pengetahuan ibu-ibu PKK kelurahan Way Halim Permai meningkat. Penyuluhan yang berkelanjutan mengenai Sadari secara rutinuntuk deteksi dini kanker payudara perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini kanker payudara.Kata kunci: deteksi dini, kanker payudara, pemeriksaan payudara sendiri (Sadari)
Pencegahan Demam Berdarah dan Virus Zika di Posyandu Dahlia III, Kelurahan Olok Gading Teluk Betung Barat Mayasari, Diana; Oktaria, Dwita; Putri A.T, Minerva Nadia
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 2 No. 1 (2016): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v2i1.1160

Abstract

Kota Bandar Lampung menempati urutan ketiga kasus DBD terbanyak di Provinsi Lampung. Pada tahun 2016 terjadi peningkatan kasus DBD, dari yang pada tahun 2015 hanya 15 kasus menjadi 84 kasus DBD. Baru ini ditemukan bahwa nyamuk Aedes juga dapat menjadi vektor untuk virus zika. Virus Zika merupakan virus dari jenis Flavivirus dan memiliki kesamaan dengan virus dengue yang berasal dari kelompok arbovirus. Virus zika dapat menyerang siapa saja dan menimbulkan efek yang berbahaya terutama untuk ibu hamil. Ibu hamil yang tertular virus zika dapat menularkan virus zika kepada bayinya dan menimbulkan kecacatan. Virus zika merupakan jenis virus baru yang belum banyak diketahui oleh masyarakat sehingga sangat diperlukan pemberian informasi mengenai virus zika. Tujuan dari pelaksanaan penyuluhan DBD dan Virus Zika di posyandu adalah untuk memberikan edukasi pada masyarakat tentang penyakit DBD dan virus Zika agar masyarakat dapat mengenali gejala dini penyakit, mengetahui cara penanganan dan upaya pencegahan penyakit DBD dan Virus Zika. Pemecahan masalah yang diterapkan pada kegiatan ini mencakup penyuluhan mengenai demam berdarah dan virus zika dengan metode ceramah dan media cetak (flip chart dan leaflet). Penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 14 April 2016 di Posyandu Dahlia III, Kelurahan Olok Gading, Teluk Betung Barat, Bandar Lampung. Kegiatan penyuluhan mengenai pencegahan demam berdarah dan virus zika oleh 50 orang ibu-ibu yang mempunyai balita dan ibu hamil.. Setelah mendapatkan penyuluhan tentang materi pencegahan demam berdarah dan virus zika, pengetahuan peserta penyuluhan meningkat, hal ini ditunjukan dengan menilai jawaban yang diberikan peserta saat diberikan pertanyaan, benar dan tepat.Kata Kunci: Demam Berdarah Dengue, Penyuluhan, Virus Zika
Pencegahan Kecacingan di Posyandu Teratai, Kelurahan Bumi Raya Kota Bandar Lampung A.T, Minerva Nadia Putri; Mayasari, Diana; Bustomi, Eka Chania
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v3i1.2021

Abstract

Data dari World Health Organization (WHO) pada tahun 2015 menyebutkan bahwa lebih dari 1,5 miliar orang atau 24% dari populasi dunia terinfeksi oleh cacing yang ditularkan melalui tanah. Di Indonesia prevalensi penyakit kecacingan masih tinggi, yaitu 45-65%. Di wilayah-wilayah tertentu dengan sanitasi yang buruk, prevalensi kecacingan dapat mencapai 80%. Anak-anak sering menderita kecacingan karena kurangnya kebersihan diri dan lingkungan, rendahnya pendidikan, beraktivitas tanpa menggunakan alas kaki, kesehatan dan status gizi yang buruk, serta sering bermain tanah. Kecacingan dapat menyebabkan turunnya daya tahan tubuh, terhambatnya tumbuh kembang anak, kurang gizi dan zat besi yang mengakibatkan anemia. Tujuan dari pelaksanaan penyuluhan kecacingan di posyandu adalah untuk memberikan edukasi pada masyarakat tentang penyakit kecacingan agar masyarakat dapat mengenali gejala dini penyakit, mengetahui cara penanganan dan upaya pencegahan penyakit kecacingan. Pemecahan masalah yang diterapkan pada kegiatan ini mencakup penyuluhan mengenai kecacingan dengan metode roleplay dan ceramah serta menggunakan media cetak (poster dan leaflet). Penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 13 April 2017 di Posyandu Teratai Bumi Raya, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung.. Kegiatan penyuluhan mengenai pencegahan kecacingan diikuti oleh 30 orang ibu-ibu yang mempunyai balita dan ibu hamil.. Setelah mendapatkan penyuluhan tentang materi pencegahan kecacingan, pengetahuan peserta penyuluhan meningkat, hal ini ditunjukan dengan menilai jawaban yang diberikan peserta saat diberikan pertanyaan, benar dan tepat.Kata Kunci: Penyakit Kecacingan, penyuluhan, sanitasi.
Pelatihan Kader Posyandu Dalam Deteksi Dini Ibu Hamil Risiko Tinggi (Risti) Di Puskesmas Karang Anyar Kabupaten Lampung Selatan Angraini, Dian Isti; Apriliana, Ety; Imantika, Efriyan; Mayasari, Diana; Wijaya, Sofyan Musyabiq
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v4i1.2532

Abstract

Angka kematian ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi. Salah satu penyebab tingginya angka kematian ibu adalah kehamilan berisiko tinggi yang tidak terdeteksi.Antenatal Care (ANC) sangat penting karena selain untuk memeriksakan keadaan ibu dan janin juga untuk medeteksi apabila terdapat risiko-risiko yang mungkin timbul dalam kehamilan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melatih kader posyandu dalam melakukan deteksi dini kehamilan risiko tinggi. Khalayak sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Karang Anyar Kabupaten Lampung Selatan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu pemberian materi, pemutaran video, pembagian leaflet, dan simulasi penggunaan kartu skor poedji rochdjati (KSPR). Pemberian materi dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi disertai dengan pembagian leflet dan pemutaran video pada sesi terakhir. Simulasi penggunaan KSPR dengan memberikan skenario kasus sebagai pemicu dan kemudian peserta mengisi langsung KSPR. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 5 Oktober 2017 pada pukul 08.00 sampai dengan selesai. Tempat kegiatanpengabdian ini adalah di ruang aula Puskesmas Karang Anyar kabupaten Lampung Selatan. Hasil kegiatan didapatkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman setelah diadakan pelatihan yaitu peserta pelatihan yang memiliki tingkat pemahaman baik naik dari 0%menjadi90%. Dari keseluruhan peserta masih terdapat peserta yang cukup paham sebesar10%. Kesimpulan: peningkatan peran kader kesehatan dalam upaya deteksi dini dan rujukan kasus kesehatan ibu dan anak terutama pada kasus rujukan persalinan dalam rangka kesiapan dan kesiagaan komplikasi bagi ibu dan bayi baru lahir diharapkan dapat menurunkan angka kematian ibu dan anak.Kata Kunci: kader, kehamilan resiko tinggi
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat dan Deteksi Dini Penyakit Neuropati Perifer pada Komunitas Agrikultur di Desa Karanganyar Kabupaten Lampung Selatan Rahmayani, Fidha; Mayasari, Diana
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v5i1.2792

Abstract

Indonesia merupakan negara berkembang dengan petani merupakan kelompok kerja terbesar meski ada kecenderungan semakin menurun setiap tahunnya. Salah satu cara yang dilakukan oleh masyarakat agrikultur di sektor pertanian dan perkebunan untuk meningkatkan hasil produksinya adalah dengan menggunakan pestisida. Penggunaan pestisida di sektor pertanian di Indonesia semakin meningkat. Penggunaan pestisida yang tidak tepat dapat memberikan akibat samping gangguan kesehatan dan keracunan. Salah satu risiko kesehatan akibat penggunaan pestisida adalah neuropati perifer. Deteksi dini neuropati perifer akibat paparan kronik pestisida golongan organofosfat sangat diperlukan mengingat efek jangka panjang yang buruk pada populasi petani. Beberapa alat ukur dapat digunakan untuk membantu mendiagnosis neuropati perifer. The Douleur Neuropathiqueen 4 Questions (DN4) adalah alat diagnostik yang sering digunakan untuk menentukan adanya neuropati perifer dan nyeri neuropatik, dengan menggunakan gabungan antara wawancara dengan pemeriksaan fisik. Dari hasil pemeriksaan didapatkan persentase masyarakat yang memiliki tanda nyeri dan neuropati perifer sejumlah 80%. Pengabdian ditutup dengan memberikan edukasi terkait hasil pemeriksaan kepada masyarakat dan tanya jawab untuk evaluasi penyuluhan.Kata kunci : komunitas agrikultur desa Karanganyar, neuropati perifer
Pemberdayaan Kelompok Tani melalui Gerakan ”Aku Bebas Cacing (ABC)” sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas pada Petani (Implementasi Visi Agromedicine FK Unila di Desa Batu Menyan, Pesawaran) S, Johns Fatriyadi; Saftarina, Fitria; Mayasari, Diana; Waluyo, Sri
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v5i1.2819

Abstract

Angka kejadian infeksi STH di Desa batu Menyan Kecamatan Teluk Pandan Pesawaran didapatkan sebanyak 47%. Faktor yang mempengaruhi terjadinya infeksi STH adalah tidak memakai alas kaki, personal hygiene yang kurang dan penggunaan pupuk dari kotoran hewan. Pengabdian ini bertujuan untuk menurunkan prevalensi infeksi cacing STH dan anemia dengan gerakan ABC. Manfaat kegiatan ini adalah sebagai memutus rantai penularan cacing STH, peningkatan kemampuan ekonomi dan produktivitas petani, perwujudan visi FK Unila agromedicine dalam bidang pengabdian. Solusi yang ditawarkan adalah gerakan ABC dengan metode pengobatan massal infeksi cacing STH dan anemia, pelatihan kader ABC bagi kader kelompok tani, pelatihan pengelolaan pupuk yang bernilai ekonomis. Hasil yang didiseminasikan adalah gerakan ABC, modul ABC dan terbentuknya kader ABC. Hasil yang dari pengabdian ini adalah komitmen bersama dari phak Desa Batu Menyan, Puskesmas Teluk Pandan untuk berkomitmen dalam menerapkan gerakan ABC.Kata kunci: Gerakan ABC, Infeksi cacing STH, Petani, Produktivitas
Edukasi Pencegahan COVID-19 pada Siswa Sekolah Dasar Menggunakan Media Video Animasi Oktaria, Dwita; Mayasari, Diana; Wintoko, Risal
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i1.3023

Abstract

Anak usia sekolah, terutama usia SD, rentan tertular infeksi COVID-19 karena imunitas yang belum terbentuk dengan baikdan belum memiliki kesadaran akan pentingnya protokol kesehatan yang dibutuhkan untuk mencegah penularan COVID-19. Informasi yang beredar di masyarakat mengenai edukasi pencegahan  COVID-19 lebih banyak ditujukan untuk masyarakat usia dewasa. Anak usia SD perlu mendapat informasi dengan bahasa yang mudah dipahami sesuai dengan tingkatan umurnya agar memiliki kesadaran untuk melakukan upaya pencegahan penularan penyakit ini. Perlu adanya edukasi menggunakan media yang sederhana namun menarik, agar siswa SD lebih memahami tentang pencegahan penularan penyakit COVID-19. Pelaksanaan edukasi dilakukan secara online menggunakan media Zoom. Sebelum penyuluhan dimulai,dilakukan kegiatan pretes melalui Google Form. Kemudian setelah pretes, dilanjutkan pemberian materi dengan metode ceramah interaktif pada siswa SD Islam Az Zahra Bandar Lampung dan SD Kartika II-5 Bandar Lampung menggunakan media penyampaian materi berupa video edukasi dan juga power point. Metode evaluasi dalam edukasi yang digunakan adalah diskusi interaktif dan postes di akhir acara melalui Google Form. Kegiatan ini diikuti oleh 559 orang siswa SD Islam Az Zahra Bandar Lampung dan 235 orang siswa SD Kartika II-5 Bandar Lampung. Rerata nilai pretes sebelum edukasi adalah 78,09 kemudian nilai rerata postest mengalami peningkatan menjadi 91,79. Hal ini menunjukkan telah terjadi peningkatan pengetahuan mengenai pencegahan penyakit COVID-19 pada siswa SD Islam Az-Zahra Bandar Lampung dan SD Kartika II-5 Bandar Lampung. Edukasi menggunakan video animasi dengan bahasa sederhana yang mudah dipahami tampaknya efektif untuk meningkatkan pengetahuan para siswa SD mengenai pencegahan COVID-19.Kata Kunci: edukasi, COVID-19, siswa SD
Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Dalam Pencegahan Diare Pada Balita Di Posyandu Anugrah Desa Negara Ratu Lampung Selatan Mayasari, Diana; Isti Angraini, Dian; Saftarina, fitria; Carolia, Novita
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3371

Abstract

Posyandu merupakan pusat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang berfokus pada peningkatan gizi, kesehatan ibu dan anak, serta edukasi kesehatan. Salah satu masalah utama di Desa Negara Ratu adalah tingginya angka kejadian diare pada balita. Diare dapat mengganggu pertumbuhan anak dan berkontribusi pada angka kesakitan dan stunting. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu di Desa Negara Ratu mengenai pencegahan diare pada balita melalui penyuluhan kesehatan di Posyandu Anugrah. Materi penyuluhan berjudul "Atasi Diare Anak (ADA)", penyuluhan dilaksanakan dengan metode ceramah dan bermain peran, yang diikuti oleh 30 ibu-ibu dengan balita. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 7,26 menjadi 8,3, menandakan peningkatan pengetahuan yang signifikan dan menandakan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan terhadap materi penyuluhan. Penyuluhan ini diharapkan dapat memperkuat peran Posyandu dalam mengedukasi masyarakat mengenai perilaku hidup bersih dan sehat khususnya dalam mencegah kejadian diare pada bayi dan balita.
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU DAN ANAK MENGENAI PENTINGNYA MENJAGA KEBERSIHAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DIARE DENGAN METODE STORYTELLING DI POSYANDU DESA NEGARA RATU LAMPUNG SELATAN ratri mauluti larasati, ratri mauluti larasati; Mayasari, Diana; Aziz, Muhammad Irsyad Nurullah; Fathia, Nauriel
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3608

Abstract

Upaya menjaga kebersihan dengan kebiasaan cuci tangan sebelum makan sangat penting dalam menjaga kesehatan dan mencegah diare pada anak. Edukasi kesehatan yang dilakukan pada ibu dan anak Desa Negara Ratu Kabupaten Lampung Selatan bukan hanya berupa penyampaian materi, akan tetapi juga pendekatan holistik, proaktif, dan preventif terhadap layanan kesehatan setempat yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan hasil kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui edukasi mengenai diare dan cara pencegahannya dengan metode storytelling yang menarik. Sasaran dari kegiatan ini adalah ibu dan anak warga Desa Negara Ratu, Kabupaten Lampung Selatan. Terdapat perbedaan antara pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan model peer education dengan metode storytelling. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu dan anak. Kelebihan metode storytelling diantaranya dapat pemahaman yang baik tentang diri sendiri dan orang lain di sekitar mereka.
Co-Authors A.T, Minerva Nadia Putri Adhim, Muhammad Risqi Ago, Muhammad Bagus Nitei Agustin, Marchella Aini, Silvina Nur Akramullah, Akramullah Andra, Aditya Anggraeni, Liza Ardhana, Nanda Rizki Asti, Andi Fajar Aulia Dita Maurizka Azhari Aziz Samudra Aziz, Muhammad Irsyad Nurullah Bustomi, Eka Chania Devi, Fryda Liana Dewi Nur Fiana Dian Isti Angraini Djuardi, Attisya Milenty Putri Dwi Indria Anggraini Dwita Oktaria Efriyan Imantika Eliza Techa Fattima, Eliza Techa Eri Dia, Eva Ety Apriliana Eva Eri Dia Fathaniah, Widya Fathia, Nauriel Fauzi Ahmad Muda Fitri, Dilla Syahra Noor Fitria Saftarina Fitriyana, Intan Gunata, Agustina Fadilla Hadibrata, Exsa Hafizha, Syifa Hana Muthi'a Putri Hanna Mutiara, Hanna Harsa, Shenia Verinda Hasbullah, Faza Ihsanti Dwi Rahayu Indri Windarti Irwansyah Irwansyah Isti Anggraini, Dian Isti Angraini, Dian Kussumawati, Risma Lay, Dhivana Anarchia Ria Leonard, Edo Christian Liana Sidharti, Liana Machmud Aminudin Mardiroharjo, Nanang Maulida, Syakira Zahra Mindaudah Murtane, Nyoman Mupu Nareswari, Prasnya Jatu Nova Sabila Novita Carolia Prihatin, yulianah Putra, Muhammad Ferdiansyah Putri A.T, Minerva Nadia Putri, Hanifah Sapto Putri, Reny Arienta Rahmah, Clarisa Rahmat Hidayat Rahmatika, Achisna Rahmawati, Nur Laili Rahmayani, Fidha Ramadhan, Risca Ariska Ramayani, Fidha Rasmi Zakiah Oktarlina ratri mauluti larasati, ratri mauluti larasati Ratu, Sarih Risal Wintoko Risti Graharti Rohmah, Zakiah Nur Roro Rukmi Windi Perdani, Roro Rukmi S, Johns Fatriyadi Santika, Maya Saputri, Chyntia Setiawan, Gigih Setiorini, Anggi Shinta Nareswari, Shinta Simatupang, Devi Fila Delfia BR Soetardi, Eriza Kultsum R Sofyan Musyabiq Wijaya Sri Waluyo Susianti, Susianti Sutarto Sutarto Syazili Mustofa Tarigan Sibero, Hendra Umroh, Afidatul Utama, WInda Trijayanti Utami, Putu Urvasi Ari Wiguna, Bangkit Adhi Wiwi Febriani Zahrani, Raisha Naomi Zanariah, Zam