Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PELATIHAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT BERKELANJUTAN SISTEM KARAMBA KEPADA PEMBUDIDAYA DAN PENYULUH PERIKANAN Mulyono, Mugi; Ilham, Ilham; Suharyadi, Suharyadi; Marlina, Erni; Samsuharapan, Sri Budiani; Damanik, Lina Aftiani
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i2.1553

Abstract

This training is to increase knowledge and skills in seaweed farming activities. Training is carried out with theory in the classroom and hands-on practice in the field. The training phase in class is based on theory and discussion of problems that occur in the cultivation business. At the field practice stage a performance is carried out so that farmers are able to do and apply between theory and practice. The results of the training can be directly evaluated through training in the practice of planting seaweed to harvest. In general, at the three experimental sites, kreteria growth of seaweed. The karamba system method can be a problem in handling the problem of pests and seaweed damage, this is evidenced from 3 test groups of general problems growing and developing.
Aplikasi Pemberian Dosis Pupuk Provasoli’s Enriched Seawater (PES) Yang Berbeda Pada Produksi Bibit Gracillaria verrucosa Melalui Kultur Jaringan Dengan Metode Propagasi Vegetatif Rasnijal, Muhammad; Alauddin, Muhammad Hery Riyadi; Budiyati; Anton; Muhammad Syahrir; Yunarty; Saridu, Siti Aisyah; Wahid, Eriyanti; Regan, Yip; Hardianto, Toto; Supryady; Ihwan; Ernawati; Anwar; Mulato, Alwi; Sucipto; Syarief, Muhammad Nurman; Suleman, Yakub; Andini, Salsa; Suleman, Gabriella Augustine; Mulyono, Mugi; Anggoro, Agung Doni; Sektiana, Sinar Pagi; Achmad Suhermanto
JARI : Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia Vol. 13 No. 2 (2025): JARI: JURNAL AKUAKULTUR RAWA INDONESIA
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jari.v13i2.71

Abstract

Cultivation of the seaweed Gracilaria verrucosa is necessary as a preventive measure against overexploitation. One applicable method is tissue culture, which requires special attention to nutrient needs to support accelerated growth. These nutrients can be provided through fertilization. One commonly used chemical fertilizer in seaweed tissue culture is Provasoli’s Enriched Seawater (PES). This study aims to determine the optimal PES fertilizer dosage for the production of G. verrucosa seedlings through tissue culture using a vegetative propagation method. This study used a completely randomized design with analysis of variance (ANOVA) consisting of four treatments of different PES fertilizer doses with three replicates for each treatment. The results showed that fertilizer dose variation did not significantly affect the absolute growth of explant weight, but tended to increase the number of growth points. Growth points began to increase in the second week for all treatments, and by the fourth week, the number of growth points at a 1.5% dosage showed a significant difference compared to other doses. The application of PES fertilizer in G. verrucosa seedling production through tissue culture with vegetative propagation indicates that different fertilizer doses do not affect explant growth but significantly influence the increase in growth points by the fourth week
OPTIMASI PEMUPUKAN ORGANIK DAN ANORGANIK UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS KARAGENAN RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii) Aufat, Agung Gunawan; Mulyono, Mugi; Sektiana, Sinar Pagi
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 21, No 4 (2025): SAINTEK PERIKANAN
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijfst.21.4.271-276

Abstract

Kappaphycus alvarezii adalah komoditas budidaya laut yang memiliki nilai ekonomi tinggi sebagai sumber karagenan, senyawa hidrokoloid yang banyak digunakan dalam industri pangan, farmasi, dan kosmetik. Permintaan global terhadap karagenan yang terus meningkat memerlukan penerapan teknik budidaya yang tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga kualitas produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian pupuk organik dan anorganik terhadap kualitas karagenan yang dihasilkan dalam budidaya K. alvarezii . Perlakuan yang diberikan meliputi pupuk organik cair D.I.GROW, pupuk anorganik NPK, pupuk urea, dan kontrol tanpa pupuk. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL), di mana setiap perlakuan diterapkan pada kelompok yang terpisah dan diuji berdasarkan parameter rendemen, viskositas, kadar air, dan kadar abu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan D.I.GROW menghasilkan rendemen sebesar 41% dan viskositas 189,37 cP, yang keduanya melebihi standar yang direkomendasikan oleh FAO. Sebaliknya, kontrol tanpa pupuk menghasilkan nilai terendah pada seluruh parameter yang diuji. Kadar air pada kontrol mencapai 42%, melebihi batas standar FAO yang merekomendasikan kadar air maksimal 30% untuk produk karagenan berkualitas tinggi. Perlakuan dengan pupuk lainnya masih memenuhi standar, dengan kadar air berada pada kisaran yang disarankan, yaitu sekitar 30%. Kadar abu pada perlakuan NPK dan urea berada dalam kisaran standar (20-30%), sementara D.I.GROW dan kontrol menunjukkan kadar abu yang lebih rendah, yang menunjukkan kualitas kemurnian produk yang lebih baik. Secara keseluruhan, penelitian ini membuktikan bahwa pemberian pupuk berpengaruh signifikan terhadap kualitas karagenan K. alvarezii , dengan pupuk D.I.GROW terbukti lebih efektif dalam meningkatkan viskositas, rendemen, dan kemurnian produk, sementara pupuk anorganik lebih berperan dalam menjaga kestabilan karakteristik fisik karagenan.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK DALAM MENINGKATKAN KUANTITAS RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii) Aufat, Agung Gunawan; Mulyono, Mugi; Sektiana, Sinar Pagi; Pahlevi, Reza Shah
Media Akuakultur Vol 20, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/ma.20.2.2025.81-90

Abstract

Salah satu faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan budidaya adalah ketersediaan unsur hara dalam lingkungan perairan yang dapat ditingkatkan melalui pemupukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian pupuk organik dan anorganik terhadap kuantitas dan kualitas K. alvarezii. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan: pupuk NPK, Urea, DIGROW (organik), dan kontrol tanpa pupuk. Parameter yang diamati mencakup pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan harian (SGR), kualitas air dan logam berat perairan. Penelitian dilakukan di Teluk Banten selama 45 hari menggunakan metode rakit apung. Hasil menunjukkan bahwa pemberian pupuk, khususnya pupuk organik DIGROW, mampu meningkatkan produksi rumput laut hingga 586,67±27,38 g/m², dengan laju pertumbuhan harian tertinggi sebesar 0,33±0,08%. Parameter kualitas air seperti suhu, pH, dan salinitas berada dalam kisaran optimal. Namun, konsentrasi logam berat merkuri pada satu titik pengujian menunjukkan peningkatan signifikan yang berpotensi membahayakan.
PENGARUH PENAMBAHAN ZAT PENGATUR TUMBUH Indoled Acetic Acid (IAA) dan Benzyl Adenin (BA) PADA PERTUMBUHAN KALUS RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii SECARA IN VITRO DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU TAKALAR, SULAWESI SELATAN Salsabila, Mutia Safa; Rahayu, Tb. Haeru; Mulyono, Mugi
Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : POLITEKNIK AHLI USAHA PERIKANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bjsj.v7i1.13367

Abstract

Rumput laut secara ekonomis menjadi penting karena mengandung karagenan, agar, dan alginat. Potensinya yang tinggi menggerakkan usaha budidaya rumput laut secara masif diberbagai wilayah laut Indonesia. Namunsaat ini produktifitas rumput laut belum optimal karena bibit berasal dari alam tidak kontinu dan bergantung pada musim, disamping adanya penurunan kualitas genetik, kualitas lingkungan dan penyakit. Kultur jaringan rumput laut menunjang pengembangan usaha budidaya dengan penyediaan bibit berkualitas secara kontinyu tanpadipengaruhi oleh musim. Perekayasaan bertujuan melakukan perbanyakan bibit Kappaphycus alvarezii dengan teknik kultur jaringan. Parameter kerekayasaan meliputi metode pengadaptasian indukan kandidat eksplan, formulasi zat pengatur tumbuh (ZPT) induksi kalus dan embrio somatik, serta mikropropagul. Hasil penelitian menunjukkan pengadaptasian indukan rumput laut dilakukan dengan penambahan pupuk PES 5ml/L, Penelitian ini dilakukan selama 75 hari). Terdapat 6 perlakuan dengan berbagai macam dosis yaitu pada perlakuan (A : 0 mg/l IAA dan 0 mg/l BA), (B : 0,50 mg/l IAA dan 1 mg/l BA), (C : 0,75 mg/l IAA dan 2mg/l BA), (D : 1 mg/l IAA dan 3 mg/l BA), (E : 1,25 mg/l IAA dan 4 mg/l BA), dan (F : 1,50 mg/l IAA dan 5 mg/l BA), dimana masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali. . Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi formulasi Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Indole Acetic Acid (IAA) dan Benzyl Adenin (BA) berpengaruh sangat nyata terhadap laju regenerasi, sintasan dan struktur kalus terhadap pertumbuhan kalus rumput laut K. alvarezii yang terbaik pada perlakuan F dengan konsentrasi 1,50 mg/l IAA dan 5 mg/l BA menghasilkan, sintasan rata-rata sebesar 88,88%, dan struktur kalus yang terbentuk ialah kristal dan berwarna putih. Kata kunci: Kappaphycus alvarezii, Kultur jaringan, Zat Pengatur Tumbuh
Technical Study and Financial Analysis of Red Tilapia Cultivation (Oreochromis niloticus) in Running Water System Using Different Feeds at PT Ikan Bangun Indonesia (IWAKE) Bogor, West Java Raihan Maulana Firdaus; Mugi Mulyono; Mochammad Farchan
Journal of Aquaculture Science Vol 5 No 2 (2020): Journal of Aquaculture Science
Publisher : Airlangga University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31093/joas.v5i2.97

Abstract

Red tilapia is one of the commodities that can be cultivated in the running water pond. With the technology of running water ponds that depend on feeding. The cost of feed in production ranges from 60-70% of the total cost. Therefore, innovation in feed is needed to reduce production costs. Then an experiment was carried out aimed at finding out the efficiency in feeding maggot and pellet feed in red tilapia in the running water pond system. Some experiments were carried out by giving full feed pellets and substitution in maggot feed 50%. This research was conducted 75 days from March 2, 2020 to May 15, 2020. Observed parameters were production technique from stocking to harvest, frequency and dose, feed conversion ratio, daily weight gain, survival rate, and parameters water quality (pH, temperature, dissolved oxygen and water discharge). Daily average weight observations are carried out once a week. By providing different feeds, FCR is higher and pellet feed is superior to maggot and pellet combination feed. Pellet feeds produce FCR 2.8 and maggot and pellet combination feeds produce 3.79. With the loss of using maggot mixed feed IDR 15.709.111. Based on these results maggot feed experiments given did not provide a better effect than giving full pellet feed.Keywords: Experiment, red tilapia, different feeding, maggot, FCR, Financial Analysis.
Co-Authors Afandi Saputra Alauddin, Muhammad Hery Riyadi Alghany, Albar Amyda Suryati Panjaitan Amyda Suryati Panjaitan Amyda Suryati Panjaitan Andini, Salsa Anggoro, Agung Doni Angkasa Putra Anton Anton Anton Anwar Ardana Kurniaji Arrahmi, Nafa Ya’la Asy Syafa Yumna Aufat, Agung Gunawan Bahrawi, Samsul Bambang Gunadi Budiyati Budiyati Budiyati, Budiyati Damanik, Lina Aftiani Dharmayanti, Niken Djumbuh Rukmono Edi Suharyadi Effi Aftiani Thaib Effi Athfiyani Thaib Ernawati Erni Marlina Erni Marlina, Erni Farchan, Mochammad Faridatun Hasanah Fitriska Hapsyari Hardianto, Toto Ihwan IIN SITI DJUNAIDAH Ilham Ilham Ilham Ilham Ilham Ilham Ita Junita Puspa Dewi Lubis, Amelia Sriwahyuni M.Si, Niken Dharmayanti Margono Margono Maria GE Kristiany Maria Goreti Eny Kristiany Martosuyono, Pujoyuwono Maulani, Aghitia Moch Farchan Mochammad Farkan Mochammad Farkan Muchtar Muchtar Muchtar Muchtar Muhammad Syahrir Mulato, Alwi Nanda Anggiani Putri Novira Nanda Tasyah Nur Rafa Madihahrahma Otie Dylan Soebhakti Hasan Otie Dylan Subhakti Hasan Pahlevi, Reza Shah Pujoyuwono Martosuyono Putra, Angkasa Putri Renitasari, Diana Putri, Sayira Yuliantari Ardian Rahardjo, Sinung Rahayu, Tb. Haeru Raihan Maulana Firdaus Rasnijal, Muhammad Regan, Yip Retno Ayu Mawarti Rheido, Gestar Ridwan, Ridwan Romi Novriadi Salsabila, Mutia Safa Samsuharapan, Sri Budiani Saridu, Siti Aisyah Sektiana, Sinar Pagi Sinar Pagi Sektiana Sinung Rahardjo siti fadilah Soebjakto, Slamet Sri Budiani Samsuharapan Sri Sugiwati Subakti Hasan, Otie Dylan Sucipto Sugiwati, Sri Suhardi, Muhammad Tegar Alif Suharyadi Suharyadi Suharyadi Suharyadi Suhermanto, Achmad Suleman, Gabriella Augustine Suleman, Yakub Supryady Syarief, Muhammad Nurman Taufik Hidayat Ulya Syofroul Lailiyah Umidayati, Umidayati Vini Taru Febriani Prajayati Wahid, Eriyanti Yamina Safitri Yunarty Yuniarti, Tatty