Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN KELUARGA DAN GURU DALAM MEMBENTUK MENTAL DAN AKADEMIK ABK widyasari, surya; nikmatunnur, sholati; yani, linda; ikmal, achmad; Andriani, Opi
Jurnal Pendidikan Vokasi dan Seni Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Vokasi dan Seni, Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Vokasi Seni Kuliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jpvs.v3i2.2931

Abstract

To support their mental development, children with special needs (CSN) require specialized care and various strategies. The mental and character development of CSN is significantly influenced by their families and teachers, who help them overcome obstacles in daily life. Children with special needs are involved in daily activities, receive emotional support, and have positive role models within their families. Meanwhile, educators foster effective communication, design flexible curricula, and create inclusive learning environments. The best way to support the development of CSN is through collaboration between teachers and families. The purpose of this article is to analyze these roles and provide practical suggestions for creating a supportive environment.
Analisis Penyebab Kelainan Dan Upaya Mencegah Kelainan Berkebutuhan Khusus niranti, karmila alia; yanti, melda; ulva, maria; Andriani, opi
Jurnal Pendidikan Vokasi dan Seni Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Pendidikan Vokasi dan Seni, Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Vokasi Seni Kuliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jpvs.v4i2.4116

Abstract

The causes of disorders in children with special needs (ABK) come from various factors, including genetics, complications during pregnancy and childbirth, and exposure to poor environments, all of which require serious attention for prevention and early intervention. Significant gaps are found in inclusive education, where access to facilities, special educators, and financial support for ABK families is still very limited, especially in remote areas. The social stigma attached to ABK is a major obstacle to the acceptance and development of their potential, so a public awareness campaign is needed to create a more inclusive environment. Although legal protection has been regulated in Law Number 8 of 2016, its implementation has not been evenly distributed, and legal advocacy for ABK and their families is still lacking. Therefore, synergy is needed between families, communities, and the government to overcome these challenges, so that ABK rights can be optimally fulfilled and they can develop into empowered individuals.
HUBUNGAN PENGUASAAN KURIKULUM MERDEKA DENGAN SELF-EFFICACY GURU MENGHADAPI PERBEDAAN PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR ANDRIANI, Opi; Subhanadri; Desi Julita
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2026): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v8.i2.3947

Abstract

Latar belakang penelitian didasarkan pada tuntutan Kurikulum Merdeka yang menempatkan guru sebagai perancang pembelajaran adaptif dalam konteks kelas yang heterogen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penguasaan Kurikulum Merdeka dan self-efficacy guru dalam menghadapi perbedaan peserta didik di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah guru Sekolah Dasar di Kecamatan Pasar Muara Bungo, dengan jumlah responden sebanyak 35 guru yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan pada 17 Desember 2025 menggunakan angket penguasaan Kurikulum Merdeka dan self-efficacy guru. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson dengan memanfaatkan SPPS 24. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara penguasaan Kurikulum Merdeka dan self-efficacy guru dalam menghadapi perbedaan peserta didik. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi penguasaan guru terhadap Kurikulum Merdeka, semakin kuat keyakinan guru dalam mengelola keragaman peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan penguasaan kurikulum perlu diintegrasikan dengan pengembangan aspek psikologis guru untuk mendukung pembelajaran yang berkeadilan.
Co-Authors Adillah, adillah Afri Yanti Daulay, Nur Ananda, Sri Devi Fitri Anggraini, Era Annisa Seinapa antika, serli afri Aprilia, Wulan Aprizan Artistia, Puti Asriyoni, Delliza AVANA, NURLEV Ayu Wandira Ayu, Mustika Chrisetiyowati, Maria Angelina Desi Julita desrianda, indah Dhini Mufti eriska, hilda firman, endri Fitrianingrum, Rafa Hajri, Nurhajri Hania, Anggi Putri Hartini, Jusri Hermaliza, Sephia Hidayat, Puput Wahyu ikmal, achmad irwana, dea Istikhanah, Anisa Sari Jati, Imam Ikhsanul Julianti, Silvira Kartika, Elvira kurniya, budi Lasmiawati, Lasmiawati Lestari, Nanda Liani, Helfi Lutfiani, Dhea mablin, rabia Mardiana, Jeni Matasari, Ocvy Megawati - Melda Yanti Muhammad Iqbal muliya putra, hapindo Nabilla, Natasya Nailussaaadah nikmatunnur, sholati niranti, karmila alia Nofrianni, Elvima Novalia, Ratih Juwita novita, ovra Noviyanti, Desi Fita Nugrah, Shinta Selina Nur Asni Nuraini, Nabila Nurhaliza, Nuhaliza nurzahra fathiyanabila wicaksono Pangestu, Putri Eka Prahagia, Yelvia Pratama, Wido Pratiwi , Astriana Putra Pratama Putri, Nessa Alfira Putri, Olfa Seviona qolbi, said rahmadani, nova dwi Rahmawati, Isra Dwi ramadhani, nina wira Ramani, Ramani risma, maulidha Rita Zunarti rizki, fino Rizkita, Indra S, Novi Dwi Salimatunnisa, Salimatunnisa Salmiah, Juni Santri, Annisa Kurnia Saputri, Diana Lusi Sari, Seli Novia sari, serli purnama Sartika, Deri sary, Yolanda Lupita Satriadi, Ari Serawati, Serawati Shiddiq, Nur Subhanadri Tiara, Febby Tuzahara, Nyimas Khairani Ulva, Maria Wahyuni, Delia Wandira, Ani widyasari, surya Yani, Linda Yeka, Granisa zamzami, mulki