Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Dan Pemanfaatan Pupuk Organik Dari Sampah Berbasis Bioteknologi YanisysTM Utama, Indra; Azzardina, Aulia
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jbn.v1i3.44

Abstract

Permasalahan sampah saat ini semakin komplek akibat jumlah sampah meningkat seiring pertumbuhan jumlah penduduk. Sementara itu manajemen pengelolaan sampah pasca UU No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah belum dilaksanakan sepenuhnya. Adanya kebijakan pemerintah agar mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan pupuk kimia dan meningkatkan penggunaan pupuk organik merupakan peluang bagi masyarakat mengembangkan untuk pembuatan dan pemanfaatan pupuk organik dari sampah dan limbah yang berlimpah. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah melatih pembuatan pupuk organik dari sampah berbasis bioteknologi YanisysTM. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah ceramah, demonstrasi, dan praktik. Pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pemahaman dan kemampuan peserta kegiatan yang ditandai dengan rata-rata nilai teknis peserta sebesar 77,59%. Peserta kegiatan telah mampu menghasilkan produk berupa pupuk organik padat (POP) dan telah diaplikasikan pada pertanian jagung dengan hasil memuaskan.
The Measurement of the Effectiveness of Zakat Disbursement in Indonesia Bahri, Efri Syamsul; Utama, Indra
IQTISHADIA Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/iqtishadia.v8i1.4196

Abstract

According to Law No. 23 of 2011, Indonesia's zakat management is carried out by 572 entities, consisting of the National Zakat Agency (known as Baznas), Baznas Province, Baznas Regency/City, and Amil Zakat Institution (known as LAZ). One of the purposes of zakat management is to increase the effectiveness in managing zakat. The collection of zakat nationally in 2015-2019 grew 180%, with an average of IDR 6.65 trillion per year. Furthermore, disbursement in 2015-2019 grew 286% with an average of IDR 5.11 trillion. This study measures the effectiveness of zakat disbursement to describe the capacity in channeling zakat. Data sources were obtained from the National Zakat Statistics for the period 2015-2019. Data analysis by using the formula of the allocation to collection ratio adopted from the zakat core principles. The study results found that the effectiveness of zakat disbursement reached 77% in the Effective category. The highest achievement in 2019 was 85%. LAZ reached the highest level with the Very Effective category (94%). The suggestion is that the effectiveness of zakat disbursement needs to be continuously improved to achieve the Very Effective category. Thus, the purpose of zakat management can be achieved.
Pengukuran Efektivitas Penyaluran Zakat pada Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Bengkulu Utama, Indra; Bahri, Efri Syamsul
Jurnal BAABU AL-ILMI: Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 6, No 2 (2021): Islamic economics and banking research
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ba.v6i2.2805

Abstract

The measurement of Effectivity should be done to describe the capacity of zakat management on distributing zakat fund. This research aims to do the measurement about the zakat effectivity distributed by Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Bengkulu. The effectivity of distribution measured by zakat core principle approach with formula ratio of distribution to collection. Data were taken from Baznas Bengkulu for the period 2016-2019. The result of distributed zakat effectivity level shows that ration ACR 100,16 percent as the highly effective category. The average amount of yearly zakat for the period 2016-2019 is Rp. 3.737.002.758 meanwhile the average amount of yearly zakat is Rp3.742.975.174. Based on the result, Baznas Bengkulu have the sufficient capacity to distribute zakat. Because of that, the result of this reseach is important to encourage Baznas Bengkulu on optimalizing the collection and distribution zakat continously in order to maximize the benefit of zakat for Mustahiq.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS WELULI NTT Aritonang, Elisa Silvia; Nababan, Donal; Tarigan, Frida Lina; Utama, Indra; Siregar, Laura
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30551

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan  Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan terkait dengan insidenya tinggi dan komplikasi yang timbul baik pada ibu maupun janin. Survey pendahuluan 13 orang hamil yang melakukan ANC di Puskesmas Weluli diperoleh bahwa 10 orang ibu hamil yang tidak mengetahui pentingnya mengkonsumsi tablet zat besi selama kehamilan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui umur, paritas, jarak kelahiran, dukungan suami, konsumsi tablet Fe dan pengeahuan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Weluli Nusa Tenggara Timur. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan penelitian Cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu hamil Trimester I di Puskesmas Welulu Nusa Tenggara Timur tahun 2023 sebanyak 76 orang. Pengumpulan      data dengan wawancara berpedoman kepada kuesioner. Data dianalisis uji chi-square, dan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil Trimester I yang anemia sebanyak 65,8%, sedangkan 34,2% tidak anemia. Hasil uji regresi logistik ganda menunjukkan bahwa variabel umur (p = 0,000), paritas (p = 0,039), jarak kelahiran (p = 0,017), dukungan suami (p = 0,016), Konsumsi tablet Fe (p = 0,000), Pengetahuan (p = 0,015) berhubungan dengan kejadian anemia.Saran bagi Puskesmas Weluli NTT untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan dengan memberikan penyuluhan kesehatan ,konseling kesehatan berupa informasi yang lebih mengarah mengenai anemia. Serta melakukan pelayana yang tepat, dan bekerja sama dengan suami dalam pengawasan pemberian tablet zat besi pada ibu hamil sesuai dengan prosedur yaitu 1 kali sehari sebanyak 90 tablet.
DETERMINAN STUNTING PADA BALITA DI PUSKESMAS SIATAS BARITA KABUPATEN TAPANULI UTARA TAHUN 2024 Uhur, Bunga; Nababan, Donal; Sinaga, Taruli Rohana; Utama, Indra; Brahmana, Netti
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30589

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang banyak ditesmukan di negara berkembang, termasuk Indonesia. Stunting pada balita merupakan faktor risiko meningkatnya angka kematian, menurunkan kemampuan kognitif dan perkembangan motorik rendah serta fungsi -fungsi tubuh yang tidak seimbang. Prevalensi balita stunting di Puskesmas Siatas Barita Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2024. Hal ini masih lebih tinggi dari target dinas kesehatan yaitu sebesar 28%. Melalui wawancara singkat di posyandu diperoleh informasi bahwa ada beberapa ibu balita yang tidak mengerti tentang stunting, dampak stunting serta faktor apa saja yang berhubungan dengan stunting. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan stunting pada balita di Puskesmas Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional.  Sampel penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak balita. Data dianalisis melakukan uji analisis chi-square. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikan p value <0,05. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terdapat hubungan pengetahuan, pola asuh, sosial ekonomi, kepemilikan jamban, serta ASI ekslusif dengan kejadian stunting pada balita. Para ibu perlu meningkatkan pengetahuan tentang gizi, pola makan yang sehat, perawatan anak, dan tumbuh kembang balita, memastikan anak mendapatkan cukup zat besi, melakukan pemeriksaan ANC selama kehamilan serta memberikan ASI eksklusif kepada bayi selama enam bulan. Selain itu juga pemerintah dan organisasi kesehatan perlu bekerja sama untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap jamban yang layak dan sanitasi yang bersih.
Pengaruh Loyalitas, Komitmen Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PTPN IV Pabrik Tobasari Sidamanik Kabupaten Simalungun Nirmala, Devi; Hasibuan, Melisa Zuriani; Utama, Indra; Fikri, Muhammad Hilman
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16249

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Loyalitas, Komitmen, dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PTPN IV Pabrik Tobasari Sidamanik Kab. Simalungun baik secara parsial maupun simultan. Jenis penelitian ini menggunakan data primer dan data skunder. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket dan wawancara. Sampel pada Karyawan PTPN IV Pabrik Tobasari Sidamanik Kab. Simalungun sebanyak 60 Karyawan. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda, pengujian hipotesis (Uji t dan Uji F), dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara parsial diketahui t-hitung Loyalitas (X1) sebesar 2.622 > 1.672, Komitmen (X2) sebesar 2.520 > 1.672, dan Lingkungan Kerja (X3) sebesar 2.794 > 1.672, maka H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan, dan secara simultan diketahui nilai F-hitung 17.537 > F-tabel 2.77 maka ada Pengaruh Loyalitas, Komitmen, dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PTPN IV Pabrik Tobasari Sidamanik Kab. Simalungun.
From Beauty to Identity: Cultural Value Betangas Tradition in Sambas Malay Society Ramadhan, Iwan; Hardiansyah, Muhammad Agus; Olendo, Yudhistira Oscar; Mualimin, Mualimin; Utama, Indra
Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya Vol 25 No 2 (2023): December
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jantro.v25.n2.p173-182.2023

Abstract

The purpose this research is to determine the significance of the Betangas tradition's values, meanings, and processions among the Sambas Malay population in West Kalimantan province. The examine method used is a qualitative research method with a descriptive research type. The examine approach employed is qualitative using a descriptive study design. The Betangas tradition is generally carried out when there is a wedding celebration, especially in the Sambas area. The purpose of the Betangas tradition is being replaced by grooming equipment for the bride and groom when approaching the wedding. This is because Betangas have the goal of reducing excessive body odor and cleansing the body of both the bride and groom who will carry out the wedding and the special assumptions of the Sambas people. This study obtained results in the meaning of Betangas as a form of gratitude to Allah Subhanahu Wa Ta'alla for the Sambas Malay community, who are mostly Muslim and as a request for the two bride and groom to live a household life. While the function of the Betangas procession is to reduce sweating and cleanse the body's unpleasant odor caused by human sweat. Generally, the Betangas tradition is carried out for the bride and groom, but it is possible that anyone can carry out this tradition. The Betangas tradition is carried out from generation to generation and is still strong in the Sambas region in the Sambas Malay community as local wisdom that is still alive amidst the currents of globalization.
The Effectiveness of Zakat Disbursement by Amil Zakat Institutions in Indonesia Bahri, Efri Syamsul; Utama, Indra; Arif, Zainal; Zaedi, Muhamad; Salamun, Ade
Al Maal: Journal of Islamic Economics and Banking Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Prodi Perbankan Syariah FAI UMT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/almaal.v3i1.4293

Abstract

The Amil Zakat Institute (LAZ) is an institution licensed to assist the National Board of Zakat (Baznas) in collecting, distributing, and utilizing zakat. One of the main tasks of the LAZ is to distribute zakat to mustahiq in the Very Effective category. This study compares the effectiveness of zakat disbursement at the Amil Zakat institution. The effectiveness of the allocation-to-collection ratio (ACR) method was determined using Zakat core principles (ZCP). The objects used in this research are the financial statements of the National Zakat Institute, including LAZ IZI, LAZ Rumah Zakat, and LAZ Dewan Dakwah. Measurements were performed from 2015 to 2019. The results of the study found that the level of disbursement effectiveness from 2016 to 2019 was LAZ Dewan Dakwah (n=101% highly effective category), LAZ IZI (n=92% highly effective category) ), and LAZ Rumah Zakat (n=88% effective category). The implication is that the three LAZs have advantages in terms of their disbursement. Therefore, it is suggested to optimize the collection of zakat through LAZ. Therefore, the benefits of zakat are increasingly felt by mustahiq
Literature Review: The Effects of Religiosity, Organizational Commitment, and Performance at the National Amil Zakat Agency (Baznas) Utama, Indra; Laksmi, Asri; Novela, Intan
The Eastasouth Management and Business Vol. 2 No. 02 (2024): The Eastasouth Management and Business (ESMB)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/esmb.v2i02.198

Abstract

In the past few decades, research on religiosity has become increasingly prevalent and extensive. Religiosity encompasses moral and ethical principles derived from religious teachings. The values of religiosity can influence employees' attitudes, behaviors, and commitment in the workplace. The aim of this research was to explore the association among religiosity, institutional commitment, together with employee performance, with a focus on religious practices in Islam, namely the five daily prayers (Salat) and voluntary acts of worship, including voluntary fasting a mong employees at the National Amil Zakat Authority (Baznas). The National Amil Zakat Authorrity is a state institution that collects and distributes zakat funds from contributors (muzakki) to recipients (mustahik) to help the government alleviate poverty. Using a literature review approach, this study examines relevant literature and other sources. The research identifies the effect of religiosity on institutional commitment and employee performance within the setting of the National Amil Zakat Authority. The study finds that religiosity, manifested through religious practices in Islam such as the five daily prayers and voluntary acts of worship, including voluntary fasting, significantly impacts employees' organizational commitment, thereby positively influencing organizational performance. The implications for further research are that this literature review provides opportunities for additional studies in this field. Further research could focus on specific aspects of religiosity, organizational commitment, and organizational performance, as well as explore additional variables that may moderate the relationships between these variables.
STUDI KOMPARATIF PENGETAHUAN PERAWAT DALAM PENCEGAHAN RISIKO PASIEN JATUH SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 DIRUANG ISOLASI DAN RAWAT INAP PENYAKIT DALAM DI RUMKIT TK II PUTRI HIJAU KESDAM I/BB MEDAN TAHUN 2021 Karo, Desima Br; Nababan, Donal; Silitonga, Evawani; Utama, Indra; Brahmana, Netti Etalia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1665

Abstract

ABSTRAKKeselamatan pasien juga dapat diartikan sebagai selama proses perawatan agar terhindar dari bahaya yang dapat dicegah dan mengurangi resiko seminimal mungkin yang tidak perlu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pengetahuan perawat dalam pencegahan resiko pasien jatuh selama masa pandemi COVID-19 oleh perawat isolasi dan perawat rawat inap penyakit dalam di RUMKIT TK II Putri Hijau KESDAM I/BB Medan Tahun 2021. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen. Pada penelitian ini adalah seluruh perawat ruang isolasi Sebanyak 30 Orang dan Perawat rawat Inap penyakit dalam sebanyak 40 Orang. sedangkan sampel penelitian sebanyak 30 Orang Perawat Isolasi dan 30 Orang Perawat Rawat Inap Penyakit Dalam. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Pengolahan data dilakukan dengan proses editing, coding, processing, cleaning, tabulating. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat dengan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata pengetahuan perawat isolasi dalam pencegahan resiko pasien jatuh selama masa pandemic COVID-19 sebesar 12,80 dengan standar deviasi  sebesar 3,624 sedangkan pengetahuan perawat rawat inap sebesar 15,20 dengan standar deviasi 2,987. Ada perbedaan pengetahuan perawat dalam pencegahan resiko pasien jatuh selama masa pandemi COVID-19 antara perawat isolasi dengan perawat rawat inap penyakit dalam, dengan nilai p= 0,015. Dengan demikian kepada pihak RUMKIT TK II Putri Hijau KESDAM I/BB Medan Tahun 2021, agar dapat memberikan pelatihan secara berkala kepada para perawat terkait pencegahan risiko pasien jatuh sehingga kejadian pasien jatuh dirumah sakit dapat dicegah dengan keterampilan para perawat  yang baik dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Kata Kunci : Pengetahuan, Perawat Isolasi dan Rawat Inap, Pasien Jatuh