p-Index From 2021 - 2026
9.119
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Nurse Media Journal of Nursing LINK Jurnal NERS Jendela Nursing Journal (JNJ) Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Jurnal Keperawatan Silampari Jurnal Kesehatan Holistic Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia (Indonesian Nursing Scientific Journal) CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Media Keperawatan Indonesia Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik Faletehan Health Journal Jurnal Kesehatan Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Health Information : Jurnal Penelitian J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Jurnal Ners Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Science Midwifery Indonesian Journal of Global Health research Avicenna : Journal of Health Research Nusantara Science and Technology Proceedings Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan kesehatan Indonesia Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Epidemiology and Society Health Review (ESHR) MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Jurnal EMPATI (Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti) Journal of Health Research Science Jurnal Keperawatan Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Prosiding University Research Colloquium Journal of Public Health Concerns Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Jurnal Keperawatan Keperawatan Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Holistik Jurnal Kesehatan Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Malahayati International Journal of Nursing and Health Science
Claim Missing Document
Check
Articles

The Relationship between Coping Strategies and Quality of Life in Patients with Heart Failure Putri Intan Miladiana; Beti Kristinawati
Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Vol 5, No 3 (2023): CONTAGION
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/contagion.v5i3.15407

Abstract

Heart failure is one of the most common cardiovascular diseases, causing high mortality and morbidity worldwide. Heart failure is a chronic disease that causes functional damage to the heart due to many symptoms that affect quality of life. The aim of this study was to clarify the relationship between coping strategies and quality of life in heart failure patients. This type of research is a quantitative study with a cross-sectional approach. This research was conducted on heart failure patients at the Cardiac Polyclinic at Sebelas Maret University Hospital in March-April 2023. The population of this study was all heart failure patients at the Cardiac Polyclinic at Sebelas Maret University Hospital as many as 1.114 patients. The sampling technique in this study was purposive sampling with a total sample of 294 patients. Data collection in this study used the Brief Cope Inventory questionnaire to measure coping strategies and the Minnesota Living Heart Failure Questionnaire (MLHFQ) to measure the quality of life in heart failure patients. Data analysis with pearson product moment correlation test. The results showed that there was a relationship between coping strategies and quality of life in heart failure patients (p-value 0.000) with a correlation coefficient (r) = 0.625, there was a very strong correlation between the two variables. It is recommended for health workers to educate, support, and motivate patients with heart failure who are undergoing routine treatment to pay attention to self-coping and improve the quality of life, and it is recommended that the patient's family provide support and treatment assistance to patients in carrying out treatment in order to improve the patient's quality of life. Keyword:  Coping Strategies, Heart Failure, Quality of Life
Description of Family Support on the Motivation of Heart Failure Patients in Undergoing Treatment Wulan Sari; Beti Kristinawati
Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Vol 5, No 3 (2023): CONTAGION
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/contagion.v5i3.15405

Abstract

Chronic disease is a condition that causes a person to be hospitalized. One of the chronic diseases is heart failure. Heart failure is more common in older people with weakened heart chambers responsible for pumping blood throughout the body. This study aimed to determine the description of family support on the motivation of heart failure patients in undergoing treatment. This research is descriptive quantitative with cross-sectional research design. This research was conducted at the cardiac polyclinic at Sebelas Maret University Hospital, Sukoharjo Regency. The research was conducted in March-April 2023. The population in this study were all patients with heart failure at the heart polyclinic at UNS Hospital, totaling 1.114. The sample for this study was 294 respondents. The sampling technique used purposive sampling technique. Data collection in this study used the Family Support questionnaire and the Client Motivation For Therapy Scale. Analysis of this research data with descriptive univariate analysis. The results of this study were family support for the motivation of heart failure patients in undergoing treatment at the heart polyclinic, the majority of whom were 160 (54.4%) women, 140 (47.6%) aged 51-65 years, had high school/vocational high school education. 108 respondents (36.7%), the majority suffered from illness for 1-5 years, 182 respondents (61.9%) and the New York Heart Association  classification in patients with heart failure, the majority of NYHA II, were 150 respondents (51.0%). The level of family support for heart failure patients undergoing treatment in the good category was 269 (91.5%), and the level of motivation was 147 (50.0%). For people with heart failure, it is hoped that they will have the motivation to take treatment that improves and is supported by the family so that it does not become a burden but can provide and increase knowledge through education to increase motivation for treatment.Keywords: Family Support, Heart Failure, Treatment motivation
PENERAPAN HIPEROKSIGENASI SEBAGAI EVIDENCE BASED NURSING UNTUK MENINGKATKAN SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN KRITIS YANG TERPASANG ENDOTRACHEAL TUBE Ana Oktarisa; Beti Kristinawati; Kurniasari
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v2i2.57

Abstract

Pada proses dilakukan suction tidak hanya lendir yang terhisap, suplai oksigen yang masuk ke saluran pernafasan juga ikut terhisap, sehingga memungkinkan untuk terjadi hipoksemia sesaat yang ditandai dengan penurunan saturasi oksigen (SpO2). Hiperoksigenasi adalah teknik terbaik untuk menghindari hipoksemia akibat suction. Penerapan hasil penelitian hiperoksigenasi sebelum dan setelah dilakukan endotracheal suctioning diterapkan pada pasien kritis untuk mencegah hipoksemia dan meningkatkan saturasi oksigen sebelum dan setelah dilakukan suction. Analisis masalah terlebih dahulu dilakukan dengan menganalisis situasi ruangan dan pasien kemudian mengumpulkan jurnal penelitian tentang hiperoksigenasi pada pasien yang terpasang endotracheal tube dan dilakukan intervensi suction. Penerapan aplikasi jurnal dilakukan di ruang Intensive Care Unit pada 7 responden dan dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Hiperoksigenasi dengan ventilator mekanik dilakukan 2 menit sebelum dan setelah dilakukan Endotracheal Suctioning pada pasien yang terjadi penumpukan sekret. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi yang terdiri dari Respiratory Rate, Heart Rate dan Saturasi Oksigen (SpO2). Hiperoksigenasi secara efektif meningkatkan status oksigenasi serta mencegah dan menurunkan angka kejadian hipoksemia pada 7 responden yang telah diterapkan intervensi hiperoksigenasi sebelum dan setelah dilakukan tindakan Endotracheal Suctioning. Hiperoksigenasi yang telah diterapkan dapat memberikan dampak sebagai pencegahan dan menurunkan angka kejadian hipoksemia pasca dilakukan suction. Penerapan aplikasi jurnal hiperoksigenasi sebagai evidence based nursing untuk meningkatkan saturasi oksigen pada pasien kritis yang terpasang endotracheal tube efektif meningkatkan saturasi Oksigen sehingga dapat menurunkan angka kejadian hipoksemia.
Implementasi Mobilisasi Dini pada Pasien Kritis untuk Mempertahankan Stabilisasi Hemodinamik: Studi Kasus Muhammad Farid; Beti Kristinawati; Fatma Dhian
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan: Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v16i1.1475

Abstract

Parameter hemodinamik merupakan kriteria penting untuk diagnosis dan penatalaksanaan yang akurat pada pasien sakit kritis. Parameter hemodinamik utama meliputi detak jantung, tekanan darah, laju pernapasan, saturasi oksigen, dan pemantauan tekanan vena sentral. Mobilisasi dini merupakan terapi tahap awal dan intensifikasi rehabilitasi fisik yang diberikan kepada pasien dengan penyakit kritis, yang dimulai dalam dua sampai lima hari di awal perawatan di ruang perawatan intensif.untuk melaporkan implementasi moilisasi dini yang dilakukan pada pasien kritis untuk mempertahankan stabilitas hemodinamik. mengimplementasikan hasil penelitian mobilisasi dini , pre dan post intervensi dijadikan metode penilaian terhadap hasil implementasi. sampel dalam studi ini seorang wanita yeng mengalami penurunan kesadaran dan terpasang ventilator mekanik. pasien diberikan mobilisasi selama 15 menit setiap hari dalam 3 hari perawatan kondisi tanda vital pasien menjadi lebih stabil secara bertahap setelah diberikan terapi mobilisasi dini selama 3 hari dengan rata-rata tekanan darah 119/68 mmHg, Nadi 104 x/menit, Suhu 37.0 0C dan Saturasi 97 % dan pasien dapat di pindah ke ruang perawatan biasa  Kesimpulan : terapi mobilisasi dini dapat membantu dalam mempertahankan stabilisasi kondisi pada pasien yang di rawat di ruang perawatan kritis.
Model "PrOMiSe" untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Kemampuan Perawatan Diri Pasien Gagal Jantung Kongestif Beti Kristinawati; Ardhu Rizkiawan; Nyofan Mardana
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan: Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v16i1.1518

Abstract

Prevalensi pasien gagal jantung yang menjalani rawat inap meningkat setiap tahun. Perawatan keperawatan berbasis bukti diperlukan untuk meningkatkan kemampuan pasien dalam merawat diri dan mengurangi insiden re-hospitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan hasil penelitian pendidikan kesehatan terintegrasi dengan konseling dalam bentuk Model "PrOMiSe". Penelitian ini menggunakan metode penerapan keperawatan berbasis bukti dengan menganalisis masalah berdasarkan PICO. Pencarian literatur dilakukan melalui beberapa database, termasuk Cinahl, Proquest, Ebsco, dan science direct dengan kata kunci yaitu pendidikan perawat, gagal jantung kongestif, intervensi perawat, pengetahuan, perilaku merawat diri. Intervensi dilakukan pada sepuluh responden selama enam minggu. Hasil aplikasi menunjukkan bahwa indeks pengetahuan rata-rata dan indeks perawatan diri mengalami perbedaan yang signifikan setelah menerapkan model tersebut. Kesimpulannya, penerapan Model "PrOMiSe" pada pasien gagal jantung memiliki efek peningkatan pengetahuan dan kemampuan merawat diri sehingga berdampak pada peningkatan status kesehatan dan mengurangi peluang re-hospitalisasi.  
Deteksi Dini Resiko Penyakit Jantung Pada Penyandang Diabetes Melitus Dan Hipertensi Beti Kristinawati; Ardito Dicky Pilang Gusbriananda; Rafi Abrar Pratama
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v6i2.2028

Abstract

Peningkatan jumlah kasus kejadian penyakit jantung disebakan karena adanya faktor resiko. Pendidikan kesehatan dan deteksi dini merupakah sebuah upaya untuk pencegahan faktor resiko. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan mendeteksi dini kesehatan masyarakat yang beresiko terjadi penyakit jantung. Metode kegiatan pengabdian ini berupa pendidikan kesehatan dan pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan pada tanggal 1 Juni 2023 di Desa Bangak, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, dengan 96 peserta yang menyandang diabetes melitus dan hipertensi. Penilaian tingkat pengetahuan dilakukan melalui pre dan post test. Hasil mengindikasikan bahwa terjadi peningkatan skor pada tingkat pengetahuan yaitu dengan nilai 74,00. Maka, dapat disimpulkan bahwa memberikan pendidikan kesehatan dapat meningkatkan wawasan masyarakat tentang resiko penyakit jantung pada penyandang diabetes melitus dan hipertensi.
Penerapan Evidance Base Nursing Intermittent Feeding untuk Menurunkan Volume Residu Lambung Pasien Kritis Army Reza Mutias; Beti Kristinawati; Nur Widayati
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkep.v16i1.1869

Abstract

Pasien dalam kondisi kritis dengan kondisi tubuh yang lemah, bedrest dan kegagalan multiorgan mengalami penurunan motilitas lambung yang menyebabkan proses pengosongan lambung terhambat sehingga terjadi peningkatan volume residu lambung. Tujuan dari penerapan evidence base nursing ini adalah untuk menurunkan volume residu lambung pada pasien kritis dengan pemberian interitttent feeding. Penerapan evidence base nursing ini dilakukan pada 7 sampel yang dipilih  dengan teknik purposive. Sampel yang dipilih telah memenuhi kriteria yang ditetapkan. Intermittent feeding dilakukan selama satu hari sebanyak 5 kali sesuai jam makan rumah sakit dengan jumlah nutrisi yang diberikan adalah 200 cc selama 1 jam setiap pemberian. Sebelum dan setelah pemberian intermittent feeding dilakukan aspirasi cairan lambung terlebih dahulu untuk mengevaluasi volume cairan lambung. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi volume residu lambung untuk mengetahui perubahan volume residu lambung sebelum dan setelah intervensi dilakukan. Hasil evidence base nursing ini menunjukkan bahwa dari 7 pasien yang diberikan intermittent feeding, semua pasien mengalami penurunan volume residu lambung. Intermittent feeding efektif menurunkan volume residu lambung. Sehingga diharapkan dapat diterapkan pada pasien yang menerima nutrisi enteral via nasogastrik dan beresiko mengalami penurunan motilitas lambung.
Self-Efficacy For Quality of Life For Ischemic Heart Disease Patients: A Systematic Review Beti Kristinawati; Fahrun Nur Rosyid; Ardhu Rizkiawan; Bintang Viga Handika; Nyofan Wahyu Mardana
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No 1: March 2023
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.718 KB) | DOI: 10.30604/jika.v8i1.1559

Abstract

Self-Efficacy is a variable that can influence Quality of Life (QoL). Individuals with high self-efficacy will be self-motivated and confident in their ability to engage in healthy lifestyle habits that lower potential risks for ischemic heart disease. This systematic review proposed to assess the research results on how self-efficacy impacts patients' ischemic heart disease (IHD) quality of life. This Systematic Review was conducted on seven articles found in databases online from PubMed, ScienceDirect, Proquest, Scopus, Crossref, Springer, and Google Scholar. Good self-efficacy shows better healthy behavior when compared to respondents with low self-efficacy. Patients with high self-efficacy will adopt healthy behavior patterns, and their quality of life will also be satisfactory. Self-efficacy preservation increases the quality of life of heart disease patients, especially those with conditions that require lengthy therapy, such as ischemic heart disease. The findings contribute to a thorough understanding of the influences of self-efficacy and have implications for enhancing elderly cardiac patients' quality of life.Abstrak: Efikasi Diri merupakan variabel yang dapat mempengaruhi Quality of Life (QoL). Individu dengan efikasi diri yang tinggi akan memiliki motivasi diri dan percaya diri dalam kemampuannya untuk melakukan kebiasaan gaya hidup sehat yang menurunkan potensi risiko penyakit jantung iskemik. Tinjauan sistematis ini diusulkan untuk menilai hasil penelitian tentang bagaimana efikasi diri berdampak pada kualitas hidup pasien penyakit jantung iskemik. Tinjauan Sistematis ini dilakukan pada tujuh artikel yang ditemukan di database online dari PubMed, ScienceDirect, Proquest, Scopus, Crossref, Springer, dan Google Scholar. Self-efficacy yang baik menunjukkan perilaku sehat yang lebih baik jika dibandingkan dengan responden dengan self-efficacy yang rendah. Pasien dengan efikasi diri yang tinggi akan mengadopsi pola perilaku yang sehat, dan kualitas hidupnya juga akan memuaskan. Pelestarian efikasi diri meningkatkan kualitas hidup pasien penyakit jantung, terutama yang memiliki kondisi yang memerlukan terapi jangka panjang, seperti penyakit jantung iskemik. Temuan ini berkontribusi pada pemahaman menyeluruh tentang pengaruh efikasi diri dan memiliki implikasi untuk meningkatkan kualitas hidup pasien jantung lanjut usia.
Dampak Masalah Psikologis Terhadap Kualitas Hidup Pasien Gagal Jantung: Systematic Review Arifudin, Navian Fauzi; Kristinawati, Beti
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagal Jantung dikenal juga dengan Heart Failure atau Cardiac Failure, merupakan peyakit kronis yang prevalensinya meningkat setiap tahun. Gagal jantung mengakibatkan tingginya angka mortalitas, morbiditas, selain itu berdampak secara finansial terutama pada pasien lanjut usia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi, merangkum dan menganalisis dampak masalah psikologis pada pasien gagal jantung terhadap kualitas hidup. Metode penelitian yang digunakan adalah systematic review. Literature dicari dari database Scopus dan Science Direct pada bulan November–Desember 2022. Sejumlah 1.083 artikel diperoleh dalam pencarian. Proses seleksi dilakukan melalui tahapan seleksi duplikasi, judul, abstrak dan kata kunci dilanjutkan seleksi pada fulltext. Hasil seleksi diperoleh 8 artikel memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Telaah kritis dilakukan menggunakan alat dari Joanna Briggs Institute untuk desain Cross Secional. Pelaporan review menggunakan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses/ PRISMA. Hasil analisis diperoleh 6 artikel yang menyatakan bahwa masalah psikologis berdampak besar pada kualitas hidup pasien gagal jantung. Masalah psikoligis yang dialami pasien gagal jantung meliputi kecemasan dan depresi, selain itu masalah tersebut berdampak signifikan terhadap kualitas hidup pasien gagal jantung.
Gambaran Penerapan Perawatan Gagal Jantung Berfokus Pada Pasien Amilatusholiha, Dina; Kristinawati, Beti
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagal jantung menjadi penyumbang tingginya angka morbiditas dan mortalitas akibat penyakit kronis di dunia. Kondisi ini diakibatkan salah satunya karena manajemen perawatan diri yang rendah sebab penurunan fungsional tubuh pasien. Tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam membantu perawatan diri pasien selama di rumah sakit dan mempersiapkan perawatan di rumah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran implementasi perawatan berfokus pada pasien gagal jantung dari perspektif pasien. Metode penelitian kuantitatif deskriptif survei dipilih dalam penelitian ini. Sejumlah 294 pasien gagal jantung yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan dilibatkan dalam penelitian ini. Hasil didapatkan bahwa perawatan berfokus pada pasien gagal jantung dinilai dari sudut pandang pasien telah diterapkan dengan baik oleh tenaga kesehatan, dengan hasil analisis diperoleh nilai rata-rata sebesar 78.24.
Co-Authors Ade Fauzan Ahmad Fadhlur Rahman Amilatusholiha, Dina Ammar, Naufal Ana Dwi Iriani Ana Dwi Irianti Ana Oktarisa Anam, Muhtarul Ananda, Ira Ayu Andi Kurniawan Andini Rahma Nidaul Izza Anggraheni, Astantika Afri Annisa Muryadewi Annisa, Safira Bela Antika, Febrianti Nur Ardhia Putri Pramesti Ardhu Rizkiawan Ardhu Rizkiawan Ardhu Rizkiawan Ardhu Rizkiawan Ardito Dicky Pilang Gusbriananda Arditya Kurniawan Arif Widodo Arifudin, Navian Fauzi Arina Maliya Army Reza Mutias Aryani, Annisa Dini Aura Rahmatika Galuh Putrianti Avrielya, Dinda Azizah, Adelia Nurul Azizah, Lina Wati Nur Belete, Alemayehu Berhanu Bintang Viga Handika Carissa, Bella Damayanti, Shafira Eka Danur Kusuma Arini Putri Daviq Bagus S Diah Ayu Kurnia Dian Hudiawati Dian Hudiyawati Dimas Ria Angga Pribadi Dyaz Surya Ananta Dyaz Surya Anata Eka Devi Permatasari Ekan Faozi Enita Dewi Estu Werdani, Kusuma Fadhila, Aisyah Nur Fadhila, Rizky Amin Nur Fahrun Nur Rosyid Fahrun Nur Rosyid Fahrun Nur Rosyid Fahrun Nur Rosyid Fahrun Nur Rosyid Faizah Betty Rahayuningsih Faristiyana, Nadia Ilhaq Aulia Fatma Dhian Fauzi, Ekan Fauziah, Alfirda Retno Luluk Firyal Tsamarah Salsabila Guntur Nurcahyanto Hakim, Rayhan Nur Handika, Bintang Viga Hardiyana, Mayang Tri Haris Joko Prasetyo Hartono, Susilo Herliani, Vevi Hery Widijanto Hudiawati, Dian Ika Nur Azizah Iriani, Ana Dwi Itsnaani Rahmadita Nur Latiifah Itsnaani Rahmadita Nur Latiifah Itsnaani Rahmadita Nur Latiifah Jannah, Zulfa Fairuz Jiheny Siska Pratiwi Karnianti, Retti Kartinah Kartinah, Kartinah Khasanah, Riska Nurul Khoirun Nisak KHOIRUN NISAK Khujun, Nuzula Syifaul Kristini, Puji Kurniasari Kurniasari Kurniasari Kurniawan, Arditya Laila Shofiya Lamini, Tutik Latifah, Oktaviana Nur Latiifah, Itsnaani Rahmadita Nur Lilik Subagiyo Utomo Lilik Subagiyo Utomo Lusi Runtuwene Maharani, Mahrunnisa Syahratudar Mardana, Nyofan Wahyu Maulida , Aurani Faradila Dwi Muhammad Farid Muhtarul Anam Mustofa, Sidqon Mus’ab Ridho Syafii Muthohharoh, Nurhidayah Nanda Tia Adila Nasichah, Siti Nur Alfiyatin Navian Fauzi Arifudin Nimas Citra Nur Baety Nove Wiand Dwi Wijayanti Nove Wiand Dwi Wijayanti Nur Widayati Nur Widayati Nur Widayati Nur Widayati Nurlaila Fitriani Nyofan Mardana Nyofan Wahyu Mardana Nyofan Wahyu Mardana Nyofan Wahyu Mardana Nyofan Wahyu Mardana Oktaviani, Rurun Nisa Patria Asda, Patria Permatasari, Eka Devi Pitasari, Sinta Pramesti, Ardhia Putri Pramesti, Diah Endah Prameswari, Shafa Textona Pratama , Rafi Abrar Pratama, Rafi Abrar Prayuni, Elita Trinanti Putri Intan Miladiana Putri Nurfitriani Putri, Danur Kusuma Arini Rafi Abrar Pratama Rafi Abrar Pratama Rafi Abrar Pratama Rahmadani, Hanifa Eka Rahmawati, Zulia Siti Restinavia, Nyimas Arsilla Rezania Asyfiradayati Riska Nurul Khasanah Riska Nurul Khasanah Riska Nurul Khasanah Rizkiawan, Ardhu Rohmah, Dini Nur Runtuwene, Lusi S Supratman S, Daviq Bagus S. Sugiharto Sari, Adjeng Pradita Sari, Mia Yuliana Permata Sari, Sheli Duwita Sejati, Ilham Kukuh Setiowati, Tutut Shafira Eka Damayanti Sidqon Mustofa Siti Arifah Siti Rahmawati Siti Rahmawati Siti Rahmawati Sri Rahayu SRI RAHAYU Sugiyarti Sulastri Sulastri Syafriati, Ani Thia Wulan Dinasti Tofik Hidayat Tofik Hidayat Vevi Herliani Violeta Yuman Tanaya Wahyu Rahmawati Wardani, Prahasti Anggun Kusuma Widodo Widodo Wijayanti, Nove Wiand Dwi Wita Oktaviana Wiyoga, Aryasatya Cahya Wulan Sari Yohanes Agoes Passo Marey Yolan Tamelia Yuli Wahyu Utami