Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Authentic Research

Kelimpahan Lalat Buah Bactrocera Pada Buah-Buahan yang Dijual Di Kota Mataram Sebagai Media Pembelajaran Biologi SMA Al-Arsyi, Miftah; Artayasa, I Putu; Ilhamdi, Mohammad Liwa
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/z8ybgx04

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis-jenis lalat buah (Bactrocera spp.) yang menyerang buah-buahan di pasar tradisional Kota Mataram serta menilai tingkat kelimpahannya pada berbagai jenis inang. Penelitian dilakukan di empat pasar utama, yaitu Dasan Agung, Bertais, Kebon Roek, dan Pagesangan. Sampel buah yang menunjukkan gejala serangan lalat buah dikumpulkan menggunakan teknik purposive random sampling, kemudian disimpan pada media pasir hingga mencapai fase imago. Identifikasi spesies dilakukan menggunakan kunci determinasi Bactrocera. Hasil penelitian menunjukkan keberadaan empat spesies utama: Bactrocera albistrigata de Mejeire yang menyerang jambu air; Bactrocera carambolae Drew and Hancock yang menyerang belimbing; Bactrocera caudatus Fab yang menyerang jambu biji; dan Bactrocera dorsalis yang menyerang cabai. Temuan penelitian ini tidak hanya bermanfaat untuk pengendalian hama pertanian, tetapi juga memiliki implikasi dalam bidang pendidikan. Lalat buah dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran biologi di SMA untuk materi keanekaragaman hayati, daur hidup serangga, hubungan ekologi, serta keterkaitan antara biologi dan permasalahan pertanian lokal. The aim of this study is to identify the kinds of fruit flies (Bactrocera spp.) that prey on fruits in Mataram City's traditional markets and to assess the degree of abundance in different host species. Dasan Agung, Bertais, Kebon Roek, and Pagesangan were the four primary markets where the study was carried out. Purposive random sampling was used to gather fruit samples exhibiting fruit fly attack symptoms, which were then kept in sand media until the imago phase. The Bactrocera determination key was used to identify the species. The results showed the existence of four primary species: Bactrocera albistrigata de Mejeire, which attacks water apples; Bactrocera carambolae Drew and Hancock, which strikes starfruit; Bactrocera Caudatus Fab, which attacks guava; and Bactrocera Dorsalis, which targets chile. The findings of this study have implications for education in addition to helping to manage agricultural pests. High school biology classes can employ fruit flies as a teaching tool for subjects including biodiversity, insect life cycles, ecological relationships, and the connection between biology and regional agricultural problems.
Keanekaragaman Jenis dan Pola Distribusi Tumbuhan Lumut (Bryophyta) Di Kawasan Taman Wisata Alam Suranadi, Lombok Barat Mulianti, Dian; Merta, I Gde; Ilhamdi, Mohammad Liwa; Sukarso, A.A.
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/2zjj5j81

Abstract

Lumut (Bryophyta) merupakan salah satu komponen keanekaragaman hayati yang berperan penting dalam ekosistem, baik sebagai indikator kualitas lingkungan maupun dalam siklus hara dan retensi air. Namun, informasi mengenai keanekaragaman dan pola distribusi lumut di kawasan konservasi, khususnya di Taman Wisata Alam (TWA) Suranadi, Lombok Barat, masih sangat terbatas. Padahal, kawasan ini menghadapi berbagai tekanan ekologis akibat aktivitas wisata dan perubahan penggunaan lahan yang berpotensi mengganggu habitat lumut yang sensitif terhadap perubahan mikrohabitat. Kurangnya data dasar tentang komunitas lumut menjadi kendala dalam upaya konservasi dan pengelolaan kawasan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keanekaragaman jenis dan pola distribusi tumbuhan lumut (Bryophyta) di Kawasan Taman Wisata Alam Suranadi, Lombok Barat. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli hingga Desember 2025 di zona pemanfaatan dan zona perlindungan. Metode yang digunakan adalah deskriptif eksploratif dengan teknik pengumpulan data berupa transek dan kuadrat secara purposive sampling. Hasil penelitian menemukan 22 spesies tumbuhan lumut yang tergolong dalam dua kelas, yaitu Bryopsida (lumut daun) dan Hepaticopsida (lumut hati). Indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H') menunjukkan nilai 1,034 yang termasuk dalam kategori sedang. Pola distribusi sebagian besar spesies bersifat mengelompok. Pola distribusi mengelompok ini dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti kelembaban tinggi, naungan kanopi, dan ketersediaan substrat. Kawasan Taman Wisata Alam Suranadi perlu dijaga kelestariannya untuk mendukung konservasi keanekaragaman hayati lumut.