Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Imbangan Silase Rumput Kume (Sorghum plumosum var timorense) dan Alysicarpus vaginalis yang Berbeda Terhadap pH, Konsentrasi NH3 dan VFA Residu Fermentasi In Vitro Usboko, Maria Yunita G.; Enawati, Luh Sri; Maranatha, Grace
Animal Agricultura Vol 1 No 3 (2024): Animal Agricultura
Publisher : Yayasan Sumber Daya Manusia Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59891/animacultura.v1i3.38

Abstract

This study aims to determine the quality of forage silage of Sorghum plumosum var Timorense (Grass kume) and Alysicarpus vaginalis (Leguminosa). using a completely randomized design with 4 treatments and 4 repilications. The four treatments were AV0 (100% Kume grass), AV20 (80% Kume grass + 20% Alysicarpus vaginalis) AV40 (60% Kume grass + 40% Alysicarpus vaginalis), AV60 (40% Kume grass + 60% Alysicarpus vaginalis). The results obtained are the average. pH AV0: 6.450±0.24; AV20: 6.450±0.27; AV40: 6.500±0.25; AV60: 6.500±0.18. NH3 (mM) AV0:139.543 ±;13.30 AV20: 138.641±15.17 ;AV40: 146.169±15.74 14.365±2.30; AV60:  136.815±21.47. VFA (mM) AV0: 13.356±1.05; AV20: 13.814±3.28; AV40: 14.365±2.30 ; AV60: 13.473±1.16. The results of the analysis of variance showed that the treatment had no significant effect (P>0.05) on the Ph value, NH3 concentration and VFA so it can be concluded that kume grass and Alysicapus vaginalis silage had the same effect on pH, NH3 concentration, and VFA.
Efek Pemberian Pakan Komplit Berbasis Silase Campuran Sorghum dan Daun Gamal Pada Level Berbeda terhadap Konsumsi Kecernaan Protein Kasar dan Serat Kasar Ternak Kambing Lokal Betina Langgajanji, Vimel Diki; Maranatha, Grace; Noach, Yakob Robert
Animal Agricultura Vol 1 No 3 (2024): Animal Agricultura
Publisher : Yayasan Sumber Daya Manusia Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59891/animacultura.v1i3.42

Abstract

This study aims to determine the effect of complete feed based on a mixture of sorghum and Gamal leaf silage at different levels addition on consumption, digestibility of crude protein, and crude fiber of local female goats. In this study, 4 female local goats aged 6-8 months were used with a weight range of 11-15 kg with an average of 12.88 kg and a coefficient of variation of 6.74%. The method used is experimental with 4 treatments and 4 periods as repetition. The treatment in this study was P0 = complete feed (80% Sorghum silage + 20% concentrate), P1 = complete feed (70% Sorghum silage + 30% concentrate), P2 = complete feed (60% Sorghum silage + 40% concentrate) and P3 = complete feed (50% Sorghum silage + 50% concentrate). The parameters studied were crude protein and fiber consumption and digestibility. The data obtained were analyzed using analysis of variance. The results showed that PK consumption was P0 91.05 g/h/d, P1 97.84 g/h/d, P2 85.52 g/h/d, P3 81.73 g/h/d; digestibility of PK P0 67.28%, P1 71.83%, P2 69.31%, P3 65.61%; SK consumption P0 112.90 g/h/d, P1 118.47 g/h/d, P2 101.30 g/h/d, P3 94.97 g/h/d and SK digestibility P0 54 .60 %, P1 58.40 %; P2 52.96 %, P3 48.20 %. The analysis of variance showed that the treatment had no significant effect (P>0.05) on the consumption and digestibility of PK and SK female local goats. This study concluded that the provision of complete feed based on silage mixed with sorghum and Gamal leaves at different levels added had the same effect on the consumption and digestibility of PK and SK of female local goats.
Kadar Kolesterol, Hemoglobin, dan Trigliserida Darah Sapi Bali dengan Pakan Rumen Fermentasi dan Premix Solo, Yoram A. T.; Sobang, Yohanis U. L.; Maranatha, Grace; Yunus, Marthen
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i6.1392

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pengaruh level penggunaan premix dalam pakan komplit mengandung limbah isi rumen fermentasi terhadap kadar kolesterol hemoglobin dan trigliserida darah sapi bali jantan bakalan. Penelitian ini memggunakan 4 ekor sapi bali jantan pada kisaran umur 1-1,5 tahun dengan kisaran berat badan 69-74 kg dengan rataan 72.87 kg. Metode penelitian yang digunakan adalah metode experiment, menggunakan Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Adapun perlakuan dalam penelitian ini adalah: P0 : Pakan komplit mengandung limbah isi rumen tanpa premix (kontrol), P1 : Pakan komplit mengandung limbah isi rumen + 0,5% premix, P2 : Pakan komplit mengandung limbah isi rumen + 1,0% premix, P3 : Pakan komplit mengandung limbah isi rumen + 1,5%  premix. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam atau sidik ragam. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kadar kolesterol darah (mg/dl) P0; 161,91±2,9, P1; 164,88±4,4, P2; 168,12±7,1, P3; 167,06±5,4, kadar hemoglobin darah (g/dl) P0; 11,11±0,4, P1; 10,99±0,6, P2; 10,91±0,7, P3; 10,78±0,6, kadar trigliserida darah (mg/dl) P0; 70,74±3,4, P1; 72,59±3,7, P2; 72,80±3,1, P3; 72,14±2,8. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh tidak nyata (p>0,05) terhadap kadar kolesterol, hemolobin dan trigliserida darah pada sapi Bali jantan bakalan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu penambahan premix dengan level yang berbeda dalam pakan komplit mengandung limbah isi rumen sapi fermentasi, memberikan pengaruh yang sama p>0.05 antar perlakuan terhadap kadar kolesterol, haemoglobin dan trigliserida darah sapi bali jantan bakalan
Pengaruh Level Inoculum Larutan Feses Sapi Segar terhadap Kandungan serta Kecernaan in vitro Bahan Kering dan Bahan Organik Kulit Kopi Fermentasi Nofendi Umbu Janga; Twen O. Dami Dato; Grace Maranatha; Gusti Ayu Yudiwati Lestari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6847

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak variasi jumlah inokulum larutan feses sapi segar (LFSS) terhadap komposisi dan daya cerna in vitro bahan kering dan bahan organik pada ampas kopi yang difermentasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimental dengan desain acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan tersebut: LFSS-0 = tanpa inokulum, LFSS-10 = inokulum LFSS 10 ml, LFSS-20 = inokulum LFSS 20 ml, LFSS-30 = inokulum LFSS 30 ml, dan LFSS-40 = inokulum LFSS 40 ml. Variabel yang diukur adalah kandungan bahan kering, kandungan bahan organik, dan daya cerna in vitro bahan kering maupun bahan organik. Data dianalisis menggunakan analisis varians dan uji rentang ganda Duncan. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa level inokulum LFSS berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kandungan bahan kering (56,41-64,23%) serta kecernaan in vitro bahan kering (42,52-52,28%) dan bahan organik (40,67-53,54%) tetapi tidak nyata (P>0,05) terhadap kandungan bahan organik (58,59-87,36%). Temuan penelitian menunjukkan bahwa tingkat optimal inokulum larutan feses sapi segar (LFSS) adalah 10 mL untuk kandungan bahan kering (DM), sedangkan 10-40 mL menghasilkan hasil yang setara untuk bahan organik (OM). Selanjutnya, tingkat yang paling menguntungkan untuk kecernaan bahan kering (DMD) dan kecernaan bahan organik (OMD) terjadi pada perlakuan LFSS 0 (tanpa inokulum).