p-Index From 2021 - 2026
9.706
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Nurse Media Journal of Nursing LINK Jurnal NERS Jendela Nursing Journal (JNJ) Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Jurnal Keperawatan Silampari Jurnal Kesehatan Holistic Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia (Indonesian Nursing Scientific Journal) CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Media Keperawatan Indonesia Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik Faletehan Health Journal Jurnal Kesehatan Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Health Information : Jurnal Penelitian J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Journal of Community Empowerment for Health Jurnal Ners Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Science Midwifery Indonesian Journal of Global Health research Avicenna : Journal of Health Research Nusantara Science and Technology Proceedings Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan kesehatan Indonesia Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Epidemiology and Society Health Review (ESHR) MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Jurnal EMPATI (Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti) Journal of Health Research Science Jurnal Keperawatan Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Prosiding University Research Colloquium Journal of Public Health Concerns Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Jurnal Keperawatan Keperawatan Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Holistik Jurnal Kesehatan Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Jurnal Berkawan
Claim Missing Document
Check
Articles

HEART SCORE SEBAGAI ASSESMENT PADA PASIEN DENGAN CHEST PAIN DI INSTALASI GAWAT DARURAT Mus’ab Ridho Syafii; Beti Kristinawati
Avicenna : Journal of Health Research Vol 3, No 1 (2020): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.496 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v3i1.342

Abstract

Latar Belakang : Pasien yang mengalami nyeri dada sebagai indikasi syndrome koroner akut umumnya memiliki ciri khas, tetapi terkadang terdapat keluhan nyeri dada unspecific. Heart score merupakan alat pengkajian untuk mengidentifikasi pasien berdasarkan klasifikasi resiko rendah, resiko menengah, dan resiko tinggi. Tujuan : Evidence Based Nursing bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan heart score pada pasien dengan chest pain di Instalasi Gawat Darurat. Metode : Pencarian literature digunakan untuk menyusun matrix jurnal yang akan diterapkan sesuai topik Heart score sebagai tools pengkajian pada pasien dengan chest pain. Intervensi assessment dilakukan pada pasien yang datang ke IGD RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo. Sampel diambil menggunakan metode purposive sampling, kemudian hasil diinterpretasikan klasifikasi skor. Hasil : Hasil menunjukkan 2 pasien (25%) diklasifikasikan skor 0-3 dengan resiko rendah. Terdapat 5 pasien (62.5.%) diklasifikasikan skor 4-6 dengan resiko sedang. Sedangkan pada 1 pasien (12.5%) dengan resiko tinggi, pasien langsung mendapatkan perawatan intensive dan dikonsultasikan ke bagian kardiologi. Simpulan: Penggunaan Heart score memberikan manfaat dalam membantu mengklasifikasikan pasien berdasarkan resiko sehingga dapat membantu keputusan klinis yang tepat sesuai indikasi.
Reducing Sleep Disturbance by Using Slow Deep Breathing and Dhikr in Cancer Patients During Chemotherapy Fahrun Nur Rosyid; Beti Kristinawati; Nurlaila Fitriani; Sugiyarti; Ahmad Fadhlur Rahman
Nusantara Science and Technology Proceedings Federation of Islamic Medical Associations
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/nstp.2022.2207

Abstract

This study aims to investigate the effects of slow deep breathing (SDP) and dhikr on sleep disturbance in cancer patients during chemotherapy. This study used a Quasi-experiment design. A total of 44 cancer patients experiencing chemotherapy who met the inclusion criteria were divided into 2 groups of 22 patients. The treatment group practiced SDB and dhikr, while the control group practiced normal breathing. This intervention was performed for 30 minutes and repeated for 3 cycles of chemotherapy. Furthermore, sleep disturbance is measured by the Pittsburgh Sleep Quality Index sheet. The data is analyzed using the Paired t-test, independent t-test, and Chi-square test with a significance limit of p <0.05. The result after 3 treatment cycles, sleep disturbances decreased in the treatment group from 7.64 ± 2.19 to 6.73 ± 1.78 or decreased by 0.91 ± 1.54, but in the control group, there was an increase from 5.00 ± 1 .90 to 5.18 ± 1.99 or an increase of 0.18 ± 0.85. The analysis results of SDP and dhikr effect on sleep disturbance in cancer patients during chemotherapy is significant (p=0.010). This study concludes SDB, and Dhikr can reduce sleep disturbance in cancer patients during chemotherapy.
Peningkatan Pengetahuan dan Upaya Pencegahan Diabetes Melitus Melalui Pendidikan Kesehatan Fahrun Nur Rosyid; Dian Hudiawati; Beti Kristinawati
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2: 2019
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v7i2.1453

Abstract

Oral Hygiene dalam Pencegahan Ventilator-Associated Pneumonia pada Pasien Kritis: Literature Review Yuli Wahyu Utami; Beti Kristinawati
Faletehan Health Journal Vol 9 No 02 (2022): Faletehan Health Journal, July 2022
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v9i02.174

Abstract

Ventilator-associated pneumonia (VAP) can occur in critically ill patients undergoing mechanically ventilated 48 hours after intubation. The incidence of VAP can be prevented by performing a VAP bundle, one of which is by performing oral hygiene using antiseptic ingredients that are effective killing germs. The literature review aims to analyze materials that are effective in performing oral hygiene. A total of 25 articles from 1728 articles were selected in the review. Systematic reviews were carried out using the Preferred Reporting Items for Systematic reviews and Meta-Analyses (PRISMA) reporting technique. Article searches were carried out through the online databases of Pubmed, Scientdirect, and Google Scholar. Articles are limited by type and year (last 10 years), but not by language. The results of the review show that the ingredients used for oral hygiene and proven effective in preventing VAP are ingredients that contain antibacterial and antiseptic. The conclusion of this literature review is that oral hygiene using ingredients that can suppress growth and kill bacteria is proven to prevent the occurrence of VAP.
Aplikasi Massage Olive Oil untuk Mencegah Dekubitus pada Pasien Kritis di Ruang Intensive Care Unit Rumah Sakit Umum Pusat dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten Khoirun Nisak; Beti Kristinawati; Nur Widayati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.898 KB)

Abstract

Latar belakang: pasien kritis yang dirawat di Ruang Intensive Care Unit (ICU) dengan penurunan kesadaran dan bedrest total beresiko mengalami dekubitus. Penerapan hasil penelitian massage menggunakan olive oil ini bertujuan untuk mencegah terjadinya dekubitus pada pasien kritis yang dirawat di Ruang ICU. Metode: analisis masalah dilakukan untuk mendapatkan informasi tentang efektifitas massage menggunakan olive oil untuk mencegah terjadinya dekubitus. Intervensi massage menggunakan olive oil dilakukan pada 12 orang pasien kritis yang dirawat di ruang ICU dan dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Tindakan massage menggunakan olive oil dilakukan satu kali sehari selama 5 hari dan selanjutnya dilakukan evaluasi. Instrumen yang digunakan yaitu GCS (Glasgow Coma Scale) untuk mengukur tingkat kesadaran pasien dan skala Braden untuk penilaian luka baring/decubitus. Hasil: 12 pasien yang dilakukan massage menggunakan olive oil menunjukkan hasil p-value 0,04 (<0,05) yang berarti bahwa massage olive oil signifikan dalam mencegah dekubitus. Diskusi: olive oil yang diaplikasikan pada kulit dengan cara massage dapat memberikan dampak meningkatkan aliran darah, merilekskan jaringan kulit, menjaga kelembaban kulit dan sebagai anti inflamasi. Kesimpulan: penerapan aplikasi jurnal massage olive oil yang dilakukan pada pasien kritis dengan bedrest total di ruang ICU memberikan manfaat mencegah dekubitus, sehingga dapat menurunkan peluang terjadinya dekubitus dan berdampak menurunkan hari perawatan pasien di ICU.
Hubungan Pelaksanaan Edukasi dengan Kemampuan Self Care Management Pasien Gagal Jantung Beti Kristinawati; Riska Nurul Khasanah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.903 KB)

Abstract

Latar belakang: pengetahuan melakukan self management yang tepat dibutuhkan oleh penderita gagal jantung untuk mengoptimalkan kodisi fisik dan psikologi yang menurun akibat kegagalan jantung menjalankan fungsinya memompa darah. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pelaksanaan edukasi yang dilakukan oleh perawat selama pasien menjalani rawat inap dengan kemampuan melakukan self management penderita gagal jantung. Metode: penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain korelasi dilakukan pada 113 penderita gagal jantung yang dipilih berdasarkan kriteria seleksi yang telah ditetapkan. Kemampuan melakukan self management diukur menggunakan instrument Self Care Heart Failure Index (SCHFI). Hasil: uji statistik menggunakan korelation product person didapatkan hasil p-value 0,06; CI 95% dengan koefisiaen kerelasi sebesar 0,257. Diskusi: kemampuan melakukan self management tidak hanya dipengaruhi oleh pengetahuan tetapi dipengaruhi pula oleh faktor lain seperti karakteristik individu, status fungsional, faktor komorbid dan lama menderita gagal jantung. Kesimpulan: Berdasarkkan hasil uji statistik dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang lemah antara pelaksanaan edukasi dengan kemampuan melakukan self management pada penderita gagal jantung.
Aplikasi Foot Massage untuk Menstabilkan Hemodinamik di Ruang Intensive Care Unit Rumah Sakit Umum Pusat dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten Arditya Kurniawan; Beti Kristinawati; Nur Widayati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.417 KB)

Abstract

Latar Belakang: pasien yang dirawat di Ruang Intensive Care Unit (ICU) dengan kondisi kritis yang mengalami hemodinamik yang tidak stabil ditandai dengan peningkatan MAP (Mean Arterial Pressures), Heart Rate (HR), Respiratory Rate (RR), serta penurunan saturasi oksigen (SPO2). Penerapan hasil penelitian foot massage ini bertujuan untuk menstabilkan hemodinamik selama pasien dirawat di Ruang ICU. Metode: analisis masalah dilakukan untuk mendapatkan informasi tentang efektifitas dalam pemberian foot massage untuk menstabilkan hemodinamik. Intervensi foot massage dilakukan pada 10 orang pasien kritis yang dirawat di Ruang ICU dan dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Tindakan foot massage dilakukan selama 20-30 menit dan selanjutnya dilakukan evaluasi. Alat ukur yang digunakan yaitu lembar observasi untuk melihat perubahan hemodinamik pada bed side monitor pasien. Hasil: sepuluh pasien yang dilakukan foot massage menunjukkan hasil p-value 0,001 (<0,05) pada RR; 0,000 (<0,05) pada HR; 0,004 (<0,05) pada MAP; 0,591 (>0,05) pada SPO2 yang berarti bahwa signifikan pada hemodinamik non invasif pada pasien yaitu pada HR, RR, dan MAP, akan tetapi tidak adanya perubahan yang signifikan pada SPO2. Diskusi: foot massage yang diaplikasikan pada pasien dengan ketidakstabilan hemodinamik dapat memberikan dampak meningkatkan sirkulasi, vasodilatasi arteri, mengurangi ketegangan otot, dan memberikan efek relaksasi otot polos. Kesimpulan: penerapan aplikasi jurnal foot massage yang dilakukan pada pasien kritis dengan ketidakstabilan hemodinamik di Ruang ICU memberikan manfaat menstabilkan hemodinamik pada HR, RR, dan MAP, sehingga dapat menurunkan hari perawatan pasien di ICU.
Aplikasi Teknik Pernapasan Buteyko untuk Memperbaiki Pernapasan Diafragma pada Pasien dengan Sesak Napas di Ruang Gawat Darurat Danur Kusuma Arini Putri; Beti Kristinawati; Tofik Hidayat
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.281 KB)

Abstract

Latar Belakang: penyempitan saluran napas yang dialami oleh pasien asma dapat dikurangi dengan melatih control pause. Teknik control pause yang dapat digunakan adalah teknik pernapasan buteyko. Penerapan teknik pernapasan “buteyko” bertujuan untuk memperbaiki pernapasan diaphragma serta memberikan efek relaksasi bagi penderita. Metode: analisis masalah dilakukan untuk menggali informasi tentang efektifitas teknik pernapasan buteyko untuk memperbaiki pernapasan diafragma dan memberi efek relaksasi. Intervensi teknik pernapasan buteyko dilakukan pada 10 orang yang datang ke IGD yang telah dipilih berdasarkan criteria yang telah ditentukan. Pelaksanaan teknik pernapasan buteyko memiliki 3 sesi, yaitu sesi pertama tes bernapas control pause, sesi kedua pernapasan dangkal, sesi ketiga teknik gabungan yang dilakukan sekitar 15 menit. Hasil: hasil yang didapatkan pada penerapan teknik pernapasan buteyko menunjukkan hasil yang signifikan, dibuktikan dengan frekuensi pernapasan pasien menjadi lebih baik. Diskusi: teknik pernapasan buteyko yang dilakukan pada pasien sesak napas pada umumnya dan asma pada khususnya memberikan efek memperbaiki frekuensi pernapasan diafragma dan memberikan efek relaksasi yang menjadikan pasien lebih nyaman Kesimpulan: penerapan teknik pernapasan buteyko yang diaplikasikan pada pasien sesak napas memberikan manfaat memperbaiki pernapasan diafragma serta memberikan efek relaksasi sehingga dapat menurunkan peluang terjadinya sesak berulang.
Efektivitas Penggunaan Earplugs dan Eye Mask pada Pasien di Ruang Intensive Care Unit (ICU): Literatur Review Vevi Herliani; Beti Kristinawati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Mahasiswa Student Paper
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.139 KB)

Abstract

Latar belakang: Stimulasi lingkungan perawatan dan perkembangan penyakit dapat menurunkan kualitas tidur pasien kritis di intensive care unit. Dibutuhkan intervensi keperawatan yang dapat memperbaiki ritme sirkandian secara normal sehingga berdampak pada perbaikan kualitas tidur pasien. Metode: Data base artikel yang direview diperoleh dari Hindiawi, Cochren, dan National Library of Medicine from the USA (Pubmed). Seleksi dalam pemilihan artikel menggunakan Preferred Reporting Item for Systematic Review and Meta-Analyses (PRISMA). Kriteria inklusi yang digunakan adalah artikel berbahasa inggris dan bahasa Indonesia, tahun publikasi 2015 sampai 2020, full text, intervensi earplug dan eye mask untuk meningkatkan kualitas tidur. Kriteria eksklusi adalah hanya abstrak, laporan individu, newsletter, dipublikasikan sebelum 2015 dan artikel yang sama. Hasil: Artikel sejumlah 11 yang telah diseleksi berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan diperoleh hasil bahwa penggunaan intervensi earplugs dan eye mask dapat meningkatkan kualitas tidur pasien. Diskusi: Stimulasi lingkungan di ruang intensive care unit dapat merangkas sekresi melatonin, selain itu kebisingan yang terjadi di ruang perawatan dapat mempengaruhi irama ritme sirkandian sehingga berdampak pada gangguan tidur pada pasien. Saran: Penggunaan earplugs dan eye mask dapat dijadikan salah satu intervensi keperawatan untuk meningkatan kualitas tidur di ruang intensive care unit.
Manajemen Medis dan Keperawatan untuk Penanganan Peningkatan Tekanan Intrakranial pada Pasien Kritis di Intensive Care Unit Ardhia Putri Pramesti; Beti Kristinawati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Mahasiswa Student Paper
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.25 KB)

Abstract

Peningkatan tekanan intrakranial jika tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan gangguan perfusi cerebral sehingga mengakibatkan cedera pada otak. Dibutuhkan intervensi medis dan keperawatan untuk menangani peningkatan tekanan intrakranial pada pasien kritis untuk mencegah terjadinya keparahan sehingga review artikel ini dilakukan untuk meningkatkan manajamen intervensi medis dan keperawatan dalam menangani perawatan pada pasien dengan peningkatan tekanan intrakranial untuk mencegah terjadinya keparahan yang akan terjadi pada pasien seperti kematian dan cedera otak yang disebabkan oleh edema otak. Pencarian database melalui google schoolar, National Library of Medicine from the USA (PubMed), Banco de Dados de Enfermagem, Latin-American dan Caribbean Literature in Health Science. Artikel yang dipilih diterbitkan antara tahun 2015-2020 serta metode pemilihan literatur artikel mnggunakan seleksi dengan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analyses dan diperoleh sejumlah 12 artikel. Hasil review didapatkan bahwa manajemen medis dan manajemen keperawatan dalam penanganan peningkatan tekanan intrakranial dapat mempertahankan efek penekanan intrakranial serta manajemen keperawatan dalam pemantuan penekanan intrakranial dalam peningkatan kepala serta pemberian intervensi keperawatan dan observasi di samping tempat tidur serta koordinasi dan manajemen di asuhan keperawatan antara lain harus menjadi bagian dari manajemen keperawatan. Hasil manajemen keperawatan yang dilakukan dalam pemberian observasi pasien dengan melihat sekala koma glas gow, pemberian posisi head up 30o, serta pemantuan tanda-tanda vital pasien. Manajemen medis dalam pemberian obat Dexmedetomidine, obat obatan alteplase, dan pemberian midozolam. Manajemen yang dilakukan untuk pasien dengan peningkatan tekanan intrakranial dengan pemberian intervensi medis dan non medis dapat menurunkan/berpengaruh pada kerusakan lebih lanjut dari efek keparahan yang terjadi.
Co-Authors Adindha Puteri Ayu Zahwani Ahmad Fadhlur Rahman Ajeng Dyah Kusumaningrum Alfirda Retno Luluk Fauziah Amalia Sania Qonita Amilatusholiha, Dina Ammar, Naufal Ana Dwi Iriani Ana Dwi Irianti Ana Oktarisa Anam, Muhtarul Ananda, Ira Ayu Ananta, Dyaz Surya Andi Kurniawan Andini Rahma Nidaul Izza Anggitya Widyastuti Anggraheni, Astantika Afri Annisa Muryadewi Annisa, Safira Bela Antika, Febrianti Nur Ardhia Putri Pramesti Ardhu Rizkiawan Ardhu Rizkiawan Ardhu Rizkiawan Ardhu Rizkiawan Ardito Dicky Pilang Gusbriananda Arditya Kurniawan Arif Widodo Arifudin, Navian Fauzi Arina Maliya Army Reza Mutias Aryani, Annisa Dini Aura Rahmatika Galuh Putrianti Aurani Faradila Dwi Maulida Avrielya, Dinda Ayu Anisah Azizah, Adelia Nurul Azizah, Ika Nur Azizah, Lina Wati Nur Baety, Nimas Citra Nur Bela Segar Juniarti Belete, Alemayehu Berhanu Bella Carissa Bintang Viga Handika Damayanti, Shafira Eka Danur Kusuma Arini Putri Daviq Bagus S Diah Ayu Kurnia Dian Hudiawati Dian Hudiyawati Diana Febriani Dimas Ria Angga Pribadi Dinasti, Thia Wulan Dyah Retno Palupi Dyaz Surya Anata Eka Devi Permatasari Ekan Faozi Enita Dewi Estu Werdani, Kusuma Fadhila, Aisyah Nur Fadhila, Rizky Amin Nur Fahrun Nur Rosyid Fahrun Nur Rosyid Fahrun Nur Rosyid Fahrun Nur Rosyid Fahrun Nur Rosyid Faizah Betty Rahayuningsih Fatma Dhian Fauzan, Ade Fauzi Ahmad Yudianto Fauzi, Ekan Firyal Tsamarah Salsabila Fitriana Fatika Khaerani Guntur Nurcahyanto Hakim, Rayhan Nur Handika, Bintang Viga Hardiyana, Mayang Tri Haris Joko Prasetyo Hartono, Susilo Herliani, Vevi Hery Widijanto Hudiawati, Dian Iqbal Maulana Ikhsan Iriani, Ana Dwi Isna Aprilia Itsnaani Rahmadita Nur Latiifah Itsnaani Rahmadita Nur Latiifah Itsnaani Rahmadita Nur Latiifah Jannah, Zulfa Fairuz Karnianti, Retti Kartinah Kartinah, Kartinah Khasanah, Riska Nurul KHOIRUN NISAK Khoirun Nisak Khujun, Nuzula Syifaul Kristini, Puji Kurnia Lutfi Farizqi Kurniasari Kurniasari Kurniasari Kurniawan, Arditya Laila Shofiya Lamini, Tutik Latifah, Oktaviana Nur Latiifah, Itsnaani Rahmadita Nur Layla Bonita Salsabila Lilik Subagiyo Utomo Lilik Subagiyo Utomo Listyani Hidayati Lusi Runtuwene Mahrunnisa Syahratudar Maharani Mardana, Nyofan Wahyu Maya Sukmawati Milan Dwi Winanti Muhammad Farid Muhtarul Anam Mustofa, Sidqon Mus’ab Ridho Syafii Muthohharoh, Nurhidayah Nadia Ilhaq Aulia Faristiyana Nanda Tia Adila Nasichah, Siti Nur Alfiyatin Navian Fauzi Arifudin Nove Wiand Dwi Wijayanti Nove Wiand Dwi Wijayanti Novira Indah Safitri Nur Widayati Nur Widayati Nur Widayati Nur Widayati Nurlaila Fitriani Nurmajid, Hanifa Nyimas Arsilla Restinavia Nyofan Mardana Nyofan Wahyu Mardana Nyofan Wahyu Mardana Nyofan Wahyu Mardana Nyofan Wahyu Mardana Oktaviani, Rurun Nisa Patria Asda, Patria Permatasari, Eka Devi Prahasti Anggun Kusuma Wardani Pramesti, Ardhia Putri Pramesti, Diah Endah Prameswari, Shafa Textona Pratama , Rafi Abrar Pratama, Rafi Abrar Pratiwi, Jiheny Siska Prayuni, Elita Trinanti Putri Intan Miladiana Putri Nurfitriani Putri, Danur Kusuma Arini Rafi Abrar Pratama Rafi Abrar Pratama Rafi Abrar Pratama Rahmadani, Hanifa Eka Rahmawati, Zulia Siti Rezania Asyfiradayati Riska Nurul Khasanah Riska Nurul Khasanah Riska Nurul Khasanah Rizkiawan, Ardhu Rohmah, Dini Nur Runtuwene, Lusi S Supratman S, Daviq Bagus S. Sugiharto Safira Bela Annisa Salma Chintana Putri Sari, Adjeng Pradita Sari, Mia Yuliana Permata Sejati, Ilham Kukuh Setiowati, Tutut Shafira Eka Damayanti Sheli Duwita Sari Sidqon Mustofa Sinta Pitasari Siti Arifah Siti Rahmawati Siti Rahmawati Siti Rahmawati SRI RAHAYU Sri Rahayu Sugiyarti Sukma, Nori Sulastri Sulastri Syafriati, Ani Talitha Eka Maulinda Tamelia, Yolan Titik Setiyowati Tofik Hidayat Tofik Hidayat Vevi Herliani Violeta Yuman Tanaya Wahyu Rahmawati Widodo Widodo Wijayanti, Nove Wiand Dwi Wita Oktaviana Wiyoga, Aryasatya Cahya Wulan Sari Yohanes Agoes Passo Marey Yuli Wahyu Utami Yuli Wahyu Utami Yumnariffa Ulayya Ridwan Zahra Ratnawati Desiana