Claim Missing Document
Check
Articles

MANAJEMEN FASILITAS BELAJAR DALAM OPTIMALISASI MUTU PEMBELAJARAN DI ERA DIGITAL STUDI KASUS DI SMK Nawawi, Muhamad; Indra, Syukri; Lathifah, Zahra Khusnul
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v5i3.6499

Abstract

This study aims to describe the implementation of learning facilities management in enhancing the quality of education in the digital era, with a particular focus on SMK Bhakti Insani in Bogor City. The research explores various aspects, including planning, procurement, inventory, utilization, maintenance, and disposal of educational facilities. Using a qualitative approach with a case study method, data were collected through observations, in-depth interviews, and document analysis involving the principal, vice principal of facilities, curriculum coordinator, IT operator, and students. The findings reveal several challenges, such as the absence of digital inventory systems, lack of written standard operating procedures (SOPs), and unequal distribution of facilities across departments. However, the school exhibits promising practices, including the use of simple technologies and strong community participation through a culture of mutual cooperation. The results underscore the need for a more professional and data-driven management system. In conclusion, SMK Bhakti Insani has the internal capacity to develop adaptive and participatory facility management that aligns with the demands of digital-based learning. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan manajemen fasilitas belajar dalam mendukung peningkatan mutu pembelajaran di era digital, dengan fokus khusus pada SMK Bhakti Insani Kota Bogor. Aspek yang dikaji meliputi perencanaan, pengadaan, inventarisasi, pemanfaatan, pemeliharaan, dan penghapusan sarana belajar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sarpras, wakil kurikulum, operator IT, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat keterbatasan seperti belum adanya sistem inventarisasi digital, ketiadaan SOP tertulis, dan kurangnya pemerataan fasilitas antarjurusan, sekolah menunjukkan inisiatif melalui pemanfaatan teknologi sederhana dan budaya gotong royong. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya penerapan sistem manajemen fasilitas belajar yang lebih profesional dan berbasis data. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa SMK Bhakti Insani memiliki potensi untuk mengembangkan tata kelola fasilitas pembelajaran yang adaptif, partisipatif, dan mendukung kebutuhan pembelajaran digital di masa kini dan mendatang.
MANAJEMEN ESKTRAKURIKULER SEBAGAI SARANA MENGEMBANGKAN POTENSI SANTRI DI PONDOK PESANTREN DARUL QUR’AN MULIA BOGOR Siti Nur Laelah; Khusnul Lathifah, Zahra; Maryani, Novi
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 3 No. 4 (2025): AL - KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v3i4.18859

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan manajemen ekstrakurikuler sebagai sarana mengembangkan potensi santri di Pondok Pesantren Darul Qur’an Mulia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Responden terdiri dari wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, guru ekstrakurikuler, dan santri. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen ekstrakurikuler meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Perencanaan dilakukan secara sistematis oleh wakasek kesiswaan, staf ekstrakurikuler, dan OSIS, disesuaikan dengan program kerja instruktur. Pengorganisasian kegiatan menjamin keterlaksanaan tujuan melalui koordinasi antar pihak. Kegiatan dilaksanakan rutin setiap Sabtu pukul 10.00–12.00, dengan minimal tiga kali pertemuan per bulan, meski terkadang menghadapi kendala fasilitas dan agenda pesantren. Pengelolaan sarana dan prasarana dilakukan secara terorganisir. Pengawasan dilakukan berjenjang, mulai dari pengumuman hingga pemantauan langsung di lingkungan pesantren. Manajemen yang baik dalam setiap aspek memungkinkan kegiatan ekstrakurikuler berjalan optimal dan mendukung perkembangan minat, bakat, serta potensi santri.
Exploring the Impact of Personalized Principal Supervision on Teacher Development: A Novel Approach to Educational Leadership Gunadi, Gugun; Lathifah, Zahra Khusnul
JURNAL AL-TANZIM Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v9i2.10853

Abstract

This study examines the significance of personalized principal supervision in enhancing teacher performance in schools. This study aims to analyze how the personalized principal supervision model can improve teacher performance in schools. The research method employed is qualitative, utilizing a case study design. Data collection techniques involve interviews, observations, and documentation. Data analysis is carried out through data condensation, data display, and data verification. The results of the study indicate that an open relationship between the principal and teachers, along with providing clear and specific feedback, can enhance teacher competence. Training tailored to individual needs and a collaborative approach create a climate that supports professional development. The implications of this study suggest that personalized principal supervision can enhance teacher performance and foster their competency development. This study suggests that the implementation of personalized principal supervision can be an effective model for improving teacher performance. With a more adaptive and individualized approach, principals can strengthen teacher professional development, foster a more productive climate, and enhance the quality of learning in schools.
Persepsi Guru Dan Orang Tua Siswa Mengenai Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Muhtadin; Khusnul Lathifah, Zahra; Kurniawan, Imam; Nurfadillah, Muhammad
TADBIR MUWAHHID Vol. 9 No. 2 (2025): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v9i2.21797

Abstract

Indonesia Emas 2045 menjadi cita-cita besar bangsa Indonesia. Melalui menteri pendidikan dasar dan menengah mengeluarkan gerakann Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai upaya mencapai cita-cita besar bangsa dalam aspek pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kebijakan tersebut melalui studi persepsi guru dan orang tua siswa. Metode penelitian menggunakan studi kualitatif deskriptif. Data yang digunakan ialah primer dan sekunder. Pengumpulan data dengan teknik wawancara terbuka melalui google form dengan responden penelitian adalah guru-guru di wilayah kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor dengan jumlah 91 orang. Analisis data menggunakan model dari Miles dan Huberman dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan empat tema utama yaitu pertama pemahaman guru dan orang tua terhadap kebijakan yang diterapkan. Kedua, strategi yang digunakan oleh guru dan orang tua dalam menerapkan kebijakan di lingkungan pendidikan, baik dalam pembelajaran di sekolah maupun bimbingan di rumah. Ketiga, peluang yang dapat dimanfaatkan oleh guru dan orang tua dalam mendukung keberhasilan penerapan kebijakan. Keempat, tantangan yang dihadapi dalam proses penerapan kebijakan dari sudut pandang guru dan orang tua.
ANALISIS PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM UPAYA MENINGKATKAN MUTU MADRASAH Imelda, Mutiara; Lathifah, Zahra Khusnul; Haris, Ridwan; Kurniawan, Imam
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 2 No. 1 (2024): AL - KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/alkaff.v2i1.11879

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji peran kepemimpinan kepala madrasah dalam mengambil keputusan terkait peningkatan mutu madrasah serta kaitan dengan peran kepala madrasah sesuai dengan istilah EMASLIM, kepemimpinan kepala madrasah dalam memberi arahan kepada tenaga pendidik dan kependidikan, faktor pendukung dan penghambat peningkatan mutu pendidikan. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yaitu studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model dari Miles dan Huberman. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian kepala Madrasah Darul Ahkam memiliki peran sentral dalam meningkatkan mutu madrasah. Kepemimpinan tersebut termanifestasi melalui keterlibatan aktif dalam perencanaan strategis, pengambilan keputusan melalui musyawarah, transparansi keputusan, dan kerjasama dengan pihak lain. Sejalan dengan salah satu konsep EMASLIM, peran kepala madrasah yaiu sebagai edukator dan leader; Peran kepemimpinan kepala madarasah dalam memberikan arahan kepada tenaga pendidik dan kependidikan diantaranya gaya kepemimpinan kepala madrasah yaitu kharismatik dan keteladanan, memberi kesempatan memgkuti kegiatan pengemabangan, pengawasan setiap hari dan melalui supervsi, pengakuan dan penghargaan dengan memberikan reward. Faktor pendukung peningkatan mutu di madrasah Darul Ahkam yaitu sarana dan prasarana yang memadai dan menunjang kegiatan pendidikan. Serta SDM yang berkompeten dan linear dalam bidang ajarnya
A Bibliometric Analysis of Instructional Technological Leadership Research Using VOSviewer Fauziah, R. Siti Pupu; Suherman, Irman; Kholik, Abdul; Ramdhani, Muhammad Rendi; Lathifah, Zahra Khusnul
JURNAL AL-TANZIM Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v7i2.4488

Abstract

This study aims to analyze the development of research on technology-related instructional leadership. The research method used is bibliometric analysis. The articles used in this study were sourced from the Google Schooler database with the help of the Publication of Perish from 2015-2022; 498 papers were found. Data analysis using the VOSviewer application. The results showed that the number of publications decreased yearly, where the most occurred in 2015, namely 102 publications. The results of the density visualization analysis shown in yellow circles indicate the themes most frequently used in recent research, namely instructional technology, technology integration, instructional leadership practice, school leader, transformational leadership, covid, time and student. Meanwhile, based on network visualization, the topic of instructional leadership has a relationship with the term development, effect, effectiveness, instructional leader, instructional leadership, instructional leadership practice, leader, leadership, model, principal, research, school, school leader, school leadership, school principal and transformational leadership. These results illustrate that technology-based instructional leadership can be developed by referring to instructional technology, technology integration, as a term rarely used based on visualization overlay.
Development of Internal Quality Assurance System Model for Pesantren Using the 2020 Education Unit Accreditation Instrument Lathifah, Zahra Khusnul; Setyaningsih, Sri; Wulandari, Dian
JURNAL AL-TANZIM Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.72 KB) | DOI: 10.33650/al-tanzim.v6i4.2246

Abstract

This study aims to analyze and understand the Development of pesantren (Islamic Boarding School's) Internal Quality Assurance System (SPMI) Model Based on the Education Unit Accreditation Instrument (IASP) 2020. This study uses a Research and Development (R&D) approach. The data collection technique is done through interviews, observation and documentation. While the data analysis was carried out in a circular manner, starting from data collection, data reduction and drawing conclusions. The results show that pesantren Internal Quality Assurance System (SPMI) Model which refers to the Education Unit Accreditation Instrument (IASP) 2020 was developed with a quality scheme in four main areas:  firstly, the quality of graduates, secondly, the quality of the process, thirdly, the quality of minimum standard achievements, and fourthly, the quality of management. (Islamic boarding school management).
Empowering the Educational Ecosystem: A Humanistic Approach to Principal Supervision in Vocational Schools Gugun Gunadi; Teguh Prasetyo; Radif Khotamir Rusli; Zahra Khusnul Lathifah
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 4 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i4.8762

Abstract

Principal supervision in Indonesian vocational high schools (SMKs) often remains administrative and compliance-oriented, limiting teacher development and fostering a disempowering educational environment. This study reconceptualizes supervision through a humanistic lens, emphasizing empowerment over control, based on Carl Rogers’ person-centered philosophy. A mixed-methods approach was employed, combining quantitative and qualitative techniques. The study surveyed 160 certified principals from vocational schools in Bogor Regency, Indonesia, using validated instruments measuring servant leadership, principal personality (Big Five traits), organizational climate, and organizational culture. Quantitative data were analyzed using path analysis within a structural equation modeling (SEM) framework. Subsequently, the SITOREM (Scientific Identification Theory for Conducting Operations Research on Education Management) technique was used to prioritize areas for supervisory improvement through expert judgment. All four variables showed significant positive effects on supervision effectiveness. Principal personality had the strongest direct effect (β = 0.363), followed by organizational climate (β = 0.300), servant leadership (β = 0.273), and organizational culture (β = 0.181). SITOREM analysis identified key areas for improvement, including enhancing collaborative supervision practices and strengthening principals' emotional stability and social engagement. Findings highlight the centrality of principal personality and a supportive school climate in empowering teachers. The study introduces the POP-SDM model—a humanistic, data-driven framework for optimizing supervision practices. This model offers a scalable solution for fostering professional autonomy, psychological safety, and self-actualization among educators, ultimately enhancing student outcomes and the broader educational ecosystem.
EFEKTIVITAS INTEGRASI MODEL CASE BASED LEARNING DENGAN METODE EKSPERIMEN DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS SD Siti Salsabillah; Zahra Khusnul Lathifah; Irma Inesia Sri Utami
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 2 (2026): AL-KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v4i2.24008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas integrasi model Case Based Learning (CBL) dengan metode eksperimen dalam meningkatkan pemahaman peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SD Negeri Tarikolot 03. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment design menggunakan Non-Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas V yang berjumlah 70 peserta didik, dengan sampel sebanyak 70 peserta didik yang dibagi menjadi kelas eksperimen (n=35) dan kelas kontrol (n=35) yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa tes uraian sebanyak 10 butir soal yang telah divalidasi oleh ahli dan diuji reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 71,09, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 66,57. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi < 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Integrasi model CBL dengan metode eksperimen terbukti efektif meningkatkan kemampuan mengidentifikasi dan menjelaskan konsep IPAS melalui analisis kasus nyata dan pembuktian langsung melalui eksperimen. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan integrasi model CBL dengan metode eksperimen sebagai alternatif pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Analysis of Pronunciation Errors in Reading Arabic Language Texts: Case Study of Islamic Educational Management Students Zahra Khusnul Lathifah; Siti Pupu Fauziah; Nova Monaya; Fikni Mutiara Rachma; Muhtadin Tyas; Warizal Warizal
International Journal of Language Education Vol. 10 No. 1, 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijole.v10i1.83715

Abstract

This study investigates the types and causes of pronunciation errors in reading Arabic Texts among Islamic Educational Management students, with implications for their future roles in educational leadership. Employing a qualitative error analysis framework, the research utilized oral reading assessments, semi-structured interviews with instructors, and document analysis of student performance in sixth-semester Arabic for Education courses. Data were triangulated to identify recurrent phonological inaccuracies and contextualize them within pedagogical practices. Results demonstrated systematic misarticulation of Arabic phonemes, notably substituting kāf with qāf, zāy with jīm, ṭāʾ with tāʾ, ṣād with sīn, and khāʾ with ḥāʾ, particularly evident in readings from the book of Al-‘Arabiyyah Baina Yadaik. These errors were attributed to three interrelated factors: phonological interference from the students’ native language, which lacks equivalent Arabic sounds; insufficient emphasis on phonetic training in course instruction; and limited immersive exposure to authentic Arabic speech. The findings highlight critical implications, as precise Arabic pronunciation is integral to effective communication in Islamic educational leadership, where textual accuracy and oral proficiency are essential for pedagogical and administrative credibility. Consequently, this study advocates for curriculum reforms prioritizing phonemic awareness through targeted articulatory exercises and immersive listening modules, ensuring graduates possess the linguistic precision required to uphold educational quality in madrasas and Islamic boarding schools. Such adjustments would bridge the gap between theoretical language acquisition and functional communicative competence, aligning academic training with professional demands.
Co-Authors A. Dara Dewi Mallarangan Abdul Kholik Abdul Rahman Abraham Yazdi Martin Adisa Fatyra Ainun Nur Fadilah Akhmad Ramli Amaliyah Khairul Haq Amirul Mukminin Amrin Apriadin Anisah, Nur Anne Effane Annisa Aprilliana Annissa Mawardini Azzahra, Zayeha Berliana Kartakusumah Berliana Kartakusumah Debi Julianti Deski Halim Sudjani Desti Agustin Dhania Hasnin, Hanrezi Dian Wulandari Dina Agnesia Sihombing Dwi Rahmawati, Hasna Fachri Helmanto Farhanida, Farhanida Fatimah Malini Lubis Felis Syahrani Fikni Mutiara Rachma Gugun Gunadi Hamurdani Hanaida Fakhitah Qorzhah Hanrezi Dhania Hasnin Hardienata, Soewarto Haris, Ridwan Hasan Bisri Hasan Bisri Hasan Bisri Hasni Noviani Helmia Tasti Adri Heri Kurniawan Hikmatunnisa, Hani Imam Abdul Aziz Imam Kurniawan, Imam Imelda, Mutiara Irma Inesia Sri Utami Irman Suherman Irwan Efendi Irwan Efendi, Irwan Isnawati Osman Iwan Henri Kusnadi Iyon Muhdiyati Kamalasia Rio Nita Kartakusumah, Berliana Khotamir Rusli, Radif Laeli, Sobrul Lilis Fauziah Balgis Lutfah, Siti Armia Lutfah, Siti Armia Makarim, Helwiyah Makarim, Helwiyah Marlina, Mina Maufur, Mustholah Meatam, Adul Muhamad Aminulloh Muhamad Rif'an Muhammad Fikriawan Muhammad Ichsan Muhammad Kafnun Kafi Muhammad Rendi Ramadhani Muhammad Rendi Ramdhani Muhtadin Muhtadin Tyas Mustholah Maufur Mustolah Maufur Naila Putri Namira Fauziah Nawawi, Muhamad Nova Monaya Novi Maryani Novi Maryani Novi Maryani Nur Widiyanti Nurbani, Riskalia nurfadillah, muhammad Nurul Fitria Nyntyas Nurul Inayah Patimah Pitriana, Pitriana Pitriana, Pitriana Pratama, Jakaria Putri, Eka Apriani Qushairi, Muhammad Dahlan R. Siti Pupu Fauziah Radiamoda, Anwar M. Radif Khotamir Rusli Radif Khotamir Rusli Radif Khotamir Rusli Rahmad Syah Dewa Rahmawati, Aenun Ronald Febrian Rudiantini, Tina Rusi Rusmiati Aliyyah Rusli, Radif Khotamir Sapiudin Setyaningsih, Sri Shilpia Rahmawati, Siti Siti Nur Laelah Siti Nurul Zalzilah Rahmah Siti Salsabillah Slamet Riyadi Sri Rahayu Kusmiati Sri Wahyu Pujaningtyas Suriani Nur Sya, Mega Febriani Syukri Indra Teguh Prasetyo Teguh Prasetyo Uslan Uslan Warizal Warizal Warizal Wati, Rosna