Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Media Wordwall terhadap Pemahaman Konsep Matematis Siswa Ilmiah, Nur; Saputra, Heri Hadi; Hakim, Mansur
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/3wh92b11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Cooperative Learning tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media wordwall terhadap pemahaman konsep matematis siswa kelas IV SDN 3 Karang Bongkot. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain Quasi Eksperimental tipe Nonequivalent Control Group Design. Teknik penentuan sampel menggunakan sampling jenuh, populasi terdiri dari 20 orang kelas eksperimen dan 20 orang kelas kontrol. Teknik pengambilan data berupa teknik tes dan observasi. Tes digunakan untuk mengukur pemahaman konsep matematis peserta didik dan observasi untuk melihat keterlaksanaan pembelajaran. Data hasil observasi dianalisis secara deskriptif berupa persentase dan diperoleh persentase sebesar 92,31% dengan kategori sangat baik. Teknik analisis data menggunakan uji t, namun sebelumnya dilakukan uji prasyarat berupa uji normalitas, diperoleh data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi > 0,05. Hasil uji homogenitas pretest dan posttest mendapatkan sig. sebesar 0,533 dan 0,481 yang artinya > 0,05 maka data dinyatakan homogen. Hasil uji hipotesis diperoleh melalui uji independent sample t test mendapatkan sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung yaitu (4,505) > t tabel (2,024), yang artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Selanjutnya dilakukan uji N-Gain diperoleh nilai gain sebesar 0,6449 (64,49%), yang menunjukkan tingkat pengaruh sedang. Secara praktis, temuan ini mengindikasikan bahwa guru matematika SD dapat mengadopsi model TGT berbantuan Wordwall sebagai alternatif pembelajaran inovatif untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa, terutama pada materi bangun datar, karena model ini terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang interaktif, kompetitif, dan menyenangkan serta mendorong keterlibatan aktif siswa secara kolaboratif. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media wordwall terhadap pemahaman konsep matematis siswa kelas IV SDN 3 Karang Bongkot dengan besar pengaruh 0,6449 (64,49%) yang termasuk dalam kategori sedang.
Manajemen Model Mekar Pada Pendampingan Pelatihan Guru Dalam Meningkatkan Kompetensi Literasi Peserta Didik Di Kecamatan Labuapi Iklima, Suartini; Fahrudin, Fahrudin; Sumardi, Lalu; Asrin; Hakim, Mansur
Jurnal Profesi Dan Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Lembaga Einstein

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63987/jpmp.v1i1.305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen model MEKAR dalam pendampingan pelatihan guru guna meningkatkan kompetensi literasi peserta didik di SDN 1 Bajur dan SDN 3 Merembu, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menggambarkan secara mendalam proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian pelatihan literasi. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipatif, wawancara semi terstruktur, dan studi dokumentasi, lalu dianalisis secara induktif melalui pengkodean, kategorisasi, dan identifikasi tema, dengan triangulasi sumber dan teknik untuk meningkatkan validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pelatihan didasarkan pada data Rapor Pendidikan dan asesmen awal, menghasilkan materi pelatihan yang kontekstual dan relevan. Pengorganisasian dilakukan melalui tim pelaksana yang melibatkan kepala sekolah, koordinator literasi, guru kelas, dan fasilitator eksternal, sehingga koordinasi dan kolaborasi berjalan efektif. Tahap pelaksanaan menunjukkan perubahan signifikan dari pelatihan teoritis menjadi praktik langsung, seperti pengembangan sudut baca, penggunaan teks multimodal, dan strategi literasi berbasis proyek yang meningkatkan partisipasi peserta didik dan membentuk lingkungan belajar yang kaya teks. Pengendalian dilakukan melalui supervisi dan refleksi rutin yang memperkuat keterlibatan guru dan berdampak positif pada hasil literasi peserta didik. Meskipun menghadapi kendala seperti keterbatasan waktu dan variasi kompetensi guru, model MEKAR terbukti efektif membangun budaya literasi berkelanjutan di sekolah dasar, ditunjang oleh kepemimpinan partisipatif, pendampingan profesional, dan manajemen pelatihan yang adaptif terhadap kebutuhan kontekstual