Claim Missing Document
Check
Articles

Kejadian Anemia pada Santriwati Pondok Pesantren Al-Hidayah Kota Depok dan Faktor yang Mempengaruhinya Nur Azimah Zahra; Iin Fatmawati; Sintha Fransiske Simanungkalit; Utami Wahyuningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 16 No 3 (2024): JIKM Vol. 16, Edisi 3, Agustus 2024
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52022/jikm.v16i3.581

Abstract

AbstrakLatar Belakang: Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan paling kritis di dunia. Menurut WHO prevalensi anemia secara global mencapai 40-88% wanita muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri.Metode: Penelitian dilakukan pada bulan Desember – Juni 2023. Instrumen yang digunakan adalah pemeriksaan kadar hemoglobin, form pengisian berat dan tinggi badan, formulir SQ-FFQ, dan kuesioner siklus menstruasi. Desain studi penelitian ini adalah Cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini merupakan santriwati Pondok Pesantren Al-Hidayah, Kota Depok dari kelas VII – XII dan diambil menggunakan stratified random sampling sebanyak 102 santri. Hasil analisis bivariat menggunakan Chi-square.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 27 santri (26,5%) mengalami anemia, kemudian dari hasil uji statistik didapatkan kejadian anemia tidak berhubungan dengan status gizi (p = 0,181) dan siklus menstruasi (p = 0,140). Sedangkan kejadian anemia memiliki hubungan yang signifikan dengan asupan zat besi (p = 0,000), vitamin C (p = 0,000), body image (p = 0,022), dan pengetahuan gizi (p = 0,037). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara asupan zat besi, asupan vitamin C, body image dan pengetahuan dengan kejadian anemia pada remaja. Bagi santriwati Al-Hidayah Kota Depok diharapkan untuk meningkatkan konsumsi pangan sumber zat besi dan vitamin c untuk mencegah kejadian anemia.Kata Kunci: Anemia, Asupan gizi, Body image, Pengetahuan, Remaja AbstractBackground: Anemia is one of the most critical health problems in the world. According to WHO, the prevalence of anemia globally reaches 40-88% of young women. This study aimed to find out what factors are associated with the incidence of anemia in adolescent girls.Methods: The study was conducted in December – June 2023. The instruments used are hemoglobin level examination, weight and height filling the form, SQ-FFQ form, and menstrual cycle questionnaire. The design of this study was a cross-sectional study. The samples in this study were Al-Hidayah Islamic Boarding School, Depok City students from classes VII-XII and were taken using stratified random sampling of 102 students. Results of bivariate analysis using Chi-square.Result: The results showed that 27 students (26.5%) experienced anemia. Results of bivariate analysis using Chi-square show that anemia incidence was not related to nutritional status (p = 0.181) and the menstrual cycle (p = 0.450). In contrast, the incidence of anemia has a significant relationship with the intake of iron (p = 0.000), vitamin C (p = 0.000), body image (p = 0.022), and knowledge of nutrition (p = 0.037).Conclusion: There was a relationship between iron intake, vitamin C intake, body image, knowledge and the incidence of anemia in adolescents. To prevent anemia in Al-Hidayah students, Depok City is expected to increase food consumption of iron and vitamin C sources.Keywords: Adolescent, Anemia, Body image, Knowledge, Nutrition intake
Pengaruh Pemberian Edukasi Gizi Seimbang Pada Anak Usia Sekolah (6-12 Tahun) di SDN Bedahan 1 Depok Firlia Ayu Arini; Ghefira Tsana Zahirah; Iin Fatmawati; Nanang Nasrulloh
Segara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026) SEGARA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33533/segara.v3i1.10941

Abstract

Anak usia sekolah merupakan anak yang berada pada rentang 6-12 tahun dimana masa ini merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan demi masa depan yang berkualitas. Bekualitasnya bangsa diukur dari nilai status gizi yang diperngaruhi oleh apa yang dikonsumsi oleh setiap individu. Rendahnya aktivitas fisik dapat berpengaruh pada status gizi individu. Masalah gizi pada anak dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga lebih mudah terserang penyakit, menurunnya produktivitas kerja, hingga kematian pada ibu dan anak. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk memberikan edukasi mengenai gizi seimbang dan aktivitas fisik dengan media poster kepada anak usia sekolah di Pengasinan, Depok dan mengetahui pengaruhnya. Berdasarkan hasil analisis situasi didapatkan sebanyak 34 responden anak usia sekolah dan ditemukan sebanyak 30% responden mengalami risiko gizi lebih serta 6% responden memiliki status gizi kurang di Pengasinan, Depok. Maka dari itu, dilakukan kegiatan intervensi berupa penyuluhan kepada siswa/I usia 6-12 tahun di sekolah dasar dengan materi gizi seimbang dan pentingnya aktivitas fisik melalui media poster. Didapatkan hasil bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok pre-test dan post-test. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian kegiatan intervensi yang dilakukan pada Anak Usia Sekolah (AUS) terkait gizi seimbang dan aktivitas fisik melalui media poster memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan responden. status gizi, anak usia sekolah, gizi seimbang, aktivitas fisik
Faktor Risiko Peningkatan Tekanan Darah Remaja di MTs. Daarul Hikmah Tangerang Selatan Arini, Firlia Ayu; Wahyudi, Chandra Tri; Sofianita, Nur Intania; Fatmawati, Iin; Crosita, Yessi; Simanungkalit, Sintha Fransiske
Jumantik Vol 11 No 2 (2024): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v11i2.7378

Abstract

Peningkatan tekanan darah di usia remaja dapat menjadi kasus hipertensi di usia dewasa yang merupakan faktor risiko penyakit jantung dan stroke. Pola makan, aktivitas fisik dan status gizi menentukan risiko peningkatan tekanan darah di usia remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor terkait peningkatan tekanan darah pada remaja di Madrasah Tsanawiyah (MTs.) Daarul Hikmah Pamulang, Tangerang Selatan. Desain penelitian ini menggunakan metode cross-sectional dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 136 responden usia 13-14 tahun yang diambil secara purposive sampling. Uji statistik yang digunakan yaitu uji beda rata-rata independent t test untuk uji bivariat dan General Linear Model untuk uji multivariat, dengan tingkat kepercayaan 95%. Penelitian menunjukkan bahwa prevalensi prehipertensi dan hipertensi pada remaja di lokasi penelitian sebesar 19,1%.  Tidak terdapat perbedaan signifikan rerata tekanan darah sistolik dan diastolik dengan aktivitas fisik, konsumsi buah dan sayur, kebiasaan sarapan dan status gizi. Namun pada hasil analisis multivariat dibuktikan bahwa, tekanan darah sistolik lebih tinggi 8,69 mmHg (p value=0,018)  dan tekanan darah diastolik lebih tinggi 8,27 mmHg (p value=0,009) pada yang gizi lebih. Oleh karena itu, diperlukan pencegahan dini dengan menjaga status gizi baik melalui upaya membiasakan gaya hidup sehat pada remaja.
ARIMA-Based Forecasting of Rice and Maize Production and Its Implications for Food Security in Kutai Kartanegara Regency Jamil Anshory; Dadang Sukandar; Vitria Melani; Iin Fatmawati; Meti Kurniawati; Reika Gusdaryani
Journal of Indonesia Applied Nutrition (JIAN) Vol. 1 No. 2 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jian.v1i2.1409

Abstract

Food security remains a strategic issue in regions experiencing rapid population growth, including Kutai Kartanegara Regency, a buffer region for the development of the Nusantara Capital City. Population growth increases food demand and may create imbalances between production and demand. This study aimed to apply the Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) model to forecast rice and maize production, compare forecasting performance across commodities, and analyse implications for regional food security using the production-to-demand ratio. Annual time-series data from 2010 to 2024 on rice and maize production, population size, and per capita rice consumption were analysed using the Box–Jenkins approach. ARIMA(0,1,1) was selected for both commodities after first-order differencing. The model provided a stronger statistical representation for rice, whereas the non-significant MA(1) parameter for maize indicated greater uncertainty. Forecasts for 2025–2028 indicated increasing rice production from 326,651 to 349,003 tons and maize production from 37,383 to 41,144 tons, with greater uncertainty for maize. The production-to-demand ratio indicated that rice production exceeded estimated demand, whereas maize production remained below estimated demand throughout the forecast period. These findings indicate that production forecasts should be interpreted alongside food demand, as increasing production does not necessarily eliminate commodity-specific deficits. Therefore, regional food security policies should maintain rice production while strengthening maize productivity and production capacity to reduce the projected maize deficit.
The Association Between Fast-Food Consumption and Physical Activity with Overweight Occurrence at School Among 9-11-Year-Old Children in Cakung Payangan Bekasi Iin Fatmawati; Andreas Wisnu Pradhan; Firlia Ayu Arini
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 11 No. 3 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM)
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26553/jikm.2020.11.3.236-246

Abstract

Overweight occurs because of excessive energy intake stored in the form of fat tissue. The national prevalence of overweight and obesity among children aged 5­-12 years old was 10.8% and 8.8%, respectively. Several factors are responsible for increasing the prevalence of overweight, including food consumption and physical activity. The purpose of this study was to examine the association between fast-food consumption and physical activity with the overweight occurrence among school-aged children in Cakung Payangan, Bekasi. This is a cross-sectional study with a total of 80 students recruited through a simple random sampling method. There was a significant association between fast-food consumption and overweight (p = 0.013, CI 95% = 1,420 – 10,977). Also, there was a significant association between physical activity and overweight (p = 0.027, CI 95% = 1,023 – 74,825). Frequent fast-food consumption and mild physical activity have a significant relationship with overweight occurrence among school-aged children.
Co-Authors Alicia Dwi Permata Putri Alwany, Zahra Amalia, Salsabila Nur Idzhni Amir Su’udi Andara, Fathiya andhika satria Andita Arifianita Putri Andreas Wisnu Pradhan Arief Wahyudi Jadmiko Arini, Firlia Ayu Arini, Mutiara Avliya Quratul Marjan Ayu, Resky Camila, Faiza Crosita, Yessi Cumayo Putri Riode Cumayo Putri Riode Dadang Sukandar Danyaa Allya Salsabilla Dhea Marliana Salsabila Faradisa, Ratih Mary Firlia Ayu Arini Firlia Ayu Arini Firlia Ayu Arini Firmansyah, Maulid Elang Fitripancari, Aulia Dewi Ghefira Tsana Zahirah Gracia, Aurelia Gusganda Suria Manda Hajar, Abdul Harna, Harna Hasiando, Chouk Norist Hersona GW, Sonny Ikha Deviyanti Puspita Ilmi, Ibnu Malkan Bakhrul Indah Rozalina Jamil Anshory Julia Rahman Kadek Ayu Dessyana Kaulani, Sirfia Lolita Sary Ma’ruf, Israeni Laila Mediana Puji Larasati Mediana Puji Larasati Meti Kurniawati Mochni, Richard Endang Srihari Muh Asrul Irawan, Andi Muhammad Nur Hasan Syah Mushawwir Taiyeb Nabilla Zalfa Azahra Nanang Nasrulah Nanang Nasrulloh Nasrulloh, Nanang Nugraha, Rezha Wahyu Nugroho, Thoriq Setya Nur Azimah Zahra Nur Intania Sofianita Nurul Mustika Octaria, Yessi Crosita Pulungan, Rafiah Maharani Puspita, Ikha Deviyanti Putri, Nabila Alifia Ramadenadia, Tarysa Ramadenadia, Tarysa Reika Gusdaryani Rudi Hendro Putranto Rumaisyah, Rumaisyah Safitri, Mira Nur Salsabila, Dhea Marliana Sintha Fransiske Simanungkalit Sintha Fransiske Simanungkalit Sintha Fransiske Simanungkalit Siti Tumanina Triandari Sufyan, Dian Luthfiana Sufyan, Dian Luthfiana Sugiatmi Sugiatmi Suryani, Gita Syafila Taufik Maryusman Tsabita, Salma Khairunnisa Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Isnainy Utami Wahyuningsih Utami Wahyuningsih Utami Wahyuningsih Utami Wahyuningsih Utami Wahyuningsih Vitria Melani Wahyudi, Chandra Tri Widayani Wahyuningtyas Yustika, Reny