Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI GURU DALAM PENGELOLAAN KELAS YANG EFEKTIF UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Eka Sumbulatim Miatu Habbah; Elvira Nathalia Husna; Yantoro Yantoro; Bradley Setiyadi
Jurnal Holistika Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/holistika.7.1.18-26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang strategi guru dalam kelas yang efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan subjek penelitian adalah guru kelas III A SD Negeri No.85/VII Semaran sebanyak satu orang. Data dari penelitian ini diperoleh melalui observasi dan wawancara bersama guru kelas serta dianalisis dengan cara pengklasifikasian data, pengurangan data, penyajian dan menarik kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan strategi pengelolaan kelas yang efektif dilakukan guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pantulan dari pengoptimalan pengelolaan kelas yang efektif, adanya aspirasi dan keinginan berhasil, adanya dorongan dan kebutuhan dalam belajar, adanya harapan dan cita-cita masa depan, adanya penghargaan dalam belajar, adanya harapan dan cita-cita masa depan, adanya penghargaan dalam belajar, adanya kegiatan yang menarik dalam belajar, dan adanya lingkungan belajar yang kondusif. Penelitian memberikan kesimpulan bahwa motivasi belajar siswa dapat meningkat dengan strategi guru dalam pengelolaan kelas yang efektif.Kata kunci : Strategi Guru; Pengelolaan Kelas; Efektif
Pemanfaatan dan Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Menunjang Proses Pembelajaran Bradley Setiyadi
KONSTELASI: Konvergensi Teknologi dan Sistem Informasi Vol. 3 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/konstelasi.v3i1.6948

Abstract

Abstrak. Keberadaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sudah menjadi hal yang lumrah digunakan dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam bidang pendidikan, sehingga muncul bidang ilmu yang disebut sebagai teknologi pendidikan. Konsep teknologi pendidikan sudah dirumuskan sejak tahun 1963 dan terakhir tahun 2004 berikut cakupan-cakupannya. Sementara cakupan teknologi pendidikan terdiri dari lima kawasan yaitu desain, pengembangan, pemanfaatan, pengelolaan dan penilaian. Konsep yang dirumuskan berikut cakupannya berfokus pada memfasilitasi belajar peserta didik. Tulisan ini akan lebih rinci membahas dua dari lima cakupan teknologi pendidikan, yaitu pemanfaatan dan pengelolaan. Pemanfaatan teknologi pendidikan terdiri dari pemanfaatan media, difusi inovasi, implementasi dan pelembagaan serta kebijakan dan regulasi, sementara pengelolaan teknologi pendidikan terdiri dari pengelolaan proyek, pengelolaan sumber, pengelolaan sistem penyampaian dan pengelolaan informasi. Pemanfaatan dan pengelolaan teknologi pendidikan merupakan upaya dalam menunjang proses pembelajaran.   Abstract. The existence of Information and Communication Technology (ICT) has become commonly used in various aspects of human life, including in the field of education so that a field of knowledge called educational technology appears. The concept of educational technology has been formulated since 1963 and finally in 2004 along with its scopes. While the scope of educational technology consists of five areas, namely design, development, utilization, management and assessment. The concept formulated along with its scope focuses on facilitating student learning. This paper will discuss in more detail two of the five scopes of educational technology, namely utilization and management. Utilization of educational technology consists of media utilization, innovation diffusion, implementation and institutionalization as well as policies and regulations, while the management of educational technology consists of project management, resource management, delivery system management and information management. Utilization and management of educational technology is an effort to support the learning process.
Analisis Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru di SDN 14/I Sungai Baung Riski Seprianto; Rizqi Alif Ifsyaussalam; Nadia Dama Yanti; Yantoro Yantoro; Bradley Setiyadi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 7 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i7.2365

Abstract

Menciptakan pembelajaran yang efektif bagi siswa hal ini tak luput dari kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru di sekolah dasar tersebut. Sehingga kepala sekolah harus memiliki jiwa kepemimpinan yang baik dalam memanajemen sebuah instansi Pendidikan. Peneliti tertarik untuk meneliti kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru di SDN 14/I Sungai Baung. Sekolah Dasar ini berada di Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data yang didapat pada jurnal ini merupakan data yang berasal dari observasi secara langsung dan wawancara bersama kepala sekolah dan guru kelas IV selaku pemimpin pendidikan dan tenaga pendidik di SD Negeri 14/I Sungai Baung, serta literatur pendukung oleh peneliti terdahulu. Berdasarkan data yang dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara, dapat disimpulkan bahwa kepala sekolah SD Negeri 14/I Sungai Baung telah melakukan prosedur kepemimpinan pendidikan dengan baik.
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP DISIPLIN KERJA PEGAWAI DINAS KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA PROVINSI JAMBI Bradley Setiyadi; Feki Febrianto
Jurnal Manajemen Kepegawaian Vol 14 No 1 Juni (2020): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS
Publisher : Badan Kepegawaian Negara | The National Civil Service Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh motivasi kerja terhadap disiplin kerja pegawai Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jambi; (2) pengaruh kepuasan kerja terhadap disiplin kerja pegawai Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi jambi; dan (3) pengaruh motivasi kerja dan kepuasan kerja terhadap disiplin kerja pegawai Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jambi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 100 orang. Data di uji coba dengan validitas dan reliabilitas selanjutnya data dianalisis dengan statistik deskriptif dengan teknik analisis datanya regresi berganda. Hasil penelitian pada taraf signifikansi 5% menemukan bahwa: (1)motivasi kerja memiliki pengaruh positif terhadap disiplin kerja pegawai Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jambi dengan p=0,033. Kontribusi Motivasi kerja terhadap disiplin kerja sebesar 4,6%; (2) Kepuasan kerja memiliki pengaruh positif terhadap disiplin kerja pegawai Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jambi dengan p=0,038. Kontribusi kepuasan kerja terhadap disiplin kerja yaitu 4,3%. (3) motivasi kerja dan kepuasan kerja memiliki pengaruhb positif terhadap disiplin kerja pegawai Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jambi dengan p=0,033. Kontribusi motivasi kerja dan kepuasan kerja terhadap disiplin kerja sebesar 5,5%.
Implementasi Supervisi Pendidikan Sekolah Dasar Dwi Rahmat Khoironi; Laila Rahmasari; Yantoro Yantoro; Bradley Setiyadi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 8 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i8.2068

Abstract

Supervisi merupakan serangkaian kegiatan yang berfungsi dalam peningkatan kinerja profesinal seorang pendidik. Tujuan dari adanya supervisi pendidikan adalah memberikan bantuan kepada para pendidik untuk bisa menciptakan kondisi pembelajaran yang bermakna. Tujuan jurnal ini ialah menganalisis terkait implementasi supervisi pendidikan sekolah dasar. Penulisan artikel ini menggunakan jenis kualitatif. Hasil yang didapatkan adalah supervisi adalah serangkaian kegiatan yang berfungsi dalam peningkatan kinerja profesinal seorang pendidik. Jika kinerja yang dimiliki oleh pendidik baik, maka kondisi pembelajaran yang dilakukan di dalam kelas akan berjalan baik pula. Selain itu, melalui metode supervisi, kemampuan guru akan lebih ditingkatkan lagi sehingga pencapaian dalam proses belajar mengajar yang efektif dan efisien akan lebih mudah tercapai Kesimpulannya adalah supervisi di sekolah SD, para pendidik diharapkan bisa fleksibel, konsisten, humor, jujur, sopan santun, berpikir secara luas, sabar, ramah, demokratis, dan bekerja keras dalam peningkatan pengelolaan sekolah. Sikap yang dimiliki oleh supervisor agar sistem pendidikan di SD dapat berjalan dengan baik adalah pembuatan penilaian, pembuatan ringkasan, pencatatan rencana, pemberian beberapa nasihat atau saran, menganalisis masalah yang ada, peningkatan partisipasi, mendengarkan pembicaraan, dan memiliki jiwa bersahabat.
Impelementasi Manajemen Berbasis Sekolah di SDN 34/I Teratai Diana Ayu Puspita Sari; Aldina Apriliansyah; Yantoro Yantoro; Bradley Setiyadi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 7 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i7.2401

Abstract

Manajemen berbasis sekolah adalah salah satu usaha guna meningkatkan kreativitas pendidikan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses implementasi menejemen berbasis sekolah. Penelitian ini memakai metode deskriptif, pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Subyek penelitian ini yaitu kepala sekolah dan guru Sekolah Dasar Negeri 34/I Teratai. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa proses perencanaan dalam pengimplementasian manajemen berbasis sekolah meliputi penetapan, visi missi, tujuan dan sasaran yang ingin dicapai dengan melakukan asesmen tentang kekuatan, hambatan, peluang dan tantangan yang dihadapi oleh Sekolah Dasar Negeri 34/I Teratai. Pelaksanaan manajemen berbasis sekolah pada Sekolah Dasar Negeri 34/I Teratai menyusun RAPBS, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, mengikutsertakan komite sekolah. Partisipasi masyarakat atau komite sekolah mempunyai tugas dan fungsi guna meningkatkan mutu pendidikan pada satuan pendidikan. Komite sekolah mendukung, memberi masukan, motivasi dan mengawasi kemampuan guru serta mengadakan hubungan kerja sama dengan pihak lain dalam mencari dana dan ekstrakurikuler. Faktor pendukung dan penghambat implementasi manajemen berbasis sekolah di Sekolah Dasar Negeri 34/I Teratai. Warga sekolah, wali siswa dan komite sekolah ikut mendukung kemajuan sekolah. Hal ini terbukti komite sekolah selalu memberi masukan dan membantu program sekolah, warga sekolah dan komite sekolah selalu ikutserta dalam penyusunan program sekolah dan pelaksanaannya.
Sekolah Efektif pada SDN 34/1 Teratai Violyta Putri Nanda; Mifta Huljannah; Yantoro Yantoro; Bradley Setiyadi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 8 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i8.2544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang membuat Sekolah Dasar Negeri (SDN) 34/1 Teratai menjadi sekolah yang efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada empat faktor yang berkontribusi pada efektivitas sekolah, yaitu kepemimpinan yang kuat, guru yang berkualitas, kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan siswa, dan dukungan orang tua dan masyarakat. Kepemimpinan yang kuat ditunjukkan oleh kepala sekolah yang visioner dan mampu memotivasi guru dan siswa. Guru yang berkualitas ditandai dengan kemampuan mengajar yang baik dan memiliki komitmen yang tinggi terhadap profesi mereka. Kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan siswa mengacu pada pengembangan keterampilan dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung serta mempertimbangkan kebutuhan individu siswa. Dukungan orang tua dan masyarakat diwujudkan dalam bentuk partisipasi dalam kegiatan sekolah dan memberikan dukungan finansial.
Efektivitas Desentralisasi Pendidikan dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di SDN 34/I Teratai Syafrida Dwi Hestiana; Fadelina Wizola Diva; Meli Haryanti; Yantoro Yantoro; Bradley Setiyadi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 8 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i8.2554

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahuideskripsi dan implikasi desentralisasi pendidikan dalam meningkatkan profesionalisme guru di sekolah tersebut. Untuk menjawab permsalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, serta menggunakan teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian Desentralisasi Pendidikan dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di SDN 34/I Teratai: (1) Desentralisasi pendidikan merupakan pemberian kewenangan kepada daerah untuk mengelola pendidikannya, lalu daerah melimpahkan kepada masing-masing sekolah (2) Pemerintah pusat tetap mengontrol pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah dan masing-masing sekolah melalui akreditasi nasional yang dilaksanakan oleh BAN-SM (3) Aspek-aspek yang menjadi kewenangan sekolah dalam melaksanakan desentralisai pendidikan yakni: (a) Perencanaan dan evaluasi program sekolah, (b) Aspek pengelolaan proses belajar, (c) Aspek pengelolaan ketenagaan, (d) Aspek pengelolaan keuangan. Desentralisasi Pendidikan dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di SDN 34/I Teratai: (1) Program sekolah dalam meningkatkan profesionalisme dapat terlaksana dengan baik (2) Masing-masing guru berupaya meningkatkan pengelolaan proses belajarnya sebagai implikasi dari pelaksanaan supervisi (3) Sekolah memiliki tenaga pendidik sesuai dengan kebutuhan dan (4) Pengelolaan keuangan yang dilaksanakan oleh sekolah dapat memotivasi guru untuk melaksanakan tugasnya dengan baik.
Kepemimpinan Kepala Sekolah SDN 56/I Desa Aro dalam Menciptakan Sekolah Efektif Muhammad Ilham; Putri Afdiya; Reni Arista; Yantoro Yantoro; Bradley Setiyadi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 8 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i8.2569

Abstract

Sekolah merupakan lembaga formal yang menyelenggarakan pendidikan, pengajaran, pembimbingan bagi peserta didik yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas serta mengembangkan potensi dan keahlian peserta didik. Dalam menjalankan sebuah lembaga tentunya terdapat seorang pemimpin dalam lembaga tersebut. Dalam hal ini, pemimpin di sekolah dinamakan kepala sekolah. Kepala sekolah memiliki jabatan tertinggi sekolah dan peranan penting dari segala sesuatu yang ada di sekolah Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case studi). Penelitian kualitatif adalah suatu metode yang dilakukan dengan cara mengumpulkan dan menganalisis data non numerik, seperti kata-kata, gambar, dan suara, untuk memahami fenomena sosial yang kompleks. Penelitian ini berfokus pada satu sekolah yang menjadi objek penelitian, yaitu SDN 56/1 Desa Aro. kepemimpinan Kepala sekolah di SDN 65/I Desa Aro dapat memberikan dampak yang baik dan setiap unsur yang terdapat di sekolah tersebut dapat memuat setiap poin yang ada di sekolah tersebut dengan bimbingan kepala sekolahnya. Contohnya adalah setiap anak yang meraih prestasi di sekolah tersebut diberikan suatu penghargaann ataupun pemberian penghargaan berupa hadiah diberikan baik dalam bentuk materi maupun yang lainnya. kepemimpinan adalah kemampuan untuk memberikan pengaruh kepada orang lain dengan suatu proses interaksi antara pemimpin dan orang lain yang dipimpin dalam suatu kelompok atau organisasi. Dalam menjalankan kepemimpinan, faktanya memimpin tidaklah mudah seorang kepala sekolah dituntut untuk menyesuaikan perilaku dan gaya kepemimpinan yang sesuai dan cocok bagi setiap bawahannya agar dapat bekerja sama dengan baik dalam menciptakan sekolah yang efektif.
Manajemen Berbasis Sekolah di SDN 55/I Sridadi Shinta Isnaini Syafa’atin; Sonia Shafana Ariyanti; Febi Tria; Yantoro Yantoro; Bradley Setiyadi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 8 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i8.2577

Abstract

Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menganalisis terkait dengan manajemen berbasis sekolah yang diterapkan di SDN 55/I Sridadi. Hasil dari penelitian ini adalah Indikator keberhasilan dari manajemen berbasis sekolah diantaranya adalah kebutuhan dilakukan dengan antisipatif dan responsif, sekolah ditransparasi, partisipasi dari masyarakat serta warga sekolah, kemandirian dari sekolah, teamwork dimiliki dari sekolah yang dinamis, cerdas, serta mandiri, budaya sekolah haruslah dimiliki, keefektifan dalam kelola tenaga, kekuatan dari pimpinan sekolah, dan proses pembelajaran yang efektif. Kemudian dalam strategi MBS sendiri diantaranya adalah dukungan finansial, pengawasan masyarakat sekitar, pendukung dari adanya sarana dan prasarana, adanya keaktifan dari siswa serta dukungan dari orang tua siswa, dukungan tenaga kependidikan, peningkatan mutu pendidik, penciptaan proses belajar, serta penetapan kurikulum. Kesimpulannya adalah permasalahan yang terdapat di SDN 55/I Sridadi berusaha menyelesaikannya seperti adanya renovasi terkait pembangunan yang tidak layak untuk ditempati berdasarkan anggaran.
Co-Authors Aan Komariah Affriliani Afifa Hana Fitriya Afrilia Miwarna Agus Lestari Agustian Susanto Ahmad Farhan Alisnaini Ahmad Sobari Aldina Apriliansyah Alfiana Alfiana Ali Idrus Amelia Murba Anggel Hardi Yanto Anisa Amini Anita Maryanti Aprillitza Vivayarti Aprillitzavivayarti Aprillitzavivayarti Asih Ranati Attaya Arindra Auliya Fitriani Ayuni Shakila Dandi Kurniawan Danile Feronrido Sinaga Dedek Nuranisa Denny Denmar Desnia Trimadani Devi Aulia Ulva Dhea Annisa Oktarizka Dheanisya Putri Asmarinda Diah Febianti Diana Ayu Puspita Sari Dimas Dwi Dinata Dwi Rahmat Khoironi Dwi Tyastuti Eka Sumbulatim Miatu Habbah Ella Audianti Elvira Nathalia Husna Endang Nofriani Ervina Septiwi Fadelina Wizola Diva Fatmawati Fatmawati Febi Tria Feki Febrianto Fellicia Ayu Sekonda Ferdy Ardyansyah Fetiami Dwi Kurnia Fina Thania Renata Firman Firman Fizna Syahira Framesti Putri Intan Kusuma Gadis Oktavia Ghina Salsabila Gledi Agustina Sihombing Gusnia Rindiani Halimatussakdiah Halimatussakdiah Hana Yuli Sartika Handoko, Yudo Hansein Arif Wijaya Harlina Harja Hendra Sofyan Hendra, Robi Hidayatul Arief Indah Apriliana Inggrid Ria Kinasih Inirwana Inirwana Irma Suryani Irma Yohana Manalu Irsyad Maulana Isna Wahyu Hidayati Jehlie Alaisa Marasigan Contreras Karenina Merceau Laila Rahmasari Leoni Putri Metriani Linardo Pratama Listiana Listiana Lola Depra Lucia Loviansi M. Ibrahim Marsya Deva Azilla Maya Sintya Meli Haryanti Mhd Febri Afsan Mifta Huljannah Mohamad Muspawi Mohamad Muspawi Mohammad Faisal. A Ghani Mohammad Sofwan Mona Br Siahaan Moni Lukita Moudy Hadillah Atani Muhammad Agrian Nugrah Pratama Muhammad Ilham Muhammad Sidik Musyaiyadah Musyaiyadah Nabila Nabila Nadia Dama Yanti Natasha oktaviany Nike Febryanti Nimatuz Zahrak Nita Andriani Novia Anggun Pratiwi Pebri Azmi Pelita Samosir Puteri Afsa Pradipta Putri Afdiya Putri Afifa Putri Nurlaila Rahmalia Rahmalia Rahmatil Ummah Ratih Elvirawati Rekhano Andria Parastu Reni Arista Resty Framadita Resty Framadita Ria Puspita Sari Riska Dwi Rahma Putri Riski Seprianto Ristia Kasiani Rizal Zamaludin Rizqi Alif Ifsyaussalam Robin Pratama Roja Juita Sarinah Sarinah SAUDAGAR, FERDIAZ Septhia Wahyu Lestari Shaqila Meitha Hasanah Shella Salsabilla Shinta Isnaini Syafa’atin Silvi Ouralita Siti Aisyah Siti Aminah Siti Aminah Siti Rahma Sari Sofyan Sofyan Soleh Budiman Sonia Shafana Ariyanti Sophia Rahmawati Stella Fronika Sufri Sufri Sutarman Syafa'ah Jemi Martiana Syafrida Dwi Hestiana Thalia Cahya Nabila Nainggolan Tiara Oktavia Titik Ratnasari Vika Notalia Isa Vina Sulistia Violyta Putri Nanda Viona Rosalina Wiwin Harliyani Yantoro, Y Yusa Hendra Pratama