p-Index From 2021 - 2026
11.758
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Jurnal Keperawatan Silampari Window of Health : Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan Prima Journal of Maternal and Child Health BULETIN AL-RIBAATH Amerta Nutrition Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Jurnal Dunia Kesmas Jurnal Kreativitas PKM Faletehan Health Journal JURNAL MEDIA KESEHATAN Jurnal Bidan Cerdas Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan AVICENNA Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berdaya dan Inovasi Journal of Nursing and Public Health (JNPH) Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kesmas Asclepius Jurnal Kesehatan Primer Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia (JIKSI) MAHESA : Malahayati Health Student Journal Quality : Jurnal Kesehatan Jurnal Pengabdian Mandiri JIMAKUKERTA Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Riset Informasi Kesehatan Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbarukan) Proceeding of Bengkulu International Conference on Health Al-Suaibah Midwifery Journal Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Kesehatan Primer
Claim Missing Document
Check
Articles

PKM MENINGKATKAN KOMSUMSI BUAH DAN SAYUR PADA MASYARAKAT DUSUN I DESA SRI KUNCORO KECAMATAN PONDOK KELAPA KABUPATEN BENGKULU TENGAH Bintang Agustina Pratiwi; Wulan Angraini; Oktarianita Oktarianita; Henni Febriawati; Nopia Wati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jpmbr.v3i1.756

Abstract

Desa Sri Kuncoro tepatnya di dusun 1 Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah Kota  Bengkulu dari 40 KK terdapat 25 KK masyarakat yang tidak mengkomsumsi buah dan sayuran, berbagai dampak yang dapat terjadi jika kurang mengkonsumsi buah dan sayur,seperti mudah terserang penyakit, sering mengalami masalah gusi, obesitas ,kurangnya konsentrasi dan lemas. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan mulai dari tanggal 05 November-26 Desember 2019.  Kegiatan dimulai dari pengumpulan data, analisis, intervensi melalui penyuluhan dan selanjutnya dilakukan menitoring dan evaluasi. Setelah kami kkegiatan edukasi konsumsi buah dan sayuran tesebut, pengetahuan dan pemahaman masyarakat akan pentingnya konsumsi buah dan sayuran menjadi bertambah, dan masyarakat sadar pentingnya konsumsi buah dan sayuran akan kesehataan. Hendaknya masyarakat dusun 1 desa sri kuncoro agar lebih memperhatikan dan sadar akan pentingnya konsumsi buah dan sayur agar terciptanya masyarakat yang sehat
PENINGKATAN PEMAHAMAN WANITA USIA SUBUR (WUS) TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANGGUT ATAS KOTA BENGKULU Riska Yanuarti; Henni Febriawati; Agus Ramon; Wulan Angraini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 4 No. 3 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jpmbr.v4i3.1630

Abstract

Kanker payudara di Indonesia merupakan penyebab kematian nomor dua setelah kanker mulut rahim, kanker payudara banyak menyerang wanita yang telah berumur lebih dari 40 tahun. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Kota Bengkulu menempati urutan kedua kasus tumor/benjolan di area payudara yakni sebanyak 0,61% dari 326 orang WUS yang melakukan pemeriksaan. Wilayah kerja Puskesmas Anggut Atas dipilih sebagai lokasi pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat karena menjadi wilayah dengan jumlah Wanita Usia Subur (WUS) 211 orang dari 1.477 WUS yang cukup banyak melakukan pemeriksaan leher rahim dan payudara. Keadaan ini dapat dijadikan sasaran pencegahan kanker payudara namun ternyata belum ada pernah dilakukan edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat khususnya wanita usia subur tentang pemeriksaan payudara sendiri yang bermanfaat dalam mencegah kanker payudara. Kelompok sasaran adalah wanita usia subur di wilayah kerja Puskesmas Anggut Atas Kota Bengkulu. Kegiatan ini dilakukan dari rumah ke rumah dengan menemui langsung sasaran dengan metode video dan demonstrasi. Metode ini di anggap lebih efektif karena peserta dapat memahami penjelasaan tim melalui media audio visual, yang berisi penjelasan tentang kanker payudara dan cara pemeriksaan payudara sendiri. Untuk mengetahui pemahaman peserta dilakukan pretest dan posttest. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adanya peningkatan pemahaman masyarakat khususnya wanita usia subur tentang pemeriksaan payudara sendiri melalui metode video dan demonstrasi. Kesimpulan wanita ssia subur memiliki keahlian dan kemampuan melakukan pemeriksaan payudara sendiri secara teratur dan mandiri.Kata Kunci: Kanker, Payudara, SADARI
PENINGKATAN PEMAHAMAN WANITA USIA SUBUR (WUS) TENTANG ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ATURAN MUMPO BENGKULU TENGAH Wulan Angraini; Bintang Agustina Pratiwi; Oktarianita Oktarianita; Henni Febriawati; Riska Yanuarti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 4 No. 3 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jpmbr.v4i3.1679

Abstract

ABSTRAK Masih rendahnya pengguna alat/cara Keluarga Berencana (KB) yaitu Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) dibandingkan pengguna alat/cara KB lainnya. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Tengah tahun 2019 jumlah peserta KB aktif 36.644 akseptor. Pengguna suntik 51,3%, pil 9,8%, implant 15,8%, AKDR 10,6%, kontap 2,1% dan kondom 0,4%. AKDR bertujuan menunda kehamilan dalam jangka panjang, menjarangkan kelahiran, mensukseskan program pemerintah dan BKKBN yaitu melahirkan generasi yang berencana sehingga terwujudnya sumber daya manusia yang unggul dan maju. Kabupaten Bengkulu Tengah di Wilayah Kerja Puskesmas Aturan Mumpo menunjukkan pengguna AKDR paling rendah yaitu 2 orang dan tidak ada pengguna kondom. Wilayah kerja Puskesmas Aturan Mumpo dipilih karena pengguna AKDR dan kondom tidak satu orangpun menggunakannya sehingga dipilih sebagai lokasi pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Keadaan ini dapat dijadikan sasaran dalam penggunaan AKDR kurangnya edukasi yang dilakukan oleh pihak Puskesmas.Pengabdian kepada masyarakat bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat khususnya wanita usia subur tentang alat/cara AKDR/IUD, tata cara, kelebihan dan kekurangan dari AKDR/IUD. Kelompok sasaran adalah wanita usia subur di wilayah kerja Puskesmas Aturan Mumpo Kabupaten Bengkulu Tengah. Kegiatan dilakukan dari rumah ke rumah dengan menemui langsung sasaran dengan metode video dan leaflet. Metode ini di anggap lebih efektif karena peserta dapat memahami penjelasaan tim melalui media audio visual dan leaflet, yang berisi penjelasan tentang AKDR/IUD, kelebihan dan kekurangannya. Untuk mengetahui pemahaman peserta dilakukan pretest dan posttest. Hasil dari kegiatan pengabdian adanya peningkatan pemahaman wanita usia subur terkaitpenggunaan AKDR/IUD sendiri melalui metode video dan leaflet. Kesimpulan wanita usia subur memiliki pemahaman terkait kelebihan dan kekurangan AKDR/IUD.Kata Kunci : AKDR, Audiovisual, Edukasi, WUS
Pendidikan Kesehatan Dan Pelatihan Tanggap Bencana Gempa Pada Guru Dan Siswa Di SMKS 9 Kota Bengkulu Henni Febriawati; Wulan Angraini; Andri Kusuma Wijaya; Andri Sartika; Oktarianita Oktarianita; Sarkawi Sarkawi
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 6, No 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v6i1.3736

Abstract

Kota Bengkulu merupakan daerah rawan terhadap bencana alam gempa bumi. Januari hingga Februari 2020 tercatat 168 kali gempa mengguncang Provinsi Bengkulu. Pendidikan dan pelatihan mitigasi merupakan langkah antisipasi yang perlu disiapkan bagi masyarakat di Kota Bengkulu, terutama pada anak sekolah, sebab anak- anak merupakan kelompok rentan dan paling berisiko terkena dampak bencana. dikarenakan keterbatasan pemahaman terhadap risiko yang ada di sekitar mereka. SMKS 9 Muhammadiyah Kota Bengkulu  berada pada wilayah rawan bencana yaitu kelurahan Kebun Kenanga degan jarak ± 2 KM dari bibir pantai. Dengan keadaan tersebut seharusnya dijadikan sebagai salah satu Pilot Project sekolah yang disiagakan dalam menghadapi keadaan bencana di kota Bengkulu, namun SMKS 9 Muhammadiyah Kota Bengkulu ini belum pernah mendapatkan pelatihan apapun dari pihak manapun. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat di SMKS 9 Muhammadiyah Bengkulu menggunakan metode observasi, pendidikan dan pelatihan. Observasi dilakukan menentukan titik-titik pemasangan tanda-tanda jalur evakuasi dan titik berkumpul sementara, pendidikan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa di sekolah dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD)/Cardio Pulmonary Resuscitation (CPR) serta perawatan luka sederhana kepada korban bencana gempa bumi. Setelah dilakukan pengabdian masyarakat, adanya peningkatan pemahaman, pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa dan guru SMKS 9 Muhammadiyah Bengkulu dalam menghadapi bencana gempa di sekolah.
Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Pernikahan Usia Dini Erni Riany; Riska Yanuarti; Bintang Agustina Pratiwi; Wulan Angraini
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 2 No 2 (2020): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v2i2.1631

Abstract

This study aims to determine the factors that influence early marriage in Air Rami District, Mukomuko Regency. This research method is a quantitative study with a cross-sectional study approach. The results showed that the factors that influence early marriage in Air Rami District, Mukomuko Regency include knowledge (p = 0.000), attitude (p = 0.004), parents' income (p = 0.001), exposure to information media (p = 0.901), the influence of peers (p = 0.569), the role of parents (p = 0.000), the number of family members (p = 0.039), while the factor that did not affect early marriage in Air Rami District, Mukomuko Regency was exposure to information media (p = 0.901), peer influence (p = 0.569), and culture (p = 0.104). In conclusion, there is an influence between knowledge, attitudes, parents' income, parents' role, and family members in early marriage. Meanwhile, what did not affect early marriage was exposure to information media, peer influence, culture. Keywords: Marriage, Early Age
Analisis Manajemen Bencana Gempa di Rumah Sakit Umum Daerah DR. M. Yunus Kota Bengkulu Henni Febriawati; Wulan Angraini; Sri Ekowati; Dwi Astuti
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Mayarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.617 KB)

Abstract

Latar Belakang: Letak Kota Bengkulu berada pada pertemuan lempeng tektonik Samudera Hindia dan lempeng tektonik Asia menyebabkan kota ini rawan bencana gempa dan tsunami. Gempa bumi sering kali melanda Bengkulu. Pada tanggal 4 Juni 2000 gempa bumi dengan kekuatan 8 skala Richter menimbulkan bencana paling besar di Bengkulu. Berdasarkan catatan sejarah, bencana gempa juga pernah terjadi pada tahun 1833,1914, 1940, 1980, 2007 (61 kali). Gempa bumi biasanya berlangsung sangat cepat Sebelum kita sempat berpikiran tindakan yang harus dilakukan untuk menyelamatkan diri, boleh jadi gempa bumi sudah berhenti. Karenanya Rumah Sakit Dr M Yunus Bengkulu perlu persiapan dalam menghadapi gempa bumi, dan langkah-langkah yang harus diambil saat gempa itu terjadi, harus dipersiapkan sejak dini dan sangat penting untuk mencegah terjadinya kematian, kecacatan dan kejadian penyakit. Tujuan penelitian untuk mengetahui manajemen bencana di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu dalam menghadapi gempa.Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk menganalisis keadaan secara objektif mengenai manajemen bencana di rumah sakit RSUD Dr. M. Yunus dalam menghadapi bencana alam gempa. Informan penelitian ini adalah Tim Penanggulangan bencana, petugas jaga, petugas farmasi, dokter jaga dan perawat jaga, disertai pengamatan langsung kelapangan.Hasil Penelitian: RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu belum sepenuhnya menjalankan tahapan manajemen bencana, mulai dari pencegahan dan mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, pemulihan dan pembangunan. Tidak adanya catatan praktik yang terdokumentasi, tidak memiliki lapangan rumah sakit yang layak, dan masih kurangnya penanganan bencana terhadap kelompok rentan, belum memiliki sistem peringatan dini, masih kurangnya tanda jalur evakuasi korban. Kesimpulan: RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu belum aman dan siaga jika terjadinya bencana gempa.
Pemeriksaan Kesehatan Lansia pada Era Pandemik Covid-19 di Panti Sosial Tresna Werdha Provinsi Bengkulu Liza Fitri Lina; Larra Fredrika; Wulan Angraini
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Juli - September
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.131 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v3i3.1030

Abstract

The level of public health in Indonesia, especially the community is still relatively low, including the community or residents of the Wedha social tresna home, this is because there are still obstacles to carrying out physical health checks that are not strong enough, difficult access to health services. The purpose of this activity is to treat sick residents of the orphanage with curative therapy and can slightly reduce the cost of treatment for the residents of the orphanage. The method used to solve these health problems is to conduct a health examination and provide treatment. This is certainly inseparable from the demands and needs needed by the community, especially the residents of the orphanage. From the free health checks provided, many participated, especially the residents of the orphanage, both the elderly and nursing home staff, there were 57 people who had been given health checks, both cholesterol and blood sugar tests, with the results of an examination for cholesterol of 15.7% which had a score of 15.7%. which is not normal, 10.52% for blood sugar and 33.33% for uric acid. From the health checks carried out, many elderly people were able to take part in the activities, although there were also some that had to be done at their respective guesthouses, due to the limitations of the elderly to walk to the hall where the health checks were carried out. ABSTRAK Derajat kesehatan masyarakat  di Indonesia terutama masyarakat  masih tergolong rendah termasuk masyarakat atau penghuni panti sosial tresna Wedha, Hal tersebut diakibatkan karena masih adanya kendala lansia untuk melakukan pemeriksaan kesehatan kendala fisik yang kurang kuat, sulitnya akses terhadap pelayanan kesehatan. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk mengobati warga panti yang sakit dengan terapi kuratif dan dapat sedikit meringankan biaya pengobatan warga panti. Metode yang digunakan untuk memecahkan permasalahan kesehatan tersebut adalah dengan mengadakan pemeriksaan kesehatan serta memberi pengobatan. Hal ini tentu tidak terlepas dari permintaan dan kebutuhan yang diperlukan di masyarakat khususnya warga panti. Dari kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang diberikan, banyak yang mengikuti terutama warga panti baik lansia maupun petugas panti, terdapat 57 orang yang sudah diberikan pemeriksaan kesehatan, baik pemeriksaan kolesterol, asam urat, maupun gula darah sewaktu, dengan hasil pemeriksaan untuk kolesterol 15,7% yang mempunyai nilai yang tidak normal, 10,52% untuk Gula darah dan 33,33% untuk asam urat. Dari pemeriksaan kesehatan yang dilakukan banyak lansia yang bisa mengikuti kegiatan, walaupun ada beberapa juga yang harus dilakukan pemeriksaan ke wisma masing-masing, karena keterbatasan lansia untuk berjalan ke aula tempat pemeriksaan kesehatan yang dilakukan.
Hygiene Sanitasi di UPTD Puskesmas Kuala Lempuing Kota Bengkulu Wulan Angraini; Henni Febriawati; Mohammad Amin
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Juli - September
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1022.579 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v3i3.1032

Abstract

Snacks that are not healthy in the community can cause diarrhea problems in the community. From the data from the UPTD of the Kuala Lempuing Health Center, diarrhea cases recorded from January-September 2021 were 94 cases with the lowest patient age range being 5-9 years old and the highest patient age 55-59 years old. The purpose of this health education is to look at the hygiene and sanitation of street food at the UPTD Puskesmas Kuala Lempuing. The method is to conduct health education in the community. Data collection using a questionnaire which was carried out on October 5 to d. 05 November 2021. The results of the data obtained from the questionnaire by calculating the average respondent's answer to each question which is then narrated. The results obtained will be conveyed to the street food seller and health education is carried out to increase knowledge of the snack food seller. The conclusion of this health education is that the application of Sanitary Hygiene can certainly lead to health and productivity for the community by increasing public knowledge about the application of food sanitation hygiene. Communities are able to prevent disease and create a healthy society. ABSTRAK Makanan jajanan yang tidak sehat di masyarakat dapat menyebabkan permasalahan diare di masyarakat. Dari data UPTD Puskesmas Kuala Lempuing kasus diare tercatat dari bulan Januari-September 2021 adalah 94 kasus dengan rentang umur penderita terendah berusia 5-9 tahun dan umur penderita tertinggi berusia 55-59 tahun. Tujuan dari pendidikan kesehatan ini adalah untuk melihat hygiene sanitasi pada makanan jajanan di UPTD Puskesmas Kuala Lempuing. Metodenya adalah dengan melakukan pendidikan kesehatan dimasyarakat. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dilaksanakan pada 05 Oktober s.d. 05 November 2021. Hasil data diperoleh dari kuesioner dengan menghitung rata-rata jawaban responden dari setiap pertanyaan yang kemudian dinarasikan. Hasil yang didapat nantinya akan disampaikan kepada penjual makanan jajanan dan dilakukan pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan pada penjual makanan jajanan tersebut. Kesimpulan dari pendidikan kesehatan ini adalah penerapan Higiene Sanitasi tentu dapat menimbulkan kesehatan dan produktifitas bagi Masyarakat dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai penerapan higiene sanitasi makanan. Masyarakat mampu mencegah penyakit dan terciptanya masyarakat yang sehat.
THE Histori Of Child Death With Women Fertility Of Childbearing Age In Bengkulu Province: Fertility Bintang Agustina Pratiwi; Nopia Wati; Oktarianita ok; Wulan Angraini; Mugia Bayu Raharja
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 17 No. 02 (2022): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Fertility in Bengkulu province shows 2.3, although it is lower than the national figure, this figure shows that there are still many women of childbearing age who have more than two children. Meanwhile, the neonatal mortality rate is increasing . The purpose of this study was to determine the relationship between the history of child mortality and the fertility of women of childbearing age. Method: Quantitative research with a cross sectional design. The data used is secondary data sourced from the Indonesia Demographic and Health Survey (IDHS) 2017, focusing on the childbearing age with a total sample of 274 people meeting the criteria. The location chosen is Bengkulu province. Data analysis was carried out by univariate and bivariate (chi square).Results: most of the respondents had 2 children (65.6%) and had no history of child mortality (90.2%). There is a relationship between Child Mortality History and fertility of urban age women. Conclusion: Age fertility in suburban Bengkulu province affects the history of child mortality.
Analisis Penilaian Sanitasi Pada Depot Air Minum Isi Ulang Di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu: Analisis Penilaian Sanitasi Pada Depot Air Minum Isi Ulang Di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu rahmida nadia; Nopia Wati; Muhammad Amin; Wulan Angraini
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 17 No. 02 (2022): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang:Setiap orang memiliki kebutuhan air harian yang berbeda dalam setiap tahap kehidupan. Biasanya semakin tinggi tingkat kehidupan manusia, jumlah konsumsi airpun juga meningkat sehingga muncul alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan air minum yaitu dengan air minum yang diproduksi oleh depot air minum isi ulang (DAMIU). DAMIU adalah usaha industri pengolahan air minum yang diperlukan masyarakat dengan metode curah dikemas dengan ukuran yang besar dengan harga yang lebih murah oleh karena itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui ditribusi frekuensi dari analisa Analisis penilaian higienen Sanitasi pada DAMIU.Metode:Jenis penelitian ini merupakan penelitian dengan studi deskrptif kuantitatif yang berlandaskan Permenkes RI No 43 Tahun 2014. Hasil: dari 36 DAMIU yang terdapat di wilayah kerja puskesmas Telaga Dewa untuk sanitasi tempat DAMIU yang memenuhi syarat 63,5% dan yang tidak memenuhi syarat 36,5%, untuk sanitasi peralatan DAMIU memenuhi syarat 91,4%, untuk sanitasi penjamah DAMIU memenuhi syarat 55,5% dan yang tidak memenuhi syarat 44,5%, untuk sanitasi air baku air minum DAMIU tidak memenuhi syarat 24,3%, untuk sanitasi keseluruhan DAMIU yang memenuhi syarat 19,4% yang tidak memenuhi syarat 80,6%.Kesimpulan: dari 4 indikator yang telah di ukur: tempat, peralatan, penjamah, air baku air minum DAMIU di wilayah kerja puskesmas Telaga Dewa masih sangat membutuhkan pengawasan dan perhatian dari instansi kesehatan lingkungan kota Bengkulu.
Co-Authors Achmad Allfaress , Reffky Achmad Faisal Rizal Adhinata, Ferry Afriyanto Afriyanto Afriyanto Afwan Syarif Agus Ramon Agus Ramon Agus Ramon Agus Ramon, Agus Agustinawati, Zulaikha Ahmad Bagas Pradani Aji Putra Utama Aldi, Renaldi Wira Pranata Allfaress, Reffky Achmad Amrullah, Hilma Andri Kusuma Wijaya Andri Sartika Andri, Juli Andry Sartika Anesa fitri Aprilia, Miranti Arif Munandar Bagus Andrianto, Muhammad Betri Anita Betrianita Betrianita Betrianita Betrianita, Betrianita Bintang Agustina Pratiwi Cahyo Prihantoro Delvita Efrianti Desri Suryani Dwi Astuti Eci Nopia Edi Purwoko Emi kosvianti1, 2 , Emy Susanti3 , Windhu Purnomo4, Agung Suhadi5 Erni Riany eva oktavidiati EVA OKTAVIDIATI, EVA Fatmawati, Tresna Fatmawati, Zulaikha Fatsiwi Nunik Andari Fera Anggraeni Fifit Nanda Nirwana FIRDAUS, FITRIANA Harjuita, Tiara Rifki Henni Febriawati henni febriawati Henni Febriawati Henni Febriawati Henni Febriawati Henni Febriawati, Henni Hilma Amrullah Husin, Hasan Iis Suryani Iis Suryani Ivan Ahmad Nurcholis Jafrizal, Jafrizal Kartika, Aulia Kuatno, Kuatno Larra Fredrika Larra Fredrika Lastari, Desi Lesmi, Anisa Lia Fitriani Lidya Fransisca, Lidya Lina, Liza Fitri Lindanur Sipatu Loli Kambera Lusi Okavianti M. Amin M. Amin M. Amin M. Amin M. Ismail Shaleh Maghfiroh, Arina Amalia Mandraguna, Yosa Mardiah Syofiana Mario Ekoriano Maritce Rombe Meirinasari, Risky Mohammad Amin Mohammad Amin Mohammad Amin Mohammad Amin Mugia Bayu Raharja Muhammad Amin Muhammad Arif Tobing Muhammad Randika Alifiyandi Mutiara Nafita Nafita Nofa Sagitarius Nora Idiawati Nova Hariansyah Nurdan, Jon Hendri Nyayu Mashita Ariani Okavianti, Lusi Oktarianita, Oktarianita Oktavia, Desi Oktavianti, Elia P, Bintang Agustina Padila Padila Pebi Fermana Pradani, Ahmad Bagas PRAMITA, CHANDRA WIDIATNI Pratama, Yesa Putri PRATIWI, ANDRIANI Pratiwi, Diyan Puteri, Febyona Jolest Putra Anugrah, Putra rahmida nadia Rengga Depri Admaja Riastuti, Frensi Riska Yanuarti Risnanosanti Risnanosanti Rizal, Achmad Faisal Sagitarius, Nofa Samidah, Ida Sari, Puja Puspita Sarkawi Sarkawi Sarkawi Sarkawi Sarkawi Sarkawi, Sarkawi Selvia Novitasari Shaleh, M. Ismail Sinta, Klara Siral Siral Siti Chodijah Siti Nurazisah Sri Ekowati SURYANI, IIS Susilawati Susilawati Syafitri, Irfina Tendengki, Rein Tiara Rifki Harjuita Tresna Fatmawati Valentine, Zulva Suwatr Zara villerizal, Rossy Wati, Nopia Wati, Zulaikha Agustina Widya Astuti, Riska Yandrizal Yandrizal Yanti, Lussyefrida Yanuarti, Riska Yesa Putri Pratama Yundari, Yundari Yuni Kartika Yusmaniarti Zulaikha Agustinawati