Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

School Committee Participation in Improving the Quality of Education Jaelani, Jaelani; Hanif, Muh.
Jawda: Journal of Islamic Education Management Volume 6 Number 2 October 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jawda.v6i2.2025.26996

Abstract

School Committees in Indonesia hold a strategic mandate to improve the quality of education; however, their concrete contributions in rural elementary schools remain insufficiently explored, particularly regarding the governance-practice gap. This study employed a qualitative case study approach at SD Negeri 01 Badak, utilizing participatory observation, in-depth interviews (with the principal, teachers, and the committee chair), and document analysis. The committee was actively involved in fundraising (e.g., graduation events), providing physical facilities (e.g., a prayer room and student chairs), and planning school programs. However, the oversight of program implementation was weak due to members’ limited understanding of their strategic roles and time constraints, which created disparities between resources and pedagogical needs. Optimizing school-community partnerships requires targeted capacity-building efforts and structured accountability mechanisms to bridge the gap between normative and practical aspects. This study reveals governance disparities within rural School Committees. It contributes to participatory management theory by demonstrating how local socio-cultural constraints, such as parental time poverty, shape decentralization in resource-limited areas.
MENYOROT FUNDAMENTALISME-RADIKALISME ISLAM : Tinjauan Historis atas Gerakan Hizbut Tahrir Indonesia Jaelani, Jaelani
Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/alwatzikhoebillah.v7i2.955

Abstract

Artikel ini membahas tentang fundamentalisme dan radikalisme khususnya pada gerakan Hizbut Tahrir di Indonesia dalam perspektif historis. Dengan mengambil teks-teks dari buku-buku dan jurnal kontemporer, kajian ini mendeskripsikan apa yang menjadi formasi dari fundamentalisme dan radikalisme, khususnya gerakan Hizbut Tahrir Indonesia, mengapa ia muncul, dan bagaimana perkembangannya di Indonesia. Kajian ini menemukan bahwa kehadiran Hizbut Tahrir di Indonesia yang kemudian mengambil nama Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) adalah bagian dari penyebarluasan ideologi, ajaran, strategi gerakan, dan sistem kaderisasi Hizbut Tahrir keseluruh penjuru dunia. Akhirnya, kajian ini pun menyarankan bagaimana baiknya bangsa Indonesia menghadapi ancaman fundamentalisme dan radikalisme tersebut.
Islamic Thoughts of Sambas Ulama of the 19th and 20th Centuries: Typology of Thoughts of Ahmad Khatib Sambas and Muhammad Basiuni Imran Jaelani, Jaelani; Risa, Risa
Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/alwatzikhoebillah.v9i2.1800

Abstract

Kesultanan Sambas wilayah paling utara Borneo Barat tidak ketinggalan dalam perkembangan pemikiran keislaman, dengan tampilnya ulama besar Sambas yaitu Ahmad Khatib Sambas dan Muhammad Basiui Imran. Secara khusus kajian ini membicarakan tentang tipologi pemikiran keislaman kedua ulama tersebut. Kajian ini menggunakan metodologi penelitian sejarah meliputi empat langkah yaitu heuristik (pengumpulan data) berupa naskah-naskah seperti Daftar Sedjarah Perdjalanan Hidup Dari Hadji Mohammad Basiuni Imran dan Surat Penghargaan Kepada Muhammad Basini Imran, sumber dari buku, jurnal dan tulisan ilmiah yang relevan dengan kajian. Lalu dilakukan verifikasi (kritik sumber), interpretasi sampai pada penulisan sejarah yang disebut historiografi. Hasil kajian menunjukkan bahwa tipologi dua pemikiran ulama yaitu Ahmad Khatib Sambas dengan tipologi pemikiran tradisional dan Muhammad Basiui Imran mengembangan dua tipologi pemikiran sekaligus yaitu tradisional dan modern. Tipologi pemikiran tradisional Ahmad Khatib Sambas tampak dari aktivitas pendidikan dan pengajaran yang lebih terikat dengan tasawuf dan tarekat, bahkan beliau pendiri Tarekat Qadiriyah wa Naqsabandiyah. Sedangkan tipologi pemikiran Muhammad Basiuni Imran di bidang aqidah, fikih dan pendidikan lebih bersifat modern, tetapi di bidang tafsir cenderung bersifat tradisional. Implikasi pemikiran kedua ulama tampak dari keberlanjutan ajaran sampai perjuangan pergerakan, memantik kajian-kajian keislaman dan meninggalkan ingatan zaman.
Pengaruh Kearifan Lokal Parimpari dalam Menjaga Kelestarian Spesies Gurita (Octopus Spp.) di Pulau Kapota Wakatobi Jaelani, Jaelani; Daud, La Ode Rahman; Jania, Jania; Ridwan, Ridwan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12717

Abstract

Kearifan lokal adalah nilai-nilai, norma, hukum-hukum dan pengetahuan yang dibentuk oleh ajaran agama, kepercayaan-kepercayaan, tata nilai tradisional dan pengalaman-pengalaman yang diwariskan oleh leluhur yang akhirnya membentuk sistem pengetahuan lokal yang digunakan untuk memecahkan permasalahan sehari-hari oleh masyarakat. Kearifan lokal di Indonesia telah banyak dimanfaatkan untuk memecahkan berbagai permasalahan di masyarakat. Salah satu kearifan lokal yang dimanfaatkan oleh masyarakat yaitu parimpari. Parimpari merupakan keraifan lokal masyarakat adat kadie kapota Wakatobi yang dimanfaatkan untuk menjaga kelestarian spesies gurita (Octopus spp.) pulau kapota, Taman Nasional Wakatobi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kearifan lokal parmpari dalam menjaga kelestarian gurita (Octopus spp.). Selain itu, mengetahui strategi implemetasi parmpari dalam menjaga kelestarian gurita (Octopus spp.). Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan dilakukan melalui beberapa tahapan diantaranya: persiapan penelitian, observasi, wawancara, dokumentasi, analisis data, dan publikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parimpari yang di tetapkan oleh masyarakat adat yang ada di pulau kapota menjadikan gurita menjadi semakin banyak dan kualitan/volumenya semakin meningkat (2 kg/ekor). Parimpari dilaksanakan melalui beberapa tahapan diantaranya: Penentuan titik awal parimpari akan dilaksanakan, titik yang telah ditentukan dibawa ke dewan adat, dewan adat menentukan wilayah laut yang telah ditentukan dapat ditutup atau tidak, dewan adat menentukan hari pelaksanaan Parimpari dan dewan adat mencari orang tua yang dapat menutup (Bhisa). Setelah dilakukan penutupan, anggota adat parimpari berjumlah 16 orang melakukan pengawasan ketat. Selain itu, anngota adat melakukan himbauan agar tidak melakukan penangkapan gurita.
Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Disrupsi Teknologi Informasi Rahman, Fikri Aulia; Jaelani, Jaelani; Suharyat, Yayat
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Februari 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v5i1.1851

Abstract

The era of globalization has had a significant impact on various aspects of life. The current era of globalization demands that everyone possesses abilities in line with the developments of the times. Massive changes caused by innovations that transform business systems and structures to a newer level are known as the Era of Disruption. The Disruption Era can also be interpreted as the period of transitioning from manual to fully digital processes. In the era of disruption, drastic changes occur that alter the human way of life in various fields. The world's shift towards digital disruption is unavoidable for every individual, especially with the impending Fourth Industrial Revolution and the move towards the 5.0 era, demanding new business skills and ways of working. One crucial aspect in facing this revolution is how to develop human resources (HR) to meet the demands of the time. This research aims to describe, analyze, and assess human resource development strategies in facing challenges in the era of information technology disruption. The research utilizes a literature review methodology with a descriptive analysis approach. The findings indicate that comprehensive and appropriate strategies for human resource development in the face of information technology disruption are not only necessary but imperative and highly essential. The research findings suggest that creative and deeply skilled human resources are crucial to ensuring the sustainability of workforce competitiveness. Knowledge and skills embedded in individuals regarding information technology development are excellent seeds that will drive innovation, productivity, and progress
Konsep Pendidikan Islam Menurut Al Mawardi dan Relevansinya dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sisdiknas Jaelani, Jaelani
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v1i4.69

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang pemikiran Al Mawardi terkait faktor-faktor yang mempengaruhi pemikirannya, pendidikan Islam yang tertuang dalam undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan relevansinya dengan konsep pendidikan Al Mawardi pada muatan pendidikan Islam undang-undang Nomor 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan sejarah, karena mengkaji pemikiran seorang tokoh yang memerlukan analisa filosofis dalam waktu tertentu di masa lalu. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka data sumber dianalisis dengan metode analisis isi. Data yang terkumpul diseleksi dan dirangkaikan ke dalam hubunganhubungan fakta yang membentuk Dian yang diuraikan dalam bentuk deskriptif analisis, kemudian diperoleh kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah: pertama, Kiran Pendidikan Al Mawardi dipengaruhi oleh kondisi internal dan eksternal kehidupannya yang mencakup latar sosial budaya dan ekonomi politik, serta dinamika dan otoritas intelektualnya; kedua, konsep pendidikan Al Mawardi ditemukan dari kata at Ta'lim dan Atta'dih, tujuan pendidikan Islam mencakup tujuan intelektual, religius, sosial, pendidik. Almu'allim bermakna pendidik dan orangtua yang memiliki kedudukan tinggi atau Al-Muta'allim memiliki kode etika agar berhasil dalam belajar, merupakan seperangkat materi pelajaran yang bersifat fardhu ain dan fardhu kifayah, dan lingkungan pendidikan mencakup lingkungan pendidikan keluarga dan masyarakat; ketiga, Islam dalam SISDIKNAS memiliki aspek historis dan filosofis, memiliki peluang dan tantangan dalam era global globalisasi untuk menciptakan SDM yang unggul dan kompetitif, materi sisdiknas memuat ketentuan pelaksanaan pendidikan yang mencakup tujuan pendidikan, kurikulum, dan lingkungan pendidikan; dan keempat, pendidikan Islam menurut Al Mawardi memiliki relevansi dengan UU SISDIKNAS dilihat dari persamaan dan perbedaannya, antara lain: (1) istilah pendidikan; persamaannya terfokus pada upaya memanusiakan manusia agar berakhlak mulia; perbedaannya, pemikiran Al Mawardi dasarkan nilai etis religius, sedangkan dalam UU SISDIKNAS berdasarkan filosofis bangsa; (2) tujuan pendidikan; persamaannya, tujuan pendidikan menurut Al Mawardi: intelektual, akhlak, religius, sosial, Individual; perbedaannya, Al Mawardi merumuskan tujuan pendidikan berdasarkan Alquran dan hadits, sedangkan UU SISDIKNAS, tujuan pendidikan yang filosofis dan praktis; (3) pendidik; persamaannya adalah adanya syarat, tugas dan kode etik; perbedaannya, al-mawardi menekankan kedewasaan dan kode etik normatif, sedangkan dalam UU sisdiknas, persyaratan kompetensi dan profesionalitas pendidik diatur melalui undang-undang atau peraturan pemerintah; (4) peserta didik; persamaannya adalah adanya syarat, tugas dan kewajiban; adanya, al-mawardi menekankan kode etik, sedangkan dalam UU SISDIKNAS, dimensi ini secara khusus diatur setiap lembaga pendidikan; (5) kurikulum; persamaannya, kurikulum disusun berdasarkan nilai-nilai religius, budaya, dan dinamika masyarakat; perbedaannya, Mawardi membagi kategori ilmu menjadi fardhu ain dan fardhu; sedangkan dalam UU SISDIKNAS disusun kelompok mata pelajaran Sesuai kurikulum yang berlaku; dan (6) lingkungan pendidikan; persamaannya, adanya kewajiban mendidik bagi orang tua kepada anak dan pendidikan berbasis masyarakat. Al Mawardi menekankan pendidikan akhlak bagi anak sampai dewasa, sedangkan dalam UU SISDIKNAS, diterapkan melalui pelaksanaan pendidikan pada setiap jenjang.
Uswatun Hasanah Parenting: Konsepsi, Implementasi dan Impresi pada Religiusitas Anak Jaelani, Jaelani
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 7 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v4i7.823

Abstract

Orang tua berperan sebagai pendidik utama dan pertama dalam keluarga, yang berarti mereka memulai proses keterlibatan pendidikan dengan secara aktif mendidik anak-anaknya. setiap keluarga terutama orang tua harus menciptakan suasana rukun, dan damai karena hal ini akan mempengaruhi tingkat psikologis dan karakter anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pemahaman Pendidikan Agama Isalm dalam perspeltif membangun lingkungan religius perspektif orang tua. Metode Sytematic riview digunakan dalam tinjauan pustaka ini untuk memetakan tubuh literatur, dan mengetahui adanya kesenjangan internal pada penelitian yang telah dilakukan. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukakan Peran orang tua sangat diperlukan dalam pembentukan karakter religius pada anak, karena orang tua merupakan orang yang akan menjadi teladan bagi anak-anaknya. Dalam mendidik anak, orang tualah yang harus diutamakan. ornag tua harus melindungi diri dari hal-hal yang tidak pantas dan menjalankan perintah agama dengan benar. Karena jumlahnya yang meningkat, anak-anak mempunyai kecenderungan untuk meniru dan mengikuti kebiasaan orang-orang di sekitar mereka. Oleh karena itu, ajari anak-anak dengan memberi contoh. Perilaku ini lebih baik daripada memberikan nasihat secara lisan. Ketika dalam proses mengajarkan anak-anak dasar agma mengalami kendala, dan anak selalau melakukan kesalahan yang sama, Hukuman menjadi sebuah hal yang harus dilakukan Hukuman yang diterapkan tidak boleh sembarangan. hukuman bisa diberikan kepada anak, Jika nasihat dan peringatan diabaikan, ini adalah pilihan terakhir.. Dalam pendidikan Islam, hukuman berfungsi sebagai panduan untuk pertumbuhan dan bukan sebagai sarana pembalasan atau kepuasan
Analisis Penggunaan Media Youtube Pada Pembelajaran Menulis Teks Cerita Fabel Siswa Kelas VII SMPN 2 Pebayuran Jaelani, Jaelani; Rosalina, Sinta; Triyadi, Slamet
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 9 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11178548

Abstract

Study The use of YouTube media in fable learning aims to make it easier for students during the learning process. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. Data collection techniques in this research are observation, documentation and interview techniques. Qualitative data analysis techniques consist of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results show that the use of YouTube media as a teaching medium creates conditions and atmosphere in the learning process that are more interesting, less monotonous, and foster enthusiasm so that students do not feel bored during learning. The effectiveness of the successful use of YouTube media is proven by the students' writing which the researcher analyzes is structurally appropriate. These findings prove that YouTube is worthy of being applied in learning fable texts.
Pembentukan Karakter Melalui Pendidikan Agama Islam Jaelani, Jaelani
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 3 No. 05 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v3i05.596

Abstract

Character education is an important aspect of implementing learning in any field. However, this character education needs to be formed, one of which is Islamic religious education. Writing this article aims to determine the formation of character through Islamic religious education. This study uses a literature review research method while data collection techniques are carried out by exploring journals and other information relevant to the study. The results show that character building through Islamic religious education is formed through learning aqidah as a religious basis, learning the Koran and hadith as a way of life, learning fiqh as a legal guide in worship, learning history to implement exemplary life, and learning morals as a guide for good behavior or bad. The conclusion of this study is that individuals must familiarize themselves with carrying out teachings that are in harmony with Islamic teachings in order to have a wise personality, the basic framework of Islam includes Akidah, Shari'ah, and morals.
Pengaruh Brand Image, Brand Reputation, dan Perceived Quality Terhadap Purchase Intention: Studi Empiris Pada Produk ECO-Friendly Ritel Modern Zusrony, Edwin; Sulistyowati, Pemilia; Kusumaningtyas, Dhevi Dadi; Manalu, Gibson; Jaelani, Jaelani; Madyoningrum, Asri Winanti; Kustami, Endang
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 8 No. 2 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i2.13413

Abstract

Eco-friendly is an environmentally friendly product or behavior that has minimal impact on the environment. This research aims to determine and assess the impact of brand image, brand reputation and perceived quality variables on the dependent variable, namely purchase intention. The research uses a quantitative approach method. The research sample was 100 respondents taken using a non-random sampling technique with a purposive sampling method. Data was collected using a questionnaire and measured using Likert scale parameters. The data analysis technique uses multiple linear regression and is processed using SmartPLS 4.0 software. The research results show that the variables brand image, brand reputation and perceived quality have a significant influence on the purchase intention variable for ECO-Friendly products in modern retail stores.