Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Hubungan Tingkat Insomnia dengan Kosentrasi Belajar pada Siswa di SMA Kalam Kudus Pekanbaru Hasana, Ulfa; N, Ardita Franssisca Putri; Asniati, Asniati
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v2i1.299

Abstract

Insomnia adalah salah satu dari sekian gangguan tidur yang dapat disebabkan oleh kegiatan sekolah seperti mempelajari berbagai mata pelajaran, mengikuti les dan ekstrakurikuler, tuntunan akademik yang tinggi di sekolah dan persiapan ujian. Insomnia berdampak pada kualitas hidup seseorang seperti penurunan konsentrasi. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat insomnia dengan konsentrasi belajar pada siswa SMA Kalam Kudus Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini, dilakukan pada 61 siswa yang diambil melalui teknik proportional stratified random sampling pada bulan Mei 2024. Alat ukur yang digunakan adalah Kuesioner KSPBJ-IRS (Kelompok Studi Psikiatri Biologik Jakarta-Insomnia Rating Scale) dan Kuesioner Konsentrasi Belajar dan menggunakan uji statistik pearson chi square. 57,3% siswa mengalami tingkat insomnia kategori ringan dan 54,1% siswa memiliki konsentrasi belajar kategori cukup. Analisa dengan pearson chi square diperoleh p value 0,001 (<0,05). Terdapat hubungan antara tingkat insomnia dengan konsentrasi belajar siswa SMA Kalam Kudus Pekanbaru, dari hasil tersebut disarankan bagi siswa dapat menjaga pola tidur dan menghindari faktor penyebab insomnia agar konsentrasi belajar ketika dikelas tidak terganggu.
MODEL SMART VILLAGE UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI PERDESAAN Asniati, Asniati; Komalasari, Sanda Patrisia; Dewi, Tari Buana
JOURNAL OF APPLIED MANAGERIAL ACCOUNTING Vol. 8 No. 1 (2024): JOURNAL OF APPLIED MANAGERIAL ACCOUNTING
Publisher : Pusat P2M Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jama.v8i1.7376

Abstract

Daerah perdesaan cukup banyak ditemukan diberbagai negara, banyak masyarakat yang mendiami daerah ini. Wilayah perdesaan banyak menyumbang sumberdaya dalam perekonomian suatu negara. Namun saat ini keadaan di perdesaan cukup sangat tertinggal. Konsep Smart Village telah muncul sebagai strategi inovatif untuk mempromosikan pembangunan berkelanjutan di pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model konsep Smart Village yang dapat diaplikasikan sebagai solusi untuk mengatasi berbagai tantangan di desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang disurvei melalui tinjauan sistematis mengikuti PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analyses). Dengan menggunakan PRISMA, kami mendapatkan 32 artikel yang dapat digunakan sebagai bahan rujukan untuk menyiapkan model smart village untuk Pembangunan berkelanjutan. Komponen dimensi model smart village tersebut adalah ekonomi, TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi), komunitas, tata kelola, lingkungan, energi, kehidupan, infrastruktur, dan jaringan. Model konseptual yang dihasilkan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah maupun akademisi dalam membangun desa dengan Pembangunan yang berkelanjutan.
PENCEGAHAN DAN PENANGAN BULLYING DI LINGKUNGAN SEKOLAH SDIT TAHFIZ AL FATIH KOTA PEKANBARU RIAU Sriyani Harahap, Afrida; Devita, Yeni; Dyna, Fitry; Harahap, Mustika Hana; Hartian, Tengku; Asniati, Asniati
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Vol. 3 No. 1 Edisi Februari 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v3i1.1772

Abstract

Menurut Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemenppa) RI menjelaskan bullying atau penindasan/perundungan merupakan segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain, dengan tujuan untuk menyakiti dan dilakukan secara terus menerus. Bullying memiliki dampak yang besar bagi kehidupan anak-anak. Contohnya dalam sebuah kasus terdapat anak-anak yang tidak ingin pergi kesekolah karena mereka takut bertemu dengan teman yang selalu membullynya, lalu dalam kasus seorang anak yang enggan memberi tanggapan atau terlalu pasif di kelas karena pernah menjadi korban bahan ejekan teman atau gurunya. Itu semua merupakan salah satu faktor yang menghambat anak-anak untuk aktif dan berprestasi di lingkungan sekolah. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk menambah pengetahuan anak sekolah dasar dan mencegah perilaku yang mengarah ke bullying. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Setelah dilakukan kegiatan didapatkan hasil bahwa 80 % audiens sudah memahami tentang perilaku bullying, hal ini dibuktikan dengan hampir keseluruhan audiens mengangkat tangan ketika diberikan pertanyaan. Dan dari 10 pertanyaan yang diberikan, audiens mampu menjawabnya dengan benar.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN FRAKSI ETIL ASETAT BIJI KESUMBA, FRAKSI ETIL ASETAT KUNYIT, DAN KOMBINASINYA Asniati, Asniati; Rahmalia, Winda; Sayekti, Endah
Jurnal Ilmiah Farmasi Vol. 20 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jif.vol20.iss1.art2

Abstract

Background: Antioxidants are compounds that can neutralize free radicals, so they can prevent degenerative diseases such as cardiovascular disease, carcinogenesis, and other diseases. Natural ingredients such as kesumba (Bixa orellana L.) seeds and turmeric (Curcuma longa L.) contain natural pigments that have antioxidant activity. Kesumba seeds contain bixin, and turmeric contains curcumin, each of which is an antioxidant compound that can protect cells in the body and prevent oxidative stress due to free radicals.Objective: To determine the effect of the combination ratio of the ethyl acetate fraction of kesumba seeds and the ethyl acetate fraction of turmeric on antioxidant activity.Method: Extraction was carried out by the maceration method, followed by fractionation. A qualitative test of the content of compounds in each extract and fraction of kesumba seeds and turmeric was carried out using the TLC method. The antioxidant activity test of each ethyl acetate fraction of kesumba seeds (FB) and ethyl acetate fraction of turmeric (FK) and their combination was carried out using the DPPH method.Result: The research showed that the antioxidant activity of the ethyl acetate fraction of kesumba seeds (FB) to the ethyl acetate fraction of turmeric (FK) was 242.95, 65.78, 42.48, 108.81, and 51.46 mg/L for each of the mass ratios (1:0), (3:7), (1:1), (7:3), and (0:1). The combination ratio of FB:FK, which is 1:1, has an effect on increasing antioxidant activity. This combination provides a synergistic effect that can increase antioxidant activity, with an IC50 value of 42.48 mg/L.Conclusion: Based on the results of the study, it can be concluded that the combination of the ethyl acetate fraction of kesumba seeds (FB) and the ethyl acetate fraction of turmeric (FK) has an effect on increasing antioxidant activity in the ratio of FB:FK (1:1) with an IC50 value of 42.48 mg/L, which is included in the very strong antioxidant category.Keywords: Kesumba seeds, turmeric, bixin, curcumin, antioxidant Intisari Latar belakang: Antioksidan adalah senyawa yang dapat menetralisir radikal bebas sehingga mampu mencegah penyakit-penyakit degeneratif seperti kardiovaskuler, karsinogenesis dan penyakit lainnya. Bahan alam seperti biji kesumba (Bixa orellana L.) dan kunyit (Curcuma longa L.) mengandung pigmen alami yang memiliki aktivitas antioksidan. Biji kesumba mengandung bixin dan kunyit mengandung kurkumin yang masing-masing merupakan senyawa antioksidan sehingga mampu melindungi sel-sel dalam tubuh dan mencegah stress oksidatif yang diakibatkan oleh radikal bebas. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh rasio kombinasi fraksi etil asetat biji kesumba dan fraksi etil asetat kunyit terhadap aktivitas antioksidan.Metode: Ekstraksi menggunakan metode maserasi dan dilanjutkan dengan fraksinasi. Uji kualitatif kandungan senyawa dalam masing-masing ekstrak dan fraksi bixin dan kurkumin dilakukan menggunakan metode kromatografi lapis tipis (KLT). Uji aktivitas antioksidan masing-masing fraksi etil asetat biji kesumba dan fraksi etil asetat kunyit serta kombinasinya dilakukan menggunakan metode DPPH.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiap kombinasi rasio massa fraksi etil asetat biji kesumba (FB); fraksi etil asetat kunyit (1:0), (3:7), (1:1), (7:3) dan (0:1) memiliki aktivitas antioksidan berturut-turut sebesar 242,95; 65,78; 42,48; 108,81; dan 51,46 mg/L. Kombinasi tersebut memberikan efek sinergis yang dapat meningkatkan aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 42,48 mg/L. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada kombinasi fraksi etil asetat biji kesumba (FB) dan fraksi etil asetat kunyit (FK) dengan rasio FB:FK (1:1) memberikan pengaruh pada peningkatan aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 42,48 mg/L yang termasuk dalam kategori antioksidan sangat kuat.Kata kunci: Biji kesumba, kunyit, bixin, kurkumin, antioksidan
Karakteristik anatomi tiga jenis kayu asal Sulawesi Tengah Muthmainnah, Muthmainnah; Budi, Agus Sulistyo; Asniati, Asniati
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v7i2.11111

Abstract

Pohon palapi, nantu dan bayur merupakan jenis pohon yang terdapat secara alami di Sulawesi Tengah dan merupakan jenis kayu yang banyak digunakan pada industri mebel di kota Palu. Tujuan khusus dalam penelitian ini adalah mempelajari struktur anatomi dan mutu serat tiga jenis kayu asal Sulawesi Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat struktur anatomi dari ketiga jenis kayu yang diteliti memiliki karakteristik yang berbeda. Kayu bayur mudah dibedakan dengan nantu dan palapi karena memiliki banyak kristal rhomboid pada sel parenkim aksialnya. Sedangkan palapi mudah dibedakan dari keduanya dengan adanya pori-pori yang hampir seluruhnya soliter dan termasuk kategori langka serta memiliki parenkim aksial yang sangat masif berupa agregat difus. Berdasarkan kualitas seratnya, kayu nantu termasuk kelas I, sedangkan kayu palapi dan bayur termasuk kelas II. Ketiga jenis kayu ini dapat digunakan dalam pembuatan pulp dan kertas.
Penerapan Internet of Things Menggunakan Sensor PIR dan Kamera Pada Pintu Rumah Musadat, Fithriah; Asniati, Asniati; Arapa, Alman
JURNAL INFORMATIKA Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Informatika
Publisher : Informatics Engineering Department, Dayanu Ikhsanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/jiu.v12i1.1177

Abstract

Pintu rumah sebagai pengaman terakhir dari sebuah rumah tentunya perlu didukung dengan pengamanan yang baik agar untuk mencegah masuknya orang yang tidak diinginkan. Oleh sebab itu dibutuhkan sebuah alat yang dapat memberikan keamanan serta dapat memantau keadaan didepan pintu rumah dari jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk membuat alat keamanan pada pintu rumah berbasis Internet of Things (IoT). Pada penelitian ini menggunakan metode observasi dari artikel penelitian sebelumnya dan juga pengamatan langsung pada pintu rumah. Penelitian menerapkan sistem smarthome dengan menggunakan komponen berupa Sensor PIR, Mikrokontroler NodeMCU ESP32Cam, Selenoid Door Lock dan Blynk Server Cloud Sebagai Platform Android. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Sensor PIR, NodeMCU ESP32Cam dan Solenoid Door Lock dapat berfungsi dengan baik dalam mendeteksi gerakan, mengambil gambar dan video, serta membuka atau mengunci pintu dari jarak yang jauh dengan baik. Hasil penelitian ini menunjukan cara kerja alat bahwa Sensor PIR dapat mendeteksi gerakan dengan kisaran jarak 2 meter serta kemiringan pendeteksi mencapai 180 derajat, NodeMCU ESP32Cam dapat menangkap gambar dengan baik serta video secara langsung didepan pintu rumah dengan delay 3 detik setelah sensor PIR mendeteksi obyek, sedangkan Solenoid Door Lock dapat membuka dan mengunci pintu rumah dengan baik dan cepat dengan waktu kurang dari 5 detik.