p-Index From 2021 - 2026
13.315
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Sosiohumaniora Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Jurnal Keperawatan Silampari Window of Health : Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan Prima Journal of Maternal and Child Health BULETIN AL-RIBAATH Amerta Nutrition Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Jurnal Dunia Kesmas Jurnal Kreativitas PKM Faletehan Health Journal JURNAL MEDIA KESEHATAN Jurnal Bidan Cerdas Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan AVICENNA Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berdaya dan Inovasi Journal of Nursing and Public Health (JNPH) Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kesmas Asclepius Jurnal Kesehatan Primer Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia (JIKSI) MAHESA : Malahayati Health Student Journal Quality : Jurnal Kesehatan Jurnal Pengabdian Mandiri JIMAKUKERTA Jurnal Pengabdian Kesehatan Riset Informasi Kesehatan Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbarukan) Proceeding of Bengkulu International Conference on Health Al-Suaibah Midwifery Journal Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Alamtana Jurnal Kesehatan Primer Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI DAN PELATIHAN PEMILAHAN SAMPAH DIMULAI DARI RUMAH PADA MASYARAKAT RT.23 HIBRIDA 9A KOTA BENGKULU Ahmad Bagas Pradani; Yesa Putri Pratama; Muhammad Randika Alifiyandi; Henni Febriawati; Wulan Angraini; Nopia Wati; Yusmaniarti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 6 No. 2 (2023): Agustus : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah masih menjadi problematika di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di rt 23 Hibrida 9A, Kota Bengkulu. Penghasil sampah terbanyak di kota Bengkulu yaitu dari kegiatan rumah tangga dan jenis sampah yang dihasilkan yaitu sampah sisa bekas makanan dan sampah plastik. Kegiatan ini sebagai upaya mengedukasi masyarakat untuk dapat melakukan pemilahan sampah dan menyebarluaskan informasinya kepada masyarakat sehingga akan mempermudah proses pengolahan sampah di tingkat rumah tangga. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk edukasi secara langsung kepada masyarakat untuk dapat memilah sampah anorganik yang dapat dimanfaatkan agar dapat dijual atau dimanfaatkan sebagai barang baru yang bisa digunakan kembali, sedangkan sampah organik dapat digunakan sebagai pupuk organik dengan bantuan metode alternatif biopori sebagai penyerapan air dan pembuatan kompos.  Masyarakat di RT 23 Hibrida 9A masih belum melakukan pemilahan sampah baik sampah anorganik maupun sampah organik. Kata Kunci: Sampah, Pemilahan, Biopori
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN SAMPAH RUMAH TANGGA MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR Wulan Angraini; Henni Febriawati; Iis Suryani; Sarkawi; Tresna Fatmawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 7 No. 1 (2024): April : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan sampah rumah tangga untuk dijadikan pupuk organik cair merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk memitigasi dampak buruk limbah tersebut terhadap lingkungan. Memanfaatkan sampah rumah tangga sebagai sumber daya utama untuk pembuatan pupuk organik cair memungkinkan individu menciptakan produk berharga yang secara efektif meningkatkan kesuburan tanah dan mendorong perkembangan tanaman. Inisiatif pengabdian masyarakat ini menggunakan teknik edukasi untuk memberikan panduan mengenai konversi sampah rumah tangga menjadi pupuk organik cair secara tepat dan akurat. Kegiatan ini meliputi sesi penyuluhan mengenai tata cara pengolahan yang tepat, sesi pelatihan produksi pupuk organik cair, serta pengenalan manfaat dan nilai ekonomis produk tersebut. Temuan proyek pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai produksi pupuk organik cair. Pengetahuan baru ini memberdayakan masyarakat untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang merugikan lingkungan. Disamping itu, terjadi peningkatan keterampilan masyarakat sehingga mampu membuat pupuk organik cair secara mandiri. Diharapkan adanya dukungan dan tindak lanjut dari pihak terkait dalam memfasilitasi masyarakat dapat mengaplikasikan keterampilan yang telah diperoleh. Selain itu, pihak terkait juga dapat membantu dalam meningkatkan akses pasar bagi produk pupuk organik cair yang dihasilkan oleh masyarakat, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Dalam jangka panjang, diharapkan adanya program pembelajaran yang terus menerus bagi masyarakat dalam mengembangkan keterampilan pembuatan pupuk organik cair, sehingga dapat meningkatkan kualitas produk dan inovasi dalam penggunaan pupuk organik cair yang lebih luas.Kata Kunci: pemberdayaan masyarakat, pupuk organik cair, sampah rumah tangga.
Pengabdian PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PEMBERIAN EDUKASI TENTANG SANITASI TEMPAT IBADAH DI MASJID SYUHADA KELURAHAN HANDAYANI MULYA Reffky Achmad Allfaress; Nopia Wati; Henni Febriawati; Wulan Angraini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 6 No. 3 (2023): Desember : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sanitasi merupakan suatu usaha individu maupun kelompok untuk mengontrol lingkungan hidup eksternal yang berbahaya bagi kesehatan dan dapat menimbulkan penyakit yang mengancap keberlangsungan hidup. Penelitian ini membahas tentang sanitasi tempat umum salah satunya yaitu sanitasi masjid karena tidak dapat dipisahkan dari salah satu kegiatan masyarakat terutama para umat muslim. Kegiatan ini dilakukan di Perumahan Almusyarofah, tepatnya di RT 023 RW 005 Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, yang bertujuan untuk menambah pengetahuan dan tingkat kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga sanitasi di tempat ibadah serta membangun interaksi langsung baik dengan pengurus masjid, masyarakat maupun jamaah lain yang ingin menggunakan fasilitas di masjid. Kegiatan yang dilakukan berupa pemberian edukasi kepada masyarakat Perumahan Almusyarofah. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini yaitu dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat terutama dalam penerapan sanitasi dan menjaga kebersihan masjid, mengurangi penularan penyakit dan terbentuknya kerjasama antara masyarakat dan pengurus masjid dalam mewujudkan tempat ibadah yang bersih, aman dan nyaman.   Kata Kunci: edukasi, masjid, sanitasi
BAKTI SOSIAL PEMERIKSAAN KESEHATAN MASYARAKAT WILAYAH KECAMATAN SAKO PALEMBANG Henni Febriawati; Siti Chodijah; Riska Widya Astuti; Rein Tendengki; Wulan Angraini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 8 No. 1 (2025): APRIL: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi hipertensi dan diabetes terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia yang menempati peringkat kelima dengan jumlah penderita diabetes terbanyak. Hipertensi dikenal sebagai silent killer karena sering kali tidak disadari hingga terjadi komplikasi serius. Faktor risiko hipertensi terbagi menjadi yang tidak dapat diubah, seperti usia dan genetika, serta yang dapat dikendalikan, seperti obesitas, konsumsi garam berlebih, dan kurangnya aktivitas fisik. Edukasi mengenai gaya hidup sehat serta skrining kesehatan rutin menjadi langkah krusial dalam pencegahan dan pengelolaan penyakit ini. Kegiatan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis dilaksanakan di Kecamatan Sako, Palembang, dengan pendekatan Community Participatory Research (CBPR). Pemeriksaan meliputi pengukuran tekanan darah, berat badan, dan kadar gula darah, serta edukasi mengenai pola hidup sehat. Dari 66 peserta, 36% terdeteksi hipertensi dan 16% mengalami diabetes, dengan mayoritas tidak rutin mengonsumsi obat atau mengontrol pola makan. Hasil ini menegaskan perlunya peningkatan kesadaran masyarakat tentang pencegahan dan pengelolaan hipertensi serta diabetes melalui edukasi berkelanjutan dan akses pemeriksaan kesehatan yang lebih luas.
MANAJEMEN PENGELOLAAN SAMPAH DI TEMPAT PEMROSESAN AKHIR (TPA) AIR SEBAKUL KOTA BENGKULU ANDRIANI PRATIWI; HENNI FEBRIAWATI; AFRIYANTO AFRIYANTO; NOPIA WATI; WULAN ANGRAINI
Journal of Nursing and Public Health Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v13i1.8755

Abstract

Pendahuluan: Para Pengelolaan sampah dilakukan agar tidak berdampak pada pencemaran lingkungan. Tujuan dari pengelolaan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPA) yaitu untuk memproses dan mengembalikan sampah ke media lingkungan secara aman bagi manusia dan lingkungan. Kegiatan pengelolaan sampah tidak dapat terlepas dari bagaimana proses manajemennya, yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, serta pengawasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana manajemen pengelolaan sampah di TPA Air Sebakul Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskripsi. Penelitian ini dilakukan di TPA Air Sebakul Kota Bengkulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pengelolaan sampah di TPA Air Sebakul Kota Bengkulu terkendala biaya, terutama dalam memperluas lahan menjadi sanitary landfill. Pengorganisasian telah dilakukan dengan pembagian tugas untuk pemulung dan staf TPA, serta pembentukan kelembagaan pengelolaan sampah oleh dinas dan TPA. Penggerakan dilakukan dengan mengarahkan pemilahan sampah sesuai teknis operasional. Pengawasan dilaksanakan dengan memperhatikan aspek fisik dan peraturan, namun melalui laporan tidak langsung dari bawahan kepada atasan. Diharapkan bahwa pengelolaan di TPA Air Sebakul dapat merubah pola pikir pemerintah Kota Bengkulu untuk lebih memperhatikan kondisi dan sarana TPA tersebut.
Edukasi Kesehatan Reproduksi Berbasis Sekolah untuk Meningkatkan Kesiapan Pubertas Siswa Kelas VI SDN 31 Bengkulu Tengah Bintang Agustina Pratiwi; Wulan Angraini; Riska Yanuarti
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 7 No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v7i2.3029

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan aspek penting dalam tumbuh kembang anak usia sekolah dasar, terutama pada siswa kelas VI yang mulai memasuki masa pubertas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa kelas VI SDN 31 Bengkulu Tengah mengenai kesehatan reproduksi, perubahan fisik dan psikologis pada masa pubertas, kebersihan organ reproduksi, perilaku hidup sehat, serta risiko pernikahan dini. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif dengan metode ceramah, diskusi interaktif, tanya jawab, serta penggunaan media visual berupa slide presentasi dan gambar edukasi. Sasaran kegiatan berjumlah 22 siswa dan seluruh siswa hadir selama pelaksanaan kegiatan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, kemudian dianalisis dengan paired t-test menggunakan SPSS versi 26. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 8,15 ± 1,583 pada pre-test menjadi 8,91 ± 1,411 pada post-test (nilai p = 0,020). Selain itu, seluruh siswa menuliskan target usia menikah ≥ 21 tahun sebagai bentuk kesadaran awal terhadap pendewasaan usia perkawinan. Edukasi kesehatan reproduksi terbukti efektif meningkatkan pengetahuan, keberanian berdiskusi, dan kesadaran siswa dalam menjaga kesehatan diri selama masa pubertas.
KEAKTIFAN KUNJUNGAN POSYANDU DENGAN STATUS GIZI BALITA: THE ACTIVENESS OF POSYANDU VISITS AND NUTRITIONAL STATUS OF TODDLERS Wulan Angraini; Henni Febriawati; Tresna Fatmawati; Sarkawi; Betrianita Betrianita; Riska Yanuarti
Quality: Jurnal Kesehatan Vol 20 No 1 (2026): Quality: Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v20i1.2040

Abstract

Introduction: Posyandu (Integrated Health Post) functions as a facility for health consultations and early detection of developmental disorders in toddlers, enabling prompt intervention if problems are found. Toddler compliance in attending Posyandu visits is positively associated with their nutritional status. Objective: To analyze the relationship between the frequency of Posyandu visits and the nutritional status of toddlers. Methods: This study used a quantitative approach with a cross-sectional design through observation. The study population consisted of mothers of toddlers who visited Posyandu. The sampling technique used was non-probability accidental sampling, with a total of 23 respondents. Data analysis was conducted using the chi-square test. Results: There was a significant relationship between the frequency of Posyandu visits and the nutritional status of toddlers. The more frequently toddlers attended Posyandu, the better their nutritional status. Among the respondents, 5 toddlers with infrequent visits had stunted nutritional status, while 12 toddlers with frequent visits showed normal nutritional status. Conclusion: Regular education and guidance, including home visits, are more effective in monitoring and improving toddlers’ nutritional status. toddlers.
NEGOTIATING NUTRITION KNOWLEDGE AND PARENTING PRACTICES IN RURAL FAMILIES: A CASE STUDY OF STUNTING IN KEPAHIANG REGENCY Safitra, Linda; Angraini, Wulan
Sosiohumaniora Vol 28, No 2 (2026): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2026
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v28i2.69885

Abstract

Stunting remains a serious problem in human development as it affects children’s growth and development and has long-term implications for the quality of human resources. Various efforts to address stunting have generally emphasized health interventions and the dissemination of nutritional information; however, these approaches often overlook family dynamics as the main arena for parenting decision-making. This study aims to analyze how nutrition knowledge is negotiated in parenting practices among rural families with stunting cases in Kepahiang Regency. This study employs a qualitative approach with a case study design. The informants consisted of 16 participants, including mothers of stunted children under five, husbands, children who are able to communicate their preferences, and supporting local actors such as village midwives, members of the Stunting Task Force, and village officials. Data were collected through in-depth interviews and observations and analyzed using thematic analysis. The findings show that nutrition knowledge within families is derived from multiple sources and is not applied linearly, but is continuously renegotiated in accordance with socio-economic conditions, family relations, and everyday parenting practices. Parenting practices are shaped through a negotiation process involving mothers, other family members, and interactions with local institutional actors. This study contributes to the literature by conceptualizing nutrition knowledge as a negotiated social process embedded in rural family dynamics. It concludes that stunting prevention efforts need to position families as active subjects, with approaches that are sensitive to social, economic, and cultural contexts in rural settings.
Pelaksanaan Pengawasan Keamanan Pangan dalam Rangka Penerbitan Izin Edar Pirt (Produk Industri Rumah Tangga) di Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Utara Wulan Angraini; Via Dariska Ulandari; Eva Oktavidiati; Hasan Husin; Riska Yanuarti
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 9 (2026): Volume 6 Nomor 9 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i9.22082

Abstract

ABSTRACT Distribution licenses for Household Industry Products (PIRT) are issued by the North Bengkulu Regency Health Office, which carries out food safety monitoring. In order to guarantee that food items made by home enterprises are safe for people to eat, food safety oversight is essential. Research techniques used in this project include documentation studies, in-depth interviews, and observations, all part of a descriptive qualitative approach. Policies, resources, procedures, and supervisory outcomes are examined using the CIPP (Context, Input, Process, and Product) assessment paradigm. Inquiry into the North Bengkulu Regency Health Office's Food Safety Supervision Program as It Relates to the Distribution Permitting of Pirt (Household Industry Products). This study use a qualitative descriptive methodology to conduct an evaluation. The purpose of this study is to use the CIPP (Context, Input, Process, and Product) model to define, analyze, and evaluate the North Bengkulu District Health Office's food safety monitoring program for PIRT distribution licenses. Even though it was founded on relevant rules, the study is still facing a number of challenges, including a lack of operating funds, human resources, and food safety training materials for business players. Unfortunately, not all business actors have been able to participate in the Food Safety Extension Training (PKP) program because of restrictions on quotas and distribution medium. To provide thorough and sustainable supervision, it is necessary to enhance education, digitize information, and foster cross-sector synergy, even if more business actors are acquiring PIRT licenses. The goal of this research is to encourage more businesses to take responsibility for managing PIRT permits so that consumers may buy items made by these companies with peace of mind. Referring to national rules like the BPOM Regulation and the Minister of Health Regulation, the policy environment for food safety monitoring has a solid legal and regulatory foundation. At this time, there is insufficient infrastructure, human resources, financial backing, and officer technical knowledge to reach all PIRT business actors to their full potential. Following established protocols, the monitoring process has progressed through notification, document validation, field inspections, technical assistance, and final permit issuance recommendations. Businesses are now more conscious of the need of food safety requirements, and the number of PIRT permits has grown, according to monitoring. Keywords : Supervision, Food Safety, Distribution Permit, PIRT, Health Service, CIPP Evaluation.ABSTRAK Izin edar Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Utara, yang melaksanakan pemantauan keamanan pangan. Untuk menjamin keamanan pangan yang dihasilkan oleh usaha rumah tangga, pengawasan keamanan pangan sangat penting. Teknik penelitian yang digunakan dalam proyek ini meliputi studi dokumentasi, wawancara mendalam, dan observasi, yang semuanya merupakan bagian dari pendekatan kualitatif deskriptif. Kebijakan, sumber daya, prosedur, dan hasil pengawasan dikaji menggunakan paradigma penilaian CIPP (Konteks, Input, Proses, dan Produk). Penyelidikan Program Pengawasan Keamanan Pangan Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Utara Terkait Perizinan Edar PIRt (Produk Industri Rumah Tangga). Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif untuk melakukan evaluasi. Tujuan penelitian ini adalah menggunakan model CIPP (Konteks, Input, Proses, dan Produk) untuk mendefinisikan, menganalisis, dan mengevaluasi program pemantauan keamanan pangan Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Utara untuk izin edar PIRT. Meskipun didasarkan pada aturan yang relevan, studi ini masih menghadapi sejumlah tantangan, termasuk kurangnya dana operasional, sumber daya manusia, dan materi pelatihan keamanan pangan bagi pelaku usaha. Sayangnya, belum semua pelaku usaha dapat mengikuti program Pelatihan Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP) karena keterbatasan kuota dan media distribusi. Untuk memberikan pengawasan yang menyeluruh dan berkelanjutan, diperlukan peningkatan edukasi, digitalisasi informasi, dan sinergi lintas sektor, meskipun semakin banyak pelaku usaha yang telah memperoleh izin PIRT. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendorong lebih banyak pelaku usaha agar bertanggung jawab dalam mengelola izin PIRT sehingga konsumen dapat membeli produk-produk yang diproduksi oleh perusahaan-perusahaan tersebut dengan tenang. Merujuk pada peraturan nasional seperti Peraturan BPOM dan Peraturan Menteri Kesehatan, lingkungan kebijakan untuk pemantauan keamanan pangan memiliki landasan hukum dan peraturan yang kuat. Saat ini, infrastruktur, sumber daya manusia, dukungan finansial, dan pengetahuan teknis petugas belum memadai untuk menjangkau seluruh pelaku usaha PIRT secara maksimal. Sesuai protokol yang telah ditetapkan, proses pemantauan telah berjalan melalui notifikasi, validasi dokumen, inspeksi lapangan, pendampingan teknis, dan rekomendasi penerbitan izin akhir. Pelaku usaha kini semakin sadar akan pentingnya persyaratan keamanan pangan, dan jumlah izin PIRT telah meningkat, menurut hasil pemantauan. Kata Kunci: Pengawasan, Keamanan Pangan, Izin Edar, PIRT, Dinas Kesehatan, Evaluasi CIPP.
Hubungan Kepadatan Lalat dengan Kejadian Diare (Studi Kasus di PT. Alno Agro Utama Sumindo Estate) Wulan Angraini; Zulva Suwatr Zara Valentine; Agus Ramon; Nopia Wati; Selvia Novitasari; Betrianita Betrianita
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i12.19793

Abstract

ABSTRACT Flies are disease vectors that can interfere with public health, one of which is through the transmission of diarrhoea. This study aims to determine the relationship between fly density and the incidence of diarrhoea at PT Alno Agro Utama Sumindo Estate. The study used an analytical descriptive design with a cross-sectional approach, involving 36 respondents. Data was collected through questionnaires and measurement of fly density using a fly grill. Of the 36 respondents, 21 (58.3%) had diarrhoea and 15 (41.7%) did not. The analysis showed a significant association between fly density and the incidence of diarrhoea with a p value = 0.000, indicating that the higher the density of flies, the greater the likelihood of diarrhoea. There is a significant association between fly density and incidence of diarrhoea at PT Alno Agro Utama Sumindo Estate, emphasising the need for interventions to control fly population and improve environmental sanitation. Keywords: Diarrhoea, Fly Density, Sanitation, Public Health  ABSTRAK Lalat merupakan vektor penyakit yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat, salah satunya melalui penularan diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepadatan lalat dan kejadian diare di PT. Alno Agro Utama Sumindo Estate. Penelitian menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 36 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pengukuran kepadatan lalat menggunakan fly grill.Dari 36 responden, 21 (58,3%) mengalami diare dan 15 (41,7%) tidak. Analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kepadatan lalat dan kejadian diare dengan nilai p = 0,000, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi kepadatan lalat, semakin besar kemungkinan terjadinya diare. Terdapat hubungan yang signifikan antara kepadatan lalat dan kejadian diare di PT. Alno Agro Utama Sumindo Estate, yang menekankan perlunya intervensi untuk mengendalikan populasi lalat dan meningkatkan sanitasi lingkungan. Kata Kunci: Diare, Kepadatan Lalat, Sanitasi, Kesehatan Masyarakat
Co-Authors Achmad Allfaress , Reffky Achmad Faisal Rizal Achmad Faisal Rizal Adhinata, Ferry Afriyanto Afriyanto Afriyanto AFRIYANTO AFRIYANTO Afriyanto Afriyanto Afwan Syarif Agus Ramon Agus Ramon Agus Ramon Agus Ramon, Agus Agustinawati, Zulaikha Ahmad Bagas Pradani Ahmad Syarizal Sidiq Aji Putra Utama Aldi, Renaldi Wira Pranata Amrullah, Hilma Andri Kusuma Wijaya Andri Sartika Andri, Juli ANDRIANI PRATIWI Andry Sartika Anesa fitri Aprilia, Miranti Arif Munandar Bagus Andrianto, Muhammad Betri Anita Betrianita Betrianita Betrianita Bintang Agustina Pratiwi Cahyo Prihantoro Delvita Efrianti Desenze, Tenia Desri Suryani Dinda Rezalia Diyan Pratiwi Dwi Astuti Dwi Putra, Raditya Eci Nopia Edi Purwoko Emi kosvianti1, 2 , Emy Susanti3 , Windhu Purnomo4, Agung Suhadi5 Erni Riany eva oktavidiati EVA OKTAVIDIATI, EVA Exsa Akhirullah Fatmawati, Tresna Fatmawati, Zulaikha Fatsiwi Nunik Andari Fera Anggraeni Fifit Nanda Nirwana FIRDAUS, FITRIANA Harjuita, Tiara Rifki henni febriawati Henni Febriawati Henni Febriawati Henni Febriawati Henni Febriawati HENNI FEBRIAWATI Henni Febriawati Henni Febriawati Henni Febriawati Henni Febriawati, Henni Hilma Amrullah Husin, Hasan Ida Samidah Iis Suryani Iis Suryani Iis Suryani Irfana Syafitri Ivan Ahmad Nurcholis Jafrizal Jafrizal Kartika, Aulia Kuatno, Kuatno Larra Fredrika Larra Fredrika Lastari, Desi Lesmi, Anisa Lia Fitriani Lidya Fransisca, Lidya Lina, Liza Fitri Lindanur Sipatu Loli Kambera Lusi Okavianti M. Amin M. Amin M. Amin M. Amin M. Ismail Shaleh Maghfiroh, Arina Amalia Mandraguna, Yosa Mardiah Syofiana Mario Ekoriano Maritce Rombe Meirinasari, Risky Mohammad Amin Mohammad Amin Mohammad Amin Mohammad Amin Mugia Bayu Raharja Muhammad Amin Muhammad Arif Tobing Muhammad Randika Alifiyandi Mutiara Nafita Nafita Nofa Sagitarius NOPIA WATI Nora Idiawati Nova Hariansyah Nurdan, Jon Hendri Nyayu Mashita Ariani Okavianti, Lusi Oktarianita, Oktarianita Oktavia, Desi Oktavianti, Elia P, Bintang Agustina Padila Padila Padila Padila Padila, Padila Parwito Parwito, Parwito Pebi Fermana Pradani, Ahmad Bagas PRAMITA, CHANDRA WIDIATNI Pratama, Yesa Putri Pratiwi, Diyan Puteri, Febyona Jolest Putra Anugrah, Putra Rahmad Lendo rahmida nadia Reffky Achmad Allfaress Rein Tendengki Rengga Depri Admaja Riastuti, Frensi Riska Widya Astuti Riska Yanuarti Risnanosanti Risnanosanti Rizal, Achmad Faisal SAFITRA, LINDA Sagitarius, Nofa Samidah, Ida Sari, Puja Puspita Sarkawi Sarkawi Sarkawi Sarkawi Sarkawi Sarkawi Sarkawi, Sarkawi Selvia Novitasari Shaleh, M. Ismail Sinta, Klara Siral Siral Siti Chodijah Siti Nurazisah Sri Ekowati SURYANI, IIS Susilawati Susilawati Syafitri, Irfina Tiara Rifki Harjuita Tresna Fatmawati Tresna Fatmawati Via Dariska Ulandari Vica Sekarsari villerizal, Rossy Wati, Nopia Wati, Zulaikha Agustina Yandrizal Yandrizal Yanti, Lussyefrida Yanuarti, Riska Yesa Putri Pratama Yuni Kartika Yusmaniarti Zulaikha Agustinawati Zulaikha Agustinawati Zulva Suwatr Zara Valentine