Claim Missing Document
Check
Articles

MENUMBUHKAN KARAKTER MANDIRI SISWA MELALUI KEGIATAN EKSTRAKULIKULER PENCAK SILAT DI SMP ISLAM AL BAROKAH BOGOR Fikriawan, Muhammad; Lathifah, Zahra Khusnul; Rendi Ramadhani, Muhammad
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 3 No. 6 (2025): AL-KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v3i6.20645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi kegiatan ekstrakurikuler pencak silat dalam membentuk karakter mandiri siswa di SMP Islam Al Barokah Bogor. Fokus penelitian ini terletak pada empat dimensi kemandirian menurut Havig hurst, yaitu kemandirian emosional, sosial, intelektual, dan ekonomi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pencak silat memberikan ruang pembentukan karakter melalui pembiasaan nilai-nilai seperti kedisiplinan, tanggung jawab, dan ketangguhan. Siswa menunjukkan kemampuan mengelola emosi saat latihan, mempersiapkan perlengkapan secara mandiri, aktif mengambil keputusan, dan mampu bekerja sama dengan teman. Proses ini juga selaras dengan konsep moral knowing, feeling, and action dari Thomas Lickona. Dengan demikian, pencak silat terbukti menjadi wahana pendidikan karakter yang mendukung dimensi “mandiri” dalam Profil Pelajar Pancasila.
KETERAMPILAN GURU DALAM PENGELOLAAN KELAS BERBASIS SOCIAL EMOTIONAL LEARNING (SEL) STUDI KASUS DI SDN TAJUR 1 Rahayu Kusmiati, Sri; Khusnul Lathifah, Zahra; Ichsan, Muhammad
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 3 No. 6 (2025): AL-KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v3i6.21513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan guru dalam pengelolaan kelas berbasis Social Emotional Learning (SEL) di SDN Tajur 1. Fokus penelitian meliputi tiga aspek utama, yaitu keterampilan guru dalam menciptakan iklim kelas yang mendukung perkembangan sosial emosional siswa, keterampilan guru dalam mengelola perilaku dan disiplin siswa berbasis nilai-nilai SEL, serta keterampilan guru dalam membangun interaksi dan komunikasi yang mendukung pembelajaran sosial emosional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilaksanakan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berupaya menciptakan iklim kelas yang kondusif dengan memahami karakter dan kondisi emosional siswa, menggunakan strategi komunikasi non-verbal (senyum, kontak mata, sentuhan fisik), serta menata ruang kelas yang nyaman. Dalam aspek pengelolaan perilaku dan disiplin, guru menekankan pembentukan karakter melalui empati, tanggung jawab, dan refleksi diri, serta mengintegrasikan nilai-nilai SEL dalam mata pelajaran. Sementara itu, keterampilan interaksi dan komunikasi guru ditunjukkan melalui hubungan yang hangat, terbuka, dan setara dengan siswa sehingga mampu mendorong partisipasi aktif dan rasa percaya diri. Secara keseluruhan, keterampilan guru dalam pengelolaan kelas berbasis SEL di SDN Tajur 1 berkontribusi tidak hanya pada keberhasilan akademik, tetapi juga pada perkembangan sosial emosional siswa
STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA DI SANGGAR BIMBINGAN PANDAN JAYA KUALA LUMPUR MALAYSIA Noviani, Hasni; Lathifah, Zahra Khusnul; Laeli, Sobrul
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 1 (2026): AL-KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v4i1.19582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi guru dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa di Sanggar Bimbingan Pandan Jaya, Malaysia. Sanggar Bimbingan merupakan lembaga pendidikan nonformal yang melayani anak-anak pekerja migran Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi pembelajaran adaptif, kreatif, dan kontekstual, seperti penggunaan media visual, permainan kata, dan pendekatan multisensori. Dalam konteks pendidikan nonformal, guru menunjukkan fleksibilitas tinggi dalam mengatur metode dan media pembelajaran. Strategi pembelajaran juga disesuaikan dengan kebutuhan unik siswa migran, memperhatikan latar belakang bahasa dan kondisi keluarga siswa. Kesimpulannya, strategi guru di SB Pandan Jaya tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca siswa, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan motivasi belajar mereka.
ANALISIS BUDAYA LITERASI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SMPN 3 GUNUNG PUTRI Febrian, Ronald; Lathifah, Zahra Khusnul; Maryani, Novi
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 1 (2026): AL-KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v4i1.21768

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi membaca siswa Indonesia berdasarkan PISA 2022 menunjukkan tantangan serius bagi sistem pendidikan. Literasi sekolah menjadi pondasi penting untuk menumbuhkan keterampilan abad ke-21, khususnya berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi budaya literasi di SMPN 3 Gunung Putri dan menganalisis peran literasi sekolah dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, melibatkan kepala sekolah, wakil kepala bidang kurikulum, pembina literasi, serta lima siswa. Hasil menunjukkan budaya literasi didukung kebijakan nasional dan internal sekolah, diperkuat peran kepala sekolah, guru, dan pembina literasi. Program literasi meningkatkan minat baca, melatih keterampilan menulis, dan menumbuhkan keberanian siswa berpendapat. Literasi juga mendorong kemampuan berpikir kritis, meskipun terkendala keterbatasan waktu, jumlah siswa yang besar, dan fasilitas baca yang minim. Kesimpulannya, budaya literasi bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi strategi kunci menyiapkan siswa menghadapi tantangan abad ke-21, dengan kepala sekolah berperan penting sebagai pengawas dan fasilitator program.
EFEKTIVITAS INTEGRASI MODEL CASE BASED LEARNING DENGAN METODE EKSPERIMEN DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS SD Siti Salsabillah; Zahra Khusnul Lathifah; Irma Inesia Sri Utami
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 2 (2026): Al-Kaff: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v4i2.24008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas integrasi model Case Based Learning (CBL) dengan metode eksperimen dalam meningkatkan pemahaman peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SD Negeri Tarikolot 03. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment design menggunakan Non-Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas V yang berjumlah 70 peserta didik, dengan sampel sebanyak 70 peserta didik yang dibagi menjadi kelas eksperimen (n=35) dan kelas kontrol (n=35) yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa tes uraian sebanyak 10 butir soal yang telah divalidasi oleh ahli dan diuji reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 71,09, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 66,57. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi < 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Integrasi model CBL dengan metode eksperimen terbukti efektif meningkatkan kemampuan mengidentifikasi dan menjelaskan konsep IPAS melalui analisis kasus nyata dan pembuktian langsung melalui eksperimen. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan integrasi model CBL dengan metode eksperimen sebagai alternatif pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Analysis of Pronunciation Errors in Reading Arabic Language Texts: Case Study of Islamic Educational Management Students Zahra Khusnul Lathifah; Siti Pupu Fauziah; Nova Monaya; Fikni Mutiara Rachma; Muhtadin Tyas; Warizal Warizal
International Journal of Language Education Vol. 10 No. 1, 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijole.v10i1.83715

Abstract

This study investigates the types and causes of pronunciation errors in reading Arabic Texts among Islamic Educational Management students, with implications for their future roles in educational leadership. Employing a qualitative error analysis framework, the research utilized oral reading assessments, semi-structured interviews with instructors, and document analysis of student performance in sixth-semester Arabic for Education courses. Data were triangulated to identify recurrent phonological inaccuracies and contextualize them within pedagogical practices. Results demonstrated systematic misarticulation of Arabic phonemes, notably substituting kāf with qāf, zāy with jīm, ṭāʾ with tāʾ, ṣād with sīn, and khāʾ with ḥāʾ, particularly evident in readings from the book of Al-‘Arabiyyah Baina Yadaik. These errors were attributed to three interrelated factors: phonological interference from the students’ native language, which lacks equivalent Arabic sounds; insufficient emphasis on phonetic training in course instruction; and limited immersive exposure to authentic Arabic speech. The findings highlight critical implications, as precise Arabic pronunciation is integral to effective communication in Islamic educational leadership, where textual accuracy and oral proficiency are essential for pedagogical and administrative credibility. Consequently, this study advocates for curriculum reforms prioritizing phonemic awareness through targeted articulatory exercises and immersive listening modules, ensuring graduates possess the linguistic precision required to uphold educational quality in madrasas and Islamic boarding schools. Such adjustments would bridge the gap between theoretical language acquisition and functional communicative competence, aligning academic training with professional demands.
Character Education Builds AI Ethics, Digital Independence in Vocational Students Radif Khotamir Rusli; Zahra Khusnul Lathifah; Warizal Warizal
Jurnal Pendidikan Islam ARTICLE IN PRESS
Publisher : The Faculty of Tarbiyah and Teacher Training associated with PSPII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigates how character education influences the development of digital independence and ethical awareness among students at SMK Amaliah as they engage with AI-powered learning environments. As reliance on AI tools like ChatGPT increases, concerns about academic integrity, critical thinking, and ethics have arisen. The research aims to create strategies for blending character education into vocational training, helping students use AI responsibly, maintain academic honesty, and build independent problem-solving skills. Employing a mixed-method approach, the study combines surveys of 200 students with qualitative analysis of character education initiatives within Islamic education. The quantitative data sheds light on students’ AI usage habits and their ethical understanding, while the qualitative aspect evaluates how character education programs influence responsible digital behavior. Findings reveal that although 75% of students use AI tools for academic tasks, only 40% have a clear grasp of plagiarism and ethical AI use. Character education plays a key role in fostering honesty, responsibility, and autonomous learning, reducing automation bias and uncritical AI reliance. This is because students involved in structured ethical discussions and guided AI use develop greater awareness of digital ethics and critical thinking. Additionally, character education encourages accountability and self-regulation by integrating moral reasoning with technological skills, ensuring students do not depend solely on AI-generated content without personal intellectual engagement. The study highlights the importance of embedding AI ethics into vocational curricula and training teachers to strengthen digital literacy and ethical decision-making. Its findings support educational practices that prepare students to handle AI responsibly and uphold academic integrity.
Pelaksanaan Kurikulum Pendidikan Islam melalui Model Integrasi Kurikulum Nasional dan Islam: Studi Kasus Muslimeen Suksa School, Thailand Selatan Hanaida Fakhitah Qorzhah; Zahra Khusnul Lathifah; Syukri Indra
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23206

Abstract

Sekolah Islam di negara-negara dengan populasi minoritas Muslim menghadapi kesulitan untuk mempertahankan prinsip-prinsip Islam di tengah sistem pendidikan nasional yang bercorak sekuler. Kurikulum harus disesuaikan dengan kebutuhan kurikulum nasional tanpa menghilangkan identitas pendidikan Islam, yang merupakan masalah utama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memeriksa pelaksanaan kurikulum pendidikan Islam dengan menggunakan model integrasi kurikulum nasional dan kurikulum Islam di Sekolah Muslimeen Suksa di Thailand Selatan. Studi ini menggunakan metodologi kualitatif dan deskriptif. Setelah dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara mendalam, data dianalisis melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam dimasukkan ke dalam mata pelajaran umum, digunakan pendekatan pembelajaran aktif seperti pembelajaran berbasis proyek, dan meningkatkan budaya sekolah religius dengan kegiatan keagamaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa model ini menanamkan nilai-nilai Islam dengan baik meskipun waktu, sumber daya manusia, dan sarana prasarana terbatas. Penelitian ini juga menekankan betapa pentingnya membangun model pelaksanaan kurikulum pendidikan Islam yang kontekstual dan adaptif di lingkungan minoritas Muslim.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERITA PENDEK SISWA Naila Putri; Zahra Khusnul Lathifah; Muhammad Ichsan
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 2 (2026): Al-Kaff: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v4i2.20900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah model pembelajaran Think Talk Write memberikan pengaruh terhadap kemampuan siswa dalam menulis cerita pendek. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi eksperimental) berdasarkan desain nonequivalent control group. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Tajur 1 dengan jumlah populasi 70 orang yang terdiri dari kelas VA, VB dan VC, sedangkan sempel yang diambil adalah kelas VB sebanyak 23 siswa dan kelas VC sebanyak 23 siswa. Hasil penelitian mendapatkan bahwa terjadinya peningkatan dari nilai siswa pada pelaksanaan pos-test yakni ada 4 orang siswa kelas eksperimen mendapatkan nilai pada kategori sangat tinggi direntang 81-100, dan 11 siswa di kelas kontrol memperoleh nilai dalam kategori tinggi 70-80. Diperkuat oleh hasil hipotesis,  hasil hipotesis yang diperoleh adalah sig. 0,000 < 0,05, yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan nilai yang diperoleh kelas eksperimen dan kelas kontrol, yang berarti model pembelajaran think talk write yang diterapkan pada kelas eksperimen berpengaruh terhadap kemampuan menulis cerpen siswa.
Strategies for Improving Teacher Performance: A PRISMA-Based Systematic Literature Review on Transformational Leadership, Professional Competence, and Self-Efficacy Wati, Rosna; Hardienata, Soewarto; Lathifah, Zahra Khusnul
Educational Researcher Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Educational Researcher Journal
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71288/educationalresearcherjournal.v3i1.142

Abstract

Teacher performance is a key determinant of educational quality and learning effectiveness across various global educational contexts. Although numerous studies have examined the factors influencing teacher performance, empirical synthesis focused on the integration of transformational leadership, professional competence, and self-efficacy in recent years remains limited. This study aims to synthesize and analyze the latest empirical findings on strategies for improving teacher performance through these three variables. This study employed the Systematic Literature Review (SLR) method with the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) approach. Articles were obtained from Scopus, Web of Science, and ERIC databases, published between 2020 and 2025. Based on the identification, screening, and eligibility evaluation processes according to inclusion and exclusion criteria, 30 empirical articles were selected and analyzed in depth. The synthesis results indicate that transformational leadership consistently has a positive effect on teacher performance, both directly and through increased motivation and professional commitment. Professional competence has been shown to be a significant predictor of learning quality, instructional effectiveness, and student learning outcomes. Meanwhile, self-efficacy emerged as a key psychological factor that strengthens teachers' resilience, pedagogical innovation, and adaptability to changes in the educational environment. The integration of findings yielded a multidimensional conceptual model that positions transformational leadership as a structural factor, professional competence as a capability factor, and self-efficacy as a psychological factor that interact to improve teacher performance. This study provides theoretical contributions through the consolidation of current empirical evidence and practical implications for the development of evidence-based school leadership policies and teacher capacity-building programs.
Co-Authors A. Dara Dewi Mallarangan Abdul Kholik Abdul Rahman Abraham Yazdi Martin Akhmad Ramli Amaliyah Khairul Haq Amirul Mukminin Amrin Apriadin Anisah, Nur Annissa Mawardini Azzahra, Zayeha Berliana Kartakusumah Berliana Kartakusumah Debi Julianti Deski Halim Sudjani Desti Agustin Dhania Hasnin, Hanrezi Dian Wulandari Dina Agnesia Sihombing Dwi Rahmawati, Hasna Fachri Helmanto Farhanida, Farhanida Fatimah Malini Lubis Fauziah, Namira Febrian, Ronald Fikni Mutiara Rachma Fikriawan, Muhammad Gugun Gunadi Hamurdani Hanaida Fakhitah Qorzhah Hanrezi Dhania Hasnin Hardienata, Soewarto Haris, Ridwan Hasan Bisri Hasan Bisri Hasan Bisri Helmia Tasti Adri Heri Kurniawan Hikmatunnisa, Hani Imam Abdul Aziz Imam Kurniawan, Imam Imelda, Mutiara Irma Inesia Sri Utami Irman Suherman Irwan Efendi Irwan Efendi, Irwan Isnawati Osman Iwan Henri Kusnadi Iyon Muhdiyati Kartakusumah, Berliana Khotamir Rusli, Radif Laeli, Sobrul Lilis Fauziah Balgis Lutfah, Siti Armia Lutfah, Siti Armia Makarim, Helwiyah Makarim, Helwiyah Marlina, Mina Maufur, Mustholah Meatam, Adul Muhamad Aminulloh Muhamad Rif'an Muhammad Ichsan Muhammad Ichsan Muhammad Kafnun Kafi Muhammad Rendi Ramdhani Muhtadin Muhtadin Tyas Mustholah Maufur Mustolah Maufur Naila Putri Nawawi, Muhamad Nova Monaya Novi Maryani Novi Maryani Noviani, Hasni Nurbani, Riskalia nurfadillah, muhammad Nyntyas Nurul Inayah Patimah Pitriana, Pitriana Pitriana, Pitriana Pratama, Jakaria Putri, Eka Apriani Qushairi, Muhammad Dahlan R. Siti Pupu Fauziah Radiamoda, Anwar M. Radif Khotamir Rusli Radif Khotamir Rusli Radif Khotamir Rusli Rahayu Kusmiati, Sri Rahmad Syah Dewa Rahmawati, Aenun Rendi Ramadhani, Muhammad Roestamy, Martin Rudiantini, Tina Rusi Rusmiati Aliyyah Rusli, Radif Khotamir Sapiudin Setyaningsih, Sri Shilpia Rahmawati, Siti Siti Nur Laelah Siti Salsabillah Slamet Riyadi Sri Wahyu Pujaningtyas Suriani Nur Sya, Mega Febriani Syukri Indra Teguh Prasetyo Teguh Prasetyo UMAN SUHERMAN, UMAN Uslan Uslan Warizal Warizal Warizal Wati, Rosna