Claim Missing Document
Check
Articles

Komunikasi Politik Pasangan Calon Kasmarni Dan Bagus Santoso Dalam Memenangkan Pilkada Kabupaten Bengkalis Di Era Pandemi Covid 19 Rahmad Zaki; Handoko, Tito; Irawati; Aguswan; Abdul Mirad; Widia Astuti
Jurnal Niara Vol. 17 No. 3 (2025): Januari
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v17i3.25269

Abstract

Keikut sertaan perempuan Indonesia dalam pertarungan politik saat ini sudah mulai mendominasi di Indonesia. Pada tahun 2020 ini, Pilkada Serentak akan dilaksanakan oleh beberapa daerah yang menarik adalah Kabupaten Bengkalis dimana dalam pencalonan pasangan ada 2 orang perempuan yang turut serta. Yaitu Kasmarini dan Iyeth Bustami. Bengkalis menjadi satu satunya kabupaten yang paling banyak mengusung perempuan dalam kontestasi. Keberadaan perempuan dalam kontestasi di era pandemic covid 19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Peran Kasmarni dan Bagus Santoso sebagai calon kepala daerah sangat besar seperti produk kampanye, media kampanye, hingga pada upaya-upaya konsultasi dengan berbagai pihak. Terlebih lagi hampir seluruh pasangan calon yang ada baru pertama kali mengahadapi dinamika pilkada secara virtual. Strategi komunikasi politik yang dilakukan dengan menjalin komunikasi politik dengan partai-partai politik untuk bersama-sama bergerak menjalankan mesin politiknya. Hampir semua platform media sosial digunakan oleh tim pemenangan. Platform-platform media sosial yang memiliki keunggulan dan kosentrasi pada penyampaian informasi banyak digunakan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Pelepah Kelapa Sawit Menjadi Vermikompos untuk Mendukung Implementasi ISPO pada Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Nasrul, Besri; lubis, Nursiani; Umami, Irwin Mirza; Yunandra, Yunandra; Handoko, Tito; Prakasa, Rizqy Ridho; Abdurrahman, Rezi
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 6 (2024): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.6.193-199

Abstract

The community of Sialang Sakti predominantly works as oil palm farmers. Oil palm cultivation produces biomass, one of which is palm fronds. If palm fronds are not managed properly, they can lead to detrimental effects. Piles of palm fronds can become breeding grounds for pests and diseases that may disrupt surrounding palm plants. The biomass from palm fronds can be processed into vermicompost, but this is not widely known among oil palm farmers. Therefore, it is necessary to conduct socialization regarding the processing of palm fronds into vermicompost. The socialization with the community and Gapoktan Manunggal Sakti took place at the Gapoktan Manunggal Sakti warehouse in Sialang Sakti Village, Siak Regency, Riau Province. By utilizing palm frond biomass, the community was taught how to make vermicompost, supporting sustainable farming practices and biomass utilization. This activity involved community members and Gapoktan Manunggal Sakti, using materials such as palm frond biomass, Lumbricus rubellus worms, cow manure, and sawdust. The outcome of this activity is that participants can identify potential resources, such as palm fronds and other organic waste, to process into vermicompost, which can enhance soil quality and crop productivity. It is hoped that with this training, the people of Sialang Sakti Village can adopt the use of more environmentally friendly organic fertilizers for sustainable agriculture.
Global Literature Trend on Collaborative Governance (Scientometric Analysis in the Social Sciences Discipline) Mashur, Dadang; Mayarni, Mayarni; Handoko, Tito; Rafi, M
Jurnal Ilmiah Peuradeun Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Peuradeun
Publisher : SCAD Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/peuradeun.v11i1.829

Abstract

Collaborative governance (CG) is a framework considered appropriate for every entity, especially the government, to overcome various problems in public services that feel suffocating. CG grows yearly; various empirical and theoretical perspectives have been discussed, but some still need to highlight their various terms. Therefore, this paper aimed to map collaborative governance research, particularly social science. The Scopus database was used for literature, and 386 articles were yielded. Furthermore, the VOSViewer is software to visualize thematic data synthesis. This study found a significant evolution during two decades in CG studies and reported several essential issues. Ansell, C., published the most articles, Meijer & Bolvar (2016) received the most citations, and Ansell, C. and Torfing, J were the authors with the most active collaborative networks. Additionally, Roskilde Universitet was the top affiliation that published their work. The USA had a robust international research collaboration network, and Sustainability Switzerland published the most papers for CG’s study). Likewise, the most frequent co-occurrences of keywords were “collaborative governance”, “governance approach”, “water Management”, “stakeholders”, “decision making”, and “participatory approach”. Another point, there were the top five most distinguished themes selected; “food security”, “smart city”, “technology", “biodiversity”, and “sustainable development”.
Islam Nusantara dan Diskursus Politik: Analisis Wacana Kritis Berita di CNN Indonesia Mahmud Hibatul Wafi; Saipudin Ikhwan; Tito Handoko
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 12 No. 1 (2022): June
Publisher : Departement of Islami Comuunication and Broadcasting, Faculty of Da'wah and Communication, State Islamic University of Sunan Ampel (UINSA) Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jki.2022.12.1.83-105

Abstract

This paper reports on textual analysis research of three news media stories published by CNN Indonesia (cnninodenesia.com) in 2019 pertaining to Islam Nusantara and politics, using a critical discourse analysis approach proposed by Teun A. Van Dijk. Findings reveal that in the political context of Islam Nusantara (Islam of the Archipelago) discourse offers solutions to prevent conflict, tragedy, and violence in the name of religion. Further, it is also found that the political situation in Indonesia, which was rife with religious issues and increased intolerance, made Islam Nusantara dragged into the political sphere. This is because Partai Kebangkitan Bangsa (The National Awakening Party/PKB) which was historically born from the womb of the Nahdlatul Ulama was one of the ruling coalition parties.
Pendidikan Kader Himpunan Mahasiswa Islam Sebagai Upaya Pencegahan Tindak Pidana Terorisme Di Kalangan Mahasiswa Effendi, Erdianto; Handoko, Tito
JURNAL USM LAW REVIEW Vol. 6 No. 3 (2023): DECEMBER
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/julr.v6i3.7579

Abstract

This study aims to examine and analyze efforts to solve terrorism crimes using approaches outside criminal law. Through a non-penal approach, it is necessary to take alternative precautions for criminal acts of terrorism. The research method used is normative juridical with a statutory approach, concepts, and comparisons. The results of the discussion of this study concluded that non-penal policies outside the criminal law in tackling terrorism among young people and students can be done by student participation in extra-campus organizations such as HMI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis upaya penyelesaian perkara kejahatan terorisme dengan menggunakan pendekatan di luar hukum pidana. Penelitian ini urgen untuk mengatasi tindak pidana terorisme yang menjadi musuh dunia. Melalui pendekatan non penal, perlu ditempuh alternatif pencegahan tindak pidana terorisme. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konsep, dan perbandingan. Hasil pembahasan penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan non penal di luar hukum pidana dalam menanggulangi terorisme di kalangan muda dan mahasiswa dapat dilakukan dengan keikutsertaan mahasiswa dalam organisasi ekstra kampus seperti HMI.    
Kemitraan pengembangan pariwisata digital berbasis ICT Ismandianto; Muchid; Handoko, Tito; Heriyanto, Meyzi
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i2.20419

Abstract

Kebijakan pengembangan pariwisata Kabupaten Kuantan Singingi tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah Kabupaten Kuantan Singingi yang dituangkan dalam Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2017. Saat ini komunitas wisata yang ada termasuk kelompok sadar wisata yang sudah mulai terbentuk di berbagai desa. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat untuk pengembangan potensi pariwisata di Kabupaten Kuantan Singingi melalui pelatihan dan pendampingan, berbasis ICT (Information and Communication Technologies) Sasaran adalah kelompok sadar wisata (Pokdarwis) khususnya bidang promosi UMKM, total keseluruhan sekitar 75 orang.  Tahapan kegiatan pengabdian yang dilakukan yaitu; pertama, Koordinasi dan perencanaan Kegiatan Pengabdian dengan mitra Dinas Pariwisata kabupaten Kuantan Singingi, Gerakan Pesona Indonesia (GeNpi) Kabupaten Kuantan Singingi, Mahasiswa Kukerta. Kedua, Pembekalan Tim Pengabdian Masyarakat dengan mahasiswa kuliah kerja nyata sebagai supporting system. Ketiga, pola pendampingan dan pelatihan anggota Keempat, monitoring dan evaluasi, Kelima, pembuatan sarana publikasi. metode yang digunakan adalah enthrepreneurship capasity building (ECB) dengan mengidentifikasi permasalahan pariwiata dan UMKM pada masyarakat Kecamatan Singingi dan Singingi Hilir melalui pelatihan dan pendampingan, berbasis ICT. Keberhasilan pengabdian tergambar dengan terciptanya media promosi wisata dan UMKM berbasis ITC.
Peningkatan Pengawasan Partisipatif Menghadapi Pemilu 2024 di Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis Ishak, Ishak; Handoko, Tito; Zebua, Ben Hansel Notatema; Ismandianto, Ismandianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4 No 3 (2024): JPMI - Juni 2024
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.2023

Abstract

Upaya mewujudkan Pemilu demokratis Tahun 2024 dari aspek pengawasan melibatkan elemen masyarakat adalah sebuah prasyarat utama, tanpa dukungan keterlibatan seluruh masyarakat, maka pengawasan akan sulit diwujudkan yang akan mempengaruhi terwujudnya Pemilu demokratis tahun 2024 nanti. Kegiatan pengawasan Pemilu merujuk pada fungsi dibentuknya Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang tercermin melalui tugas dan kewajiban serta wewenangnya. Dalam melakukan pengawasan Pemilu, Bawaslu tidak hanya bekerja pada saat Pemilu terlaksana tetapi sejak mulai dari persiapan penyelenggaraan Pemilu. Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini secara khusus ditujukan kepada masyarakat di Kecamatan Rupat Utara Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Kegiatan pengabdian yang diikuti oleh masyarakat Kecamatan Rupat Utara dari unsur kalangan orang tua, pria dan wanita dan unsur pemuda. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat diawali tahap registrasi peserta dan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Tim Pengabdian dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau. Dalam konteks pengawasan Pemilu partisipatif, masyarakat wajib terlibat dalam kegiatan politik, termasuk pemilihan umum. Masyarakat atau kelompok masyarakat yang terlibat di dalamnya bisa mendukung maupun kemudian menjadi penggugat proses dan hasil Pemilu. Urgensi pengawasan partisipatif yang dilakukan masyarakat berfungsi untuk memperkuat kapasitas dan kualitas pengawasan, baik pilkada maupun Pemilu sehingga mendorong perluasan wilayah pengawasan.
Post-COVID Tourism Recovery Strategy for Tourism Villages: Multi-Stakeholder Participatory Approaches Nasution, Mimin Sundari; Rahmat, Al Fauzi; Handoko, Tito; Rahmanto, Fajar; Mayarni, Mayarni
Journal of Contemporary Governance and Public Policy Vol. 4 No. 2 (2023): (October 2023)
Publisher : Pusat Penelitian Ilmu Sosial dan Humaniora Kontemporer, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46507/jcgpp.v4i2.152

Abstract

This article examines recovery strategies in post-COVID-19 tourism villages in Bantul, Yogyakarta, Indonesia, utilising a rural tourism resilience approach involving multi-stakeholder participation. This qualitative study collected data through interviews, literature, social media, and local news online observations. The data obtained were then analysed with the help of a code from NVivo 12 Plus to visualise the multi-stakeholder network in the five tourism village recovery strategies through the sociogram network, group queries, and concept mapping queries. The results of this study reveal the following: First, the five tourist villages have different ways of getting back on their feet and getting more substantial for a massive recovery. Second, all government levels strongly support accelerating the five tourist villages' recovery via various media promotions of the four (Tembi, Kakilangit, Kebonagung, and Kampung Santan), except for Lopati's tourism village destinations. In addition, the two villages, in terms of the resilience of social networks, mostly need support in increasing institutional capacity (Kampung Santan and Lopati), fostering collaboration, and requiring creativity. Therefore, post-COVID, mechanisms for development and new ideas in two tourist villages (Lopati and Kampung Santan) were relatively noticeable. Some tourism villages still need leaders for programmes and activities. Further, the government's persistence in popularising tourist villages requires further improvement through media promotion, tourism awareness groups, and participation in the tertiary sector.
Analisis E-Readiness untuk Mempercepat Transformasi Menuju E-Government pada Pemerintah Daerah di Indonesia: Studi Kasus Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau Zubaidah, Evi; Monalisa; Rusadi, Sylvina; Handoko, Tito
Jurnal Bina Praja Vol 16 No 1 (2024)
Publisher : Research and Development Agency Ministry of Home Affairs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21787/jbp.16.2024.37-53

Abstract

This research aims to evaluate the readiness of the Indragiri Hulu Regency government, especially Satpol PP and KPBD, to implement the Si ATAN BEDA application, which has been implemented. E-Readiness analysis was carried out using the STOPE approach. The Si ATAN BEDA service application functions as a channel for public complaints, making it easier for the public to submit reports and complaints regarding disturbances of peace, public order, and regional disasters. Implementing the Si ATAN BEDA application service has not shown optimal results due to the government's lack of understanding regarding E-Readiness and making decisions without adequate consideration of the facts. The research method uses a qualitative approach with a descriptive research type. After the field data was collected, the data was processed using NVivo 12 to provide a visual depiction of the field findings and analyzed based on the theory that supports the findings. The results and discussion concluded that the STOPE framework model, which consists of strategy, technology, organization, people, and environment, is the most appropriate model for evaluating the E-Readiness of the Indragiri Hulu Regency government. In the strategy domain, there is a lack of leadership roles in providing direction and supervision, as well as weaknesses in application development planning. The technology domain shows that there are obstacles in application use and security that still need to be strengthened. The lack of cooperation between the government and the private sector in implementing applications is a challenge in the organizational domain. The human resources domain shows that officers' skill qualifications are not aligned with their educational background, and their understanding of applications still needs to be improved. Meanwhile, in the environmental domain of public knowledge, the lack of public knowledge about the application shows a lack of socialization by the government, so the community has not fully felt the benefits.
SOSIALISASI PARTISIPASI PEMILIH PADA PILKADA TAHUN 2024 DI DESA DAYUN KECAMATAN DAYUN KABUPATEN SIAK PROVINSI RIAU Hasanuddin, Hasanuddin; Tinov, M.Y.Tiyas; Handoko, Tito; Nisaa, Fadhiilatun
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37124

Abstract

Keberhasilan Pilkada tidak hanya ditentukan oleh proses teknis pemilihan, melainkan juga oleh tingginya tingkat partisipasi pemilih serta pemahaman masyarakat terhadap hak dan kewajiban mereka sebagai pemilih. Tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada di beberapa daerah, termasuk Kabupaten Siak dan Desa Dayun, masih belum optimal. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran politik, apatisme masyarakat terhadap proses politik, dampak negarid dari maraknya money politic, serta minimnya informasi tentang pentingnya Pilkada untuk masa depan daerah. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian masyarakat belum memahami dampak langsung suara mereka terhadap kebijakan yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Sosialisasi partisipasi pemilih bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya peran mereka dalam menentukan masa depan daerahnya melalui Pilkada. Dengan adanya pemahaman yang lebih baik, diharapkan tingkat partisipasi pemilih di Desa Dayun pada Pilkada 2024 dapat meningkat secara signifikan. Serta penguatan demokrasi di tingkat Lokal, di mana masyarakat memiliki kesempatan untuk memilih pemimpin yang memiliki visi terbaik untuk memajukan daerah.
Co-Authors ", Antika Abdul Majid Siregar Abdul Mirad Abdul Munir Mulkan Abdul Sadad Abdurrahman, Rezi Achmad Fajri Febrian ADLIN, ADLIN Adnan, Fachri Agus Sutikno Aguswan Aisyah Nurterra Alyf Valencia Erel Amelia, Dinda Anania Rahmah Angga Pramana Angga Pramana Anisa Permata Rahma Apriani, Lilis Ardi Putra ARDIANSYAH ARDIANSYAH Arum Rovarti Ningsih Aulia Junita Auradian Marta Azani Safira Azhar, Muhammad Belli Nasution Besri Nasrul Chandra Gunawan Dadang Mashur Dahlan Tampubolon Dwi Visti Rurianti Eko Priyo Purnomo Eko Wahyudi Elin Safitri Era Refani Erdianto Erdianto Effendi erman muchtar Fabiyanto, Erlan Fadhiilatun Nisa Fadhiilatun Nisaa Firman Andika FRINI KARINA ANDINI Halimah Tussakdiah Harapan Tua R. F. S Harsanto Mursyid Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hidayati, Mega Hijri Aprianto Irawati Irwin Mirza Umami Ishak Ishak Ismandianto Jeany Ristia Jendrius Jendrius Johan Frengky King Sing Lubis, Nursiani M. Rafi M.Y.Tiyas Tinov, M.Y.Tiyas Mahmud Hibatul Wafi Manalu, Nengsih Mayarni Mayarni Mexsasai Indra Meyzi Heriyanto Mimin Sundari Nasution Mohammad Yohamzy Tiyas Tinov Monalisa Muchid Muchid Muhammad Ilham Taufiqurrahman Munadi Munadi Novita, Irma Nur Hasnah Nurul Fatma Ogi Rifansyah, Ogi Putri Azzahara Rachman, Gieat Fathur Rafi, M Rahmad Zaki Rahmadini Payla Juarsa Rahmanto, Fajar Rahmat, Al Fauzi Rahmi Khairiyah ME Ramlan Darmansyah Ringgo Eldapi Yozani Risky Arya Putri Rizqy Ridho Prakasa S Syofian Saipudin Ikhwan Saragih, Geofani Milthree Sarmina Purba Sinaga, Putra Rikki Hilarius Suharni " Sujianto Sujianto Sundari, Dicky Syafri Harto Sylvina Rusadi Syofian Syofian Syofian, . Tika Mutia Tinov, M.Y Tiyas Tinov, MY Tiyas Tiyas Tinov Triana Wulandari, Triana Utama, Rezaldi Prastya Vinsensius, Chairul Vivin Jenika Putri Wati, Nurhafiza Welly Wirman Wicaksono, Luluk Reza Widia Astuti Yelly Zamaya Yelmira Zalfiatri Yunandra Zahwa Juwita Zebua, Ben Hansel Notatema Zubaidah, Evi Zulfa Harirah MS