Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kecemasan Matematika Terhadap Kemampuan Eksplorasi Matematis Pada Kelas XI Isfahani Salsabilla; Dadang Rahman Munandar; Haerudin
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 5 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v5i3.719

Abstract

This study aims to examine the extent to which math anxiety affects mathematical exploration skills in students. This study uses a quantitative approach with the an ex post facto method and involves 52 students selected through purposive sampling. The research instruments consist of an essay test to measure mathematical exploratiom skills and a questionnaire to measure math anxiety. The data obtained were analyzed using simple linear regression with the assistance of IBM SPSS 25 for Windows Software. The analysis results showed that there wa a significant influence between math anxiety and mathematical exploration ability, with a coefficient of determination of 0,080. This means that math anxiety contributes 8% to mathematical exploration ability, while the remaining 92% is influenced by other factors outside the variables studied.
KEPERCAYAAN SEBAGAI PEMEDIASI CITRA MEREK DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN EVENT ORGANIZER Fajri, Annisa; Kournikofa , Dhea; Haerudin
Jurnal Ilmiah Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 2 No. 3 (2023): September : Jurnal Ilmiah Manajemen dan Kewirausahaan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jimak.v3i3.1568

Abstract

Event organizer, adalah jenis perusahaan yang terus berkembang seiring berlalunya waktu. Sultan Event Organizer perlu meningkatkan kepercayaan pelanggan agar dapat berkembang di lingkungan saat ini. Sultan Event Organizer bekerja keras untuk memberikan layanan pelanggan tingkat tertinggi, serta tenaga kerja yang berpengetahuan, terampil, dan berpengalaman. untuk meningkatkan kebahagiaan pelanggan. Penetapan harga yang tepat dapat dikombinasikan dengan pelayanan yang baik untuk memuaskan pelanggan. Ketika pelanggan benar-benar puas, reputasi positif Sultan Event Organizer akan membantu bisnis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepercayaan sebagai pemediasi citra merek dan harga terhadap kepuasan konsumen event organizer. Penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif, dengan jumlah sampel 100 responden Teknik analisis data menggunakan Smart Pls. Citra merk tidak berpengaruh terhadap kepuasan konsumen, citra merk berpengaruh terhadap kepercayaan, harga berpengaruh terhadap kepercayaan, harga berpengaruh terhadap kepuasan konsumen, kepercayaan berpengaruh terhadap kepuasan konsumen, citra merk berpengaruh positif tidak signifikan terhadap kepuasan konsumen melalui kepercayaan, harga berpengaruh terhadap kepuasan konsumen melalui kepercayaan.
PENGUATAN NILAI – NILAI AKHLAK PADA PESERTA DIDIK SMP NURUL ALAM SANGGABUANA LOJI Haerudin; Agus Fudholi; Mitra Sasmita; Ajat Sudrajat
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalbuanapengabdian.v6i1.6217

Abstract

Hasil pengabdian yang di lakukan saat penyampaian materi mengenai Akhlak, Peserta didik SMP merespon positif dan mendengarkan dengan baik. Mereka dengan antusias mengikuti setiap slide yang dipresentasikan oleh para pemateri, bahkan terkadang muncul pertanyaan singkat dari mereka. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan simulasi, termasuk pemutaran video singkat mengenai akhlak – akhlak rasulallah SAW. Dari data observasi dan tanya jawab yang dilakukan, pemahaman siswa tentang akhlak yang terutama akhlak yang dimiliki rasulallah SAW meningkat dari 50% yang sebelum materi dilakukan pertanyaan pada peserta didik,meningkat menjadi 90%. Hal ini terlihat dari pertanyaan setiap pemateri kepada peserta didik yang di jawab dengan benar, juga dalam sesi tanya jawab peserta didik banyak sekali yang bertanya tentang materi yang telah disampaikan.
SOSIALISASI PENTINGNYA PENGUATAN NILAI-NILAI DEMOKRASI BAGI PESERTA DIDIK DALAM MEGHADAPI PEMILU TAHUN 2024 SEBAGAI IMPLEMENTASI MATA PELAJARAN PABP DI SMK JAYA BEKA 01 KARAWANG Mitra Sasmita; Haerudin; Ajat Sudrajat; Agus Fudholi; Dimas Rahmat Hidayatullah; Maulana Busyaeri
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalbuanapengabdian.v6i1.6225

Abstract

Sosialisasi Pentingnya Penguatan Nilai-Nilai Demokrasi Bagi Peserta Didik Kelas XII dalam Meghadapi Pemilu Tahun 2024 Sebagai Implementasi Mata Pelajaran PABP Di SMK Jaya Beka 01 Karawang adalah suatu upaya dalam rangka mengedukasi serta memupuk kesadaran dan tanggung jawab, serta menghargai dan menghormati perbedaan dan pilihan peserta didik, karena peserta didik kelas XII dalam kacamata pemilu masuk dalam kategori pemilih pemula. Oleh sebab itu, pengenalan pemaparan sosialisasi ini sangat diperlukan dengan tujuan agar Pemilihan Umum Tahun 2024 partisipasinyameningkat terutama partisipasi pemilih Pemula.
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMA DITINJAU DARI KARAKTERISTIK KEPRIBADIAN KEIRSEY (ARTISAN, GUARDIAN, IDEALIS DAN RASIONAL) Meitha Arinindya Putri; Haerudin; Nita Hidayati
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 5 No 2 (2020): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ed-humanistics.v5i2.1069

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan komunikasi matematis siswa SMA yang ditinjau dari karakteristik kepribadian Keirsey, yakni artisan, guardian, idealis dan rasional. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Dengan sampel 8 orang siswa pada salah satu SMA di kabupaten Karawang yang dipilih berdasarkan perolehan dua nilai teratas dari masing-masing tipe kepribadian pada tes angket untuk menggolongkan tipe kepribadian. Adapun instrumen yang digunakan adalah angket kategori empat kepribadian Keirsey, tes tulis kemampuan komunikasi matematis, serta wawancara. Hasil penelitian ini adalah terdapat perbedaan cara masing-masing tipe kepribadian dalam menyelesaikan masalah kemampuan komunikasi matematis. Hal ini terlihat dari subjek dengan kepribadian artisan tidak mampu dalam sebagian besar indikator, menjawab soal dengan optimis, percaya diri, cenderung tergesa-gesa, kurang mengerti dalam penggunaan simbol serta menggunakan cara yang paling efektif. Subjek dengan kepribadian guardian tidak mampu dalam sebagian besar indikator, mengerjakan dengan tekun, menggunakan prosedur rutin yang umum, kurang memahami tujuan soal, lamban, serta berfokus kepada rasa aman. Subjek dengan kepribadian idealis sangat mampu dalam indikator kemampuan menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan sesuai permasalahan dalam soal, menyelesaikan dengan cara yang tertata, rapih, namun kurang teliti pada penggunaan simbol. Subjek dengan kepribadian rasional sangat mampu dalam indikator kemampuan menuliskan alasan dalam menjawab soal, cukup mampu indikator kemampuan menuliskan istilah-istilah dan simbol-simbol matematika, cukup mampu dalam indikator kemampuan menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan sesuai permasalahan dalam soal, serta kurang mampu pada indikator lainnya, menyelesaikan dengan cara teoritis, logis, cerdas, fleksibel, berpikir abstrak, serta mampu menjelaskan langkah-langkah penyelesaian secara benar dan tepat. Kata Kunci: artisan, guardian, idealis, komunikasi, rasional
Implementasi Metode Forward Chaining dalam Sistem Pakar Pemilihan Pendidikan Berdasarkan Minat dan Kemampuan Siswa Haerudin; Iqbaludin; Faisal Irsyad Noer; Perani Rosyani
OKTAL : Jurnal Ilmu Komputer dan Sains Vol 2 No 06 (2023): OKTAL : Jurnal Ilmu Komputer Dan Sains
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In order to select students to attend education according to their interests and talents, this research is a systematic literature review that aims to explore research related to the implementation of the forward chaining method in expert systems. The process of conducting a literature review involves conducting an extensive and focused search of pertinent scientific databases. We list and evaluate previous research in this area in this review. According to the conclusions of the review, the forward chaining technique has been widely used in the development of expert systems for various purposes, including educational selection. Using this technique, expert systems can quickly generate sensible educational recommendations based on students'interests and skills. The benefits and drawbacks of the forward chaining approach, as well as the methods and approaches used to create an expert system knowledge base, have also been emphasized in previous studies. To further improve the quality of educational recommendations, many studies have tried to combine the forward chaining method with additional technologies such as data mining and artificial intelligence. This literature review offers a thorough analysis of the use of the forward chaining method in educational selection expert systems and offers recommendations for future studies that will help create more sophisticated and useful expert systems in this field.
Penyuluhan dan Pelatihan Pada Kelompok Tani Durian Sebagai Upaya Meningkatkan Value-Added Produk Berbahan Durian Sukesti, Fatmasari; Haerudin; Hardiwinoto; Alwiyah; Wibowo, Ery; Noviani Hanum, Ayu; Kristiana, Ida
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 2 No 1 (2023): Januari
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v2i1.67

Abstract

Latar belakang: Petani durian di Kecamatan Gunungpati belum banyak melakukan pengolahan produk dari buah durian yang dihasilkan. Sebagian besar petani hanya menjual buah durian sebagai buah segar saja. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan para petani tentang cara pengolahan buah durian menjadi produk lain yang memiliki nilai jual lebih baik.  Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan petani durian dalam mengolah buah segar hasil panen sehingga meningkatkan nilai jual sebagai produk olahan industri rumah tangga. Metode: Kegiatan pengabdian dilakukan dalam bentuk penyuluhan yang dilaksanakan secara luring dan daring dengan materi value added produk pertanian, kewirausahaan, kelayakan usaha budidaya durian, analisis usaha dan pengolahan durian, digital marketing, pembukuan sederhana UMKM, dan pengembangan usaha melalui kredit bank serta praktik pembuatan pie buah durian. Hasil:.Kelompok tani memperoleh pengetahuan tentang manajemen pengelolaan sebuah usaha sekaligus ketrampilan mengolah durian menjadi produk olahan berupa pie durian. Kesimpulan: Kelompok tani buah masih banyak belum mengetahui cara pengolahan pasca panen, sehingga perlu adanya program edukasi untuk peningkatan pengetahuan dan diversifikasi produk olahan buah. Kata Kunci: durian, pelatihan, penyuluhan, petani durian, value-added __________________________________________________________________________________________ Background: Durian farmers in Gunungpati District have not done much product processing from the durian fruit they produce. Most farmers only sell durian fruit as fresh fruit. This is due to the lack of knowledge of the farmers about how to process durian fruit into other products that have a better selling value. Objective: To increase the knowledge of durian farmers in processing fresh fruit from the harvest so as to increase the sale value as a processed product for the home industry. Method: Community service activities are carried out in the form of counseling which is carried out offline and online with material on value-added agricultural products, entrepreneurship, business feasibility of durian cultivation, business analysis and processing of durian, digital marketing, simple MSME bookkeeping, and business development through bank credit and manufacturing practices durian pie. Result: The farmer group gained knowledge about the management of a business as well as the skills to process durian into a processed product in the form of durian pie. Conclusion: Many fruit farmer groups still don't know how to post-harvest processing, so an educational program is needed to increase knowledge and diversify processed fruit products.   Keywords: durian fruit,  training, counseling, durian farmers, value-added
Penggunaan Metode Trash trap dalam Kegiatan Clean Up di Daerah Sungai Paoq Pampang Desa Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur Muhammad Iman Darmawan; Shofwatunnida’; Putra, Agus Muliadi; Baiq; Husnayati; Dwi; Haerudin
Jurnal Teknologi Informasi untuk Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi Informasi untuk Masyarakat (Teknokrat)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jt.v2i1.26483

Abstract

Maintaining good hygiene is crucial for both the environment and daily life. One of the neighborhoods with a sizable amount of trash these days is the river. It is an expression of the actions of those who purposefully throw trash into the river. Seventy percent of the entire rubbish is caught by the trash trap, as can be observed by the garbage composition in the river, which is primarily plastic. One of the beneficial initiatives that benefits the community and the ecology around the river is the river clean-up campaign. The trash trap method—a waste collection technique that uses a sewer to keep waste from leaking into the sea—is used to clean up the Paoq Pampang River. Keyword: Garbage, river, trash trap
The Role of Organizational Culture as a Mediating Variable on Employee Performance in the MSME Business World in Semarang City Arfah, Susilo Ariana; Firdaus; Nurhayati; Haerudin
INOVASI: Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen Vol. 20 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jinv.v20i3.1798

Abstract

Small Medium Enterprises (SMEs) have an important role in national economic development. This is an important pillar for further national economic development. This research aims to look at the role of organizational culture in bridging work simplification and accelerated change in employee performance in Semarang City SEMs, both directly and indirectly. This research used a 1-5 scale questionnaire for 100 respondents and was processed using AMOS PLS. The results of this research show that causality between work simplification and accelerated change in employee performance does not have a significant effect, but this research also proves that the role of organizational culture can bridge deviations in this research, the existence of organizational culture as a mediator can improve performance. Employees at SEMs in Semarang City, in this research the results also show that mediating variable plays its full role.
THE EFFECT OF PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) MODEL ON THE PROBLEM-SOLVING SKILLS IN SOCIAL SCIENCE IN ELEMENTARY SCHOOL Sinta Maria Dewi; Haerudin; Siti Hasanah; Danial Kusumah
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 10 No. 1 (2021): February
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/10.33578/jpfkip.v10i1.8052

Abstract

This study aims to determine the effect of the Problem-Based Learning (PBL) model on the social science problem-solving abilities of elementary school students. The research employed a Pre-Experimental Design using a One-Group Pretest–Posttest design. The findings show that the average post-test score was higher than the average pretest score, indicating an improvement in students’ problem-solving abilities after the implementation of the PBL model. The average pretest score was 58.10, while the average post-test score increased to 75.40. Hypothesis testing using a paired sample t-test at a significance level of 0.05 yielded a significance value of 0.000. Since 0.000 < 0.05, H₀ was rejected. These results demonstrate that the Problem-Based Learning (PBL) model has a significant effect on improving elementary school students’ social science problem-solving abilities.