Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

ANALISIS TEORI KONSTRUKTIVISME TERHADAP PENGEMBANGAN PEMIKIRAN KRITIS PADA KURIKULUM DEEP LEARNING Amril Husen; Ganda Rahmat; Sitti Chadidjah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/w00eyp96

Abstract

Penelitian ini menganalisis relevansi teori konstruktivisme, khususnya perspektif Jean Piaget, dalam pengembangan pemikiran kritis dalam kurikulum Deep Learning. Pendidikan di abad ke-21 menuntut peserta didik tidak hanya menguasai pengetahuan, tetapi juga berpikir kritis, reflektif, dan kreatif dalam menyelesaikan masalah dunia nyata. Deep learning, sebagai pendekatan pendidikan, menekankan pemahaman konseptual yang mendalam, pembelajaran yang bermakna, dan kemampuan menghubungkan pengetahuan dengan konteks autentik daripada hafalan mekanis. Namun, dalam praktiknya, implementasi kurikulum Deep learning masih menghadapi tantangan, terutama dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip konstruktivisme seperti pembelajaran berbasis masalah, eksplorasi langsung, dan pemikiran reflektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian perpustakaan dan analisis konten melalui tinjauan buku-buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan yang relevan terkait konstruktivisme dan Deep Learning. Temuan menunjukkan bahwa teori konstruktivisme sangat selaras dengan prinsip-prinsip pembelajaran mendalam, karena keduanya menekankan pembelajaran aktif, perkembangan kognitif dan metakognitif, serta pembentukan pengetahuan yang bermakna melalui pengalaman dan interaksi sosial. Studi ini juga menyoroti bahwa implementasi pembelajaran mendalam yang efektif memerlukan guru untuk bertindak sebagai fasilitator yang memberikan bimbingan, menciptakan lingkungan belajar kolaboratif, dan mendorong kemandirian siswa dalam belajar. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kerangka kerja yang lebih efektif untuk mengintegrasikan teori konstruktivisme ke dalam kurikulum Pembelajaran Mendalam guna meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dan kualitas belajar secara keseluruhan.
Analisis Teori Herzberg Terhadap Motivasi Kerja Di Lembaga Pendidikan Lia Amelia; Sitti Chadidjah
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan | E-ISSN : 3062-7788 Vol. 2 No. 4 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The decline in teacher work motivation is a crucial problem in the implementation of education. An unsupportive work environment, excessive administrative demands, and low salaries and honorariums encourage teachers to perform dual roles, which ultimately have implications for the quality of performance and professionalism. This study aims to examine teacher work motivation in educational institutions through the perspective of Herzberg's Two-Factor Theory, which distinguishes between hygiene factors and motivator factors. This study uses a qualitative approach with a library research method through a review of books, scientific journals, and relevant academic articles. The results of the study indicate that hygiene factors, such as work environment conditions, school policies, compensation systems, and administrative workloads, have a dominant role in suppressing teacher job dissatisfaction. Meanwhile, motivator factors, which include recognition, professional responsibility, and opportunities for competency and career development, directly influence the sustainable improvement of teacher work motivation. This study concludes that increasing teacher work motivation can only be achieved through a strategic combination of fulfilling hygiene factors and strengthening motivator factors. These findings are expected to serve as a reference for educational institution managers in formulating policies to improve teacher motivation and performance comprehensively and sustainably.
Analisis Penyebab Kesulitan Belajar pada Implementasi Kurikulum Merdeka: Studi Kasus pada Usia 13-15 Tahun Siswa SMP Anisa Sri Apriliani; Raihana Mutiara Putri; Sitti Chadidjah
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 17 No. 1 (2025): Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan Samawa Sumbawa Besar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35964/munawwarah.v17i1.380

Abstract

This article discusses an analysis of the causes of learning difficulties related to the implementation of the Independent Curriculum in case studies aged 13-15 years/junior high school students. The Merdeka Curriculum, which is implemented in Indonesia, aims to enable students to deepen adequate concepts and skills using a variety of intracurricular learning. However, its implementation still faces various challenges, one of which is learning difficulties, especially those experienced by junior high school students. This article examines how to analyze the causes of learning difficulties in the implementation of the Merdeka curriculum. Apart from that, this article also provides an explanation of the causes of learning difficulties experienced by junior high school students during the implementation of the Merdeka curriculum. Through this approach, it is hoped that it can overcome and also prevent other causes of learning difficulties, which may occur in junior high school students during the implementation of the Merdeka curriculum.
Komunikasi Partisipatif Guru dan Pengaruhnya Terhadap Hasil Belajar Siswa Perspektif Al-Qur’an Surah Al-Mujadalah Ayat 11 Ar-Rais Mujaddidul Islam Huda Al-Hadits; Fahmi Muhammad Riziq; Sitti Chadidjah; Erni Kusmiat
ISLAMICA Vol 9 No 1 (2025): ISLAMICA
Publisher : STAI Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59908/islamica.v9i1.161

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya komunikasi partisipatif dalam dunia pendidikan, khususnya interaksi guru dan siswa yang berpengaruh langsung terhadap hasil belajar. Surah Al-Mujadalah ayat 11 memberikan pijakan teologis dan filosofis mengenai pentingnya ilmu, pengajaran, dan penghormatan terhadap orang berilmu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis komunikasi partisipatif guru dan pengaruhnya terhadap hasil belajar siswa perspektif Al-Qur’an, khususnya Surah Al-Mujadalah ayat 11. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan fokus pada penelitian studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji literatur primer dan sekunder terkait dengan tafsir Al-Qur’an dan literatur komunikasi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi partisipatif yang dilandasi nilai-nilai Al-Qur’an memperkuat keterlibatan siswa, meningkatkan motivasi belajar, dan membentuk relasi edukatif yang setara antara guru dan siswa. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada integrasi nilai-nilai wahyu dalam praktik komunikasi Pendidikan yang masih minim dikaji secara eksplisit. Penelitian ini berkontribusi sebagai upaya dalam menawarkan model komunikasi pendidikan berbasis nilai-nilai Islam yang aplikatif bagi guru dan pendidik.
Peran Ekstrakulikuler Hizbul Wathon Pada Jiwa Kepemimpinan Siswa SMP Muhammadiyah 3 Kota Bandung imasdewi kaniawati; hendarriyadi; sitti chadidjah; iim ibrohim; hernawati hernawati
Islamic Journal of Education Vol. 2 No. 2 (2023): IJED: Islamic Journal Of Education
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/ijed.v2i2.210

Abstract

 Jiwa kepemimpinan merupakan salah satu topik yang selalu menarik untuk diteliti dan dikaji, karena paling banyak diamati sekaligus hal yang sedikit bisa dipahami. Yang menjadi masalah yaitu dinamika itu ke arah lebih baik atau malah mengalami kemunduran. Untuk mengatasi adanya kemunduran dibutuhkan upaya-upaya untuk mengantisipasinya, yaitu dengan adanya pendidikan kepemimpinan sejak dini. Fokus penelitian ini adalah latihan Hizbul Wathon dalam mengembangkan jiwa kepemimpinan melalui Latihan PBB, Tali-temali, Semafhore, Sandi morse dan Penjelajahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Program ekstrakulikuler Hizbul Wathon Di SMP Muhammadiyah 3 Kota Bandung. 2) Mengetahui jiwa kepemimpinan siswa pada anggota Hizbul Wathon di SMP Muhammadiyah 3 Kota Bandung. 3) Hasil implementasi jiwa kepemimpinan siswa di SMP Muhammadiyah 3 Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) kesimpulan Program ekstrakulikuler Hizbul Wathon kelas 8 SMP Muhammadiyah 3 Kota Bandung mencakup . a) Latihan PBB (pelaturan baris berbaris), b) Latihan tali-temali, c) Latihan semafhore d) latihan sandi morse, e) Latihan penjelajahan. 2) Jiwa kepemimpinan siswa kelas 8 SMP Muhammadiyah 3 Kota Bandung nampak baik. Hal tersebut dibentuk melalui pelaksanakan pelatihan PBB (pelaturan baris berbaris), Latihan tali temali, Latihan semafhore, Latihan sandi morse, dan Latihan penjelajahan. 3) Hasil implementasi jiwa kepemimpinan siswa kelas 8 SMP Muhammadiyah 3 Kota Bandung cukup baik. Hal tersebut ditunjukan dengan didapatkanya siswa di SMP Muhammadiyah 3 Kota Bandung yang setelah mengikuti pelatihan Hizbul Wathon lebih disiplin dalam memanfaatkan waktu, pelaksanaan pelatihan di sekolah dan luar sekolah lebih baik serta lebih menaati peraturan sekolah yang ada.    
Perspektif Model Dick & Carey Sebagai Pendekatan Desain Pelatihan Tenaga Pendidik Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Anisa Sri Apriliani; Ifa Fathiyyah Ishak; Sitti Chadidjah
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan | E-ISSN : 3062-7788 Vol. 3 No. 2 (2026): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jimp.v3i2.2283

Abstract

Model Dick & Carey berhasil meningkatkat mutu pendidikan melalui desain pelatihan model ADDIE (analysis,  design, development, implementation, evaluation). Dengan menggunakan model ADDIE yang secara konsisten dapat membuat pelatihan pendidikan menjadi berdampak baik pada peningkatan mutu pendidikan dan kualitas tenaga pendidik. Model Dick & Carey dapat membantu tenaga pendidik untuk merancang pembelajaran yang terstruktur, terarah, dan berorientasi pada pencapaian tujuan pembelajaran yang optimal. Model Dick & Carey dipandang sebagai kerangka desain pembelajaran yang komprehensif karena menekankan hubungan antara tujuan pembelajaran, analisis kebutuhan, karakteristik peserta, pengembangan materi, strategi pembelajaran, serta evaluasi berkelanjutan. Melalui pendekatan ini, pelatihan tenaga pendidik tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga pada peningkatan kompetensi guru secara terintegrasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan Dick & Carey dalam desain pelatihan mampu menghasilkan program pelatihan yang lebih efektif, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan nyata tenaga pendidik. Dengan demikian, model Dick & Carey dijadikan sebagai alternatif pendekatan strategis dalam merancang pelatihan tenaga pendidik untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
An Analysis of the Implementation of D.K. Wheeler’s Curriculum Development Model in Improving the Quality of Akidah Akhlaq Instruction Dinda Maulida; Luzai Luzai; Sitti Chadidjah
Jurnal Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2026): September
Publisher : CV. Utami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70963/jm.v3i1.841

Abstract

The quality of Aqidah Akhlak learning plays a crucial role in developing students who possess strong faith, piety, and noble character. Achieving this objective requires a curriculum development model that is systematic, adaptive, and sustainable. One relevant approach is the D.K. Wheeler curriculum development model, which emphasizes a cyclical process consisting of five interconnected stages: determining objectives, selecting learning experiences, organizing learning experiences, evaluation, and revision. This study aims to analyze the implementation of the D.K. Wheeler curriculum development model in improving the quality of Aqidah Akhlak learning. The research employed a qualitative approach using a library research design. Data were collected through document analysis of books, scholarly articles, and other relevant literature discussing the D.K. Wheeler curriculum development model and Aqidah Akhlak learning. Data analysis was conducted through the stages of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that the implementation of the D.K. Wheeler model contributes to improving the quality of Aqidah Akhlak learning by establishing clear learning objectives, selecting learning experiences oriented toward character development, organizing systematic learning activities, and conducting continuous evaluation and curriculum revision. However, the implementation of this model still requires strengthening the aspects of continuous evaluation and systematic follow-up to evaluation results in order to enhance the effectiveness of the learning process and better address students' evolving needs. Therefore, the D.K. Wheeler model can serve as an alternative curriculum development approach to improve the quality of Aqidah Akhlak learning in Islamic educational institutions.
Co-Authors Agus Kusnayat Agus Salim Mansur Agus Samsul Bassar Agus Samsul Basyar Ahmad Nur Wajah Ajat Syarif Hidayatulloh Amril Husen Andewi Suhartini Anisa Sri Apriliani Anjani, Adhistria Rahma Ar-Rais Mujaddidul Islam Huda Al-Hadits Asep Saefulmillah Ashfia, Hilyatul Aswal, Asep Waluya Bambang Syamsul Arifin Bassar, Agus Samsul Basyar, Agus Samsul Didik Sunandar Asep Saepulmillah Dinda Maulida Dwiriyanti, Fina Eka Iskandar Endah Megawati Erni Kusmiat Fadlani Salam, Mochamad Fahmi Muhammad Riziq Farida, Rida Nur Ganda Rahmat Ghaida Muthmainnah, Hasna Hasya, Nabilla Andiani hendarriyadi Hernawati Hernawati Hernawati Hidayati Fauziah, Hilda Hidayatulloh, Ajat Syarif Ibrohim, Iim Ifa Fathiyyah Ishak Iim Ibrohim Iim Ibrohim Iim Ibrohim Ike Nilawati Norheanah imasdewi kaniawati Iwan Hermawan Kurniasih, Imas Kusmiat, Erni Latiefah, Elsabila Latiefah, Elsabila Millaty Lia Amelia Luzai Luzai Mansur, Agus Salim Mirna Kartika Mohamad Erihadian Muhammad Tisna Nugraha, Muhammad Tisna Muhtadin Muhtadin Muhtadin Muhtadin Mujaddid, Ar Rais Mukhlishah, Mukhlishah Mutiara Putri, Raihana Norheanah, Ike Nilawati Nurhakim, Fikri Nurhakim, Fikri Ulumudin Nurwadja Ahmad EQ Pratiwi, Adisty Zulfa Putri Amanah Putri Utami, Wanda PUTRI WULANDARI Qiqi Yulianti Zaqiah Qiqi Yuliati Zaqiyah Qory, Ananda Leila Rahmat Fadhli Raihana Mutiara Putri Rida Nur Farida Riziq, Fahmi Muhammad Rusi Anisa Saepulmillah, Didik Sunandar Asep Salam, Mochammad Fadlani Salamah, Nayla Siti Kurnia Salsabiilazahra Nur Assyifa Qolbu Sarah Adilah Shafa, Qisha Sri Apriliani, Anisa Subaedah Suhartini, Andewi Supala Supiana Supiana Thena Sutinah Tubagus Yudistira Uus Ruswandi Wafa Aulia Putri Wahyudin, Aini Nabilah Zaqiyah, Qiqi Yuliati