Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

IMPLIKASI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI MEDIA SOSIAL TERHADAP PENGGGUNAAN BAHASA PADA MASYARAKAT KOTA MAKASSAR Z. Sijaya, Muh. Falah; Salam, Salam; Haliq, Abdul
Wahana Literasi: Journal of Language, Literature, and Linguistics Vol 5, No 1 (2025): Wahana Literasi: Journal of Language, Literature, and Linguistics
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/wl.v5i1.76526

Abstract

Penelitian ini mengkaji implikasi perkembangan teknologi media sosial terhadap penggunaan bahasa dalam kehidupan sehari-hari masyarakat di Kecamatan Tallo, Kota Makassar. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena media sosial yang kini menjadi sarana komunikasi utama, memengaruhi kosakata, struktur kalimat, serta gaya bahasa masyarakat. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi bentuk pergeseran bahasa yang terjadi dan dampaknya terhadap praktik berbahasa. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan yang divalidasi dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran bahasa ke arah bentuk yang lebih singkat, informal, serta banyak dipengaruhi bahasa asing dan istilah gaul, yang mencerminkan perubahan sosiolinguistik dalam masyarakat urban. Simpulan penelitian menegaskan bahwa perkembangan media sosial membawa tantangan dalam pelestarian penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, sekaligus membuka ruang bagi adaptasi bahasa dalam konteks komunikasi modern. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pendidik, peneliti, dan pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi menjaga kualitas bahasa di tengah arus digitalisasi komunikasi.Kata kunci: Media Sosial, Bahasa, Perubahan Sosiolinguistik
TINDAK TUTUR ILOKUSI PADA DIALOG INTERAKTIF BINCANG SORE RADIO SUARA RAKYAT HULONTHALO Minti, Winda Kusmadanti N.; Malabar, Sayama; Salam, Salam
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.42338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk tindak tutur ilokusi, fungsi tindak tutur ilokusi, serta faktor-faktor yang mempengaruhi tindak tutur ilokusi pada dialog interaktif Bincang Sore Radio Suara Rakyat Hulonthalo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, teknik simak, dan teknik catat. Data dianalisa dengan cara mengindetifikasi, mengklasifikasi, menganalisis, serta menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat lima bentuk tindak tutur ilokusi, yakni asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif; (2) fungsi tindak tutur ilokusi mencakup fungsi konvivial dan kolaboratif; dan (3) faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya tindak tutur ilokusi, yaitu faktor peran partisipan, dan fungsi pemakaian
Peningkatan Pemahaman Majas Melalui Model Cooperative Learning Tipe Bus Stop dengan Media Diagram Frayer di Kelas VI SD Muhammadiyah 1 Bontang Salam, Salam
Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan bahasa Vol. 2 No. 4 (2025): November : Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/dilan.v2i4.2536

Abstract

This study aims to improve students' understanding of figurative language material through the application of the Bus Stop cooperative learning model combined with the Frayer Diagram media. The subjects of the study were sixth-grade students of Muhammadiyah 1 Bontang Elementary School. The method used was descriptive qualitative with observation, interview, and documentation techniques. The results of the study showed that the Bus Stop strategy encouraged active interaction between students, allowing them to discuss and provide feedback to each other. Meanwhile, the Frayer Diagram helped students map the concept of figurative language visually and systematically, thus facilitating their understanding of the four types of figurative language taught, namely personification, metaphor, hyperbole, and simile. The combination of these two methods proved effective, with 90% of students showing an increase in their ability to identify and construct figurative sentences. Based on these results, the study recommends the use of cooperative strategies combined with visual media as a more meaningful and enjoyable approach to learning Indonesian, and able to increase student engagement and understanding of figurative language material.
Kajian Literatur Integrasi Permainan Tradisional dalam Meningkatkan Perkembangan Motorik Halus dan Kasar Anak Sekolah Dasar Solikah, Binti; Asih, Yuni; Restian, Arina; Salam, Salam
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 4 No 3 (2025): Jurnal J-SES Vol 4 No 3
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jses.v4i3.29170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan integrasi permainan tradisional dalam meningkatkan perkembangan motorik halus dan kasar anak sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah artikel-artikel jurnal nasional yang terbit antara tahun 2020 hingga 2025 melalui basis data Google Scholar dan Mendeley. Ada 10 jurnal penelitian yang diseleksi dari Google Scholar dengan kata kunci: permainan tradisonal, motorik halus, motorik kasar, anak sekolah dasar. Proses seleksi dilakukan dengan kriteria inklusi berupa penelitian yang relevan dengan konteks anak sekolah dasar, dipublikasikan dalam jurnal bereputasi, serta tersedia dalam bentuk teks lengkap, sedangkan kriteria eksklusi meliputi artikel yang hanya berupa abstrak atau tidak melalui proses peer-review. Hasil kajian menunjukkan bahwa permainan tradisional seperti engklek, gobak sodor, tarik tambang, bakiak, dan lompat tali terbukti efektif dalam melatih koordinasi, kelincahan, kekuatan, keseimbangan, serta keterampilan motorik halus anak. Selain itu, permainan tradisional juga berkontribusi terhadap pembentukan karakter, seperti kerja sama, sportivitas, disiplin, dan tanggung jawab. Nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung di dalam permainan tradisional memperkuat identitas budaya anak sekaligus menjadikan pembelajaran lebih kontekstual dan menyenangkan. Dengan demikian, integrasi permainan tradisional dapat dijadikan strategi pembelajaran alternatif yang mendukung perkembangan holistik anak sekolah dasar.
Comparison of Prefixes and Reduplication of Gorontalo Language and Atinggola Language Ome, Aas; N. Djou, Dakia; Salam, Salam
Journal of English Language and Education Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v11i1.1857

Abstract

This study examines the comparative form and function of prefixes and reduplication in Gorontalo and Atinggola languages using a comparative linguistics approach. This comparison aims to identify similarities and differences in morphological structure in both languages. Data were collected through interviews, observation, and documentation involving native speakers in Randangan District, Pohuwato Regency, and Atinggola District, North Gorontalo Regency. A total of 200 basic Swadesh vocabulary items were used as the primary analysis material. The research findings indicate that both languages have relatively similar morphological systems, particularly in the use of bound morphemes, such as prefixes, which contribute to verb formation. However, there are differences in their productivity and grammatical functions. Gorontalo has six types of prefixes and 20 forms of reduplication, while Atinggola has four types of prefixes and 25 forms of reduplication. Reduplication in both languages serves to express meaning, such as emphasizing intensity, adding meaning, and varying meaning. In general, this research contributes to the development of comparative historical linguistic studies and can be used as a reference in the conservation and development of regional languages in Indonesia.
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA TERHADAP PENGGUNAAN ALAT LABORATORIUM FISIKA zainuddin, zainuddin; Salam, Salam; Hidayat, Muh. Yusuf
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v12i1.1274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Tingkat Kemampuan mahasiswa dalam mengoperasikan alat-alat laboratorium di Program Studi Tadris Fisika IAIN Kendari, (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kemampuan mahasiswa dalam mengoperasikan alat-alat laboratorium pada mahasiswa Program Studi Tadris Fisika IAIN Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan metode gabungan (mixed methods). Subjek dari penelitian ini yaitu mahasiswa program studi tadris fisika angkatan 2017 yang ditentukan dengan teknik purposive random sampling.   Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner dan Tes Perbuatan (Performance test). Teknik analisis data yang digunakan menggunakan metode campuran (mixed method) melalui uji t-test pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian ini diperoleh Faktor-faktor yang mempegaruhi kemampuan mahasiswa dalam mengoperasikan peralatan laboratorium yaitu (1) pengetahuan awal tentang peralatan laboratorium. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa nilai signifikansi koefisien regresi sebesar 0,004 lebih kecil dari nilai taraf signifikansi sebesar 0,05. Hal ini dapat disimpulkan bahwa pengetahuan awal mahasiswa berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan dalam mengoperasikan peralatan laboratorium mahasiswa Program Studi Tadris Fisika IAIN Kendari. (2) ketersedian alat dan bahan laboratorium Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa nilai signifikansi signifikansinya sebesar 0,047 lebih kecil dari nilai taraf signifikansi sebesar 0,05. Hal ini menunjukan bahwa kondisi dan keterbatasan alat dan bahan laboratorium berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan mahasiswa dalam mengoperasikan alat laboratorium mahasiswa Program Studi Tadris Fisika IAIN KendariKata Kunci:  Kemampuan; laboratorium fisika; peralatan laboratorium