p-Index From 2021 - 2026
5.627
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kebersihan Operasional dan Kepedulian Kolektif terhadap Ketahanan Kesehatan Penumpang Kapal Rute Jakarta–Batam di PT Pelni Indonesia Yanto Rusmanto; Abdul Aziz Taufiqurochman; Abdul Rasyid; Agung Kwartama
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/1fyd5g81

Abstract

Transportasi laut antar-pulau memiliki risiko tinggi terhadap penyebaran penyakit menular karena karakteristik ruang tertutup, interaksi jarak dekat, serta keterbatasan fasilitas kesehatan di atas kapal. Pengabdian ini bertujuan menganalisis peran kebersihan operasional dan kepedulian kolektif dalam memperkuat ketahanan kesehatan penumpang pada kapal penyeberangan rute Jakarta-Batam-Jakarta yang dikelola PT Pelni Indonesia. Kajian ini didasarkan pada environmental health theory, health behavior theory, dan resilience theory yang menekankan pentingnya integrasi sanitasi teknis dan perilaku sosial dalam sistem kesehatan transportasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain survei deskriptif analitis. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada penumpang dengan teknik accidental sampling dan dianalisis menggunakan PLS-SEM. Hasil menunjukkan bahwa kebersihan operasional berpengaruh signifikan terhadap kesehatan penumpang dan secara kuat meningkatkan kepedulian kolektif. Kepedulian kolektif terbukti berperan sebagai mediator yang memperkuat hubungan antara kebersihan dan kesehatan. Nilai determinasi yang tinggi menunjukkan model memiliki daya prediktif yang sangat baik. Disimpulkan bahwa peningkatan kesehatan penumpang memerlukan strategi terpadu antara manajemen sanitasi kapal dan penguatan budaya kepedulian kolektif sebagai pendekatan sistemik dan berkelanjutan dalam tata kelola keselamatan maritim.
Pengaruh Inovasi Layanan dan Efisiensi Operasional Terhadap Kepuasan Pelanggan Berimplikasi Loyalitas Terhadap PT Balancia Ship Agensi Nur Jalilah; Agung Kwartama; Marihot Simanjuntak
Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupsim.v4i2.4094

Abstract

Business competition in the sea transportation sector requires companies to continue to innovate and improve operational efficiency in order to maintain customer satisfaction and loyalty. This study aims to provide the influence of service innovation and operational efficiency on customer satisfaction and remind him of customer loyalty at PT Balancia Ship Agency. Research uses a quantitative approach with a survey method through questionnaires distributed to company customers. The analysis results show that both service innovations and operational efficiency have a positive and significant effect on customer satisfaction. Customer satisfaction is also proven to mediate the relationship between service innovation and operational efficiency of customer loyalty. This finding shows that efficient service and operational improvement strategies are very important in building long term relationships with customers, while increasing the competitiveness of the company in the shipping industry.
BARCODE SISTEM DALAM PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN JASA PENGIRIMAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN Agung Kwartama; Lie adek; Sumiyatiningsih Sumiyatiningsih; Didik Indriawan
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 2 (2021): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 2nd, Jakarta 2021
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan peningkatan jumlah penduduk negara Indonesia setiap tahun lebih dari 1,74 % saat ini dengan total jumlah penduduk lebih 270,200,000 ( Berdasarkan data BPS 2020 ) maka tingkat konsumsi barang dan jasa sangatlah besar dalam perkembangannya. Hal ini menjadi pasar yang mengiurkan buat perusahaan yang bergerak di bidang produksi jasa dan konsumsi, ditambah dengan letak geografis serta penduduk dengan pulau-pulau lebih dari 16,684 yang sudah teridentifikasi ( Berdasarkan data Kementrian dalam negeri 2020). Sehingga peran transportasi pengangkutan baik melalui darat, laut dan udara sangat berkembang setiap tahun.Mengingat persaingan bisnis jasa pengiriman barang mengharuskan perusahaan mempersiapkan diri sebaik mungkin jika masih ingin mempertahankan eksistensi dalam dalam pasar saat ini dengan  perusahaan sejenis lainnya. Semakin tinggi kebutuhan masyarakat akan jasa pengiriman barang, membuat banyak perusahaan yang bergerak di bidang jasa ini berlomba agar kualitas jasa yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut lebih unggul dibandingkan dengan perusahaan sejenis. Jasa pengiriman barang atau jasa ekspedisi akan terus diminati setiap saat  oleh kalangan masyarakat di Indonesia, terutama pada zaman yang canggih ini. Kemajuan teknologi di era globalisasi cenderung membuat masyarakat menyukai segala seuatu yang mudah dan praktis.  Bisnis jasa mengirimkan barang berhubungan dengan hal keterjangkauan wilayah. Jasa pengiriman akan menjadi solusi bagi mereka yang menyukai kemudahan dan kepraktisan dalam mengirimkan barang, selain itu jasa pengiriman juga dirasa sangat efektif dan efisien. Banyaknya masyarakat yang mengirim barang menjadikan jasa pengiriman sangat penting bagi masyarakat. Jarak antara pengirim dan penerima semakin tak terbatas dan jarak tersebut dapat dijembatani oleh jasa pengiriman.
PENGARUH PENGADAAN SPARE PART DAN PERSEDIAAN SPARE PART TERHADAP KELANCARAN KEBERANGKATAN KAPAL MILIK PT. BUANA LINTAS LAUTAN Tbk Agung kwartama; Sumiyatiningsih Sumiyatiningsih; Didik Indriawan; safriana safriana
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 2 (2021): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 2nd, Jakarta 2021
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengadaan merupakan proses kegiatan untuk pemenuhan atau penyediaan kebutuhan dan pasokan barang atau jasa dibawah kontrak atau pembelian langsung untuk memenuhi kebutuhan. Spare Part kapal adalah suatu barang yang terdiri dari beberapa komponen yang membentuk satu kesatuan dan mempunyai fungsi tertentu. Spare part adalah suatu barang yang terdiri dari beberapa komponen yang membentuk satu kesatuan dan mempunyai fungsi tertentu. Setiap alat berat terdiri dari banyak komponen namun yang akan dibahas adalah komponen yang sering mengalami kerusakan dan penggantian. Untuk mengatasi hambatan tersebut, maka perlunya pengadaan dijalani dengan sebaik- baiknya, mulai dari merancang hubungan yang tepat dengan supplier, memilih supplier, memilih dan mengimplementasikan teknologi yang cocok, memelihara data item yang dibutuhkan dan data supplier, serta menjalin komunikasi dan kerja sama dengan awak kapal dan supplier dalam memenuhi seluruh spare part kapal sehingga muncul solusi yang menjadi pilihan. Metode penelitian yang digunakan menggunakan skala likert, dimana variabel yang akan diukur dijabarkan menjadi indikator variabel. Kemudian indikator variabel dijadikan sebagai titik tolak ukur menyusun itemitem instrumen yang dapat berupa pertanyaan atau pernyataan, penelitian ini mengambil sample sebanyak 20 orang responden, diharapkan dengan jumlah sample tersebut dapat mewakili populasi yang ada pada perushaan yang dijadikan peneliatian ini.Pengadaan spare part terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kelancaran keberangkatan kapal dengan thitung > ttabel (2,094 > 2,052) Persamaan regresi untuk hubungan pengadaan spare part (X1) terhadap kelancaran keberangkatan kapal (Y) didapat Ŷ = 7,765 + 0,424 X1, persamaan ini berarti bahwa setiap peningkatan atau penurunan satu satuan skor pada pengadaan spare part akan diikuti dengan kenaikan atau penurunan skor kelancaran keberangkatan kapal pada PT. Buana Lintas Lautan. Besarnya kenaikan atau penurunan tersebut rata-rata sebesar 0,424 pada konstanta 7,765. Maka dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi ketepatan dari proses pengadaan spare part maka akan meningkatkan kelancaran keberangkatan kapal pada PT. Buana Lintas Lautan terutama pada indikator pengadaan spare part dengan metode normal yaitu memiliki rata-rata skor tertinggi sebesar 4,8 yang berarti metode normal membutuhkan waktu yang lebih lama sedangkan jawaban indikator terendah dengan rata –rata skor sebesar 3,9 terdapat pada indikator metode pengadaan spare part dengan metode penunjukan langsung yang berarti metode penunjukan langsung lebih cepat diproses. Kata kunci : Spare part, Pengadaan, Persediaan, operasional dan kapal pengangkut. 
PENGARUH PERILAKU KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT SUMBER BUMI GLOBAL NIAGA DI JAKARTA Agung Kwartama; Titis Ari Wibowo
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 4 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 4th, Jakarta 202
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem transportasi laut kini sedang mengalami kemajuan maka dari itu perusahaan pelayaran mengalami peran penting sebagai perusahaan yang menyediakan jasa transportasi laut baik untuk mengangkut manusia , barang , hewan dan tumbuhan. Peran perusahaan pelayaran juga mempengaruhi dalam proses kegiatan perekonomian negara. Dibutuhkannya armada-armada perkapalan adalah sebuah bukti bahwa telah terbukanya kesempatan untuk mengembangkan bisnis pelayaran.Sistem charter pada pola operasional PT. Untuk memenuhi kontrak dalam perjanjian yang telah disepakati dengan charterer diperlukan operasional kapal yang baik. Operasional kapal yang baik ditentukan dengan performa kapal yang baik pula. Kapal yang digunakan salah satunya adalah kapal jenis bulk carrier. Kapal ini utamanya untuk membawa kargo curah seperti batu bara. Setiap organisasi, lembaga atau perusahaan memerlukan sumber daya manusia untuk mencapai tujuannya. Sumber daya diperlukan untuk menciptakan daya, gerakan, aktivitas, kegiatan dan tindakan di atas kapal atau perusahaan. Sumber daya tersebut berupa sumber daya alam, sumber daya finansial, sumber daya manusia, sumber daya ilmu pengetahuan dan sumber daya teknologi. PT. Sumbebumi Global Niaga adalah sebuah perusahaan keluarga yang berupaya untuk membangun sistem SDM yang kuat secara terpadu dan bertahap baik secara kuantitas dan kualitas, pada unit bisnis utama maupun pendukung, yang berorientasi pada human capital. Proses perekrutan dan seleksi crew/anak buah kapal Perilaku kerja adalah perilaku karyawan yang berhubungan dengan pekerjaannya, contohnya perilaku kerja, perilaku yang disyaratkan dalam prosedur kerja dan kerja sama, komitmen terhadap tugas, ramah pada pelanggan, dll. Perilaku kerja juga bisa meliputi inisiatif yang dihasilkan untuk memecahkan permasalahan kerja, seperti ide atau tindakan yang dihasilkan, serta mampu untuk membuat alternatif solusi demi memperlancar pekerjaan, agar dapat menghasilkan kinerja tinggi. Perilaku kerja merupakan suatu sikap dan perilaku yang berniat untuk menaati segala peraturan organisasi yang didasari ataskesadaran diri untuk menyesuaikan diri dengan peraturan organisasi atau perusahann. Kerja sama adalah keinginan untuk bekerja sama dengan orang lain secara kooperatif dan menjadi bagian dari kelompok. Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja adalah dengan menciptakan perilaku kerja karyawan yang baik dengan pemberian motivasi pada kinerja karyawan yang tepat. Olehnya dibutuhkan sumber daya manusia yang terampil dan proaktif untuk mendukung faktor tersebut. Dalam suatu perusahaan, perilaku kerja merupakan fungsi operatif, karena semakin baik perilaku kerja karyawan, semakin tinggi prestasi kerja yang dapat dicapainya dan akan menciptakan karyawan yang berkualitas. Tanpa perilaku kerja karyawan yang baik, sulit bagi organisasi perusahaan untuk mencapai hasil yang optimal.
What Are the Determinants of Employability for Vocational Graduates in Jakarta: The Role of Curriculum, Internships, Family Support, and Women's Gender Perspectives? Agung Kwartama
Women, Education, and Social Welfare Vol. 3 No. 1 (2026): January - March 2026 | Women, Education, and Social Welfare
Publisher : WISE Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70211/wesw.v3i1.399

Abstract

This study explores the factors influencing employability for vocational higher education graduates in Jakarta, focusing on industry-based curriculum, internships, family support, and gender. Using a quantitative approach, Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) and Necessary Condition Analysis (NCA) were employed to analyze the relationships between these variables. Data were gathered through a survey of vocational graduates using purposive sampling. Results show that industry-based curriculum, internship experience, educational infrastructure, campus environment, and family support significantly contribute to employability. The study emphasizes the importance of integrating industry practices into education and providing strong family support, especially for women. This research presents a novel model that combines these factors, offering insights for improving vocational education and supporting female graduates in a competitive labor market. Strategies such as strengthening the curriculum, enhancing internship programs, and ensuring gender-sensitive support structures are essential for improving employability. This study contributes to employability literature by providing a comprehensive framework that can guide educational reforms, particularly focusing on gender equality and practical experience.